Jurus Ampuh Menghindari SMS Premium Agar Pulsa Anda Tidak Hilang
Tuesday, October 18, 2011 4:32:27 AM
SMS Konten Premium penyedot pulsa kian marak dibicarakan. Biasanya SMS yang bisa menyedot pulsa dikirim oleh layanan konten empat angka, misalnya, 97**, 37**, dan 78**. Umumnya sekali terima SMS, pulsa senilai Rp.1.000 sampai Rp. 2.000 akan lenyap. Tentunya anda tidak ingin mengalami hal serupa. Berikut beberapa tips dan trick , yang disampaikan Suryanda Stevanus, Corporate Communications Telkomsel agar pulsa kita aman.Pada dasarnya pelanggan berhak memilih konten premium apa yang ingin dapatkan. Berbagai konten yang ditawarkan diantaranya: konten info selebritis, kesehatan, agama dan religi, hiburan dan konten-konten lainnya
Ada tiga mekanisme registrasi SMS Konten Premium yakni: opt-in, dual click principle, dan time sensitive service. Opt-in yaitu registrasi dilakukan hanya jika pelanggan melakukan tindakan secara sukarela. Dual click, yaitu proses konfirmasi dan rekonfirmasi. Sedangkan Time Sensitive Service, yaitu mekanisme pemberitahuan melalui notifikasi sebelum perpanjangan layanan.
Setiap proses yang ada memberi kesempatan kepada pelanggan untuk mempertimbangkan keputusannya, misalnya dengan kalimat: Anda akan berlanggan SMS Gosip Selebriti dengan tarif Rp. 2.000/SMS, Tekan 1 untuk konfirmasi Ya. Pikirkan masak-masak!
Demikian pula ketika anda akan berhenti berlanggan cukup dengan single click, tanpa rekonfirmasi layanan akan berhenti. Semua terminologi yang berhubungan dengan UNREG, seperti QUIT, STOP, atau kata-kata yang bisa diasosiasikan dengan berhenti berlangganan akan dieksekusi berhenti.
Saat ini, Telkomsel telah membuka layanan Instant Unsubscribe SMS Konten Premium, yakni melalui Instant Unsubscribe SMS Premium Telkomsel cukup tekan *111# untuk kartuHALO dan *116# untuk simPATI/As. Untuk menge-check konten SMS Premium yang aktif pilih 3, sedangkan untuk berhenti berlanggan semua layanan konten premium pilih 2. Layanan ini GRATIS dan bisa dilakukan langsung dari ponsel.
Untuk Pelanggan Indosat
Pelanggan Indosat dapat melakukan cek atau stop layanan SMS premium berlangganan yang sedang digunakan dengan mudah tanpa dikenai biaya apapun," katanya.
Teknisnya jika dilakukan melalui SMS cara untuk menyetop semua layanan yakni dengan mengetik STOP kirim SMS ke 726 (gratis), untuk cek semua layanan caranya ketik STATUS kirim SMS ke 726, dan untuk menyetop layanan i-Ring caranya ketik STOP kirim SMS ke 808.
Sedangkan untuk melakukan pengaduan SMS penipuan caranya dengan mengetik SMS(spasi)Nomor Pengirim SMS(spasi)SMS Penipuan kirim ke 726. Jika dilakukan melalui UMB, untuk stop semua layanan, caranya ketik *726# kemudian pilih 1, untuk cek semua layanan, caranya ketik *726# kemudian pilih 2.
Operator tersebut juga menyediakan Contact Center khusus yakni untuk Concact Center 100 diperuntukan bagi pelanggan IM3, Indosat Mobile dan Mentari dengan tarif Rp. 400,-/call. Sementara nomor 111 untuk pelanggan Matrix dan StarOne, serta untuk PSTN ke nomor 021-5438 8888, atau pelanggan dapat datang langsung ke Galeri/Griya Indosat.
"Kami selalu berupaya menjaga kepercayaan dan kenyamanan pelanggan dengan memberikan kemudahan bagi 50 juta pelanggan setia Indosat, di antaranya penerapan short code 726, untuk melakukan proses penghentian layanan SMS premium berlangganan (stop), pengecekan status layanan berlangganan yang digunakan pelanggan serta pengaduan SMS penipuan," katanya.
Djarot menambahkan, dalam menjalankan bisnis pihaknya selalu berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dengan mentaati ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku serta menghindari praktek-praktek bisnis yang tidak sehat.
Apalagi jika prakter tersebut berpotensi merugikan pelanggan melalui berbagai upaya penyempurnaan baik yang bersifat preventif maupun memberi solusi terbaik.
"Kami secara berkala melakukan audit terhadap penyelenggara konten (content povider), baik dari sisi data maupun mekanismenya. Kami juga menerapkan sistem denda dan sanksi bagi penyelenggara konten yang layanannya mendapat komplain dari pelanggan," kata Djarot Handoko.
Menyikapi maraknya kasus penipuan melalui SMS, yang dapat berpotensi merugikan pelanggan, pihaknya mengimbau seluruh pelanggan agar berhati-hati terhadap segala bentuk SMS yang mengindikasikan adanya tindakan yang dapat merugikan pelanggan.
Nah, sekarang tidak takut lagi kan di sedot pulsanya. (Suryanda Stevan ; REPUBLIKA.CO.ID)