My Opera is closing 1st of March

third 3rd

^_^

Penjelasan Ilmiah Pembuatan Manusia

Ayat Al-Qur’an yang menerangkan tentang pembuatan manusia:
1. Ar-Rahman ayat 14:

Khalaqal insaana min shal-shalin kaalfakhkhar.
“ Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar”

2. Al-Hijr ayat 28:

Waidz qaa la robbuka lilmalaaikati inni khaaliqum basyaromin shal-shalimin hamaa-imasnuun
“ Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk’.”

3. As-Sajdah ayat 7:

Alladzii ahsana kulli syayin khalaqah, wabada akhalaqal insaani minthin
“yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dari Yang memulai penciptaan manusia dari tanah”

4. As-Shafaat ayat 11:

Faastaftihim ahumasyaddu khalqan ammankhalaqnaa innaa khalaqnaahum minthiinillazib
“ Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah) : ‘Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya (malaikat, langit, bumi, dll) ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?’ Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat”

5. Ali Imran ayat 59:
Inna matsala'iisa 'indallahi kamatsali aadama khalaqahu minturabin tsumma qaalalahu kun fayakun.
“ Sesungguhnya missal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: ‘Jadilah’ (seorang manusia), maka jadilah dia.”

Dari kelima ayat diatas, disebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah, tanah keras (tembikar), dan tanah liat. Bagaimanakah sebenarnya penciptaan manusia itu?
Di kitab Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa kejadian manusia terdiri atas 7 macam kejadian. Yaitu:

Pertama: di surat Ar-rahman ayat 14.
“Dia menjadikan manusia dari tanah keras seperti tembikar, (tanah yang dibakar).” Yang dimaksudkan dengan kata ‘shal-shal’ di ayat ini adalah tanah kering atau ‘setengah kering’, yakni ‘zat pembakar’ (Oksigen).

Kedua:
Masih didalam surah Ar-rahman, ada kata ‘fakhkhar’, ‘fakhkhar’ adalah ‘zat arang’ (Carbonium)

Ketiga: Di surah Al-Hijr ayat 28
“ Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk’.”
Di ayat tersebut ada disebutkan juga ‘shal-shal’, seperti yang telah disebutkan di point pertama, ‘shal-shal’ adalah ‘zat pembakar’, sedangkan kata ‘hamaa-in’ dalam ayat diatas yaitu ‘zat lemas’ (Nitrogenium)

Keempat: Di surah As-Sajdah ayat 7
“yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dari Yang memulai penciptaan manusia dari tanah”
Kata ‘thin’ (tanah) di ayat ini ialah ‘atom zat air’ (Hidrogenium).

Kelima: Di surah Ash Shafaat ayat 11
“ Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah) : ‘Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya (malaikat, langit, bumi, dll) ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?’ Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat”
Kata ‘lazib’ (tanah liat) dalam kitab ini yaitu ‘zat besi’ (Ferum)

Keenam: Di surah Ali Imran ayat 59
Yang dimaksud dengan kata ‘thurab’ (tanah) di ayat ini ialah ‘unsur-unsur zat asli’ yang terdapat dalam tanah, yang dinamai ‘zat-zat anorganis’.

Ketujuh: Di surah Al Hijr ayat 29
Dari ketujuh ayat diatas Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia., lalu ditiupkan kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan di ayat keenam tentang kata ‘turab’ (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai ‘zat anorganis’. Zat anorganis itu baru terjadi setelah melalui proses pernyawaan antara ‘fakhkhar’ yakni: Carbonium (zat arang), dengan ‘shal-shal’ yaitu Oksigenium (zat pembakar), dan ‘hamaa-in’ ialah Nitrogenium (zat lemas) dan ‘thin’ yaitu Hidrogenium (zat air)

Jelasnya adalah persenyawaan antara:

1. Fakhkhar (Carbonium = zat arang) dalam surah Ar Rahman ayat 14.
2. Shal-shal (Oksigenium = zat pembakar) dalam surah Ar Rahman ayat 14.
3. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surah Al Hijr ayat 28.
4. Thin (Hidrogenium = zat air) dalam surah As Sajdah ayat 7.

Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferum), Yodium, Kalium, Silicum dan Mangaan, yang disebut ‘laazib’ (zat-zat anorganis) dalam surah As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuk zat yang dinamai Protein. Inilah yang disebut ‘turab’ (zat-zat anorganis) dalam surah Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah ‘zat kalium’, yang banyak terdapat didalam jaringan tubuh, terutama di dalam otot-otot. Zat kalium itu dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dalam berlangsungnya ‘proteinisasi’, menjelmakan ‘proses pergantian’ yang disebut ‘substitusi’. Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron sinar kosmik yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga ‘sebab wujud’ (Causa Formatis).
Adapun sinar Kosmik itu ialah suatu sinar mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar kosmik dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, telinga, hidung, dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu ‘Metafisika’.

Sumber: Buku karya K.H BAHAUDIN MUDHARY



Comments

_zet_MaRph0amat0nte Tuesday, December 14, 2010 2:49:54 AM

pertamaaa bigsmile

_zet_MaRph0amat0nte Tuesday, December 14, 2010 3:10:50 AM

dan satu satu nya teman kamu flirt

Firda Rachmaemotionalless Sunday, December 26, 2010 4:41:15 AM

jah... p
promosiin aku dund bu... bigsmile
yayaya??? love

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28