Belajar untuk memulai
Tuesday, June 19, 2012 3:54:26 AM
“Begin is always difficult”
Saya membaca kalimat itu pertama kali sekitar 5 tahun yang lalu. “Bener banget”, kurang lebih kata itu yang terbesit dalam benak saat itu. Ya, harus saya akui bahwa saya tipe orang yang selalu mengalami kesulitan untuk memulai suatu pekerjaan, apapun itu. Entah mengapa begitu sulit bila saya harus memulai mengerjakan sesuatu, apalagi bila hal itu untuk pertama kali. Saya merasa tidak tahu harus memulai dari mana.
Tetapi, saat itu kesulitan saya untuk memulai mengerjakan sesuatu yang baru tidaklah ‘seburuk’ saat ini. Seiring berjalannya waktu, tanpa saya sadari, kalimat itu begitu masuk dalam pikiran saya. Ya, hanya satu kalimat ini, “Begin is always difficult” “Memulai selalu tidak mudah”. Saya sama sekali tidak menyadari bahwa kalimat ini telah masuk dalam pola pikir saya hingga suatu waktu saya mulai sadar bahwa saya sering kali ragu untuk memulai sesuatu. Di lain waktu, bahkan saat saya sudah tahu apa yang harus saya lakukan, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan pertama kali. Terkadang saya butuh waktu yang cukup lama hanya untuk meyakinkan diri saya bahwa saya telah berada di jalur yang benar.
Kalimat itu memang ‘tidak mengajari’ saya untuk lari dari tugas yang harus saya lakukan. Namun, kalimat itu bisa jadi justru ‘mengajari’ saya hal yang jauh lebih sulit dari itu karena ia justru sering kali meletakkan saya pada posisi abu-abu, pada persimpangan jalan. Bila kalimat itu ‘mengajarkan’ saya untuk menghindar dari tugas yang harus saya lakukan, itu akan jauh lebih mudah bagi saya. Bukankah hal termudah dari suatu masalah atau amanah yang kita miliki adalah dengan menghindarinya? Bila kalimat itu ‘mengajari’ saya untuk terus maju dan berusaha sekuat tenaga, itu juga akan jauh lebih mudah. Karena saya hanya perlu memotivasi diri saya sendiri dan meneguhkan diri terhadap tugas yang harus saya kerjakan. Namun kalimat itu tidak meletakkan saya pada salah satu dari dua kemungkinan tadi. Ia meletakkan saya pada posisi dimana saya tidak ingin menghindar, tetapi ragu untuk maju.
Hingga kemudian tiba-tiba saya menyadari bahwa kalimat itu mungkin masih belum lengkap karena seharusnya kalimat itu
“Begin is always difficult and it will remain difficult if we never start to begin”
Bukankah kalimat itu hanya mengatakan bahwa “mengawali selalu tidak mudah”, karena selanjutnya belum tentu sulit dan sering kali jauh lebih mudah dari yang kita bayangkan.
Seorang yang belajar untuk memulai













How to use Quote function: