Rosululloh Muhammad SAW adalah Sisi Manusia yang Penuh Akhlaq dan Mulia yang Patut Untuk Menjadi Contoh Ummat Seluruh Alam III
Thursday, June 7, 2012 9:17:58 AM
Keempat, Sisi Manusiawi Muhammad Terhadap Musuhnya
Sisi sikap manusiawi yang sangat menakjubkan Rosulloh saw adalah pema’af, adil dan seimbang mensikapi permusuhan dan penentangan musuhnya. Meskipun Nabi Muhammad saw mendapat perlawanan, tindak kedzaliman, konspirasi, baikot, isolasi bahkan upaya membunuhnya Sedikitpun perilaku musuhnya itu tidak menyempitkan dadanya untuk memberi ma’af kepada mereka,, Rosululloh saw masih menyapa mereka, bahkan beliau membuka lebar kedua tangannya seraya berdo’a:
(اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون)
Ya Allah, ampunilah kaumku … karena mereka tidak mengetahui…
Hampir-hampir Nabi Muhammad saw menyengsarakan diri beliau karena banyak memikirkan mereka (musuh) sepanjang waktu agar di beri hidayah oleh alloh dan di ampuni dosa-dosanya Nabi saw selalu berusaha untuk mengentaskan kehidupan mereka dari kekufuran akan nikmat karunia dan menyelamatkan mereka dari api neraka di akhirat kelak,, seperti firman alloh dalam Al Qur’an menceritakan itu dalam Surat Al Akhfi:6
“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu, karena bersedih hati setelah mereka berpaling (dari agama alloh & ajakan nabi) sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).”
وعن عائشة - رضي الله عنها - قالت: لما كذب الرسول صلى الله عليه وسلم قومه أتاه جبريل - عليه السلام - فقال: إن الله تعالى قد سمع قول قومك لك، وما ردوا به عليك، وقد أمر ملك الجبال لتأمره بما شئت فيهم فناداه ملك الجبال وسلم عليه وقال: مرني بما شئت: أن أطبق عليهم الأخشبين فقال صلى الله عليه وسلم: «بل أرجو أن يخرج الله من أصلابهم من يعبد الله ولا يشرك به شيئا»،
Diriwayatkan dari Aisyah ra, berkata: “Ketika Rasululloh saw didustakan oleh kaumnya, Jibril alaihis salam mendatanginya seraya berkata, “Sungguh, Allah swt mendengar ucapan kaummu tentang Engkau, mereka menginginkan kecelakaan bagimu ya habiballoh ketahuilah ya rosul Malaikat Gunung telah diperintahkan kepadamu, agar Engkau memerintahkan sesuka kehendakmu untuk membalas mereka (kaum kafir) Malaikat gunung menawarkan kepada Rosululloh saw “Perintahkan aku ya rosul apa yang Engkau mau ” Agar aku menimpakan dua gunung besar itu kepada mereka (kaum kuffar) namun Rosululloh saw menjawab, “Bahkan saya berharap agar Allah swt melahirkan dari keturunan mereka, orang yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun itulah keluasaan & cinta rosululloh pada kaum yang memusuhinya ”
Dunia sama sekali tidak pernah melihat ada seorang yang memiliki sarana kekuatan, sebab pembalasan, dan di perbolehkan menyiksa dan membunuh, namun ia mampu mengendalikan dirinya, dibanding Nabi Muhammad saw. yang justru memaafkan musuhnya, Sabar serta rela (ridho lillah) terhadap perilaku buruk yang menimpanya, Bahkan Nabi saw membalas keburukan dengan kebaikan, dan kemulyaan serta penghormatan sungguh tau ladan yang sempurna bagi cermin UMMAT muslim
riwayat yang di kisahkan oleh Zaid ra:
جاء زيد بن سعنة اليهودي يتقاضى النبي صلى الله عليه وسلم دينا كان عليه فحبذ ثوبه عن منكبه، وأخذ بمجامع ثيابه وأغلظ له، ثم قال: إنكم يا بُني المطلب مطل؛ فانتهره عمر، وشدد له في القول، والنبي صلى الله عليه وسلم يبتسم!! ثم قال: إنا وهو كنا إلى غير ذلك أحوج منك يا عمر!! تأمرني بحسن الأداء، وتأمره بحسن القضاء ثم قال له: لقد بقي من أجله ثلاث، ثم أمر عمر أن يقضيه ماله، ويزيده عشرين لما روعه؛ فكان ذلك سبب إسلام زيد “رضي الله عنه”.
Adalah Zaid bin Sa’nah, seorang Yahudi yang menagih hutang kepada Nabi Muhammad saw. dengan kasar Si Yahudi itu menarik selendang di pundak Nabi Muhammad saw … dengan sekencang-kencangnya yang menyebabkan leher mulia beliau tersayat kemerahan… Sambil menghardik orang Yahudi berkata, “Kalian wahai keturunan Abu Muthallib suka mengulur-ulur hutang, Melihat perilaku kasar dan tidak sopan itu, seketika Umar berdiri ingin memenggal kepalanya… Sambil tersenyum Nabi Muhammad saw, meminta kepada Saiyidina Umar ra, mengatakan kepada Nabi Muhammad saw agar melunasi hutang dengan baik. Dan menyuruh Si Yahudi menagih dengan cara baik-baik… Kemudian Nabi Muhammad saw berkata kepada Si Yahudi, Bagimu pengembalian tiga Kemudian Nabi Muhammad saw memerintahkan umar untuk melunasinya dan menambahinya dua puluh lagi Perilaku yang demikian menyebabkan Si Yahudi itu masuk Islam Radhiyallahu an Zaid.”
Kelima, Sisi Manusiawi Nabi Muhammad Terhadap Hewan
Nabi Muhammad saw memberlakukan hewan sebagaiman binatang yang memiliki ruh, nyawa, merasakan lapar, dahaga, dan merintih karena letih dan sakit, Hewan merasakan apa yang dirasakan oleh manusia… Karena itu kita lihat Nabi Muhammad saw… merasa kesakitan dan merintih hatinya manakala melihat ada hewan yang merasakan sakit karena lapar…
فعن سهل بن الحنظلية - رضي الله عنه - قال مر رسول الله صلى الله عليه وسلم على بعير قد لصق ظهره ببطنه فقال اتقوا الله في هذه البهائم المعجمة فاركبوها صالحة وكلوها صالح
Diriwayatkan dari Sahal bin Al Handhalah ra berkata, “Rasulullah saw… suatu hari melewati seekor onta yang menahan beban berat di punggungnya Maka Rasulullah saw bersabda, “Takutlah kepada Allah, dalam memperlakukan hewan ternak Naikilah dengan cara baik dan beri makanlah dengan cara yang baik pula.”
Sungguh, agung pribadimu Ya Rasulallah, meskipun tanggung jawab Engkau besar, dan tugas Engkau banyak, namun Engkau tidak melalaikan untuk memperhatikan apa yang menimpa hewan … Engkau menasehati agar hewan itu diberlakukan baik dan dipelihara dengan baik sungguh engkau rosuulu robbil ‘aalamiin …
Perasaanmu pernah terusik gara-gara melihat anak burung yang diceraikan (pisahkan) dari ibunya…Abdullah bin Umar meriwayatkan “Suatu hari kami bersama dengan Nabi Muhammad saw. dalam safar Beliau saw memenuhi hajatnya ?? Ketika itu beliau melihat ada dua burung kecil yang diambil dari ibunya Maka Nabi saw mengatakan ..Siapa yang menjadikan anak burung ini ketakutan .. Kembalikan anak burung ini kepada ibunya ..??
Peristiwa ini tidaklah mengherankan, karena kita teringat bukankah Allah swt pernah mencela salah satu Nabi-Nya, hanya gara-gara ia membakar rumah semut ??? Sedangkan Nabi kita saw yang mengatakan demikian Dan tidak mungkin beliau saw melanggarnya sendiri ???
Ya Ilahi ,,,, betapa besar PELAJARAN rasa kasih sayang nabi agung Muhammad saw Betapa agung teladan nabi Muhammad saw ?? terhadap semut dan burung saja tidak menjadikan beliau melanggar kasih sayang kepada hak mahlukMU apalagi terhadap manusia,,, tentu tidak mungkin Nabi Muhammad saw memaksakan kehendak dan mendzalimi mereka Wallahu a’lam CERMIN PELAJARAN SEORANG PEMIMPIN UMMAT SEPANJANG MASA … semoga kita bisa mengikuti jejak beliau wahai saudaraku sekalian …
Kaum Yahudi adalah kaum yang sering berbuat dosa baik pada zaman nabi-nabi terdahulu atau pada masa saat Nabi Muhammad SAW. Mereka selalu melanggar syari’at agama mereka sendiri, tetapi tahukah anda bahwa Yahudi sangat membanggakan nama baik nenek moyang mereka. Nenek moyang mereka pada masa Nabi Ya’kub, Ishak,Yusuf, Musa,Daud, Sulaiman telah membuat sejarah harum bagi umat Yahudi; sedangkan mereka sendiri pada masa Rosulullah telah berbuat dosa yang bermacam-macam. Antara lain memutar balikkan ayat Taurat, mengelabui masyarakat, memakan riba dan lain sebagainya. Walaupun begitu mereka merasa menjadi orang baik dan umat pilihan, karena nenek moyang mereka adalah orang-orang pilihan Allah. Prestasi nenek moyang umat yahudi ini memenuhi kisah-kisah Taurat dan Injil.Kebesaran nenek moyang mereka inilah yang selalu mereka ceritakan pada bangsa-bangsa lain, baik pada masa Rasulullah maupun pada masa kini. Banyak Nabi dan Rasul yang Allah utus membawa agama-Nya berasal dari kalangan bangsa Yahudi. Namun bagaimana kelakuan mereka sendiri pada masa Rasulullah SAW.? Mereka dikenal sebagai umat yang berperilaku sangat buruk. Bahkan hingga saat ini kita dapat menyaksikan bagaimana kekejaman bangsa Israil terhadap penduduk dan rakyat palestina. Juga kekejaman banker-bankir Yahudi dalam memeras bangsa-bangsa lain yang meminjam uang dari mereka.
Kebanggaan bangsa Yahudi terhadap kecemerlangan nenek moyang mereka dipakai kedok untuk menutupi kejahatan yang mereka lakukan sekarang ini. Masyarakat terpukau dengan kebesaran sejarah nenek moyang bangsa Yahudi pada masa lalu; dan hal inilah yang mereka manfaatkan untuk membangun kebesaran diri mereka dewasa ini, sekalipun mereka sekarang menjadi benalu masyarakat dunia dengan system rente dan riba........
BERSAMBUNG ...
Sisi sikap manusiawi yang sangat menakjubkan Rosulloh saw adalah pema’af, adil dan seimbang mensikapi permusuhan dan penentangan musuhnya. Meskipun Nabi Muhammad saw mendapat perlawanan, tindak kedzaliman, konspirasi, baikot, isolasi bahkan upaya membunuhnya Sedikitpun perilaku musuhnya itu tidak menyempitkan dadanya untuk memberi ma’af kepada mereka,, Rosululloh saw masih menyapa mereka, bahkan beliau membuka lebar kedua tangannya seraya berdo’a:
(اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون)
Ya Allah, ampunilah kaumku … karena mereka tidak mengetahui…
Hampir-hampir Nabi Muhammad saw menyengsarakan diri beliau karena banyak memikirkan mereka (musuh) sepanjang waktu agar di beri hidayah oleh alloh dan di ampuni dosa-dosanya Nabi saw selalu berusaha untuk mengentaskan kehidupan mereka dari kekufuran akan nikmat karunia dan menyelamatkan mereka dari api neraka di akhirat kelak,, seperti firman alloh dalam Al Qur’an menceritakan itu dalam Surat Al Akhfi:6
“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu, karena bersedih hati setelah mereka berpaling (dari agama alloh & ajakan nabi) sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).”
وعن عائشة - رضي الله عنها - قالت: لما كذب الرسول صلى الله عليه وسلم قومه أتاه جبريل - عليه السلام - فقال: إن الله تعالى قد سمع قول قومك لك، وما ردوا به عليك، وقد أمر ملك الجبال لتأمره بما شئت فيهم فناداه ملك الجبال وسلم عليه وقال: مرني بما شئت: أن أطبق عليهم الأخشبين فقال صلى الله عليه وسلم: «بل أرجو أن يخرج الله من أصلابهم من يعبد الله ولا يشرك به شيئا»،
Diriwayatkan dari Aisyah ra, berkata: “Ketika Rasululloh saw didustakan oleh kaumnya, Jibril alaihis salam mendatanginya seraya berkata, “Sungguh, Allah swt mendengar ucapan kaummu tentang Engkau, mereka menginginkan kecelakaan bagimu ya habiballoh ketahuilah ya rosul Malaikat Gunung telah diperintahkan kepadamu, agar Engkau memerintahkan sesuka kehendakmu untuk membalas mereka (kaum kafir) Malaikat gunung menawarkan kepada Rosululloh saw “Perintahkan aku ya rosul apa yang Engkau mau ” Agar aku menimpakan dua gunung besar itu kepada mereka (kaum kuffar) namun Rosululloh saw menjawab, “Bahkan saya berharap agar Allah swt melahirkan dari keturunan mereka, orang yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun itulah keluasaan & cinta rosululloh pada kaum yang memusuhinya ”
Dunia sama sekali tidak pernah melihat ada seorang yang memiliki sarana kekuatan, sebab pembalasan, dan di perbolehkan menyiksa dan membunuh, namun ia mampu mengendalikan dirinya, dibanding Nabi Muhammad saw. yang justru memaafkan musuhnya, Sabar serta rela (ridho lillah) terhadap perilaku buruk yang menimpanya, Bahkan Nabi saw membalas keburukan dengan kebaikan, dan kemulyaan serta penghormatan sungguh tau ladan yang sempurna bagi cermin UMMAT muslim
riwayat yang di kisahkan oleh Zaid ra:
جاء زيد بن سعنة اليهودي يتقاضى النبي صلى الله عليه وسلم دينا كان عليه فحبذ ثوبه عن منكبه، وأخذ بمجامع ثيابه وأغلظ له، ثم قال: إنكم يا بُني المطلب مطل؛ فانتهره عمر، وشدد له في القول، والنبي صلى الله عليه وسلم يبتسم!! ثم قال: إنا وهو كنا إلى غير ذلك أحوج منك يا عمر!! تأمرني بحسن الأداء، وتأمره بحسن القضاء ثم قال له: لقد بقي من أجله ثلاث، ثم أمر عمر أن يقضيه ماله، ويزيده عشرين لما روعه؛ فكان ذلك سبب إسلام زيد “رضي الله عنه”.
Adalah Zaid bin Sa’nah, seorang Yahudi yang menagih hutang kepada Nabi Muhammad saw. dengan kasar Si Yahudi itu menarik selendang di pundak Nabi Muhammad saw … dengan sekencang-kencangnya yang menyebabkan leher mulia beliau tersayat kemerahan… Sambil menghardik orang Yahudi berkata, “Kalian wahai keturunan Abu Muthallib suka mengulur-ulur hutang, Melihat perilaku kasar dan tidak sopan itu, seketika Umar berdiri ingin memenggal kepalanya… Sambil tersenyum Nabi Muhammad saw, meminta kepada Saiyidina Umar ra, mengatakan kepada Nabi Muhammad saw agar melunasi hutang dengan baik. Dan menyuruh Si Yahudi menagih dengan cara baik-baik… Kemudian Nabi Muhammad saw berkata kepada Si Yahudi, Bagimu pengembalian tiga Kemudian Nabi Muhammad saw memerintahkan umar untuk melunasinya dan menambahinya dua puluh lagi Perilaku yang demikian menyebabkan Si Yahudi itu masuk Islam Radhiyallahu an Zaid.”
Kelima, Sisi Manusiawi Nabi Muhammad Terhadap Hewan
Nabi Muhammad saw memberlakukan hewan sebagaiman binatang yang memiliki ruh, nyawa, merasakan lapar, dahaga, dan merintih karena letih dan sakit, Hewan merasakan apa yang dirasakan oleh manusia… Karena itu kita lihat Nabi Muhammad saw… merasa kesakitan dan merintih hatinya manakala melihat ada hewan yang merasakan sakit karena lapar…
فعن سهل بن الحنظلية - رضي الله عنه - قال مر رسول الله صلى الله عليه وسلم على بعير قد لصق ظهره ببطنه فقال اتقوا الله في هذه البهائم المعجمة فاركبوها صالحة وكلوها صالح
Diriwayatkan dari Sahal bin Al Handhalah ra berkata, “Rasulullah saw… suatu hari melewati seekor onta yang menahan beban berat di punggungnya Maka Rasulullah saw bersabda, “Takutlah kepada Allah, dalam memperlakukan hewan ternak Naikilah dengan cara baik dan beri makanlah dengan cara yang baik pula.”
Sungguh, agung pribadimu Ya Rasulallah, meskipun tanggung jawab Engkau besar, dan tugas Engkau banyak, namun Engkau tidak melalaikan untuk memperhatikan apa yang menimpa hewan … Engkau menasehati agar hewan itu diberlakukan baik dan dipelihara dengan baik sungguh engkau rosuulu robbil ‘aalamiin …
Perasaanmu pernah terusik gara-gara melihat anak burung yang diceraikan (pisahkan) dari ibunya…Abdullah bin Umar meriwayatkan “Suatu hari kami bersama dengan Nabi Muhammad saw. dalam safar Beliau saw memenuhi hajatnya ?? Ketika itu beliau melihat ada dua burung kecil yang diambil dari ibunya Maka Nabi saw mengatakan ..Siapa yang menjadikan anak burung ini ketakutan .. Kembalikan anak burung ini kepada ibunya ..??
Peristiwa ini tidaklah mengherankan, karena kita teringat bukankah Allah swt pernah mencela salah satu Nabi-Nya, hanya gara-gara ia membakar rumah semut ??? Sedangkan Nabi kita saw yang mengatakan demikian Dan tidak mungkin beliau saw melanggarnya sendiri ???
Ya Ilahi ,,,, betapa besar PELAJARAN rasa kasih sayang nabi agung Muhammad saw Betapa agung teladan nabi Muhammad saw ?? terhadap semut dan burung saja tidak menjadikan beliau melanggar kasih sayang kepada hak mahlukMU apalagi terhadap manusia,,, tentu tidak mungkin Nabi Muhammad saw memaksakan kehendak dan mendzalimi mereka Wallahu a’lam CERMIN PELAJARAN SEORANG PEMIMPIN UMMAT SEPANJANG MASA … semoga kita bisa mengikuti jejak beliau wahai saudaraku sekalian …
Kaum Yahudi adalah kaum yang sering berbuat dosa baik pada zaman nabi-nabi terdahulu atau pada masa saat Nabi Muhammad SAW. Mereka selalu melanggar syari’at agama mereka sendiri, tetapi tahukah anda bahwa Yahudi sangat membanggakan nama baik nenek moyang mereka. Nenek moyang mereka pada masa Nabi Ya’kub, Ishak,Yusuf, Musa,Daud, Sulaiman telah membuat sejarah harum bagi umat Yahudi; sedangkan mereka sendiri pada masa Rosulullah telah berbuat dosa yang bermacam-macam. Antara lain memutar balikkan ayat Taurat, mengelabui masyarakat, memakan riba dan lain sebagainya. Walaupun begitu mereka merasa menjadi orang baik dan umat pilihan, karena nenek moyang mereka adalah orang-orang pilihan Allah. Prestasi nenek moyang umat yahudi ini memenuhi kisah-kisah Taurat dan Injil.Kebesaran nenek moyang mereka inilah yang selalu mereka ceritakan pada bangsa-bangsa lain, baik pada masa Rasulullah maupun pada masa kini. Banyak Nabi dan Rasul yang Allah utus membawa agama-Nya berasal dari kalangan bangsa Yahudi. Namun bagaimana kelakuan mereka sendiri pada masa Rasulullah SAW.? Mereka dikenal sebagai umat yang berperilaku sangat buruk. Bahkan hingga saat ini kita dapat menyaksikan bagaimana kekejaman bangsa Israil terhadap penduduk dan rakyat palestina. Juga kekejaman banker-bankir Yahudi dalam memeras bangsa-bangsa lain yang meminjam uang dari mereka.
Kebanggaan bangsa Yahudi terhadap kecemerlangan nenek moyang mereka dipakai kedok untuk menutupi kejahatan yang mereka lakukan sekarang ini. Masyarakat terpukau dengan kebesaran sejarah nenek moyang bangsa Yahudi pada masa lalu; dan hal inilah yang mereka manfaatkan untuk membangun kebesaran diri mereka dewasa ini, sekalipun mereka sekarang menjadi benalu masyarakat dunia dengan system rente dan riba........
BERSAMBUNG ...










