Skip navigation.

Bety's Life Style

Save Our Earth by using Reuse, Reduce, recycle principle

STICKY POST

My Baby

Alhamdulillah, akhirnya aku dipercaya Allah agar benih yang aku dan suamiku tanam dapat tumbuh dirahimku. Menstruasi terakhirku tanggal 3-10 Juli 2008. Kurang lebih sebulan setelah tanggal pernikahanku, tgl 20 Juli 2008 aku positif hamil. Alhamdulillah, hamil kali ini tidak merepotkan aku. Perasaan mual, males makan pasti ada. Tetapi untungnya, tidak sampai muntah. Tanggal 27 Agustus, aku mulai periksa ke dokter, dan waktu diusg belum terlihat janinnya. Hanya berupa garis putih dengan ukuran 4 cm. Dokter memberiku 2 macam vitamin. Saat itu badanku sedang tidak bisa diajak kompromi. Pilek, pusing, sedikit demam, dan mimisan menyertai hamil satu bulanku.
Keesokan harinya ketika dikantor, hidungku terus-terusan mengeluarkan darah. Sedikit sih..tapi terus-terusan dan cukup untuk membuat pusing kepala. Client juga banyak yang membutuhkan bantuan sehingga memaksaku naik turun tangga. Hanya dengan cara itu aku dapat dengan cepat mendatangi Blok B. Dan pada siang harinya, ketika ditoilet aku mendapati sedikit flek. Kontan, aku mencari ibu-ibu diruangan. Tapi tak kutemukan satupun. Untungnya, sekertaris MU ku ada di ruangannya. Dan aku bertanya kepadanya apa yang telah aku alami. Beliau menyarankan agar aku segera ke dokter. Sampailah aku di rumah sakit yarsi, dokter memeriksa kandunganku dan menyatakan tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Karena kuning telur atau apalah masih terlihat. Dan dokter memberiku obat penguat dan anjuran untuk bed rest 3 hari.
Bulan September, aku periksakan lagi kondisi kandunganku ke dokter, dan ketika USG, dedek sudah mulai terlihat. Kepala, badan, tangan, dan kaki sudah terlihat. Tangannya bergerak, "seakan mengucapkan hai ayah, bunda, dokter, aku sudah terlihat lho sekarang". Kemudian dedek mulai membelakangi alat usg, sehingga punggungnyalah yang terlihat. Lucu...imut...dan menggemaskan.
Bulan Oktober, kuperiksakan lagi dan dalam perjalanan menuju ke dokter, suamiku berulang kali ngomong bahwa dia ingin segera melihat jenis kelamin dedek. Tapi, setelah usg dilakukan, seolah-olah dedek malu untuk memperlihatkannya. Hanya kepalanya yang memenuhi monitor USG.
Tanggal 29 november 2008 ketika umur dedek 21 minggu, aku mulai merasakan gerakannya. Seperti mukzizat, ada calon manusia yang bergerak-gerak dalam rahimku. Hari-hari berikutnya, nggak pagi(jam 7-8), sore, malam, dedek selalu menggeliat dalam perutku. Sayangku semakin bertambah dari hari kehari.

STICKY POST

Tinymce word editor

Tinymce mengubah semua textarea yang ada dalam form tersebut kedalam bentuk word editor. Jika anda ingin hanya beberapa atau satu textarea yang berubah ke word editor (tidak semua). Maka anda dapat menggunakan sintaks-sintaks berikut ini:

<script type="text/javascript">
tinyMCE.init({
mode : "textareas"
});
/* This selects all textareas. */
</script><script type="text/javascript">
tinyMCE.init({
mode : "exact",
elements: "ta1,ta3"
});
/* This selects the textareas with the specified IDs.
EG: <textarea id="ta1" ....
NOTE: The comma after "exact" is required.
*/
</script><script type="text/javascript">
tinyMCE.init({
mode : "specific_textareas",
textarea_trigger : "mce_editable"
});
/* This selects all textareas for which you have added
a "mce_editable" attribute to "true".
EG: <textarea mce_editable="true" ....
NOTE: This option is deprecated in favor of either of the next 2 options.
*/
</script><script type="text/javascript">
tinyMCE.init({
mode : "textareas",
editor_selector : "mceEditor"
});
/* This only selects textares for which you have added
a class attribute with a value of "mceEditor".
EG: <textarea class="mceEditor" ....
NOTE: The documentation does not say you need the "mode"
configured but you do.
*/
</script><script type="text/javascript">
tinyMCE.init({
mode : "textareas",
editor_deselector : "mceNoEditor"
});
/* This selects all textareas except for those which you have added
a class attribute with a value of "mceNoEditor".
EG: <textarea class="mceNoEditor" ....
*/

Selamat Mencoba :D

STICKY POST

Pusing?mual?nggak lah


Orang yang tinggal di daerah dekat katulistiwa menjalani kehidupannya dalam "a-very-high-speed". Tanpa kita sadari bumi yang sepertinya adem ayem ini berputar terus-menerus tanpa henti.

Dalam 1 hari yang berisi 24 jam bumi akan menyelesaikan 1 putaran pada porosnya. Pada daerah khatulistiwa, lingkar bumi mencapai jarak maksimumnya yaitu sekitar 40000 km. Jadi bila dihitung kecepatan kita bergerak per jam bisa mencapai 1666 km/jam.

Ternyata seorang penduduk Indonesia yang sedang duduk diam di toilet kamar mandi pun mempunyai kecepatan gerak 2 kali pesawat Boeing 747 yang pergerakan maksimumnya di udara sekitar 800 km/jam.

Tapi kita tidak pernah merasa pusing dan mual-mual karena bergerak cepat. Kita tidak menyadari pergerakan karena semua obyek di sekitar juga bergerak secepat kita. Hal itu menimbulkan ilusi diam.

Seperti juga waktu, gerak adalah suatu relativitas. Bila kita mau bergerak mengikuti arus, sedashyat apapun tidak akan terasa. Sedangkan gerakan yang melawan arus sekecil apapun akan sangat mengguncang.


STICKY POST

ini pendahuluan TA-ku

, , ,

Perkembangan teknologi nirkabel yang demikian pesat saat ini memungkinkan user dapat mengetahui posisi handphonenya. Ada banyak teknologi geolokasi diantaranya Global Positioning System (GPS), AOA (Angle of Arrival), dan TOA (Time of Arrival). GPS mampu menghasilkan posisi handphone berdasarkan latitude, longitude dan altitude. Jika GPS diintegrasikan dengan handphone, maka pengembangan sistem akan terbatas pada handset yang digunakan dan lamanya waktu (Time To First Fix) untuk mendapatkan posisi yang tepat. AOA dan TOA dapat menghasilkan posisi namun terdapat kelemahan meliputi multipath, propagasi, difraksi, lemahnya sinyal, ketersediaan base station, dan biaya peng-upgrade-an yang mahal. Kombinasi kedua teknologi tersebut dinamakan Assisted GPS yang digunakan untuk mengoptimalkan performansi kedua teknologi.
Assisted-GPS mendapatkan bantuan dari network untuk memperoleh latitude, longitude, dan elevation sehingga Time To First Fix (TTFF) relatif cepat dan ketelitian yang dihasilkan tinggi.
Spesifikasi handphone saat ini sudah ada yang mendukung A-GPS. Misalnya Motorola E1000, Motorola A1000, dan Motorola i860. Namun, fungsionalitas A-GPS pada handphone belum dimanfaatkan, baik oleh vendor, operator, maupun pengguna handphone.
Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu user untuk mengetahui posisi handphonenya dan mengetahui posisi handphone user lain. User dapat memperbolehkan orang lain mengetahui posisi handphone-nya yaitu dengan cara mengirimkan pesan singkat (sms).
Contoh dari implementasi sistem ini antara lain seorang ibu dapat memantau posisi anaknya dengan mengamati posisi keberadaan anaknya, seorang pencuri handphone dapat diketahui posisinya, penentuan rute terdekat dalam perjalanan.
Untuk menjaga privasi dan keamanan user, user dapat menentukan user request yang diperbolehkan mengakses posisinya.

Respon bayiku

Sekarang, umur janinku sudah 8 bulan. Sudah dua hari ini, dedek selalu memberikan respon ketika tanganku menyentuhnya. Ajaib.

Read more...

Wedding Ring

wedding ring mempunyai makna sendiri dalam pernikahanku nantinya. Jadi, aku selektif banget dalam pemilihannya. Untuk cincin, aku punya dua pilihan, Orori atau Moissanite. Pertama, aku dengar kabar tentang moissanite, aku langsung tertarik. Harganya 1/10 berlian. Batu Moissani memiliki kekerasan diatas berlian, kilauannya juga. Tapi setelah tanya banyak, aku jadi ragu membelinya. Ternyata batu buatan sintetis tersebut belum diakui oleh toko lain selain Moissani. Harganya juga jatuh jika dijual. It's mean batu tersebut kurang dihargai kan?. Akhirnya, aku dan calonku lebih memilih Wedding ring dari Orori karena kita berdua pernah beli kalung diorori untuk tunangan. Kita sudah percaya 95% dengan kualitas emas, berlian, dan layanan orori.

Barcode Scanner Programming

Aku baru tau kalo programming barcode nggak sembarangan. Beda type scanner beda juga programmingnya.Aku menggunakan Visual Basic. Selama mengcoding aku melakukan test pada 2 scanner. Dengan scanner 1, cursor bisa berpindah secara otomatis dari text 1 ke text 2 yang memiliki tab index yang lebih rendah. Dengan scanner 2, cursor tidak bisa berpindah secara otomatis. Jika kita melakukan scan pada barcode, maka pada text akan keluar sekumpulan string yang diakhiri oleh enter. Enter ini tidak kelihatan oleh kita. Ambil karakter enter itu untuk memindahkan kursor dari text 1 ke text 2. Sintaksnya seperti ini
Private Sub txt1_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
If KeyCode = 13 Then
part(i) = txt1.Text
txt2.SetFocus
End If
End Sub

Setelah mengetahui kunci perpindahan kursor itu, sekarang sempurnalah program scanning barcode yang aku juluki barcode lot tracking.:idea:

MULUT....

Teman saya bilang mulut itu seperti tong sampah. Saya membayangkan bagaimana bila Departemen Kesehatan memeriksa mulut saya. Mungkin yang diketemukan tak hanya kuman, tetapi juga sampah bekas sumpah serapah.

Dari semua bagian tubuh yang diciptakan Sang Kuasa, mulut menurut saya yang paling luar biasa. Ia bisa menyala dengan olesan pemerah bibir, ia juga bisa cantik dengan mengeluarkan bunyi-bunyian yang indah terdengar di telinga. Mau itu pura-pura, mau itu setengah pura-pura, mau itu benar-benar tulus, saya tak mempermasalahkan. Ia bisa menghibur dengan mendendangkan lagu-lagu yang sudah mirip iPod. Wanita dijajah pria sejak dulu, dijadikan perhiasan sangkar madu. Kasihan wanitanya, atau itu cuma maunya pria, saya juga tak tahu. Tetapi, mungkin ada wanita yang tak keberatan dijadikan madu, asal hidup makmur gemah ripah dan bermandi madu. Tetapi, yang jelas, dendang lagu masa lalu itu enak didengar, apalagi keluar dari mulut Sundari Soekotjo.

Mulut seperti silet

Dengan mulut, saya bisa memasukkan segala rupa. Dari yang benar dan besar sampai yang tidak benar dan tidak besar. Sate ayam, durian, hot dog, tongseng, steak daging, maksudnya. Bahwa nanti kepala bakal cenut-cenut, nanti saja dipikirkan, yang penting masuk mulut saja dulu. Apalagi sampai menggoyang lidah. Saya membayangkan lidah bergoyang di dalam mulut, entah mau makan, apa mau jungkir balik. Mbok kalau bergoyang itu di tempat lain, tidak di dalam mulut. Kata teman saya. "Hmmm… enakan kalau bergoyang di dalam mulut, Mas."

Mulut saya apalagi. Maksudnya bukan mulut saya yang enak digoyang. Karena saya tak bisa menyanyi seindah Sundari Soekotjo, maka saya bernyanyi dengan irama naik-turun dan liriknya yang dalam dan menyakitkan.

Seorang teman menyebut mulut saya seperti silet. Jadi, bisa membuat berdarah. Tak hanya di kantor, tetapi di jalan raya juga. Apalagi kalau sudah terlambat memenuhi janji dan jalan macet total, yang membuat jadwal jadi berantakan. Padahal, saya yang membuat berantakan jadwal sejak awal, dan jalan macet jadi kambing hitam.

Saya heran kenapa kambing yang dijadikan korban dan yang hitam pula. Maka perkataan seperti b…..t, a....g (tebak dan isilah dengan kata yang tepat, apalagi kalau Anda sama seperti saya, mudah sekali mengisinya) keluar dengan lancar dari mulut yang beberapa jam lalu masih bisa menerima telepon dengan mulut yang manis.

Dengan mulut, saya bisa merayu, mencium, dan mengecup. Mengecup mulut siapa saja. Seperti cerita salah satu tim redaksi saya yang mewawancarai salah satu aktor Indonesia yang memberi kecupan, padahal cuma mau difoto bareng.

Menghina orang, itu juga yang keluar dari mulut saya dengan mudah. Terutama kalau hadir di pesta-pesta dengan manusia yang seribu macamnya. Suara-suara pedas sering keluar begitu saja, seperti komentar pedas di sebuah situs bernama whodoyouthinkheare, terhadap cara berdandan para artis Indonesia.

Awalnya saya pikir lucu dan membuat terbahak-bahak, kemudian saya malu sendiri karena saya tak ada bedanya dengan situs penuh penghinaan itu. Saya lupa, saya ini ganteng saja tidak, apalagi begitu sempurnanya, sampai tak pernah berbuat salah dalam segala hal. Jadi, bagaimana mungkin saya punya nyali menghina orang yang notabene ciptaan Sang Khalik. Berarti saya sudah menghina Sang Khalik secara tak langsung lewat ciptaan-Nya.

Mulut yang mendua

Soal janji. Itu hal termudah yang keluar dari mulut saya. Seribu janji surga saya katakan dan seribu janji pun kandas di neraka. "Ntar gue telepon balik ya," atau "Let’s have lunch next week ya, bo," atau "Pasti-pasti besok ku telepon ya, Mbak."

Ironisnya, saat saya sedang menulis artikel ini, sebuah penerbit buku menagih janji yang tak saya tepati. Saya dengan ringan bisa minta maaf karena banyak pekerjaan, dan menggunung, padahal saya bisa menonton Munich dua jam setengah dan dilanjutkan dengan mengobrol di sebuah kafe dua jam setengah lagi. Janji saya cuma isapan jempol.

Ternyata, jempol enak diisap, sama enaknya membuat seribu janji dan tidak ditepati. Tetapi, begitu saya dijanjikan sesuatu dan tidak ditepati, maka mulut saya bernyanyi dan jadi silet lagi. Seperti seorang wanita yang menghubungi saya beberapa kali untuk menawarkan kartu keanggotaan sebuah klab. Awalnya ia bermanis mulut, kemudian setelah beberapa bulan ia mencoba merayu dan saya merespons dengan jawaban negatif, suara manis yang saya dengar beberapa kali hilang dan diganti dengan ucapan bernada marah. Sejak itu ia tak pernah menghubungi saya lagi. Padahal, saya tengah menguji dirinya karena saya sedang mencari tenaga pemasaran.

"Kucinta kamu bukan berarti aku tak mendua." Demikian lirik lagu dari Potret. Saya tak tahu maksud sang pencipta lagu dengan menulis lirik seperti itu. Mau jujur, apa sak enake dewek, saya benar-benar tak tahu. Yang saya tahu kalau mulut saya memang selalu mendua. Seperti lalat, yang bisa di tempat kotor, tetapi juga riang gembira di tempat bersih.

Teman saya nyeletuk. "Lalet, bukan lalat." Saya membalasnya. "Bukan. Lalet itu artinya lambat, plintat-plintut." Dia jawab lagi, "Itu lelet." Saya balas lagi. "Itu nama ikan, bo." Dia naik pitam. "Itu ikan lele, geblek."

Cara Membersihkan Mulut

1. Sikat gigi minimal dua kali sehari. Saya tiga kali sehari. Kemudian bersihkan dengan antiseptik khusus untuk mulut. Ingat untuk mulut. Karena sekali waktu saya pernah titip kepada seorang teman untuk membelikan antiseptik mulut, yang datang untuk membersihkan vagina. "Oh... maaf bo, aku enggak tahu. Kupikir yang ada ya cuma buat mulut," katanya.

2. Periksa ke dokter gigi paling tidak dua kali dalam setahun kecuali gigi Anda seperti gigi saya, yang beberapa bulan lalu enam gigi berlubang semua dan satu gigi harus dicabut karena sudah membusuk. Dokternya sampai geleng kepala, menanyakan kenapa bisa sampai seperti ini. Tentu saya diam saja karena mulut saya sedang mangap, air liur tertahan di tenggorokan, dan satu peralatan dokter gigi menancap di mulut saya, yang membuat saya hanya mampu mengeluarkan bunyi: etu karns eiyings owongin oyangungkah uapah. Artinya begini. Itu karena sering ngomongin orang dan sumpah serapah.

3. Seperti semua di dunia ini, latihan sangat diperlukan. Anda ingin bisa mengendarai mobil dan bercita-cita mengalahkan Ananda Mikola, Anda harus latihan. Anda mau berbahasa Inggris dengan benar supaya tidak dihina, maka Anda perlu latihan. Latihan bahasa Inggris maksud saya, bukan latihan menghina. Itu tak perlu dilatih. Itu mungkin hal satu-satunya di dunia yang tak perlu latihan. Maka berlatihlah untuk menguasai mulut, dan bukan mulut menguasai Anda. Susah? C’est la vie.

4. Mulut yang "berbisa", maksudnya mulut yang serba bisa. Bisa mengumpat, bisa mengecup mulut orang, bisa mengeluarkan kata-kata kotor, umumnya ada sesuatu yang negatif menyelinap di dalam hati. Itu menurut pengalaman saya. Nah, coba Anda berbicara dengan diri Anda sendiri. Tentu di rumah, nanti kalau di jalan dikira orang gila.

Bila Anda tak menemukan rasa negatif, coba gali lebih dalam lagi mengapa bila tak ada yang negatif Anda masih punya mulut berbisa. Nanti Anda akan tahu jawabannya, asal Anda berani mendengar suara hati sendiri.****(created by Kompas)

PENENTUAN POSISI HANDPHONE DENGAN TEKNOLOGI ASSISTED GPS (A-GPS)

, ,

Global Positioning System(GPS) menyediakan informasi posisi dan waktu secara terus menerus di berbagai tempat di bumi. Karena GPS dapat diakses oleh sejumlah user yang tidak terbatas, maka GPS adalah sebuah sistem yang pasif. Oleh karena itu, user hanya dapat menerima sinyal satelit dengan bantuan GPS receiver.
Dulu, GPS receiver adalah sebuah alat tersendiri. Sekarang, GPS sudah terintegrasi dengan handphone. Masalah yang dihadapi jika GPS digunakan untuk aplikasi dalam handphone adalah banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk penentuan posisi. Sedangkan Assisted GPS (A-GPS) mendapatkan bantuan dari base station dalam penentuan posisi. Sehingga receiver GPS dapat memproses lebih cepat, akurat, dan efisien.
Namun, fungsionalitas A-GPS pada handphone belum dioptimalkan baik oleh vendor maupun pengguna handphone. Dalam tugas akhir ini akan dibuat suatu aplikasi yang memungkinkan user bisa mengetahui posisi handphone-nya. User juga bisa mengetahui posisi handphone user lain dengan mengirimkan pesan singkat atau sms. User yang ingin diketahui posisi handphone-nya harus melakukan registrasi terlebih dahulu.
Sistem A-GPS ini tidak layak diimplementasikan di Indonesia (khususnya Bandung dan Jakarta, tempat pengujian sistem). Sistem ini tidak menghasilkan TTFF yang pendek. TTFF yang dihasilkan adalah antara 10 menit-1 jam. Motorola E1000 juga harus LOS dengan satelit. Buruknya performansi A-GPS disebabkan oleh tidak adanya assistance dari network operator. Pendapat penulis juga diperkuat dengan pernyataan pihak motorola yang mengatakan bahwa servis A-GPS yang ada dalam Motorola E1000 belum bisa diterapkan di Indonesia, karena network operator Indonesia belum mendukung.
FindMe dan sistem penentuan posisi handphone dalam tugas akhir ini tidak bermasalah jika nantinya network operator sudah mendukung. Untuk pengembangan lebih lanjut, banyak aplikasi yang bisa diciptakan dengan Assisted GPS.