Skip navigation.

Assalamualaikum

ku ucapkan terima kasih sudah sudi mampir ke site ini dan aku doa kan teman2x yg sudah mampir mendapat rejeki yg banyak dari Allah ....amin

Sahabat ku menjadi ketua panitia perayaan Cap Go meh 2009

Setelah 15 hari raya imlek , saudara kita dari etnis tionghwa,merayakan Cap go meh,acara akhir dari pada perayaan pergantian tahun dalam kalender cina,dalam perhitungan kalender Tionghwa mengunakan perhitung bulan/lunar....dan tahun baru ini jatuh pada tahun kerbau...(ada 12 sio )

dan tahun ini temanku mendapat kepercayaan menjadi ketua panitia tingkat kabupaten....karena acara ini diadakan di tingkat kabupaten,ibu kota kabupaten,rangkaian acara dimulai dari tgl 27 januari 2009...sampai puncak acara tgl 9 peb 2009...
aku awam dalam hal ini,tetapi karena kawan baikku jadi ketua dan dia sering datang padaku,mengajak aku berdiskusi,mau tidak mau,aku harus memberi dia masukkan yang baik,demi kesuksesan temanku....

aku berasal dari etnis melayu dan beragama islam, dan dalam agamaku ada batasan yang jelas tentang toleransi beragama,hubungan antara manusia dengan manusia dan antara hubungan manusia dan Tuhan (Hablum minna nas waa hablum minallah )kalau tulisanku salah tolong dikoreksi .....
aku ingin meletakkan pokok permasalahan antara aku dan teman baikku,hubungan tolerasi
jadi aku berusaha memberi sedikit masukan kepada nya...
ntar aku sambung....

KEBIMBANGAN SEORANG TEMAN TERHADAP PERNYATAAN MUI

sahabat baikku,seminggu yang lalu kau mengirim pesan singkat (SMS) kepadaku yang isinya kebingungamu terhadap pernyataan MUI (Majelis Ulama Indonesia) masalah golput itu haram
aku jadi tersenyum.....ingin ku balas pesan singkatmu,pasti kau tidak puas dengan jawabanku dan mungkin kita akan berdebat kusir......

teman baikku,kau tahu pendidikan agamaku amatlah minim,memang benar 28 tahun yang lalu kita pernah mengaji bersama dan guru ngaji kita selalu menjelas kan apa yang boleh dan apa yang tidak dalam hukum agama....dan aturannya juga jelas dalam Qur'an,kalau tidak ada dalam Qur'an kita merujuk/rujukan pada Hadist ......

sahabat baikku,tinggal 66 hari lagi kita akan pemilu dan di lanjutkan ke pilpres....suhu politik di negeri kita sudah mulai meningkat,dimana dg banyaknya partai baru dan mereka menjaring para pemilih......dan perlu kita ingat negara kita mayoritas muslim.....ini pangsa pasar yang potensial dan harus digarap kalau mau mengambil simpati dan menang...

teman baikku,aku tidak suka mencampur adukkan urusan agama dan politik
urusan agama..ya agama....urusan politik ya..politik dan aku belum lahir sewaktu NASAKOM...nasionalis, agama dan komunis di cetuskan....

aku tidak berburuk sangka terhadap MUI....aku juga tahu dari pak Ustad kita,28 tahun yang lalu bahwa pewaris nabi adalah ulama....dan ini yang membuatmu bimbang ,ada ulama yang mengharamkan GOLPUT dan ada yang menganjurkan (K.H.Abdulrahman Wahid)

pemilu adalah pesta demokrasi yang mana dalam pesta ini Rakyat diberi kesempatan untuk memilih para pemimpin mereka.."itu hak"..dan "kewajibannya" ya ikut dalam pemilu dan memperlancar proses tsb...(ini wilayah politik).....dan keputusan untuk tidak memilih itu juga "hak" dan mengenai Haram....ini dia yang mungkin ilmu agamaku belum sampai,karena yang aku tahu haram itu adalah makanan yang mendatang mudorat atau keburukan seperti "arak tuak,anjing dan babi" apakah GOLPUT itu mengandung babi atau anjing walah hualam........

sahabat baikku,aku mohon maaf kepadamu mungkin aku menambah keraguan dan kebimbanganmu,aku tidak mau mencari kambing hitam,karena kambing hitam sudah dipotong/dikorbankan kemarin saat Idul Adha.............lebih baik kau ikut saja saran Ebiet G. ade "bertanya pada rumput yang bergoyang"


Bersambung,Bengkayang 2-02-09

Salam buat temanku yang lagi sedih

aku ingin memulai nya dari mana aku tak tahu,yang aku rasakan sebagai sahabatmu adalah kesedihan dihatiku..ku ucapkan INNALILAHI WAINAILAIHIROJIUN...
AKU tahu kau adalah korban peraturan pemerintah 110 (PP 110)....
Pemilu tahun 1999 dengan dimulai pemilu multi partai....kau ikut mencoba menjadi pengurus partai tingkat kecamatan,dengan asumsi selama ini kau hanya jadi penonton,dan sekarang kesempatan terbuka untuk menyalurkan aspirasi dan syahwat politikmu,karena manusia itu bukan butuh sandang,pangan dan papan,tetapi kebutuhan biologis politik juga harus di saluran.......dan ini di dukung dengan situasi Reformasi,eforia kebebasan,(jaman Orba hanya ada 3 partai)dan sekarang multi partai.

teman baikku,ternyata perjuanganmu di partai berhasil,duduklah kau menjadi anggota DPRD dengan idealisme yang tebal di hatimu kau be...rangkat dengan NAWAITU ingin memperjuangkan aspirasi rakyatmu,niat yang mulia

Dimulai dengan niat yang mulia saja ternyata tidak cukup sahabatku.....pertama kau masuk menjadi anggota DPRD,kau sudah dihadang di tingkat Fraksi......di tingkat komisi....ditingat paripurna, loby_loby dan lebih membuatmu celaka adalah aturan kala itu PP 110....(Peraturan yang bisa menjadi multitafsir) walau pun saat ini sudah dianulir PP tsb.

teman baikku,ada kalimat yang aku juga kurang mengerti yaitu "Revolusi memakan anaknya" dan sekarang apakah REFORMASI MEMAKAN ANAK NYA.......
hukum harus jadi panglima.....itu benar....kita setuju...
korupsi harus di berantas.....itu benar....kita setuju...

dan aturan ini ternyata telah menjebakmu.....aku tidak tahu,apakah kau terjebak...atau ketidak tahuanmu sehingga kau menjadi korban........atau para jaksa yg terburu-buru mengejar target atau biasa disebut kejar tayang atau biar tidak dibilang mandul dan ada jawaban bila ada unjuk rasa yang selalu di kumandangkan oleh LSM yang katanya demi masyarakat.......atau demi uang dari sponsor yang membiayai mereka untuk berunjuk rasa.... (WALLAHU ALAM BISSAWAB)

Sahabatku.....ada pepatah yang mengatakan “kalau mau membunuh nyamuk jangan pakai meriam“
Tidak lama lagi kita akan pemilu dan pilkada......suhu atau temperatur politik di tingkat daerah atau pusat naik.....Semua yang kau lakukan bisa menjadi BUMERANG (senjata lawan politikmu untuk menyerangmu)........sekarang tinggal kearifanmu menghadapi ini semua.... UNTUK MAKAN BUBUR HARUS DARI TEPINYA......Dan jangan lupa.....
bersambung

Buat temanku yang jadi Wakil Bupati

hidup adalah perbuatan,apa yang kita buat,kita akan menerima faedahnya,apa yang kita tanam kita akan memetik hasilnya,siapa yang menabur angin dia akan menuai badai......

temanku,kebijakan yang kau ambil saat ini sudah baik,walaupu kebijakkan itu akan menuai pro dan kontra...ada yang suka dan ada yang tidak suka,(dari mana kaca mata orang memandang)dan sebaik apapun kebijakkanmu akan diserang oleh lawan-lawan politikmu....aku berharap kau tetap tegar dan terus berjuang pada RELnya.....karena itu sudah menjadi komitmen kita....walau pun dalam politik ada pribahasa tidak ada teman yang abadi,yang ada adalah kepentingan abadi,...didunia ini banyak brutus
pesan bang Napi...waspadalah...waspadalah...
salam

Buat temanku yang jadi wakil Gubernur

aku ingin memulainya dari mana,aku tak tahu.....
hanya ada kerinduan di hatiku ingin mengenang mu....
aku bukan tipe lelaki yang romantis dan bukan pula ter inspirasi oleh masa lalu barack obama di jakarta..
atau ingin bernostalgia 19 tahun yang lalu ketika kita bermain di Blok M ,melawai,aldiron plaza...dimasa-masa jayanya melawai (lintas Melawai)..makan dan jajan dimana saja sesuka kita dan pulang nya naik bis kopaja atau bajaj dengan uang seadanya di kantong

temanku tak ada dibenakku atau di pikiranku kala itu,kau akan menjadi orang penting di kalimantan...
dan yang ada dihati kita kala itu adalah senang dan gembira......
aku tahu kau tidak sempat membaca tulisan ini....dikarenakan tugas yang kau emban berat sekali...Amanah RAKYAT
temanku...aku gembira sekali melihat kau dilantik dengan pakaian putih-putih dan disumpah.....
didepan pejabat-pejabat dari jakarta dan ALquran diatas kepala....
aku selalu berdoa untuk mu semoga kau tetap di jalan yang benar...maju tak gentar membela yang benar,karena hidup adalah perbuatan...bukan di buat-buat......

temanku ingatkah kau akan pesanmu pada ku waktu kita jumpa di Semarang ....TAKUTLAH DENGAN ALLAH...

salam....

politisi busuk jangan dipilih

KPU telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT).sejumlah caleg dari kabupaten/kota,propinsi hingga DPR-RI telah bermunculan di media massa. Mereka-mereka inilah yang akan menduduki kursi empuk yang katanya akan mewakili aspirasi rakyar,"itu katanya?"tapi yang selama ini kebohongan belaka,karena setelah duduk di kursi empuk,lupa dengan rakyatnya .

yang diingatnya hanya peroyek,perempuan serta kekuasaan saja ...
untuk itu kami berharap,politisi busuk seperti itu jangan dipilih..karena hanya menyengsarakan kita jika dia terpilih nantinya.....

surat terbuka buat temanku..

kepada
yth: Teman baikku
di
tempat

ku ucapkan selamat atas pelantikanmu sebagai Ketua Partai besar dan menjadi caleg nomor urut JADI dari dapil (daerah pemilihan) kampung halaman kita....

sebelumnya aku mohon maaf atas surat terbuka ini............
ku kirim surat ini bukan ada unsur sakit hati atau iri dan dengki atau tidak percaya dengan kemampuan mu kelak sebagai legislator.....atau...tidak percaya dengan intergritasmu dan loyalitasmu terhadap konstituen dan rakyat yang berasal dari kampung halaman kita....

tetapi dengan melihat tingkat kesalahan anggota Dewan yang terkait masalah hukum,korupsi, terima suap,narkoba dan wanita...... seperti:
partai A,partai B dan Partai C........

aku menjadi APATIS dan tidak percaya kepada sistem ini........
sekali lagi aku tahu kau bersih.......
cuman aku takut kau akan terkontaminasi....terbujuk..tergoda....
semoga asumsi ku ini SALAH...

teman baikku maka dalam pemilu ini aku mengambil sikap politik GOLPUT,hal ini bukan aku tidak bertanggung jawab pada negara...tetapi ini adalah karena aku cinta negeri ini,dan aku tidak mau bersekutu dengan para koruptor yang berjamaah seolah-olah berjuang demi negara,rakyat dan wong cilik, yang nyatanya telah berkianat dengan mengkorup uang rakyat demi kepentingan pribadi dan golongan...

teman baikku
korupsi itu sama dengan merampok atau menyamun,cuman kalau merampok membawa senjata api atau senjata tajam dan dengan wajah yang seram .....tetapi koruptor tidak membawa senjata dan berwajah malankolis rapi dan necis,serta ramah,tetapi pada hakekatnya lebih sadis dari merompok.....
kenapa aku katakan lebih...karena mencuri hanya satu dua orang yang dirugikan...tetapi korupsi yang di rugikan tak terukur dan banyak orang

teman baikku,golput atau golongan putih itu tidak haram dan bukan barang najis dan bukan pula hal yang tidak bertanggung jawab...atau apatis dan masabodoh,jadi aku harap kau jangan mencemoohkan aku dengan kegolputan ku ini dan berkata " golput itu penghianat"

teman baikku apakah kegolputanku ini lebih hina dari seorang koruptor yang mengkorup nasi aking orang miskin yang sedang sekarat kelaparan......
aku tidak mengajak atau membujuk sahabat atau keluargaku untuk golput.....
karena ini adalah hal demokrasi dan aku juga berharap kau mau mengerti kegolputanku ini........


akhir kata aku berdoa semoga kau jadi anggota dewan yang amanah dan TAKUT DENGAN TUHAN...

bengkayang,2-11-08
Download Opera, the fastest and most secure browser
December 2009
M T W T F S S
November 2009January 2010
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31