I d o c B l o g

liat langit,bumi dan semesta dengan ilmu

Generator

Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik . Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik yang mempunyai prinsip kerja sebagai berikut :
Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit, sehingga terjadi perbedaan tegangan, dengan dasar inilah timbullah arus listrik, arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser. Pada cincin-cincin tersebut menggeser sikat-sikat, sebagai terminal penghubung keluar.

Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik . Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik yang mempunyai prinsip kerja sebagai berikut :
Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit, sehingga terjadi perbedaan tegangan, dengan dasar inilah timbullah arus listrik, arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser. Pada cincin-cincin tersebut menggeser sikat-sikat, sebagai terminal penghubung keluar.
Bagian-bagian generator :
1. Rotor, adalah bagian yang berputar yang mempunyai bagian terdiri dari poros, inti, kumparan, cincin geser, dan sikat-sikat.
2. Stator, adalah bagian yang tak berputar (diam) yang mempunyai bagian terdiri dari rangka stator yang merupakan salah satu bagian utama dari generator yang terbuat dari besi tuang dan ini merupakan rumah dari semua bagian-bagian generator, kutub utama beserta belitannya, kutub-kutub pembantu beserta belitannya, bantalan-bantalan poros.



Gambar 2.1 Konstruksi sederhana sebuah generator

Macam Generator
Berdasarkan tegangan yang dibangkitkan generator dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Generator Arus Bolak-Balik (AC)
Generator arus bolak-balik yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan (tegangan out put ) berupa tegangan bolak-balik.
2. Generator Arus Searah (DC)
Generator arus searah yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan (tegangan out put) berupa tegangan searah, karena didalamnya terdapat sistem penyearahan yang dilakukan bisa berupa oleh komutator atau menggunakan dioda.

Berdasarkan sistem pembangkitannya generator AC dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Generator 1 fasa
Generator yang dimana dalam sistem melilitnya hanya terdiri dari satu kumpulan kumparan yang hanya dilukiskan dengan satu garis dan dalam hal ini tidak diperhatikan banyaknya lilitan. Ujung kumparan atau fasa yang satu dijelaskan dengan huruf besar X dan ujung yang satu lagi dengan huruf U.
2. Generator 3 fasa
Generator yang dimana dalam sistem melilitnya terdiri dari tiga kumpulan kumparan yang mana kumparan tersebut masing-masing dinamakan lilitan fasa. Jadi pada statornya ada lilitan fasa yang ke satu ujungnya diberi tanda U – X; lilitan fasa yang ke dua ujungnya diberi tanda dengan huruf V – Y dan akhirnya ujung lilitan fasa yang ke tiga diberi tanda dengan huruf W – Z.
Jenis generator yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini yaitu generator AC 1 fasa.
Lilitan stator
Lilitan stator terdiri atas beberapa kumparan, yang dipasang dalam alur-alur inti stator. Pada kumparan stator terdapat sisi kumparan yang terletak dalam alur-alur, dan kepala-kepala kumparan yang menghubungkan sisi-sisi kumparan diluar alur-alur satu sama lain. Tiap-tiap kumparan terdiri atas satu atau lebih lilitan menurut besar tegangan. Dalam gambar 2.2a dilukiskan sebuah kumparan yang terdiri atas empat lilitan. Jumlah kawat tiap sisi kumparan sama banyaknya dengan jumlah lilitan pada tiap-tiap kumparan.
Perhitungan Tegangan Generator
Dengan diputarnya rotor generator sepanjang dua poolstek (jarak antara pertengahan kutub magnit dengan pertengahan kutub magnit berikutnya yaitu diukur pada keliling besi stator), maka akan dibangkitkan suatu tegangan induksi di dalam lilitan A yang besarnya dapat ditulis e = 4 Φ 10-8 volt. Harga ini meliputi satu periode.
Karena banyaknya periode dalam tiap detik dinyatakan dengan huruf f singkatan dari frekuensi, maka besarnya GGL dapat dituliskan sebagai berikut :
Erata-rata = e. f = 4. Φ. f. 10-8 volt.
GGL diatas adalah harga rata-rata dari GGL untuk mendapatkan harga efektifnya maka seluruhnya harus dikalikan dengan suatu angka perbandingan :
fv = Harga efektif
Harga rata-rata

= 1,111.
Angka perbandingan (Konstanta) diatas dinamakan faktor bentuk dan dalam rumus-rumus selalu dinyatakan dengan singkatan fv.
Jadi harga efektif dari GGL yang dibangkitkan dalam lilitan A itu adalah :
E = 4. f. fv.Φ. 10-8 Volt.
Karena seluruh jumlah lilitan stator terdiri atas banyak lilitan kawat sebanyak W, maka besarnya GGL yang dibangkitkan dalam generator adalah:
E = 4. f. fv. Φ. W. 10-8 Volt.
Ketentuan rumus diatas ini hanya berlaku jika lilitan-lilitan kawatnya sebanyak W itu saling berhubungan seri dan banyaknya saluran (alur) hanya satu. Tetapi dalam kenyataannya bahwa banyaknya alur tiap kutub adalah lebih dari satu seperti : 2 dan 3 dan sebagainya.
Untuk lilitan stator yang mempunyai saluran lebih dari pada satu, maka keadaan GGL yang dibangkitkan dalam lilitan-lilitan kawat akan agak berkurang daripada ketentuan rumus diatas. Ini dikarenakan bahwa kawat-kawat dalam tiap-tiap saluran itu berhadapan dengan Φ yang tidak sama besarnya. Oleh karena itu dalam ketentuan tersebut diatas masih harus dikalikan lagi agar konstanta yang dinamakan : faktor lilitan dan dinyatakan dengan suatu huruf fw.
Besarnya faktor lilitan untuk generator fasa tunggal adalah 0,8 dan untuk generator fasa tiga (generator arus putar) adalah 0,96.
Dengan demikian maka secara lengkap rumus diatas untuk GGL dari generator dapat dituliskan sebagai berikut :
E = 4. f. fv. fw. Φ. W. 10-8 Volt
Dimana :
E = Tegangan GGL generator (V)
f = frekuensi generator (Hz)
fv = faktor efektif = 1,111
fw= faktor lilitan (untuk generator fasa tunggal adalah 0,8 dan untuk generator fasa tiga adalah 0,96).
Φ = fluks (garis gaya = 108 maxwell)
W = lilitan

download lagu indonesia terbarupengukur alat - alat instrument elekronik

Comments

Anonymous Tuesday, May 13, 2008 12:53:30 AM

Anonymous writes: Hmm.. Bagus banget infonya, tapi boleh ya kalo aku minta ajarin lebih banyak lagi tentang kelistrikan, mau yah!?!? Salam kenal Ridho.. ***farisa_nugrahani@yahoo.com*** ***nugrahani@bmg.go.id***

Anonymous Saturday, September 13, 2008 3:24:08 AM

Anonymous writes: Baguz bgtz maz infonya...., Tapi yo jgn narziz gitu donkz fotona...!!!

Anonymous Sunday, February 8, 2009 6:12:30 AM

pepy writes: aku 2 ada 2gs jd cr2 d internt.eh cuman dkit.y dh thx

Anonymous Wednesday, May 13, 2009 8:11:31 AM

Anonymous writes: misalkan aku punya generator dengan magnet 0.5 tesla (ukuran 15cm >< 8cm >< 5 cm, jarak antara magnet 8cm . dimana lilitan hanya satu(ditengah2 magnet) dengan diameter tembaga 3cm.magnet berputar mengelilingi lilitan untuk menghasilkan listrik. pertanyaannya bagaimana mengukur luas penampang generator (luas kumparan)tersebut? ----> rumus E=NBAw dimana N lilitan B induksi magnetik A luas kumparan w putaran. tolong jawab. emailku mvslich@yahoo.com

Anonymous Sunday, June 14, 2009 2:30:49 PM

Anonymous writes: wuah... hebat? bagus? keren? nggakk.... huek

Anonymous Friday, September 4, 2009 1:03:06 AM

Ahmad Kamil Fuad writes: Maksih ridho engkau telah bantu aq nyelesain tugasku aku anak madura, kapan ridho mo main . . . email : el_nathan33@yahoo.com

Anonymous Friday, October 16, 2009 2:39:47 AM

husen writes: Mas kalau Motor Kapasitor 1 fasa bisa nggak di operasikan sebagai generator 1 fasa?

Anonymous Friday, October 16, 2009 2:41:24 AM

husen writes: ne e-mail saya mas. husen_sufianto@yahoo.com

Anonymous Friday, October 16, 2009 12:30:31 PM

hery writes: lain kali tambah lagi penjelasannya tentang generator ac/dc donk kak

Anonymous Saturday, October 24, 2009 12:04:54 PM

Anonymous writes: BAGUS BANGET

Anonymous Friday, November 6, 2009 6:24:33 AM

Anonymous writes: thanx aku bisa dptin bahan buat tugasku

Anonymous Sunday, November 15, 2009 6:06:52 AM

awar writes: khade

Anonymous Monday, December 28, 2009 1:44:03 AM

SHIMANO writes: Makasih ya mas atas bantuannya.....!

Anonymous Thursday, December 31, 2009 4:42:10 AM

Anonymous writes: hatur nuhun,,,, thanks a lot,,do de bezt bro!!!

Anonymous Wednesday, February 24, 2010 2:35:21 PM

panji writes: thank's artikelnya bagus nihtu

Anonymous Wednesday, May 19, 2010 2:25:10 PM

Anonymous writes: mas boleh ga bahannya lebih di perlengkapkan,sy lgi btuh bhan bwt alat instrumen digital.Contohnya kya d pabrikasi,sya mo tes alat instrumen d pabrikasi mdh-mdhan bsa bantu ya mas...sblmnya mksh bnyk....email;ayongboyz@yahoo.com d tggu bocorannya yah....

Anonymous Tuesday, October 12, 2010 4:44:57 PM

aldy writes: makasih mas...mudah dipahami bhsny..

Anonymous Tuesday, January 11, 2011 12:57:26 PM

Anonymous writes: mohon ijin upload untuk bantu tugas anak saya, makasih

Anonymous Saturday, May 7, 2011 4:25:29 AM

Anonymous writes: makasih

Anonymous Tuesday, May 10, 2011 11:05:15 AM

School Out Band writes: Makasih atas page-nya sangat bermanfaat

Anonymous Thursday, July 14, 2011 9:59:10 AM

senna writes: mantap,tugas terbantu

Anonymous Wednesday, October 5, 2011 1:15:51 PM

Anto writes: Ijin pasang di web saya yah buat artikel genset. Semoga dapat membantu orang yang membutuhkan ilmu tentang alternator ini. Bila memang tidak berkenan, mohon E-mail ke saya. di support@gensetsuper.com

Anonymous Wednesday, December 7, 2011 8:31:21 AM

L30 writes: Met sore mas. bisa tlg selesaikan tugas ankku ini? 1.Sebuah generator DC 4 kutub berjalan pada 750 r dan membangkitkan 240 rpm. Armature adalah brlitan gelombang dan mempunyai 792 penghantar. Jika total flux dari setiap kutub adalah 0,0145 weber. Berapakah koefisien bocor flux per kutub. 2.Hitunglah torsi yang diperlukan apabila 20 amp. Arus lewat melalui jangkar dari sebuah motor DC dengan ketentuan sbb : a.Penghantar : 280 buah b.Belitan : jerat c.Jumlah kutub : 4 buah d.Sepatu kutub : panjang 15,24cm dan membentuk sudut 60 derajat pada pusat sumbu e.Radius lubang : 15,24cm f.Rapat flux dari celah udara 0,8 wb/m2 3.Motor induksi 3 fasa, 4 kutub beroperasi pada frekuensi jala-jala 50 Hz Hitunglah : a.Kecepatan putar stator b.Kecepatan putar rotor c.Frekuensi arus rotor, jika slip 0,03 d.Frekuensi arus rotor, jika frekuensi arus rotor dalam keadaan stasioner e.Kecepatan putar rotor, jika kecepatan putar rotor dalam keadaan stasioner

Anonymous Saturday, December 10, 2011 10:06:46 AM

AnonymousGRIFFIN writes: bos aku melilit gulungan dinamo pada rotor yg menerima aliran listrik dari (- +) dari dioda aku coba masukin aliran dari aki mobil kok kecil ya magnit nya apa ke besaran kawat email nya (0,9mm),hrus nya kawat email diameter berapa yg bener trus jumlah lilitan nya berapa putaran per satu sepatu ini pakai empat sepatu,mohon sekali info nya gan ke emaill ku griffin.julion60@gmail.com trimakasih

Anonymous Saturday, January 14, 2012 1:26:00 PM

Anonymous writes: ka boleh tolong infonya tentang generator pembumian dong...

How to use Quote function:

  1. Select some text
  2. Click on the Quote link

Write a comment

Comment
(BBcode and HTML is turned off for anonymous user comments.)

If you can't read the words, press the small reload icon.


Smilies