My Opera is closing 3rd of March

GaPleK HaNdaYanI

EMANSIPASI

# Dibalik Topeng Emansipasi #
-
Ada Apa Dengan Wanita?
Sering kali, pembahasan wanita
disandingkan dengan isu-isu
persamaan hak, keadilan, emansipasi
dan penindasan atas nama agama.
Sehingga, timbul kesan seolah-olah
agama Islam tidak adil memperlakukan
mereka. Aturan-aturansy ariat
mengenai wanita lebih dipandang
sebagai ketentuan yang diskriminatif.
Sebenarnya, ada apa dengan wanita?
Benarkah selama ini Islam
memperlakukan mereka secara tidak
adil?
-
Sudah sering kali dijelaskan bahwa
posisi wanita dalam Islam sungguh
sangat mulia. Keberadaannya sebagai
partner laki-laki sangatlah vital .
Sehingga tidak berlebihan
apabiladikataka n, bahwa kemajuan
suatu bangsatergantung dari
keberadaan wanitanya.
-
Dan para musuh Islam sadar akan
potensi ini, untuk merusak moral umat
Islam mereka memanfaatkan wanita
sebagai umpan dan lahan perjuangan.
Mereka berusaha melalui berbagai cara
agar wanita jauh dari aturan agama
Islam. Dan gerakan emansipasi adalah
salah satu bentuk perjuangan mereka
yang sangat ampuh dan selalu
dikampanyekan.
-
Emansipasi menurut mereka adalah,
kesamaan kondisi dan posisi bagi
perempuan dan laki-laki untuk
mendapatkan kesempatan yang sama
dalam semua lini kehidupan. Dalam
pandangan mereka, Islam pilih kasih
dalam memperlakukan wanita. Aturan
syariah seperti masalah batasan aurat,
tanggung jawab keluarga, perwalian,
ketentuan waris dinilai diskriminatif
dan tidak adil. Bahkan ayat al-Quran
dan hadis yang menjelaskan masalah
wanita dianggap bermuatanmisogi nis
(membenci wanita).
-
Sejatinya, emansipasi merupakan ide
yang berasaldari sistem sekuler barat
sebagai bentuk perlawanan atas
penindasan wanita di barat (Eropa).
Penindasan itu dianggap akibat adanya
perbedaan/ pembedaan dan ketidak
setaraan perempuan dan laki-laki.
Untuk menghilangkan penindasan itu,
laki-laki dan perempuan harus setara
dan disamakan, dan tidak boleh ada
diskriminasi. Dan begitulah baru
dianggap adil.
Namun, kemudian ide ini di adopsi oleh
kaum liberalis untuk di terapkan di
dalam Islam. Merekamengangga p,
kemajuan yang telah dicapai oleh barat
patut ditiru. Sehingga, kondisi umat
Islam tidak lagi jumud dan terbelakang.
-
Sepintas tujuan gerakan ini terdengar
indah, karena mereka ingin
membebaskan wanita dari bentuk
perbudakan dan ketidak adilan. Namun
sejatinya mereka tidak ingin
membebaskan wanita dari kezaliman
tetapi justru sesungguhnyamer eka
ingin bebas menzhalimi wanita.
-
Sebab, gerakan emansipasi ini akan
merusak kaharmonisan keluarga.
Perempuan didorong lebih banyak
berkiprah di ruang publik dan berkarir
yang akan menambah beban bagi
perempuan sendiri. Salah satu lembaga
studi di Eropa menemukan fakta, bahwa
depresi perempuan di Eropa naik dua
kali lipat selama 40tahun terakhir
karena ‘beban luar biasa’ akibat
kesulitan menyeimbangkan peran
mengurus rumah, merawat anak dan
karir.
-
Fenomena ini mengindikasikan bahwa
usaha musuh Islam untuk
menghancurkan generasi bangsa
melalui wanita masih belum usai.
Mereka berlagak seolah-olah sebagai
penyelamat wanitadari perbudakan dan
ketidak adilan. Namun, sejatinya di balik
topeng emansipasi yangmereka
perjuangkan terdapat maksud
tersembunyi yang sangat berbahaya.
-
Emansipasi tumbuh dari sistem sekuler
yang memisahkan antara kehidupan
dan nilai agama. Mereka menginginkan
wanita menjadi pesaing bagi laki-laki
dan memperebutkan kedudukan
dengan kaum laki-laki. Wanita dalam
konsep mereka ibarat barang dagangan
yang dipajang di etalase, yang siap
dijadikan tontonan bagi para hamba
syahwat dan menjadi budak nafsu
mereka.Na`udzub illah, mereka juga
berusaha menjauhkan wanita dari hijab
dan rumah-rumahmere ka,
mengabaikan pengasuhan anak dengan
mengatakan bahwa mengasuh anak
tidak mendatangkan materi,
membunuh kreatifitas danmenghambat
potensi sumber daya manusia
kaumwanita. Coba kita perhatikan,
betapa menyedihkannya pemikiran
mereka ini yang memandang baik
buruknya kehidupan dari sudut
pandang materi.
-
Oleh karena itu, kita harus berhati-hati
dengan syubhat-syubhat (kerancuan)
yang mereka lontarkan. Mungkin
secara sepintas, wacana emansipasi
mampu menjawab problematika wanita
dan mengangkat harkatnya tapi
tidaklah mungkin itu diraih dengan
mengorbankan kehormatan dan harga
diri wanita. Sungguh, takakan bisa
disatukan antara yang haq dengan
yang bathil. Mereka tidaklah ingin
membebaskanwani ta dari kezhaliman
tetapi sesungguhnya merekalah yang
ingin bebas menzhalimi wanita!!!
-
Wanita Dalam Islam
.
Dalam Islam, wanita dan laki-laki,
dalam beberapahal, ditempatkan dalam
posisi yang berbeda sesuai dengan
tabiat dan fitrahnya di dalam
masyarakat. Perbedaan ini diciptakan
bukan untuk mendiskriminasi kan
perempuan tetapi demi harmonisnya
peran masing-masing.
Hikmahpembedaan hukum yang
berkaitan padaperempuan sejatinya
adalah perlindungan terhadap
kehormatan dan kesucian mereka.
MakaAllah melarang untuk iri atas
perbedaan itu,
-
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap
apa yang dikaruniakan Allah kepada
sebagian kamu lebih banyak dari
sebagian yang lain. (karena) bagi laki-
laki ada bagian dari yang mereka
usahakan, dan bagi perempuan ada
bagian dari yang merekausahakan, dan
mohonlah kepada Allah sebagian dari
karunia-Nya. Sesungguhnya Allah
Maha mengetahui segala sesuatu”. (QS
an-Nisa’[4]: 32)
-
Islam benar-benar memperhatikan
peran wanitamuslimah, karena di balik
peran mereka inilah lahir pahlawan dan
pemimpin agung yang mengisi dunia
dengan hikmah dan keadilan. Wanita
begitu dijunjung dan dihargai perannya
baik ketika menjadi seorang anak, ibu,
istri, kerabat, atau bahkan orang lain.
-
Saat menjadi anak, kelahiran anak
wanita merupakan sebuah kenikmatan
agung, Islam memerintahkan untuk
mendidiknya dan akan memberikan
balasan yang besar sebagaimana dalam
hadits riwayat `Uqbah bin ‘Amir bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabdayang artinya,
.
“Barangsiapa yang mempunyai tiga
orang anakwanita lalu bersabar
menghadapi mereka dan memberi
mereka pakaian dari hasil usahanya
maka mereka akan menjadi penolong
baginya dari neraka.” (HR. Ibnu Majah:
3669, Bukhori dalam “Adabul Mufrod”:
76, dan Ahmad: 4/ 154dengan sanad
shahih, lihat “Ash-Shahihah:294) .
-
Ketika menjadi seorang ibu, seorang
anak diwajibkan untuk berbakti
kepadanya, berbuat baik kepadanya,
dan dilarang menyakitinya. Bahkan
perintah berbuat baik kepada ibu
disebutkan oleh Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam sebanyak tiga kali
baru kemudian beliau shallallahu
‘alaihi wa sallam sebutkan perintah
untuk berbuat baik kepada ayah. Dari
Abu Hurairah berkata,
“Datang seseorang kepada Rasulullah
lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapa
yang paling berhak untuk menerima
perbuatan baik dari saya?’ Rasulullah
menjawab, ‘Ibumu,’ dia bertanya lagi,
‘Lalu siapa?’ Rasulullah menjawab,
‘Ibumu,’ dia bertanya lagi, ‘Lalusiapa?’
Rasulullah kembali menjawab, ‘Ibumu,’
lalu dia bertanya lagi, ‘Lalu siapa?’
Rasulullah menjawab, ‘Bapakmu.’” (HR.
Bukhori: 5971, Muslim: 2548)
-
Begitu pun ketika menjadi seorang istri,
Islam begitu memperhatikan hak-hak
wanita sebagaimana disebutkan dalam
surat An-Nisa’ ayat-19 yang artinya:
“…Dan pergaulilah mereka (para istri)
dengan cara yang baik…”
-
Demikianlah sebagian penjelasan
syari’at Islam yang menempatkan
wanita di singgasana kemuliaan.
Adapun di zaman sekarang,
kenyataanyang terjadi di masyarakat
sungguh jauh dari itu semua.
Penyebabnya tidak lain adalah karena
jauhnya umat Islam dari pemahaman
yang benar terhadap agama
mereka.Seringkali ada orang yang
menjadikan kesalahan orang lain
sebagai hujjah (argumentasi) baginya
untuk turut berbuat kesalahan yang
sama. Terkadang pula orang-orang
menilai syari’at Islam dari
perilakuorang-o rang yang menyatakan
bahwa mereka beragama Islam, namun
pada hakekatnya perilaku mereka
belumlah menggambarkan yang
demikian. Oleh karena itu wahai
Saudaraku, janganlah menjadikan
perilaku manusia sebagai dalil.
Jadikanlah Al-Qur`an dan Sunnah
dengan pemahaman para shahabat
sebagai petunjuk bagi kita. Sungguh
kita berlindung kepada Allah dari
butanya hati dan akal dari kebenaran.
-
Wallahul musta’an.

TAQWAAntara TUHAN Dan ALLAH

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28