JUDUL PERCOBAAN : Kesetimbangan Fase Dua Komponen
HARI/TANGGAL PERCOBAAN : Jumat/9 Maret 2012 jam 13.00
SELESAI PERCOBAAN : Jumat/9 Maret 2012 jam 16.00
TUJUAN PERCOBAAN :
Menggambarkan kesetimbangan fase dua komponen fasa cair-cair (fenol-air)
Menentukan titik ekivalen pada kesetimbangan fase dua komponen fasa cair-cair (fenol-air)
Menentukan fasa, komponen, dan derajat kebebasan suatu system kesetimbangan fase dua komponen fasa cair-cair (fenol-air)
TINJAUAN PUSTAKA :
Fasa
Kata fasa berasal dari bahasa Yunani yang berarti pemunculan. Fase (P) adalah keadaan materi yang seragam di seluruh bagiannya, bukan hanya dalam komposisi kimianya melainkan juga dalam keadaan fisiknya. Suatu system yang mengandung cairan uap-cair masing- masing mempunyai daerah yang serba sama. Dalam fasa cair kerapatannya serbasama di semua bagian dalam cairan tersebut. Contohnya adalah air yang berisi pecahan-pecahan es merupakan suatu system yang terdiri dari dua fasa, yaitu fasa yang berwujud padat (es) dan fasa yang berwujud cair (air).
b. Komponen
Komponen (C) adalah spesies yang ada dalam sistem, seperti zat terlarut dan pelarut dalam larutan biner.
Jumlah komponen dalam suatu sistem merupakan jumlah minimum dari spesi yang secara kimia independen yang diperlukan untuk menyatakan komposisi setiap fasa dalam sistem tersebut. Cara praktis untuk menentukan jumlah komponen adalah dengan menentukan jumlah total spesi kimia dalam system dikurangi dengan jumlah-jumlah reaksi kesetimbangan yang berbeda yang dapat terjadi antara zat-zat yang ada dalam sistem tersebut. Contohnya :
CaCO3 CaO + CO2
Komponen reaksi diatas dapat dihitung dengan menggunakan rumus
C = S – R = 3 – 1 = 2
C. Derajat Kebebasan
Jika dua komponen ada dalam satu sistem, maka C = 2. Sementara itu derajat kebebasan (F) = 4 – P, akan tetapi untuk penyederhanaannya dibuat supaya tekanan tetap (misalnya pada 1 atm) yang berarti menghabiskan satu derajat kebebasan, dan dapat menuliskan F = 3 – P untuk varian sisanya. Salah satu derajat kebebasan ini adalah temperatur sementara yang lain adalah komposisi (yang dinyatakan dengan fraksi mol suatu komponen). Oleh karena itu dapat digambarkan kesetimbangan fase sistem pada diagram temperatur vs komposisi. Garis vertikal dalam diagram menunjukkan sistem pada diagram temperatur vs komposisi dengan komposisi yang sama pada temperatur yang berbeda atau disebut dengan isoplet (dari bahasa Yunani yang berarti jumlah sama).
d. Kesetimbangan fasa
Read more...