Soto (Bango)
Wednesday, 16. April 2008, 12:53:43
untuk sarapan pagi, padahal acara lainnya sudah menanti. Mandi pagi,
bersihin rumah, dan ngantor/sekolah. Malemnya, lampu kamar mandi anak-
anak mati, jadi jumlah kamar mandi yang bisa dipakai berkurang 1,
rebutan mandi akan nambah seru nich…
Lilo, si kecil yang paling mungkin disuruh beli telor, nampak
nyungsep di kasur, karena tahu akan disuruh beli lauk di pagi buta,
maka terjadilah dialog ini;
"Kalau Lilo dipinjemi barang yang sangat bagus sama temen Lilo,
kemudian barang itu Lilo rawat dengan baik, kira-kira temen Lilo
seneng nggak ya?"
"Seneng", jawab Lilo (lirih banget)
"Kalau Tuhan ngasih ciptaanNya ke Lilo dan kemudian Lilo rawat,
dikasih makan, dimandiin, disayang-sayang, kira-kira Tuhan tambah
cinta nggak ke mas Lilo?"
"Iya..", jawab Lilo (sudah mulai terdengar, tidak lirih lagi)
"Kalau gitu, siapa ya yang bisa mbeliin telur buat merawat cptaan
Tuhan?"
Lilo nggak njawab lagi, langsung ngeloyor keluar kamar dan beli telur.
Ketika Lilo udah pergi, baru ketahuan kalau nasi yang dimasak semalem
ternyata belum dipejet tombol ON-nya, sehingga masih belum jadi nasi
(masih calon nasi).
Jadinya ke kantor dalam kondisi belum sarapan.
Ketemu sama temen kantor yang juga belum sarapan, maka jadilah aku
menraktir dia. Bubur ayam + sate. Wah, nikmat banget.
Siangnya, gantian aku diajak makan di warung soto genteng. Nah,
disinilah aku menemukan warung soto yang uenak tenan. Lapar dan gak
bayar membuat semuanya terasa nikmat.
Yang surprise adalah kecap yang ada di atas meja. Merknya "BANGO".
Nah ini pasti ada yang senang atau malah mungkin sudah tahu kalau di
sebelah utara Cawang ada warung soto kudus yang uenak tenan.
Siang ini kembali ajakan makan gratis muncul lagi. Arahnya, sate
blora Rawamangun, katanya juga mak nyus. Tinggal kita lihat apakah
kecapnya juga BANGO?
Apakah ini gara-gara aku nraktir temen sarapan bubur, sehingga banyak
traktiran ke aku? Mungkin tidak begitu, tapi lebih baik kuanggap
begitu.
Jika kita mampu mensyukuri nikmat Tuhan, maka Dia akan memberikan
nikmat yang lebih pada kita (dari arah yang tidak disangka-sangka).
Insya Allah. Amin.
Salam.














