My Opera is closing 1st of March

SAMUDERA ULUMUL QUR'AN & HADITS

Setahun Sudah Usiaku di Tahdzibul Washiyah

Perjalanan mencari ilmu memang terasa berat ketika diri menuntut untuk berkembang. Satu harapan yang terpatri dalam diri, ingin rasanya menikmati hidup di masa depan bersama seorang terkasih. Satu cita-cita yang tergambar jelas dalam benak, memicu diri untuk tetap berlari. “Itulah Masa Depanku ....!!!” seolah jelas terbayang dalam pikiran merubah setiap detik yang kini kurasakan perih.

Satu tahun bukan masa yang lama. Ia begitu cepat, layaknya nonton OVJ (Operam Van Java) yang dibintangi artis ternama Sule (Pembuat lagu Suami Sieun Istri). He..

Ya masa satu tahun itu begitu singkat, dan banyak membuat suatu perubahan. Saking banyaknya perubahan membuat diri ini tak terbiasa hidup dengan kondisi seperti ini. Seolah diri belum bisa menerima kenyataan hidup yang banyak mengalami perubahan. Namun, di sisi lain perubahan demi perubahan memicu diri untuk ikhlas menerima semua. Sekarang bukan saatnya untuk menyesali diri, bukan saatnya main-main. Bahagia selamanya atau menderita selamanya. Pilihan hidup yang mesti kita pilih, bukan dengan akal, namun dengan perbuatan. Sejauhmana kita menyikapi setiap masalah yang kian muncul secara bertubi-tubi. Masalah yang datang secara keroyokan.

Hidup haruslah memiliki strategi dan tujuan. Tanpa kedua ini mestilah ia bakal terombang-ambing. Mesti ada yang dikorbankan. Pengorbanan adalah satu upaya untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang telah dikorbankan. Mengorbankan waktu untuk kepentingan mencari ilmu memang terasa membosankan dan terasa jenuh, namun percayalah kelak kita bakal mendapati hasil dari jerih payah kita selama mencari ilmu.

Masa yang dilalui dan ilmu yang sedang dicari secara tidak sadar telah menjadi sebuah amunisi hidup. Hidup ini layaknya peperangan. Siapa yang tak punya strategi, tak punya amunisi (ilmu), tak punya pasukan (semangat), tak ada komandan (Al-Qur’an) mestilah ia musnah.
Cobalah menerima kenyataan hidup. Setiap masalah akan menyudutkan kita bahkan membawa kita kepada kehancuran bila kita menyikapinya dengan gelisah. Tapi masalah akan membawa kita kepada kesuksesan bila mana disikapi dengan dewasa dengan berbekal empat hal di atas (strategi, amunisi, pasukan, dan komandan.

“Slowly but sure” “perlahan tapi pasti” itulah moto hidupku saat ini. Tak ada gunung yang tak terjal. Untuk mencapai puncak kejayaan hidup dituntut keberanian, pengorbanan, tak kenal putus asa, dan tetap istiqomah.
[/ALIGN]
[/COLOR][/COLOR][/COLOR]

Permata yang Di Cari (Heart Voice Mr. Zero Part 1)TAKDIR YANG SEMPURNA (Mr. Zero Says About Love)

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28