Ibadat Sabda: Hari Raya kristus Raja
Tuesday, 1. January 2008, 05:33:53
SANTAPAN SABDA-EKARISTI KERINDUAN HARI RAYA TUHAN YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM TAHUN A
(kelima petugas: PI, PII, PIII, PIV dan PV bersiap tin)
1. (PI). Tanda Salib dan Doa Angelus.
Saudara-saudari, marilah kita berdiri untuk memulai ibadat kita. Kita menyadari kehadiran Allah di tengah kita. Marilah kita menandai diri kita dengan "Tanda Salib". Dalam Nama Bapa... Malaikat Tuhan memberi khabar kepada Maria...
2. (Kelima petugas maju he depart altar, berhttut lalu berdiri di belakang altar: PI di tengah, PH dan PIVdi kafian, PJ1] dan PVdi kiri).
3. (PI). Ajakan Pembuka
Saudara-saudari, hari ini kita semua berkumpul di rumah Tuhan ini, untuk merayakan ibadah sabda hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam, Dialah Raja yang akan datang merajai dunia, sehingga manusia akan memperoleh kedamaian. Marilah kita mengangkat hati dan budi kita untuk memuji dan memuliakan Allah melalui Putera-Nya dengan menyanyikan lagu pembukaan.
4. (PII). Lagu Pembukaan
5. (PI). Salam.
Semoga Allah Bapa yang mahabelaskasih yang telah mengutus Yesus Kristus, Raja damai nienggerakkan hati kita untuk taat kepada pewartaan-Nya dan semoga Allah Roh Kudus memberi kita kekuatan untuk hidup sebagai seorang murid yang taat kepada kehendak Allah.
6. (PI). Kata Pengantar. Bapak, ibu, Saudara/i yang terkasih dalam Tuhan. Pada hari Minggu terakhir tahun liturgi Gereja ini kita merayakan hari raya Tuhan Yesus Kristus Raja semesta alam. Pesta Kristus Raja mau menyadaikan kita untuk melihat sejauh niana kita telah menghayati hidup sebagai orang kristen di tengah masyarakat Sejauh mana perhaiian dan cinta yang kita berikan kepada sesama yang miskin, menderita dan yang sangat membutuhkan bantuan kita. Karena bila kita memperhatikan sesama yang miskin dan menderita di dunia ini, akan menerima ganjaran kebahagiaan hidup kekal. Dan sebaliknya bila kita hanya mementingkan diri sendiri akan menerima hukuman. Karena ita marilah kita memohon kekuatan Roh Kudus dari Kristus Raja semesta alam a gar kita senantiasa memberikan cinta, perhatian dan kasih sayang kepada sesama yang membutuhkan bantuan kita. Dan mereka yang mencintai dan melayani sesama dengan ikhlas hati akan mendengar perkataan ini, "Marilah hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah kerajaan yang telah disediakan baginiu sejak dunia dijadikan" (Mat 25:34).
7. (PIII). Tuhan kasihanilah.
(P). Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putera Allah Pencipta langit dan bmni. Tuhan kasihanilah kami.
(U). Tuhan, kasihanilah kami.
(P). Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putera manusia yang telah berjasa membebaskan umat manusia dengan sengsara, wafat dan kebangkitanMu. Kristus, kasihanilah kami.
(U). Kristus, kasihanilah kami.
(P). Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Raja semesta alam, Putera sulung yang pertama bangkit dari alam maut Tuhan, kasihanilah kami.
(U). Tuhan, kasihanilah kami.
08. (PII). Kemuliaan. Marilah kita memuji dan meluhurkan Tuhan dalam lagu kemuliaan
09. (PL) DoaPembukaan
(P). Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, Engkau telah mengangkat Putera-Mu menjadi Raja, penguasa alam semesta. Demi membebaskan dan menyelamatkan kami la rela menanggung segala dosa dan kelemahan kami, bahkan sampai wafat di palang penghinaan. Dengan demikian, la telah membuka bagi kami jalan menuju keselamatan. Kami mohon, agar seluruh hidup kami merupakan ungkapan pujian, penghormatan dan kebaktian kepadaMu sampai saat kedatangan-Nya kembali. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama dengan Dikau dalam persekutuan Roh Kudus Allah sepanjang segala masa.
(U).Amin
10. (PHI). Santapan Sabda.
Marilah kita membuka hati dan diri kita untuk mendengarkan Tuhan yang berbicara, yang adalah makanan rohani kita- (kelima petugas ke mimbar sabda).
(PHI). Bacaan Pertama. Yeh 34:11-12.15-17.
(PII). Mazmur Tanggapan, (Mazmur adalah lagu pujian Israel kepada Allah. Refrein artinya: pengulangan. Kita bernyanyi berulang-ulang memuji Allah). Mzm 22 (23) l-2a.2b-3.5-6. Refr: Tuhanlah, Gembalaku, aku takkanberkekurangan.
• Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan. la membaringkan daku di padang rumput yang hijau.
• la membimbing aku ke air yang tenang, dan menyegarkan daku. la menuntun aku di jalan yang turus, demi nama-Nya yang kudus.
• Engaku menyediakan hidangan bagiku di hadapan segala lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.
• Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringi aku seumur hidupku.
Aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.
(PIV). Bacaan Kedua. 1 Kor 15:20-26.28
(PII), Pengantar Injil
(PII). Alleluya, Alleluya.
(U). Alleluya, alleluya.
(PII). Terpujilah yang datang atas nama Tuhan. Terpujilah kerajaan yang telah tiba, kerajaan Bapa kita Daud.
(U). Alleluya, alleluya
(PV). Marilah kita berdiri untuk mendengarkan Injil Suci.
(PV). Tuhan bersamamu...
(U). Dan bersama Rohmu.
(PV). Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Mateus 25:31-46
(U). Dimuliakanlah Tuhan (PV). Demikianlah Sabda Tuhan...
(U). Terpujilah Kristus...
ll.(PI). Kotbah
Bapa, ibu saudara-daudari yang terkasih dalam Kristus…
Hari ini kita merayakan hari raya Kristus Raja semesta alam. Dalam tahun liturgis hari raya Kristus Raja semesta alam ini merupakan akhir dari masa biasa dan kita akan memasuki masa penantian. Bacaan-bacaan pada hari raya ini berbicara tentang bagaimana tanggung jawab kita sebagai orang kristen dalam hidup bersama. Allah menghendaki agar setiap kita bertanggung jawab terhadap sesama terutama yang kecil, miskin, menderita dan yang tersisihkan dalam lingkungan masyarakat
Dalam bacaan pertama dikisahkan tentang tanggung jawab pemimpin Israel terhadap umat Allah. Allah menghendaki seorang pemimpin yang sungguh memperhatikan domba-domba-Nya. Mereka harus memperhatikan dan membebaskan sesama yang miskin, menderita dan tertindas agar hidup bebas sebagaimana adanya. Namun dalam kenyataan, sebagai gembala mereka telah gagal dalam memikul tanggung jawab atas domba-dombanya. Karena itu Allah datang melawan mereka untuk menghukum mereka dan menyelamatkan domba-domba. Allah sendiri akan mengambil tanggung jawab para gembala. Allah akan menjadi gembala yang baik, memperhatikan domba-domba dan mengumpulkan mereka yang tercerai-berai. Gembala yang memperhatikan domba-domba-Nya akan menerima ganjaran, tetapi gembala yang mementingkan dirinya sendiri akan di hukum.
Sementara penginjil Matius dalam injil hari ini melukiskan seorang gembala yang mulia yaitu Yesus. Yesus tampil sebagai gembala dan hakim tertinggi atas segala bangsa, sebagai raja yang menegakkan keadilan. Kesempatan telah diberi kepada setiap orang. Saat menuai seperti dikatakan dalam perumpamaan lalang di antara gandum telah tiba (Mat 13:24-30). Lalang diberkas dan dibakar dan gandum dikumpul dalam lumbung. Ketika penderitaan-Nya, Yesus pernah diolok sebagai raja (Mat 27:29) maka di sini Dia sungguh hadir sebagai hakim dan raja itu.
Saudara/i yang terkasih dalam Kristus.
Yang menjadi kriterium penghakiman ialah kasih, perbuatan baik terhadap sesama, khususnya terhadap mereka yang menderita, yang kecil seperti dikatakan dalam Injil hari ini: mereka yang lapar, yang haus, yang asing. yang telanjang, yang sakit dan yang dalam penjara, Dalam ucapan bahagia, justru orang yang miskin dikatakan berbahagia (Mat 5:3). Kini dalam penghakiman perbuatan terhadap mereka menjadi ukuran kebahagiaan orang kristen atau tidak. St Paulus dalam 1 Kor 13:13 mengatakan: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih dan yang paling besar di antaranya ialah kasih."
Termasuk dalam perbuatan baik itu adalah perhatian dan sentuhan manusiawi, simpati terhadap mereka yang membutuhkan. Jenis manusia yang disebutkan di atas adalah mereka yang sering disisihkan, mereka yang membutuhkan kasih. Yang termasuk perbuatan baik bukan juga perbuatan yang luar biasa, tetapi perbuatan biasa sehari-hari yang dapat dijangkau setiap manusia tanpa perlu mengandaikan fasilitas, asal saja seorang punya hati terhadap orang lain. Jadi yang mau ditekankan di sini bukan kepribadian dari sang gembala, akan tetapi bagaimana manusia menghayati hidupnya di dunia ini. Dalam teks ini dipentingkan juga tentang motif perbuatan baik, yakni karena Yesus sendiri yang mana Dia hadir untuk semua orang tidak ada perhitungan pribadi. Yesus juga mengidentikkan diri-Nya dengan orang-orang yang paling hina. Yesus dekat dengan mereka yang hina karena kasih-Nya. Yesus lebih dekat dengan kita daripada hati kita sendiri. Saudara/i yang terkasih dalam Kristus.
Bagaimana ganjaran bagi mereka yang berbahagia dan hukuman bagi mereka yang jahat? Dalam bacaan yang kita dengar, ganjaran diungkapkan sebagai berikut: "Mari, hai kamu yang terberkati oleh BapaKu, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan" (Mat 25:34). Dalam ucapan-ucapan itu dilukiskan bagaimana ganjaran itu bagi yang berbahagia. Penghakiman didasarkan pada perbuatan kasih tetapi ganjaran justru diberi Bapa, tersedia sejak ciptaan. Ganjaran itu bukan karena melulu hak, tetapi karena anugerah dari Allah. Dua aspek ini perlu ditanggapi secara serius. bukan bertentangan melainkan saling mendukung. Dalam lukisan tentang ganjaran itu terkandung gagasan tentang Allah Bapa sebagai awal dan akhir semua rencana keselamatan. Allahlah yang telah menciptakan dan kini pula yang memberikan ganjaran, menyempurnakan ciptaan-Nya. Putera menyerahkan kembali kerajaan kepada Bapa yang telah mengutus-Nya. Maka semua menjadi “yang diberkati” Bapa (1 Kor 15:23-25). Yang menerima ganjaran masuk ke dalam hidup yang kekal, hidup bersama Allah.
Satu hal terakhir yang perlu diingat yakni bahwa kisah penghakiman terakhir bukan terutama menunjukkan bagaimana persisnya proses penghakiman melainkan mengajar bagaimana seterusnya hidup orang kristen kini dalam penantian. Teks ini menunjukkan bahwa untuk selamat atau hukuman justru terletak pada hari ini, bagaimana hubungan dengan sesama yang paling membutuhkan. Penginjil memadukan secara resmi antara kasih, perbuatan baik bagi sesama dan hubungan dengan Yesus sendiri. Yang kita lakukan untuk sesama yang menderita kita lakukan itu terhadap Yesus sendiri.
Saudara/i yang terkasih dalam Tuhan Yesus.
Sebagai orang kristen kita dituntut agar memperhatikan juga sesama kita. Kita hendaknya memberi perhatian dan cinta kepada mereka yang membutuhkan. Hari ini, kita merayakan hari raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Melalui sabda Tuhan yang kita dengar marilah kita bangun dalam hati kita suatu niat dan tekad baru agar kita senantiasa melayani sesama kita dengan cinta. Karena yang melayani dengan cinta akan menikmati kerajaan Allah. Semoga.
12. Aku Percaya
(PII). Aku Percaya. Setelah kita membuka hati dan mendengar serta merenungkan sabda Tuhan yang menjadi bekal hidup kita, marilah kita berdiri untuk mengakui iman kita kepada Allah Tritunggal.(Lagu aku Percaya).
13. (PIIl). DoaUmat
Marilah kita berdoa kepada Tuhan Raja semesta alam dan sumber keselamatan semua orang, dengan menyampaikan doa-doa pemohonan kita:
(PI). Bagi para petugas Gereja:
Ya Kristus Raja alam semesta, berkatilah dan kuatkanlah semua petugas Gereja-Mu
agar mereka sungguh-sungguh menghayati sabda-Mu dalam seluruh karya pelayanannya sehingga semakin banyak orang yang mengenai dan tnengikuti-Mu dan memperoleh keselamatan. Marilah kita mohon.....
(PII). Bagi para pejabat pemerintehan: Ya Kristus Raja mahapengasih, perhatikanlah para pejabat pemerintehan kami dan curahkanlah ke dalam hati mereka Roh Kudus-Mu, agar dalam menjalankan tugasnya mereka senantiasa memperhatikan semua orang seturut kehendakMu dan mampu membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat. Marilah kite memohon...
(PIV). Bagi para penderita:
Ya Raja semeste alam, sadarkanlah dan kuatkanlah saudara-saudari kami yang menderita agar mereka senantiasa berharap kepada-Mu sebagai sumber kekuatan. Marilah kita memohon…
(PV). Bagi kita semua:
Ya Kristus raja semesta alam, kobarkanlah cinta kasih-Mu dalam diri kami agar dalam kehidupan sehari-hari kami saling memperhatikatt dan saling melayani satu sama lain. Marilah kita mohon....
(PHI). Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, demikianlah doa dan permohonan yang kami sampaikan kepada-Mu dengan perantaraan Kristus Raja semesta a lam. Kami mohon kuatkanlah kami agar kami pun mampu meneladani Putera-Mn dan mengam,alkan sabda-Mu dalam kesaksian liidup kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
(U). Amin
14. Persembahan
(PII) Bapa, ibu, Saudara/I yang terkasih, Allah sang gembala senantiasa memperhatikan umat Israel dengan menyertai mereka selama mengembara di padang gurun. la tak pernah meninggalkan mereka sendirian. Sebagai ungkapan syukur mereka mempersembahkan seluruh usaha dan karya mereka kepada Allah. Sebagaimana mereka, kitapun yakin bahwa segala keberhasilan, kebaikan an kebahagiaan berasal dari Allah. Hidup kita selalu diberkati Allah dan segala karya kita berhasil karena kemurahan hati Allah. Maka sebagai ungkapan syukur, marilah kita mempersembahkan seluruh hidup kita kepada-Nya. (kelima petugas mengambil persembahan lalu kembali ke altar).
15. Pujian
(PIV). (umat dipersilahkan berdiri)
Setelah Allah menerima diri dan persembahan kita, marilah kita memuji E>ia dan berkata : Terpujilah Engkau selama-lamanya
•(PIV). Kami memuji dan mengagungkan Dikau ya Allah Bapa yang bertahta mulia. Kebesaran-Mu memenuhi seluruh bumi dan semesta alam, Namun Engkau adalah Bapa yang mahabelaskasih yang senantiasa mengharapkan keselamatan kami. Engkau rela mengutus Putera-Mu yang tunggal menderita demi menyelamatkan kami. Kasih kebapaan-Mu membuat hidup kami senatiasa terarah kepada kerajaan keselamatan-Mu. Maka kami berseru.... (U).Terpujilah…
•(PIV). Kami memuji dan memuliakan Dikau, Ya Allah Putera, Tuhan kami Yesus Kristus Raja alam semesta. Engkau datang ke dunia dan menjadi manusia seperti kami. Dalam Perjanjian Lama, Allah hadir dalam diri para nabi untuk menyerukan pertobatan kepada bangsa Lsrael dari segala kejahatan mereka. Engkau juga mengalami percobaan bahkan Engkau rela mati di kayu salib demi menjalankan perintah Bapa-Mu, untuk menyelamatkan kami. Maka kami bersem. (U). Terpujilah...
•(PIV). Kami memuji dan memuliakan Dikau ya Allah Roll Kudus, cahaya sinar Allah sendiri, Engkau membuat mata dan hati kami terbuka imtuk melihat kemurahan hati Allah dan untuk menyelamatkan kami- Kami memuji dan memuliakan Dikau karena Engkau hadir dan menggerakkan para nabi dan Tuhan Yesus Raja semesta alam untuk senantiasa taat kepada kehendak Bapa, demi menjalankan karya keselamatan Bapa. Maka kami berseru: (U). Terpujilah...
•(PIV). Maka bersama para malaekat dan semua orang kudus di surga, bersama seluruh umat manusia, bersama semua umat kristen yang pada liari ini merayakan hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja semesta alam kanii mengangkat pujian bagi kemuliaan dan kebesaran-Mu sambil bernyanyi.
16. (PII). Lagu Kudus
17. (PI). Doa Persatuan Umat Allah.
Umat dipersilahkan berlutut. Ya Allah Tritunggal yang mahakudus, Bapa, Putera dan Roh Kudus. Engkau adalah Allah kami satu-satunya yang bertahta di surga mulia dengan kemegahan dan keagungan yang melampaui segala sesiiatu. Namun, Engkau hadir bersama umat-Mu yang berkumpul berdoa kepada-Mu pada hari mi. Bukalah mata dan hati kami untuk mengalami kehadiran-Mii dalam segala sesuatu yang terjadi di tengah keluarga, masyarakat dan dunia kami. Bimbinglah para pemimpin di seluruh dunia supaya berjuang menegakkan perdamaian dan kerukunan umat manusia.
Kami doakan bagi Bapa Suci kami...Bapa Uskup kami.- ingatlah akan semua umat kristen agar bersatu hati menerima hadimya Kerajaan Allah di dunia, bertobat dan percaya kepada mjil. Kami berdoa untuk keluarga kristen di seturuh dunia.. para orang tua, muda-mudi dan anak-anak. Tumbuhkanlah juga panggilan imtuk menjadi imam, bruder dan suster dalam keluarga kami. Berkatilah pekerjaan kami, kebun dan tanaman kami supaya berhasil. Demikianlah juga usaha dan pencaharian kami di laut, para buruh dan yang bekeria apa saja. Lindungilah kampung lialaman kami, jauhkanlah segala penyakit dan marabahaya. Ingatlah saudara-saudari kami yang jauh di tanah orang, mereka yang merantau.
Kami berdoa pula bagi saudara/i kami yang sakit dan menderita, mereka yang mengalami bencana. Satukanlah leanri semua di bawah sayap perlindungan-Mu yang aman, agar kaini sungguh-«unguh berjuang untuk terus bertahan dalam menghadapi setiap tantangan hidup ini, sebagai seorang murid Tuhan. Bapa kami…
18. (PV).DoaRosann».
Marilah kita memohon doa dan perlindungan dari Bunda Maria. Dialah ibu kita, Ratu surga dan dunia yang selalu dekat dengan kitaa Kita menyerahkan semua orang, segala kepentingan kita kepadanya. Terutama agar kita dapat menggunakan minggu ini dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan Kerajaan Allah di dunia ini, dengan mentaati segala penntah-Nya- (10 kali Salam Maria…Kemuliaaii...Ya Yesus…).
19. (PII). Lagu Maria.
Marilah kita menyanyikan sebuah lagu Maria.
20. (PI). Sanibut Kerinduan (Umatdipersilahkan berlutut).
Ya Allah Bapa di surga, Engkau mengeyangkan umat-Mu Israel di padang gurun dengan roti dari langit. Yesus Kristus Putera-Mu pada malam perjamuan akhir memberikan roti yang adalah tubuh-Nya dan anggur yang adalah darah-Nya supaya menjadi santapan bagi jiwa kami. Pada hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja semesta alam ini, di banyak Gereja imam hadir untuk merayakan Ekaristi sehingga umat beriman dapat menerima santapan sabda dan santapan Tubuh-Darah Yesus.
Pandangilah kami dan saudara/i kami di seluruh dunia, yang tidak berkesempatan merayakan Ekaristi; Kami percaya pada-Mu ya Yesus. Engkau mau memberi kamijuga santapan Tubuh-Darah-Mu. Datanglah dan tinggallah di dalam hati kamu. Engkau yang mau menjadi satu dengan kami dan membuat diri kami serupa dengpn diri-Mu. Buatlah hati dan diri kami selalu pantas untuk menerima-Mu. Semoga setiap kali, bila ada perayaan Ekaristi, kami berkumpul dan menyiapkan hati dan diri kami sebaik-baiknya untuk menerima santapan Sabda dan santapan Tubuh Darah-Mu yang adalah harta yang paling mulia.
Semoga Engkau yang telah taat melaksanakan kehendak Bapa rnemberi kami kekuatan untuk sanggup bertindak sesuai dengan pewartaan sabda-Mu dan mempersembahkan tubuh kami sebagai ibadah yang sejati kepada-Mu. Mampukanlah kami untuk selalu merasa rindu bequmpa dengan Dikau dalam setiap situasi hidup kami. Semoga kerinduan kami menjadi tanda ketaatan kami kepada kehendak-Mu. Dengan keyakinan akan rahmat-Mu yang membebaskan dan menyelamatkan kami, tegutikanlah mat kami untuk selalu memuji dan bersyukur kepada-Mu. Kami sampaikan doa syukur dan permchonan kami dengan berseru: kemuliaan kepada Bapa…
(U). Amin
21. Lagu Komuni. Marilah kita menyanyikan sebuah lagu komuni.
22. (PHI). Pengumuman. (Umat dipersilahkan duduk).
Man kita mendengarkan pengumuman-pengumuman berikut desngan paiuh perhatian dan teliti.
23. (PI). Doa Penutup. (Umat dipersilahkan berdiri).
(PI). Marilah Berdoa:
Allah Bapa penuli kasih dan kerahkuan. kami telah Engkau perkenankan dan Engkau persatukan di sekitar altar ini dan telah Kau terima dalam cinta kasih-Mu yang menyelamatkan kami dari maut dangan menikmati santapan sabda. Kami mohon tinggalah di tengah-tengah kami dan anugerahkanlah Roh cinta-Mu di antara kami, agar kanri mampu menjalin relasi yang baik sehingga terciptalah kerukunan dan perdamaian dalam diri, keluarga dan lingkungan kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. (U).Amin
24. (PII). Lagu Penutup. Marilah kita menyanyikan lagu penutup.
25. (PI). Berkat.
Semoga Allah maha belas kasih dan maha pengampun, mengampuni segala dosa kita dan memberkati seluruh kegiatan kita selama minggu ini, semua orang yang membutuhkan doa kita dan yang pernah kita janjikan doa. Dalam Mama Bapa... (U).Amin
26. (para petugas kembali, ke taint di depan altar dan balik menuju pintu Gereja lalu balik menghadap altar).
(PI:) Terpujilah Yesus Kristus.
(U). Sampai selaina-lamanya.
(U). Amin.
Oleh Longginus Lengi NPM: 03.75.3765.









