10 Presiden AS Terbaik Sepanjang Sejarah
Tuesday, January 18, 2011 10:25:36 AM
Lanjutan
6. Andrew Jackson
"It is to be regretted that the rich and
powerful too often bend the acts of
government to their selfish purposes." -
Jackson
Andrew Jackson (15 Mac 1767-8 Jun 1845)
ialah Presiden Amerika Syarikat yang ke-7. Beliau memegang dua penggal berturut-turut
pada tahun 1829 - 1837. Amerika memasuki
fasa penting selama 8 tahun pemerintahan
Presiden Andrew Jackson, berkatnya
Amerika Syarikat menjadi lebih kuat.
Pada tahun 1829 Andrew Jackson dilantik menjadi Presiden Amerika Syarikat yang
ke-7. Sewaktu menjawat, beliau didampingi
oleh John Caldwell Calhoun (1829-1832) dan
Martin Van Buren (1832-1837) sebagai wakil
presiden.Kemenangannya melambangkan
kemenangan rakyat pada umumnya kerana Andrew Jackson melambangkan rasa dan
harapan orang biasa. Rakyat umum menaruh
kepercayaan pada dirinya dan tetap berdiri
di belakangnya.Andrew Jackson pengikut
parti Demokrat, yang hingga kini, tetap
berpegang pada prinsip-prinsip yang ditetapkannya.
Pada 4 Mac 1837, Andrew Jackson
meninggalkan Rumah Putih, kala itu
kekayaannya telah merudum dan
kesihatannya semakin buruk.Pada 8 Jun
1845, Andrew Jackson meninggal dunia ketika usianya 78 tahun di Hermitage,
Nashville, Tennessee.
Erti baru yang diberikan Andrew Jackson
pada istilah "Demokrasi" tetap hidup sebagai
sumbangannya yang terbesar pada masa
depan.
7. Woodrow Wilson
"The history of liberty is a history of the
limitations of governmental power, not the
increase of it." - Wilson
Pada awal tahun 1918, sementara perang
masih berkecamuk di Eropa, Woodrow
Wilson membuat proposal "Enam Belas Butir"-nya yang terkenal untuk mencoba
menegakkan perdamaian. Butir-butir ini
menyerukan kepada bangsa-bangsa untuk
menyangkal perjanjian-perjanjian rahasia
dan memungkinkan orang-orang yang
tertindas untuk menentukan nasib mereka sendiri secara demokratis. Enam Belas Butir
yang dibuat Wilson ini juga menyerukan
bahwa yang terpenting adalah mendirikan
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Setelah perang berakhir pada bulan
November 1918, Wilson sendiri pergi ke Paris sebagai pemimpin delegasi perdamaian
Amerika. Di Inggris dan benua Eropa, ia
mendapat sambutan yang luar biasa hangat.
Wilson dipandang sebagai pemimpin yang
berprinsip yang menempatkan kepentingan
orang banyak di atas kelompok-kelompok yang mementingkan diri sendiri. Perjanjian
perdamaian berlangsung brutal. Setelah lelah
berdebat, Wilson menarik kembali sebagian
besar dari keempat belas butirnya. Tetapi ia
yakin pada konferensi perdamaian untuk
menerima Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan harapan bahwa berdirinya badan ini
akan mencegah timbulnya sebuah perang
besar lagi.
8. Harry S. Truman
"When even one American - who has done
nothing wrong -- is forced by fear to shut his
mind and close his mouth, then all of
Americans are in peril." - Truman
Harry S. Truman (8 Mei 1884 - 26 Desember
1972) adalah Presiden Amerika Serikat ke-33 (1945-1953). Sebelumnya, Truman menjabat
wakil presiden Amerika Serikat. Ia
menggantikan Franklin D. Roosevelt setelah
sang presiden wafat.
Truman membuat keputusan untuk
menurunkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.Dalam Perang Dunia II, ia menjadi
Ketua Panitia Penyelidik Perang di Senat,
yang menyelidiki pemborosan uang negara
dan korupsi. Diperkirakan dalam masa
jabatannya ia telah menyelamatkan uang
negara sebanyak 15 milyar dollar.
9. James K. Polk
"No president who performs his duties
faithfully and conscientiously can have any
leisure." - Polk
James Knox Polk (2 November 1795 –15 Juni 1849) tampil ke-11 sebagai Presiden
Amerika Serikat (4 Maret 1845-4 Maret 1849)
. Polk lahir di Mecklenburg Heck County,
North Carolina, namun menjalani hidup di
negara Tennessee. Ketika Partai Demokrat
merekrutnya, Polk menjabat Ketua DPR Amerika Serikat (1835 –1839) dan Gubernur Tennessee (1839–1841) hingga menjabat sebagai presiden.
Sebagai seorang presien, James Polk adalah
salah seorang Presiden Amerika Serikat
yang paling efektif pada awal abad ke-19.
Dalam bidang politik dalam negeri, ia
mencapai semua tujuan terpenting dari Partai Demokrat.
Dalam masa kepresidenannya, James Polk
memperluas wilayah Amerika Serika sampai
ke lautan Pasifik.Pada tahun 1846, Inggris
menyerahkan Oregon ke Amerika Serikat,
wilayah ini berbatasan dengan Lautan Pasifik, sebagai gantinya Amerika
menyerahkan daerah Vancouver kepada
Inggris.
Pada tahun yang sama Meksiko
menyerahkan daerah New Mexico dan
California kepada Amerika Serikat sesudah peperangan antara Amerika dan Meksiko
berakhir. Sebagai gantinya Amerika
membayar 15 juta dollar kepada Meksiko
dan mengambil alih tuntutan kerugian orang-
orang Amerika kepada Meksiko.Pada akhir
masa jabatannya, James Polk meninggalkan Gedung Putih dan pindah ke Nashville,
Tennessee, di mana ia jatuh sakit. Tiga bulan
setelahnya, pada 15 Juni 1849 ia meninggal
dunia. James Polk dan istrinya tidak memiliki
keturunan.
10. Dwight Eisenhower
"Every gun that is made, every warship that
is launched, every rocket fired signifies in
the final sense a theft from those who hunger
and are not fed, those who are cold and not
clothed" - Eisenhower
Eisenhower's semasa menjabat presiden memberikan kemakmuran besar dan
keuntungan ekonomi. Eisenhower juga
memberikan kunci kepemimpinan yang
digunakan selama Perang Dingin.
Sumber:seopintar.blogspot.com/





