My Opera is closing 3rd of March

AKU INGIN MENGENAL TASAWUF ISLAM

KAJIAN SUFI / ILMU / MUHASABAH / MATLA'AH / CINTA

CAHAYA TERANG DALAM & MELIPUTI DIRI YANG TERLUPAKAN

Terang benderang
Terang tapi tidak menyilaukan
Karena akupun setitik cahaya
Dalam lautan cahaya

Aku adalah kehidupan
Kehidupan tanpa ada yang menghidupi
Kehidupan yang berdiri dengan sendirinya
Meliputi semua yang hidup
Meliputi semua yang berwujud dan tak berwujud

Cahaya segala cahaya
Cahaya kesadaran dan kebenaran serta kehidupan sejati
Menyinari dan menepis sisa sisa kegelapan di hati dan jiwa
Memancar dan meliputi seluruh keberadaanmu

Mengurai sinar kasih sayang dan kemesraan
Sebagai bekal untuk melangkah menjalani kehidupan
Papan tanpa tulisan persiapkan dan carilah dahulu sebelum kita melangkah keluar diri
agar menjadi media yang baik dalam laku dan tindak tumindak
sebagai tempat tulisan tanpa papan

jika keduanya sudah menyatu dan melebur dalam sang diri
maka hiduplah sang diri terliputi oleh kesadaran sejati
bukan hidup di pimpin oleh akal pikir
bukan hidup dipimpin oleh rasa perasaan

tetapi hidup yang dipimpin oleh KESADARAN SEJATI
Bersemi indah bagaikan mentari pagi
Melarutkan sisa sisa kegelapan di jiwa
Membangkitkan hidup lebih hidup

Manunggaling kawulo lan Gusti
leburnya papan dengan tulisannya
tapi tetap kita hanyalah kawulo cilik
yang lemah tak berdaya upaya

tak bisa melangkah apalagi berlari
kehendak dan iradatNYA
hanya berjalan dan berjalan
melangkah dalam kebodohan
untuk melaksanakan sebuah Dharma

sebagai botol tanpa isinya
dan tak pernah merasakan pahit dan manis isinya
ya hanyalah sebuah alat
semua telah kembali kepadaNYA
dariNYA untukNYA olehNYA dan bagiNYA

-. Al Qur’an Surat Al Kahfi : 110
( Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
“Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.” Barangsiapa mengharap
perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan
janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya.” )

-. Hadist Riwayat Buchari Muslim

(Bersabda Nabi SAW : “Barangsiapa buta matanya di dunia, maka buta pula di akherat”)

-. Hadist Qudsi : “Tidak bergerak jasad tanpa izin ruh, dan tidak bergerak ruh tanpa izin Alloh.”

-. Hadist Qudsi : “Janganlah kau memikirkan dzat-KU, tapi pikirkanlah dzat yang AKU jadikan.”

-. Ahli Haq : “Sesungguhnya bukan kita yang mencari Alloh, akan tetapi Alloh yang mencari kita.”

1. Tresnanana Gustimu kanthi giliging pikiranmu, atimu lan jiwa ragamu. Maksudnya adalah cintai kebulatan(tauhid)-Nya denga sepenuh hati dan kehidupanmu, rasakan kehadiran-Nya sehingga kita merasa diawasi oleh keberadaan-Nya. Dengarkan suara hati kita karena dari sanalah Tuhan bersabda kepada kita.

2. Tresna hanresnanana sapadha-padhane titah, kaya dene sira tresna marang awakmu dhewe. Maksudnya adalah berikan pancaran kasih kepada sesama kita, walaupun kepada orang yang memusuhi kita. Bila kita hanya mengasihi orang yang sepaham dengan kita, yang seagama dengan kita, atau karena masih ada hubungan saudara atau teman dekat, kasih seperti itu belum sempurna. Seorang pencuripun juga memiliki kasih yang seperti itu.

===================(oooCAHAYA CINTA SEJATIooo)====================Tata Cara Sholat Sebagaimana Diajarkan Nabi Saw Bagian 02

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28