Respon bayiku
Tuesday, 3. March 2009, 09:42:25
Save Our Earth by using Reuse, Reduce, recycle principle
STICKY POST
Friday, 5. December 2008, 01:52:09
STICKY POST
Friday, 1. August 2008, 05:59:04
STICKY POST
Sunday, 4. June 2006, 12:21:18
STICKY POST
Wednesday, 1. March 2006, 13:22:02
Tuesday, 3. March 2009, 09:42:25
Wednesday, 20. February 2008, 10:42:29
Monday, 5. March 2007, 11:15:46
Saturday, 24. June 2006, 05:24:08
Teman saya bilang mulut itu seperti tong sampah. Saya membayangkan bagaimana bila Departemen Kesehatan memeriksa mulut saya. Mungkin yang diketemukan tak hanya kuman, tetapi juga sampah bekas sumpah serapah.
Dari semua bagian tubuh yang diciptakan Sang Kuasa, mulut menurut saya yang paling luar biasa. Ia bisa menyala dengan olesan pemerah bibir, ia juga bisa cantik dengan mengeluarkan bunyi-bunyian yang indah terdengar di telinga. Mau itu pura-pura, mau itu setengah pura-pura, mau itu benar-benar tulus, saya tak mempermasalahkan. Ia bisa menghibur dengan mendendangkan lagu-lagu yang sudah mirip iPod. Wanita dijajah pria sejak dulu, dijadikan perhiasan sangkar madu. Kasihan wanitanya, atau itu cuma maunya pria, saya juga tak tahu. Tetapi, mungkin ada wanita yang tak keberatan dijadikan madu, asal hidup makmur gemah ripah dan bermandi madu. Tetapi, yang jelas, dendang lagu masa lalu itu enak didengar, apalagi keluar dari mulut Sundari Soekotjo.
Mulut seperti silet
Dengan mulut, saya bisa memasukkan segala rupa. Dari yang benar dan besar sampai yang tidak benar dan tidak besar. Sate ayam, durian, hot dog, tongseng, steak daging, maksudnya. Bahwa nanti kepala bakal cenut-cenut, nanti saja dipikirkan, yang penting masuk mulut saja dulu. Apalagi sampai menggoyang lidah. Saya membayangkan lidah bergoyang di dalam mulut, entah mau makan, apa mau jungkir balik. Mbok kalau bergoyang itu di tempat lain, tidak di dalam mulut. Kata teman saya. "Hmmm… enakan kalau bergoyang di dalam mulut, Mas."
Mulut saya apalagi. Maksudnya bukan mulut saya yang enak digoyang. Karena saya tak bisa menyanyi seindah Sundari Soekotjo, maka saya bernyanyi dengan irama naik-turun dan liriknya yang dalam dan menyakitkan.
Seorang teman menyebut mulut saya seperti silet. Jadi, bisa membuat berdarah. Tak hanya di kantor, tetapi di jalan raya juga. Apalagi kalau sudah terlambat memenuhi janji dan jalan macet total, yang membuat jadwal jadi berantakan. Padahal, saya yang membuat berantakan jadwal sejak awal, dan jalan macet jadi kambing hitam.
Saya heran kenapa kambing yang dijadikan korban dan yang hitam pula. Maka perkataan seperti b…..t, a....g (tebak dan isilah dengan kata yang tepat, apalagi kalau Anda sama seperti saya, mudah sekali mengisinya) keluar dengan lancar dari mulut yang beberapa jam lalu masih bisa menerima telepon dengan mulut yang manis.
Dengan mulut, saya bisa merayu, mencium, dan mengecup. Mengecup mulut siapa saja. Seperti cerita salah satu tim redaksi saya yang mewawancarai salah satu aktor Indonesia yang memberi kecupan, padahal cuma mau difoto bareng.
Menghina orang, itu juga yang keluar dari mulut saya dengan mudah. Terutama kalau hadir di pesta-pesta dengan manusia yang seribu macamnya. Suara-suara pedas sering keluar begitu saja, seperti komentar pedas di sebuah situs bernama whodoyouthinkheare, terhadap cara berdandan para artis Indonesia.
Awalnya saya pikir lucu dan membuat terbahak-bahak, kemudian saya malu sendiri karena saya tak ada bedanya dengan situs penuh penghinaan itu. Saya lupa, saya ini ganteng saja tidak, apalagi begitu sempurnanya, sampai tak pernah berbuat salah dalam segala hal. Jadi, bagaimana mungkin saya punya nyali menghina orang yang notabene ciptaan Sang Khalik. Berarti saya sudah menghina Sang Khalik secara tak langsung lewat ciptaan-Nya.
Mulut yang mendua
Soal janji. Itu hal termudah yang keluar dari mulut saya. Seribu janji surga saya katakan dan seribu janji pun kandas di neraka. "Ntar gue telepon balik ya," atau "Let’s have lunch next week ya, bo," atau "Pasti-pasti besok ku telepon ya, Mbak."
Ironisnya, saat saya sedang menulis artikel ini, sebuah penerbit buku menagih janji yang tak saya tepati. Saya dengan ringan bisa minta maaf karena banyak pekerjaan, dan menggunung, padahal saya bisa menonton Munich dua jam setengah dan dilanjutkan dengan mengobrol di sebuah kafe dua jam setengah lagi. Janji saya cuma isapan jempol.
Ternyata, jempol enak diisap, sama enaknya membuat seribu janji dan tidak ditepati. Tetapi, begitu saya dijanjikan sesuatu dan tidak ditepati, maka mulut saya bernyanyi dan jadi silet lagi. Seperti seorang wanita yang menghubungi saya beberapa kali untuk menawarkan kartu keanggotaan sebuah klab. Awalnya ia bermanis mulut, kemudian setelah beberapa bulan ia mencoba merayu dan saya merespons dengan jawaban negatif, suara manis yang saya dengar beberapa kali hilang dan diganti dengan ucapan bernada marah. Sejak itu ia tak pernah menghubungi saya lagi. Padahal, saya tengah menguji dirinya karena saya sedang mencari tenaga pemasaran.
"Kucinta kamu bukan berarti aku tak mendua." Demikian lirik lagu dari Potret. Saya tak tahu maksud sang pencipta lagu dengan menulis lirik seperti itu. Mau jujur, apa sak enake dewek, saya benar-benar tak tahu. Yang saya tahu kalau mulut saya memang selalu mendua. Seperti lalat, yang bisa di tempat kotor, tetapi juga riang gembira di tempat bersih.
Teman saya nyeletuk. "Lalet, bukan lalat." Saya membalasnya. "Bukan. Lalet itu artinya lambat, plintat-plintut." Dia jawab lagi, "Itu lelet." Saya balas lagi. "Itu nama ikan, bo." Dia naik pitam. "Itu ikan lele, geblek."
Cara Membersihkan Mulut
1. Sikat gigi minimal dua kali sehari. Saya tiga kali sehari. Kemudian bersihkan dengan antiseptik khusus untuk mulut. Ingat untuk mulut. Karena sekali waktu saya pernah titip kepada seorang teman untuk membelikan antiseptik mulut, yang datang untuk membersihkan vagina. "Oh... maaf bo, aku enggak tahu. Kupikir yang ada ya cuma buat mulut," katanya.
2. Periksa ke dokter gigi paling tidak dua kali dalam setahun kecuali gigi Anda seperti gigi saya, yang beberapa bulan lalu enam gigi berlubang semua dan satu gigi harus dicabut karena sudah membusuk. Dokternya sampai geleng kepala, menanyakan kenapa bisa sampai seperti ini. Tentu saya diam saja karena mulut saya sedang mangap, air liur tertahan di tenggorokan, dan satu peralatan dokter gigi menancap di mulut saya, yang membuat saya hanya mampu mengeluarkan bunyi: etu karns eiyings owongin oyangungkah uapah. Artinya begini. Itu karena sering ngomongin orang dan sumpah serapah.
3. Seperti semua di dunia ini, latihan sangat diperlukan. Anda ingin bisa mengendarai mobil dan bercita-cita mengalahkan Ananda Mikola, Anda harus latihan. Anda mau berbahasa Inggris dengan benar supaya tidak dihina, maka Anda perlu latihan. Latihan bahasa Inggris maksud saya, bukan latihan menghina. Itu tak perlu dilatih. Itu mungkin hal satu-satunya di dunia yang tak perlu latihan. Maka berlatihlah untuk menguasai mulut, dan bukan mulut menguasai Anda. Susah? C’est la vie.
4. Mulut yang "berbisa", maksudnya mulut yang serba bisa. Bisa mengumpat, bisa mengecup mulut orang, bisa mengeluarkan kata-kata kotor, umumnya ada sesuatu yang negatif menyelinap di dalam hati. Itu menurut pengalaman saya. Nah, coba Anda berbicara dengan diri Anda sendiri. Tentu di rumah, nanti kalau di jalan dikira orang gila.
Bila Anda tak menemukan rasa negatif, coba gali lebih dalam lagi mengapa bila tak ada yang negatif Anda masih punya mulut berbisa. Nanti Anda akan tahu jawabannya, asal Anda berani mendengar suara hati sendiri.****(created by Kompas)
Wednesday, 1. March 2006, 13:03:29
mau tanya nich mbak, bagaimana cara bikin textarea yang bisa dh ...
Merk Barcode scanner nya apa ya??aku lupa. Yang pasti programmin ...
Tips yang paling mudah adalah dengan membeli HP motorola E1000. ...
Halo Bety, Aku mau bikin aplikasi penjualan toko dengan memakai ...
saya orang baru niii pengen tau caranya biar tau posisi hp seka ...
| S | M | T | W | T | F | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
| ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||
Gamenya keren banget, 3D boook+cewek banget
Aku suka banget ama animasi dalam web ini
Media belajar flash
Lucu...