10 Presiden AS Terbaik Sepanjang Sejarah
Tuesday, January 18, 2011 5:41:19 AM
1. Abraham Lincoln
"I am a firm believer in the people. If given
the truth, they can be depended upon to meet
any national crisis. The great point is to bring
them the real facts."- LincolnAbraham Lincoln (12 Februari 1809 – 15 April 1865), juga dipanggil Abe Lincoln, dan panggilan lain seperti Abe Jujur dan Pembebas Agung kerana usahanya membebaskan perbudakan. Lincoln adalah seorang ahli politik dan juga Presiden Amerika Serikat ke-16 (1861 - 1865), serta presiden pertama Parti Republikan. Beliau merupakan Presiden Amerika Serikat pertama yang dibunuh karena menentang perbudakan dan memainkan peranan penting dalam pengurusan pihak Union (Kesatuan) semasa Perang Saudara Amerika seperti pemilihan jeneral termasuk Ulysses S. Grant.
2. Franklin Delano Roosevelt
"The only thing we have to fear is fear
itself." - FDR
Franklin Delano Roosevelt (30 Januari 1882 – 12 April 1945) adalah Presiden Amerika
Serikat ke-32 dan merupakan satu-satunya
Presiden Amerika yang terpilih empat kali
dalam masa jabatan dari tahun 1933 hingga
1945.
Ia salah satu tokoh abad ke-20 dan menempati urutan ketiga dalam sejarah
kepresidenan Amerika Serikat. Lahir dalam
keadaan berkecukupan, ia juga melewati
masa-masa sakit yang membuatnya cacat. Ia
menempatkan dirinya di barisan depan
pendukung reformasi. Keluarga dan teman dekatnya memanggilnya Frank. Untuk warga
Amerika, dia akrab dikenal sebagai
FDR.Salah satu pencapaian Roosevelt yang
terkenal dikarenakan kepemimpinannya
membantu Amerika Serikat memulihkan diri
dari masa "Depresi Hebat". Dalam perencanaan terhadap Perang Dunia
II, dia mempersiapkan AS untuk menjadi
"Gudang Senjata Demokrasi" melawan
kekuatan Jerman Nazi dan Kekaisaran
Jepang, namun aspek-aspek
kepemimpinannya, terutama sikapnya terhadap Joseph Stalin yang dipandang naif,
telah dikritik oleh beberapa
sejarawan.Akhirnya visinya tentang
organisasi internasional yang efektif untuk
menjaga perdamaian tercapai dengan
dibentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa.
3. George Washington
"The nation which indulges towards another
a habitual hatred, or an habitual fondness, is
in some degree a slave. It is a slave to its
animosity or to its affection, either of which
is sufficient to lead it astray from its duty and
its interest." - Washington George Washington ialah Presiden Amerika
Serikat pertama dan menjabat pada tahun
1789 sampai 1797.
Pada tahun 1776 Revolusi Kemerdekaan
Amerika pecah dan Kongres Kontinental
mengeluarkan Deklarasi Kemerdekaan dan memisahkan diri dari Kerajaan Inggris.
Kepemimpinan George Washington
berkontribusi banyak dalam keberhasilan
daerah-daerah jajahan di Amerika
memperjuangkan kemerdekaannya. Pada
tahun 1783 Inggris mengakui kemerdekaan Amerika Syarikat, George Washington keluar
dari tentara. Empat tahun kemudian pada
1787 ia menjadi Ketua Konvensi
Konstitusional.
Pada tahun 1789 setelah Konstitusi disahkan,
ia dipilih dengan suara bulat menjadi Presiden Amerika yang pertama. Ia
menjalankan dua masa jabatan dari tahun
1789 hingga tahun 1797, didampingi oleh John
Adams sebagai wakil presiden. Dalam pidato
perpisahannya pada tahun 1797, ia
mengatakan kepada rakyat Amerika Serikat agar meninggalkan rasa kedaerahan yang
berlebih-lebihan.
Pada tahun 1799, George Washington
meninggal dunia dalam usia 67 tahun di
Mount Vernon, setelah tiga tahun meletakkan
jabatannya sebagai presiden. Ia tidak memiliki keturunan, hanya seorang anak
angkat.
4. Thomas Jefferson
"I tremble for my country when I reflect that
God is just; that his justice cannot sleep
forever. . . the Almighty has no attribute that
can take side with us in such a contest." -
Jefferson
Thomas Jefferson adalah Presiden Amerika Serikat yang ketiga dengan masa jabatan
dari tahun 1801 hingga 1809. Ia juga seorang
Pencetus Deklarasi Kemerdekaan (1776) dan
bapak pendiri Amerika Serikat.
Thomas Jefferson adalah seorang filsuf
politik yang gencar mendukung faham kebebasan liberal (liberalism), faham
republik, dan pemisahan antara negara dan
agama. Thomas Jefferson jugalah yang
membuat desentralisasi pemerintahan di
Amerika Serikat.
Pada usia 33 tahun sebagai anggota Kongres Kontinental, yaitu kongres ke-13 daerah
jajahan di Amerika yang menyatakan
kemerdekaan dari Inggris, Thomas Jefferson
menyusun Deklarasi Kemerdekaan. Dalam
pasal pendek, ia menyingkap filsafat revolusi
saat itu, dan kemudian dikenal sebagai Piagam Hak-Hak Azazi Manusia.
Thomas Jefferson dua kali berturut-turut
menjadi Presiden, dari 1801 sampai 1809.
Sewaktu menjabat sebagai presiden
Jefferson didampingi oleh Aaron Burr dan
George Clinton sebagai wakil presiden. Jefferson adalah pendukung yang bersuara
kuat untuk mempeluas wilayah ke barat.
Jasanya yang lain yang cukup dikenal ialah
pembelian Louisiana dari Perancis pada 1803.
Kala itu jajahan Perancis di Amerika Utara
'dibeli'. Pembelian itu menjadikan wilayah Amerika Serikat yang masih muda menjadi
lebih dari dua kali luasnya. Sejarah
membuktikan bahwa harga yang dibayar,
yaitu 15 juta dollar, ternyata sangat murah.
Ekspansi ini dilanjutkan dengan ekspedisi
Louis dan Clark. Pada tahun 1809 Thomas Jefferson
meninggalkan Gedung Putih. Jefferson
pensiun dan tinggal di Monticello untuk
memikirkan proyek besarnya sebagai
rancangan awal Universitas Virginia. Thomas
Jefferson meninggal dunia pada tanggal 4 Juli 1826.
5. Theodore Roosevelt
"No Man is justified in doing evil on the
grounds of expedience." - Roosevelt"
Theodore Roosevelt, Jr. adalah Presiden
Amerika Serikat yang Ke-26. Menjabat dua
kali masa jabatan di tahun 1901 hingga 1909.
Sebelum menjadi presiden Roosevelt adalah wakil presiden Amerika Serikat di bawah
Presiden William McKinley.
Ia tegas dalam pendiriannya bahwa negara-
negara asing tidak boleh membangun
pangkalan di daerah Karibia, dan Amerika
Serikat adalah satu-satunya negara yang boleh mencampuri urusan negara-negara
Amerika lain.
Pada 1905 Presiden Theodore Roosevelt
menenangkan hadiah Nobel Perdamaian
karena mendamaikan Rusia dan Jepang yang
sedang berperang. Ia juga merupakan presiden Amerika Serikat yang pertama
yang menggunakan Mahkamah Arbitrasi
Intemasional di Den Haag, Belanda.
Beberapa di antara hasil usaha Presiden
Theodore Roosevelt yang paling
mengesankan adalah Bidang pemeliharaan alam dengan menambah luas tanah-hutan
negara di bagian barat Amerika dalam
jumlah yang besar.
Bidang kepentingan umum dengan
mengadakan proyek-proyek irigasi besar.
Theodore Roosevelt dikenal juga dengan panggilan T.R., dan di kalangan masyarakat
dikenal dengan Teddy (walaupun ia sendiri
tidak menyukai nama panggilan ini). Nama
boneka mainan beruang Teddy, dinamakan
menurut presiden ini karena suatu kali pada
saat berburu ia menolak membunuh seekor anak beruang.





