Skip navigation.

aBenq Que....

Assalamualaikum!..

Feminism - Feminisme

,

(tokohnya disebut Feminis) adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria.
Daftar isi1 Sejarah 1.1 Gelombang pertama 1.2 Gelombang kedua 1.3 Perkembangan di Amerika Serikat 2 Aliran 2.1 Feminisme liberal 2.2 Feminisme radikal 2.3 Feminisme post modern 2.4 Feminisme anarkis 2.5 Feminisme Marxis 2.6 Feminisme sosialis 2.7 Feminisme postkolonial 3 Pranala luar 4 Lihat pula

Feminisme sebagai filsafat dan gerakan dapat dilacak dalam sejarah kelahirannya dengan kelahiran era Pencerahan di Eropa yang dipelopori oleh Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis de Condorcet. Perkumpulan masyarakat ilmiah untuk perempuan pertama kali didirikan di Middelburg, sebuah kota di selatan Belanda pada tahun 1785. Menjelang abad 19 feminisme lahir menjadi gerakan yang cukup mendapatkan perhatian dari para perempuan kulit putih di Eropa. Perempuan di negara-negara penjajah Eropa memperjuangkan apa yang mereka sebut sebagai universal sisterhood.
Kata feminisme dikreasikan pertama kali oleh aktivis sosialis utopis, Charles Fourier pada tahun 1837. Pergerakan center Eropa ini berpindah ke Amerika dan berkembang pesat sejak publikasi John Stuart Mill, the Subjection of Women (1869). Perjuangan mereka menandai kelahiran feminisme Gelombang Pertama.
Pada awalnya gerakan ini memang diperlukan pada masa itu, dimana ada masa-masa pemasungan terhadap kebebasan perempuan. Sejarah dunia menunjukkan bahwa secara umum kaum perempuan (feminin) merasa dirugikan dalam semua bidang dan dinomor duakan oleh kaum laki-laki (maskulin) khususnya dalam masyarakat yang patriarki sifatnya. Dalam bidang-bidang sosial, pekerjaan, pendidikan, dan lebih-lebih politik hak-hak kaum ini biasanya memang lebih inferior ketimbang apa yang dapat dinikmati oleh laki-laki, apalagi masyarakat tradisional yang berorientasi Agraris cenderung menempatkan kaum laki-laki didepan, di luar rumah dan kaum perempuan di rumah. Situasi ini mulai mengalami perubahan ketika datangnya era Liberalisme di Eropa dan terjadinya Revolusi Perancis di abad ke-XVIII yang gemanya kemudian melanda Amerika Serikat dan ke seluruh dunia.
Suasana demikian diperparah dengan adanya fundamentalisme agama yang cenderung melakukan opresi terhadap kaum perempuan. Di lingkungan agama Kristen pun ada praktek-praktek dan kotbah-kotbah yang menunjang situasi demikian, ini terlihat dalam fakta bahwa banyak gereja menolak adanya pendeta perempuan bahkan tua-tua jemaat pun hanya dapat dijabat oleh pria. Banyak kotbah-kotbah mimbar menempatkan perempuan sebagai mahluk yang harus ´tunduk kepada suami!´
Dari latar belakang demikianlah di Eropa berkembang gerakan untuk ´menaikkan derajat kaum perempuan´ tetapi gaungnya kurang keras, baru setelah di Amerika Serikat terjadi revolusi sosial dan politik, perhatian terhadap hak-hak kaum perempuan mulai mencuat. Di tahun 1792 Mary Wollstonecraft membuat karya tulis berjudul Vindication of the Right of Woman yang isinya dapat dikata meletakkan dasar prinsip-prinsip feminisme dikemudian hari. Pada tahun-tahun 1830-1840 sejalan terhadap pemberantasan praktek perbudakan, hak-hak kaum prempuan mulai diperhatikan, jam kerja dan gaji kaum ini mulai diperbaiki dan mereka diberi kesempatan ikut dalam pendidikan dan diberi hak pilih, sesuatu yang selama ini hanya dinikmati oleh kaum laki-laki.
Secara umum pada gelombang pertama dan kedua hal-hal berikut ini yang menjadi momentum perjuangannya: gender inequality, hak-hak perempuan, hak reproduksi, hak berpolitik, peran gender, identitas gender dan seksualitas. Gerakan feminisme adalah gerakan pembebasan perempuan dari: rasisme, stereotyping, seksisme, penindasan perempuan, dan phalogosentrisme.

GUANTANAMO BAY (GB)

,

Well my friends, now i'd like to talk about Guantanamo Bay (GB)

There are some mistake in Guantanamo Bay (GB) or maybe GB is a crime.
many violation, unhumanity thing, unjustice and much more...!

So, what do you think bout that?
What should we do? And government (of USA) and also UN?

What is your opinion?
What is the fact?
Where?
When?
Why?
How?

Motion List of SMANDA Debating

, ,

THW Ban Import of Chinese Goods.
THBT Indonesian President Should Not Elected by Popular Vote.
TH Support Male Circumcision in Africa.
THBT Prisoner Have no Right To Vote.


*:
THW = This House Would
THBT = This House Believe That
THS = This House Support

Seni Memimpin Ala Nelson Mandela


Mantan Presiden Afrika Selatan yang juga peraih Nobel Perdamaian, Nelson Mandela telah menapaki perjalanan panjang dalam hidupnya. Dia tepat berusia 90 tahun pada 18 Juli 2008 ini. Pria yang kini sudah harus memakai tongkat saat berjalan, memiliki nama lengkap Nelson Rolihlahna Mandela. Dalam bahasa Xhosa Rolihlahna berarti pembuat onar.
Nyatanya, dia memang telah “membuat onar” sepanjang hidupnya –tentu dalam makna positif bagi kaum kulit hitam yang dibelanya mati-matian.
Pria yang menghabiskan 27 tahun masa hidupnya dalam penjara ini berhasil memerdekakan bangsanya dari rezim apartheid yang resialis, penuh prasangka dan kekerasan.
Berikut adalah prinsip kepimimpinan yang bisa kita ambil dari sosok Mandela, yang merupakan tulisan Richard Stengel, wartawan Time sekaligus editor buku Long Walk To Freedom: The Autobiography of Nelson Mandela.
Prinsip itu dikenal dengan sebutan Aturan Madiba (Madiba’s Rules). Madiba adalah nama marga, sekaligul nama panggilan sayang rakyat Afrika Selatan terhadap Mandela.
1.Aturan Pertama:
“Berani bukanlah tiadanya rasa takut. Keberanian menginspirasi orang untuk mengatasi rasa takut”.
Mandela bukannya tak pernah takut. Suatu ketika, pesawat yang ditumpangi Mandela mengalami kerusakan mesin. Ditengah mereka yang panik, Mandela malah duduk santai sambil membaca koran. Belakangan dia bilang, dia juga sangat takut. Dia berpura-pura berani. Itu yang justru menenangkan orang lain.
2.Aturan kedua:
“Memimpin dari depan. Tetapi jangan meningal kan kekuatan bagian belakang”.
Saat Mandela memutuskan berdialog dengan pemerintah apartheid, banyak temannya menudingnya sudah “menjual diri”. Mandela kemudian mendatanginya satu per satu dan membujuknya pelan-pelan.
3.Aturan Ketiga:
“Memimpin dari belakang, dan biarkan orang percaya bahwa mereka berada di depan”.
Mandela biasa membiarkan orang lain mengemukakan pendapatnya dahulu. Setelah itu, dia menyimpulkan dan menyampaikan pendapatnya sendiri.
“Adalah bijak membuat orang melakukan sesuatu dan membuatnya berpikir bahwa mereka menjalankannya karena merasa memiliki ide itu,” ungkap Mandela.
4.Aturan Keempat:
“Kenali musuhmu dan pelajari olahraga favoritnya”.
Tahun 1960-an, Mandela harus menghadapi orang-orang kulit putih Afsel yang menciptakan sistem apartheid. Mamdela tahu bahwa suatu ketika dia akan bernegosiasi dengan mereka. Mandela akhirnya mendalami bahasa dan kesukaan mereka dalam berolah raga sebagai sarana baginya untuk bisa dekat dan memahami pola pikir mereka (musuhnya).



5.Aturan Kelima:
“Dekatlah dengan temanmu, tetapi harus lebih dekat dengan musuhmu”.
6.Aturan Keenam:
“Perhatikan penampilan, jangan lupa untuk tersenyum”.
Penampilan adalah salah-satu hal yang selalu dijaga oleh Mandela. Senyum, katanya, merupakan senjata ampuh untuk meluluhkan hati orang yang diajak bicara.
7.Aturan Ketujuh:
“TAk ada perbedaan antara kulit putih dan kulit hitam”.
8.Aturan Kedelapan:
“Berhenti berkarier adalah juga memimpin”. Seorang pemimpim tidak selalu menjadi orang nomor Satu. Kekalahan juga harus bisa diterima oleh seorang pemimpin. Itu menunjukan bahwa kepemimpinannya tidak selamanya harus dengan cara duduk menjadi orang nomor satu.
(Ari Nursanti/”PR”, source “Time”)

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB


Saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!


Penulis, Eko Ramaditya Adikara (Rama), adalah seorang tuna-netra yang gemar menulis menggunakan komputer. Penulis tergabung dalam Yayasan Mitra Netra (MitraNetra.or.id). Blog pribadinya dapat dibaca di alamat www.ramaditya.com.

My First Blog!

Huah!

Akhirnya lulus juga! Beban ku terasa berkurang. Tetapi saya harus mendapatkan SMA favorit-ku. Ya, sambil menunggu hasil perhitungan Passing Grade Posting blog di My Opera aja.

Sudah lebih dari satu tahun saya menjadi member My Opera tetapi beru sekarang sempat posting Blog. Sambil harap-harap cemas, sambil ber-do'a menunggu hasilnya.

Untuk semua yang membaca Blog-ku, tolong supportnya dong, semoga saya mendapat SMA tujuan. Terutama buat nak SpenMa Cirebon, sering-sering kunjungi My Opera ya....
Download Opera, the fastest and most secure browser
November 2009
M T W T F S S
October 2009December 2009
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30