Percik Darah di Serambi Al Quds, Akankah Kita Diam ?
Sunday, 11. January 2009, 08:53:33
Arrahmah.com International Jihad Analysis - Biadab. Israel kembali menumpahkan darah kaum Muslimin di Gaza, Palestina. Sekitar 300 Muslim tewas dirudal zionis yahudi dan 600 lainnya luka-luka pada Sabtu waktu zuhur, 27 Des 2008. Sementara itu jet-jet tempur Israel terus menggempur terowongan-terowongan di jalur Gaza. Ketika darah kaum Muslimin ditumpahkan oleh yahudi Israel laknatullah, bantuan apakah yang paling dibutuhkan oleh saudara-saudara Muslim kita di sana ?Masalah Palestina tidak akan pernah selesai selama derita kaum Muslimin di negeri suci tersebut masih terjadi. Syekh Usamah bin Ladin pernah mengatakan, Amerika tidak akan pernah memimpikan keamanan hingga kami benar-benar merasakannya di Palestina.
Nyatanya, percik darah masih tercecer di Serambi Al Quds. Ucapan dari mulut-mulut kecil dan tak berdosa, bocah-bocah malang Palestina menjadi saksi betapa kekejaman kaum yahudi laknatullah masih terjadi di bumi suci Palestina. Takkan mungkin air mata tidak menetes menyaksikan kekejaman tak berperi ini dari lubuk hati seseorang yang masih ada iman di dadanya.
Anak-anak kecil Palestina menanggung beban orang-orang dewasa. Langkah kecil mereka terhadang para penjahat yang zolim dan laknat. Diusir dan diburu siang dan malam. Sedangkan kita khawatir dengan anak-anak kita sendiri, ketika tangannya kotor karena debu, sedangkan mereka anak-anak Palestina tangan mereka kotor kena peluru dan mesiu. Serta darah yang tertumpah. Mereka, anak-anak Palestina, tak pernah merasakan kenikmatan hidup sejak terlahir di dunia ini.
Syekhul Jihad, Abdullah Azzam mengatakan bahwa kemuliaan Palestina tidak mungkin kembali hanya dengan ucapan-ucapan saja. Apakah mereka bisa mengembalikan sejengkal saja dari tanah Palestina?. Sesungguhnya dien Allah (Islam) tidak akan menang hanya dengan omong kosong belaka, dan negeri-negeri Islam juga tidak akan terjaga hanya dengan pantun, lagu dan syair serta lainnya.







