Sukhoi Bunuh Diri? (Deep Dive?)
Friday, May 11, 2012 1:33:27 AM
Pesaing sukhoi,-yang memproduksi pesawat sejenis mulai sedikit lega atas berita ini, Sukhoi bisa di pasti kan mati sebelum berkembang. Konon sudah ada pesanan 300 pesawat, dari 1000 unit yang di targetkan. Ada apa Sukhoi ?
Sebelum membahas ada apa sukhoi,- mari kita jangan amnesia.
Didaerah kelahiran saya, pada 19 Desember 1997, sekitar pukul 16:13 WIB, pesawat Boeing 737-300 yang melayani rute Jakarta-Singapura ini mengalami kecelakaan. Jatuh di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Seluruh penumpang104 orang yang ada di dalamnya (97 penumpang dan 7 awak kabin) tewas, termasuk pilot Tsu Way Ming dari Singapura dan kopilot Duncan Ward dari Selandia Baru .
Walau itu kejadian 15 tahun silam,-marilah kita coba mundur dan belajar dari kesimpulan NTSB yang menyatakan bahwa pesawat SilkAir mengalami musibah karena Kapten Tsu Wai Ming bunuh diri dengan melakukandeep dive (terjun bebas) ke Sungai Musi.
Walau ada pendapat lain bahwa Boing mengalami dua kecelakaan dan satu insiden yang dialami Boeing 737 sebelumnya. Boeing 737 mengalami kegagalan rudder PCU yang mengakibatkan terkuncinya rudder (rudder lock), sehingga pesawat masuk dalam terjun bebas dengan trajektori spiral sampai menabrak perairan Musi.
Lalu black boxnya bagaimana ? wah… kelamaan ketemunya,- sehingga rusak dan suara menjadi tidak jelas ketika dibawah ke Amerika. Konon menjadi joke baru tentang blackbox buatan Amerika, yang tidak tahan terhadap kencing orang Palembang.
Lalu bagaimana dengan Sukhoi ?
Sukhoi Superjet dibuat untuk menggantikan pesawat penumpang jarak menengah Tupolev, Antonov, dan Yakovlev yang dibuat pada era Soviet. SSJ 100 menjadi tumpuan harapan Rusia dalam membangkitkan kembali kejayaan industri aviasi Rusia, karena itu pembuatan pesawat ini mendapatkan sumbangan teknologi dari berbagai perusahaan penerbangan top Barat, di antaranya Boeing, Snecma, dan Honeywell. Ya.. nama sumbangan dari pesaing plus minus pasti disisipi kepentingan. Yang pada akhirnya membunuh hampir 50 orang di Gunung Salak itu.
Yakinkah anda dengan blackbox yang nanti ditemukan ? dibawah ke negara mereka, dibawah ke negara asal boks hitam itu untuk di olah,- hasilnya mungkin akan sama dengan Silk air. Kesimpulan nya yang seperti diatas tadi bunuh dir. Agar Sukhoi sementara ini aman dan tidak bangkrut. Bisa pelan-pelan suruh orang CSRnya melakukan investigasi. Saat di Jakarta Pilot mabuk ngak ? pake narkoba ngak,- main perempuan ngak..? Dan ini orang Rusia lebih pahamlah…
Mari kita tunggu KNKP, bisa apa ?
bakal tambah lagi kuburan masal korban pesawat sepertinya.. duh…













