INI DIA PENYEBAB PERUSAHAAN OTOMOTIF JEPANG MAJU DI NEGERI INI !
Friday, February 10, 2012 5:23:43 PM
Sejarah Tlah Berlalu., Banyak kisah yang tersisa dan tertulis di Negeri ini., Masa lalu ya.. masa lalu. Tetapi lihat sekarang Perusahaan Otommotif Negeri Sakura Berkembang pesat di negri ini., Bangsa jepang/ Orang Jepang sudah tau banyak terlebih terhadap para SDM nya., ada 3 hal yg utama dalam membangun suatu Perusahaan., Man, Money and Method. disini saya melihat hanya dengan 2 hal aja ternyata Bendera Negeri Sakura bisa berkibar dengan gagahnya. 2 hal apakah itu : (1). Man : Ingat ini, betapa murah nya Standar Gaji bagi para pegawai kita di banding dengan gaji yang diterima negara lain., (2). Money : sadarkah kita bahwa sesungguh nya harga jual tanah pribumi yang di jual ke pihak asing sama saja dengan kita sebagai pribumi yang membeli tanah untuk keperluan mendirikan suatu Perusahaan. Seharusnya ada peraturan khusus dari pihak pemerintah agar tanah yang dibeli oleh pihak asing se enggaknya dikenakan nilai tiga kali lipat bila perlu., nah ! ini tidak ada., sehingga tanah kita murah sehingga pihak luar beramai ramai membeli tanah di negeri ini., sangat hemat. mengurangi jumblah uang yang harus di rogoh pihak asing ini., sungguh sangat tidak di mengerti.. Untuk pihak asing ternyata mau apa pun metoda pemasarannya ternyata banyak sekali kemungkinannya tetap. Berhasil dan Sukses ! Kini Selain Orang orang Jepang hadir Korea dan India., Lihat dan Pndang ke Jalanan., semua produk Bangsa Asing tak luput dari pandangan mata setiap detik nya... Lalu kemanakah Pra pengusaha Lokal Yang bergerak di Bidang Otomotif ini... Malu ataukah Tak Punya nyali !! Mungkin pantasnya saya sebut saja "Tak Bernyali"., Masih ingatkah kita dengan pemberitaan marak nya anak anak SMK yang menggebrak dengan produk "Mobil" nya ! ya !! Memang mereka punya nyali., Selain nyali untu sisi negatif (tawuran sesama pelajar) mereka juga bernyali besar untuk unjuk gigi kepada para pihak asing (kepada para pengusaha besar otomotif negeri sakura). Salut! Semoga saja ini bisa mengganggu nyali para pengusaha dari negeri sakura. amin...












