Wednesday, April 10, 2013 10:05:34 AM
Rendah Hati
1. Rendah hati (tawadhu) adalah
suatu kenikmatan yang tidak
dimengerti oleh orang yang dengki.
2. Sombong terhadap orang-orang
yang sombong adalah tawadhu itu
sendiri.
3. Rendah hati termasuk salah satu
cara mendapatkan kemuliaan.
4. Rendah hati membawa kepada
keselamatan.
5. Tidak ada nasab (yang lebih mulia)
seperti rendah hati.
6. Buah dari rendah hati adalah
(mendapatkan) kecintaan.
7. Kerendahhatian seseorang di saat
dia memiliki kedudukan menjadi
perlindungan baginya ketika dia
mengalami kejatuhan.
8. Temuilah orang-orang ketika
mereka butuh kepadamu dengan
keceriaan dan kerendahhatian. Maka,
jika engkau terkena suatu musibah
dan keadaan buruk menimpamu, lalu
engkau bertemu dengan mereka,
maka engkau telah aman dan terlepas
dari bahaya kehinaan karena
kerendahhatianmu itu.
9. Orang-orang golongan atas, jika
mereka terdidik, mereka rendah hati;
dan jika mereka menjadi miskin,
mereka menyerang.
10. Imam ‘Ali a.s. berkata kepada
seseorang yang memuji-mujinya
secara berlebihan, sementara
kesetiaannya kepada beliau
diragukan, “Aku tidak seperti yang
kaukatakan, dan ‘di atas’ apa yang
engkau sembunyikan di dalam
hatimu.”
11. Orang yang rendah hati seperti
jurang yang di dalamnya berhimpun
air hujan dan air hujan lainnya,
sedangkan orang yang sombong
seperti bukit yang tidak menetap di
dalamnya air hujannya dan air hujan
yang lainnya.
12. Jika engkau telah melakukan
segala sesuatu, maka jadilah seperti
orang yang tidak melakukan apa pun.
1. Rendah hati (tawadhu) adalah
suatu kenikmatan yang tidak
dimengerti oleh orang yang dengki.
2. Sombong terhadap orang-orang
yang sombong adalah tawadhu itu
sendiri.
3. Rendah hati termasuk salah satu
cara mendapatkan kemuliaan.
4. Rendah hati membawa kepada
keselamatan.
5. Tidak ada nasab (yang lebih mulia)
seperti rendah hati.
6. Buah dari rendah hati adalah
(mendapatkan) kecintaan.
7. Kerendahhatian seseorang di saat
dia memiliki kedudukan menjadi
perlindungan baginya ketika dia
mengalami kejatuhan.
8. Temuilah orang-orang ketika
mereka butuh kepadamu dengan
keceriaan dan kerendahhatian. Maka,
jika engkau terkena suatu musibah
dan keadaan buruk menimpamu, lalu
engkau bertemu dengan mereka,
maka engkau telah aman dan terlepas
dari bahaya kehinaan karena
kerendahhatianmu itu.
9. Orang-orang golongan atas, jika
mereka terdidik, mereka rendah hati;
dan jika mereka menjadi miskin,
mereka menyerang.
10. Imam ‘Ali a.s. berkata kepada
seseorang yang memuji-mujinya
secara berlebihan, sementara
kesetiaannya kepada beliau
diragukan, “Aku tidak seperti yang
kaukatakan, dan ‘di atas’ apa yang
engkau sembunyikan di dalam
hatimu.”
11. Orang yang rendah hati seperti
jurang yang di dalamnya berhimpun
air hujan dan air hujan lainnya,
sedangkan orang yang sombong
seperti bukit yang tidak menetap di
dalamnya air hujannya dan air hujan
yang lainnya.
12. Jika engkau telah melakukan
segala sesuatu, maka jadilah seperti
orang yang tidak melakukan apa pun.






