MOHON MAAF ATAS KESALAHAN ,,, SEMOGA BULAN INI KITA TELAH BERSIAP DIRI UNTUKMENYAMBUT BULAN ROMADHON
Thursday, July 5, 2012 7:50:19 AM
ش : kata syin di ambil dari lafadz : syarufa ( mulia ) & syu’abiyu dan pembuluh nafas (tali kehidupan ... / cabang dari sebagian kelompok .......
ع : a’in ini di ambila dari lafadz ‘ainun yang berarti mata & kenyataan yang ada (tajalli) ‘arofa (mengerti)
ب : ba’ di ambil dari lafadz baroo -barwan sudah menciptakan ( al-barii , dzat yang menciptakan ) dan lafadz barokah (berkah) dan bari’a membersihkan secara ikhlas atas semua ketentuan alloh yang berarti bersih segala’’nya semua kembali kepada alloh ...
ا : alif di ambil dari lafadz alloh & al-kaunu (sesuatu yang di adakan “mahluk”)
ن : nun ini di ambil dari lafadz niat (awal keinginan aqal) dan ni’mah (anugrah alloh) ...
Jika di kumpulkan secara tarkib isyaroh aqliyah : alloh mengajarkan niat yang tulus agar kita selalu mensyukuri nikmat alloh dengan segala kerelaan dan kebersihan hati atas segala sesuatu yang di ‘’adakan’’ oleh alloh SWT ... karena MANUSIA ‘ARIF / BIJAKSANA pastilah mengerti hakikat kenyataan yang ada semua terikat erat dengan NAFAS (angin) untuk mencapai kemuliaan hidup ....
Inilah taqdir kita di adakan dan di sebut MAN-NUSIA (sesuatu yang di lalaikan dari asalnya) apakah ini salah kita mengingat DIRI & PENCIPTAAN DIRI yang selalu bergantung pada kehidupan dan di muliakan oleh alloh kenapa kita lalai tujuan kita di ciptakan ??? apakah kita bisa mendapatkan kemuliaan hidup jika NAFAS ini telah tiada ??? ...
APA cukup dengan SHOLAT 5 waktu dan amalan’’ sunnah saja kita mensyukuri anugrah alloh ooowww kalo kalian ALERGI BERIBADAH SUNNAH DI BULAN SYA’BAN / BULAN RUWAH (BEBERAPA RUH) SILAHKAN ...
Namun ingat amalan Bulan sya’ban itu bukan Untuk alloh tapi untukmu sendiri saudaraku alloh gak butuh itu namun JASADmu MEMBUTUHKANnya ... INGAT KITA DI CIPTAKAN SELALU MEYAQINI DAN MENGIMANI QODO’ DAN QODAR ...
DAN RUH YANG MELIPUTI DIRI KITA INI SELALU TERIKAT DENGAN Qodo' & Qodar .... PADA MALAM NISFU SYA’BAN INI TAQDIR KITA DI SEMPURNAKAN OLEH AL-ILAH .... AYOO mari di buktikan sendiri’’ sing percoyo SILAHKAN SING GAK PERCOYO YO SILAHKAN ... gak ada paksaan ,,, URIP’’MU DEWE AQ YO GAK BAKAL ISO NULUNGI DAN HANYA DIRIMU YANG AKAN MENOLONG ....
BY : @@[0:[0:1:nuqilan dari risalatu al-qomariyah lil imam ahmad bin malik al-baghdadi ............ ]]
Wahai saudaraku, tinggikan dan muliakan saja perintah Alloh, dimana saja. Maka Alloh pasti akan menjadikanmu mulia dimana saja.
Barangsiapa masuk ke kubur tanpa membawa bekal, tak ubahnya menyeberangi lautan tanpa perahu.
“Nak, berniatlah yang baik, engkau akan tetap baik selama berniat baik.”
Pelajari, pikirkan dan manfaatkanlah ilmu. Janganlah kalian mencarinya agar kalian tampak hebat.
Karena kalau umur kalian panjang. dikhawatirkan ilmu akan dijadikan hiasan sebagaimana seseorang berhias dengan pakaiannya.
Cukuplah seseorang dikatakan berilmu kalau ia merasa takut kepada Alloh. Cukuplah seseorang dikatakan bodoh kalau ia merasa angkuh dengan ilmunya.
Nilai seseorang ditentukan oleh kebajikan yang diperbuatnya.Sedang orang-orang yang bodoh adalah musuh bagi orang-orang yang berilmu.
Kejarlah kemenangan dengan ilmu, niscaya engkau akan hidup selamanya. Manusia itu mati, sedang ahli-ahli ilmu pengetahuan itulah yang hidup sejati.
(Ali bin Abi Thalib)
Orang tidak mungkin mencapai tingkat muttaqiin (taqwa) apabila tidak berilmu. Apa guna ilmu apabila tidak dibuktikan dalam perbuatan ....
Memaknai Usia ~* Karena Berbagi itu Indah *~ hingga di lupA
Detik berganti menit, menit berganti jam, hari, minggu, bulan, tahun, begitu seterusnya. Usia kita pun semakin bertambah, itu artinya jatah hidup kita di dunia-pun semakin berkurang. Lantas apa yang sudah kita perbuat dengan hidup kita? Apakah waktu kita terbuang sia-sia tanpa makna, tanpa ada satu hal pun yang bisa kita banggakan, tanpa ada kemanfaatan untuk sesama?. Tanpa iman? Hmm, padahal kita tahu, kelak di akhirat Alloh akan meminta pertanggung jawaban atas usia yang telah Alloh karunia & amanahkan kepada diri kita. Karena sesungguhnya usia akan menentukan baik-buruknya diri kita.
”Siapa manusia terbaik?”
”Manusia yang usianya panjang dan dihabiskan untuk kebaikan.”
”Siapa manusia terburuk ?”
”Manusia yang usianya panjang, namun dihabiskan untuk keburukan & melupakan tugas sebagai MAN-NUSIA”
Berbicara tentang usia, aku teringat suatu kisah ketika seorang murid bertanya kepada gurunya.
”Guru, apa makna usia?” tanya sang murid
Gurunya-pun menjawab dengan menyitir pernyataan Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wa sallam, “Apabila hari ini amal pekerjaanmu masih sama dengan hari kemarin, berarti kamu merugi. Bila lebih jelek daripada kemarin, terkutuk namanya. Bila lebih bagus, barulah kamu termasuk orang beruntung”.
Dan, apakah usiamu yang setiap saat berkurang telah digantikan oleh hal-hal yang lebih baik atau sebaliknya ???? Di situlah makna usiamu.”
Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang merugi, karena telah menghabiskan waktu kita untuk mengerjakan perkara-perkara yang mubah atau pekerjaan-pekerjaan yang tak bernilai apa-apa, dan kita tetap dikatakan merugi sebab usia sebagai modalnya habis tanpa meninggalkan dan menghasilkan apa pun bagi diri kita ...
Untuk itu usia yang kita jalani mesti diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Yang menjadikan kita terus lebih baik, dan bermanfa’at bagi orang lain setiap harinya. Karena usia adalah amanah, maka jangan disia-siakan .....
Bila canda membuat tertawa
Hati bahagia wajah ceria
Maaf dipinta segala dosa
Sambut gembira puasa mulia
Selamat menjalankan ibadah Ramadhan
Mencuci tangan di pinggir telaga, Pohon serumpun indah di tepiannya, Bulan suci Ramadhan hampirlah tiba, Mohon ampun maaf di pinta.
Embun suci di pagi hari, hati yg bersih ‘kan lahir kembali. Bulan ramadhan t’lah menanti, bersihkan diri menghadap Ilahi.
Mohon maaf atas segala khilaf yang ada, selamat menunaikan ibadah puasa, semoga ibadah kita diterima Allah ta’ala.
Sangatlah cantik kain pelikat… Dipakai orang pergi ke pekan.. Puasa Ramadhan sudahlah dekat.. Salah & khilaf mohon dimaafkan..
jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya.
jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya.
jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya.
anak melayu mengail ikan, perahu berlabuh ditengah lautan.
sambil menunggu datangnya ramadhan, jari ku susun mohon ampunan serta maaf pada saudaraku sekalian jika ada salah dan dosaku yang ku sengaja atau tidak kusengaja ...
gersang bumi tanpa hujan
gersang akal tanpa ilmu
gersang hati tanpa iman
gersang jiwa tanpa amal
di bulan sya'ban persiapkan amalan
menyambut marhaban ya romadhon…
Berharap padi dalam lesung,
yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung,
cuma terlayang puisi ini.
Sebelum cahaya padam,
Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup
Perkataan paling berbobot adalah “TAHLILLAH”
Lagu termerdu adalah “ADZAN”
Buku terbaik adalah “AL QUR’AN”
Senam paling sehat adalah “SHOLAT”
Kebersihan paling menyegarkan adalah “WUDHU”
Perjalanan terindah adalah “NGAJI”
Khayalan paling mengesankan adalah ingat akan “DOSA”
Diet paling sempurna adalah “PUASA SYA'BAN”
Selamat merengkuh berkah ''ROMADHON''
Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari,
ucapkan salam setulus hati, selamat menyambut bulan yang suci
ع : a’in ini di ambila dari lafadz ‘ainun yang berarti mata & kenyataan yang ada (tajalli) ‘arofa (mengerti)
ب : ba’ di ambil dari lafadz baroo -barwan sudah menciptakan ( al-barii , dzat yang menciptakan ) dan lafadz barokah (berkah) dan bari’a membersihkan secara ikhlas atas semua ketentuan alloh yang berarti bersih segala’’nya semua kembali kepada alloh ...
ا : alif di ambil dari lafadz alloh & al-kaunu (sesuatu yang di adakan “mahluk”)
ن : nun ini di ambil dari lafadz niat (awal keinginan aqal) dan ni’mah (anugrah alloh) ...
Jika di kumpulkan secara tarkib isyaroh aqliyah : alloh mengajarkan niat yang tulus agar kita selalu mensyukuri nikmat alloh dengan segala kerelaan dan kebersihan hati atas segala sesuatu yang di ‘’adakan’’ oleh alloh SWT ... karena MANUSIA ‘ARIF / BIJAKSANA pastilah mengerti hakikat kenyataan yang ada semua terikat erat dengan NAFAS (angin) untuk mencapai kemuliaan hidup ....
Inilah taqdir kita di adakan dan di sebut MAN-NUSIA (sesuatu yang di lalaikan dari asalnya) apakah ini salah kita mengingat DIRI & PENCIPTAAN DIRI yang selalu bergantung pada kehidupan dan di muliakan oleh alloh kenapa kita lalai tujuan kita di ciptakan ??? apakah kita bisa mendapatkan kemuliaan hidup jika NAFAS ini telah tiada ??? ...
APA cukup dengan SHOLAT 5 waktu dan amalan’’ sunnah saja kita mensyukuri anugrah alloh ooowww kalo kalian ALERGI BERIBADAH SUNNAH DI BULAN SYA’BAN / BULAN RUWAH (BEBERAPA RUH) SILAHKAN ...
Namun ingat amalan Bulan sya’ban itu bukan Untuk alloh tapi untukmu sendiri saudaraku alloh gak butuh itu namun JASADmu MEMBUTUHKANnya ... INGAT KITA DI CIPTAKAN SELALU MEYAQINI DAN MENGIMANI QODO’ DAN QODAR ...
DAN RUH YANG MELIPUTI DIRI KITA INI SELALU TERIKAT DENGAN Qodo' & Qodar .... PADA MALAM NISFU SYA’BAN INI TAQDIR KITA DI SEMPURNAKAN OLEH AL-ILAH .... AYOO mari di buktikan sendiri’’ sing percoyo SILAHKAN SING GAK PERCOYO YO SILAHKAN ... gak ada paksaan ,,, URIP’’MU DEWE AQ YO GAK BAKAL ISO NULUNGI DAN HANYA DIRIMU YANG AKAN MENOLONG ....
BY : @@[0:[0:1:nuqilan dari risalatu al-qomariyah lil imam ahmad bin malik al-baghdadi ............ ]]
Wahai saudaraku, tinggikan dan muliakan saja perintah Alloh, dimana saja. Maka Alloh pasti akan menjadikanmu mulia dimana saja.
Barangsiapa masuk ke kubur tanpa membawa bekal, tak ubahnya menyeberangi lautan tanpa perahu.
“Nak, berniatlah yang baik, engkau akan tetap baik selama berniat baik.”
Pelajari, pikirkan dan manfaatkanlah ilmu. Janganlah kalian mencarinya agar kalian tampak hebat.
Karena kalau umur kalian panjang. dikhawatirkan ilmu akan dijadikan hiasan sebagaimana seseorang berhias dengan pakaiannya.
Cukuplah seseorang dikatakan berilmu kalau ia merasa takut kepada Alloh. Cukuplah seseorang dikatakan bodoh kalau ia merasa angkuh dengan ilmunya.
Nilai seseorang ditentukan oleh kebajikan yang diperbuatnya.Sedang orang-orang yang bodoh adalah musuh bagi orang-orang yang berilmu.
Kejarlah kemenangan dengan ilmu, niscaya engkau akan hidup selamanya. Manusia itu mati, sedang ahli-ahli ilmu pengetahuan itulah yang hidup sejati.
(Ali bin Abi Thalib)
Orang tidak mungkin mencapai tingkat muttaqiin (taqwa) apabila tidak berilmu. Apa guna ilmu apabila tidak dibuktikan dalam perbuatan ....
Memaknai Usia ~* Karena Berbagi itu Indah *~ hingga di lupA
Detik berganti menit, menit berganti jam, hari, minggu, bulan, tahun, begitu seterusnya. Usia kita pun semakin bertambah, itu artinya jatah hidup kita di dunia-pun semakin berkurang. Lantas apa yang sudah kita perbuat dengan hidup kita? Apakah waktu kita terbuang sia-sia tanpa makna, tanpa ada satu hal pun yang bisa kita banggakan, tanpa ada kemanfaatan untuk sesama?. Tanpa iman? Hmm, padahal kita tahu, kelak di akhirat Alloh akan meminta pertanggung jawaban atas usia yang telah Alloh karunia & amanahkan kepada diri kita. Karena sesungguhnya usia akan menentukan baik-buruknya diri kita.
”Siapa manusia terbaik?”
”Manusia yang usianya panjang dan dihabiskan untuk kebaikan.”
”Siapa manusia terburuk ?”
”Manusia yang usianya panjang, namun dihabiskan untuk keburukan & melupakan tugas sebagai MAN-NUSIA”
Berbicara tentang usia, aku teringat suatu kisah ketika seorang murid bertanya kepada gurunya.
”Guru, apa makna usia?” tanya sang murid
Gurunya-pun menjawab dengan menyitir pernyataan Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wa sallam, “Apabila hari ini amal pekerjaanmu masih sama dengan hari kemarin, berarti kamu merugi. Bila lebih jelek daripada kemarin, terkutuk namanya. Bila lebih bagus, barulah kamu termasuk orang beruntung”.
Dan, apakah usiamu yang setiap saat berkurang telah digantikan oleh hal-hal yang lebih baik atau sebaliknya ???? Di situlah makna usiamu.”
Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang merugi, karena telah menghabiskan waktu kita untuk mengerjakan perkara-perkara yang mubah atau pekerjaan-pekerjaan yang tak bernilai apa-apa, dan kita tetap dikatakan merugi sebab usia sebagai modalnya habis tanpa meninggalkan dan menghasilkan apa pun bagi diri kita ...
Untuk itu usia yang kita jalani mesti diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Yang menjadikan kita terus lebih baik, dan bermanfa’at bagi orang lain setiap harinya. Karena usia adalah amanah, maka jangan disia-siakan .....
Bila canda membuat tertawa
Hati bahagia wajah ceria
Maaf dipinta segala dosa
Sambut gembira puasa mulia
Selamat menjalankan ibadah Ramadhan
Mencuci tangan di pinggir telaga, Pohon serumpun indah di tepiannya, Bulan suci Ramadhan hampirlah tiba, Mohon ampun maaf di pinta.
Embun suci di pagi hari, hati yg bersih ‘kan lahir kembali. Bulan ramadhan t’lah menanti, bersihkan diri menghadap Ilahi.
Mohon maaf atas segala khilaf yang ada, selamat menunaikan ibadah puasa, semoga ibadah kita diterima Allah ta’ala.
Sangatlah cantik kain pelikat… Dipakai orang pergi ke pekan.. Puasa Ramadhan sudahlah dekat.. Salah & khilaf mohon dimaafkan..
jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya.
jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya.
jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya.
anak melayu mengail ikan, perahu berlabuh ditengah lautan.
sambil menunggu datangnya ramadhan, jari ku susun mohon ampunan serta maaf pada saudaraku sekalian jika ada salah dan dosaku yang ku sengaja atau tidak kusengaja ...
gersang bumi tanpa hujan
gersang akal tanpa ilmu
gersang hati tanpa iman
gersang jiwa tanpa amal
di bulan sya'ban persiapkan amalan
menyambut marhaban ya romadhon…
Berharap padi dalam lesung,
yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung,
cuma terlayang puisi ini.
Sebelum cahaya padam,
Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup
Perkataan paling berbobot adalah “TAHLILLAH”
Lagu termerdu adalah “ADZAN”
Buku terbaik adalah “AL QUR’AN”
Senam paling sehat adalah “SHOLAT”
Kebersihan paling menyegarkan adalah “WUDHU”
Perjalanan terindah adalah “NGAJI”
Khayalan paling mengesankan adalah ingat akan “DOSA”
Diet paling sempurna adalah “PUASA SYA'BAN”
Selamat merengkuh berkah ''ROMADHON''
Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari,
ucapkan salam setulus hati, selamat menyambut bulan yang suci










