Thursday, 10. September 2009, 08:25:36
Asslm. Wr. Wb.
Salam hormat dari kami keluarga besar IQMA. Alhamdulillah IQMA telah melakukan reformasi kepengurusan yang dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan MTI (Musyawarah Tahunan IQMA)pada tanggal 3-5 Juli 2009, di rumah salah satu anggota IQMA (Aqidatur Rofiqoh), daerah Candi Sidoarjo.
Pada tanggal 20 Agustus 2009, setelah terbentuknya kepengurusan IQMA yang baru periode 2009-2010, diadakanlah acara pelantikan pengurus IQMA bertempat di gedung SAC. Adapun nama-nama pengurus IQMA periode 2009-2010 adalah:
SUSUNAN PENGURUS
IKATAN QORI’ QORI’AH MAHASISWA (IQMA)
BEM IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
PERIODE 2009-2010
PELINDUNG
Prof. DR. Nur Syam, M.Si.
(Rektor IAIN Sunan Ampel)
PENASEHAT
Drs. H. A. Hamid Syarif, MH.
Prof. DR. Hj. Istibsjaroh, SH., MA.
Prof. DR. H. M. Ali Aziz, M.Ag.
Drs. H. Mahmud Mannan, MA.
PEMBINA
Ust. Hamid Abdullah, SH., M.Si.
Ust. Habib Ahmad Darmawan, M.HI.
Ust. Qomaruddin Ahmad, S.HI.
Ust. Ahmad Djumali, S.Ag.
Ust. Amin Iskandar, S. Sos. I.
Ust. M. Khadafi, M. Fil.
Ust. Nafi’ Mubarok, SH., M.HI
Ustzh. Hj. Nur Cita Qomariyah, S. Ag.
Ustzh. Yuli Astutik, S. Sos. I.
DEWAN PERTIMBANGAN IQMA :
1. Badrut Tamam, S.HI
2. Fairus Al-Habsyi
3. Farid As’ad
4. Ibnu Hajar Ansori
5. Athourrahman, S.S
6. M. Amin Baihaqi
7. Edi Susilo
8. Aqidatur Rofiqoh
9. Anwar Sanusi
10.Haidar Matin, S.HI
11.Ambadri Ma’ruf
Ketua Umum : Mu’tashim Billah
Ketua I : Iin Fribuati
Ketua II : Moch. Fuad Hasan
Sek. Umum : Ahmad Hayyan Najikh
Wakil Sekretaris : Yuni Wulandari
Bend. Umum : ‘Arifatul Khoiriyah
Wakil Bendahara : Mufida Hanim
IQMA Education Center (IEC)
Direktur: Fendika Prasetyo
Asdir I: Furaidatul Asriah
Asdir II: Sufiyah Nurul Azmi
Div. Marketing: Agus Susanto
Div. Kurikulum: Radinal Mukhtar HRP
Div. Tutor/Instruktur: Millatul Islamiyah
DEPARTEMEN
A. Dept. KAPEM
1.Washilatul Fadhilah (Ka)
2. Millatul Islamiyah
3. Fitri Nur Hidayat
4. Aminatus Sholihah
5. Fery Santoso
B. Dept. LITBANG
1. Irnawati (Ka.)
2. Rindu Setia Lestari
3. Nailissa’adah
4. Hudan Dardiri
5. Limmatus Sauda’
6. Ahmad Wahyudi
7. M. Khojin
8. Rizky Haqqul Yakin
C. Dept. HUMAS
1. M. Sholeh Anwar (Ka.)
2. Abd. Wafi
3. Budi Harianto
4. Nur Faizah
5. Robi’atul Adawiyah
6. Ummu Syafa’atud Dhukha
PENGURUS BIDANG
A. Bidang Tilawah
Anshori (Ka.)
Anis Istiqomah
Haris Sofiudin
Abdul Manab
Barikatul Hikmah
Mawaddah Idris
Abd. Muizzi
B. Bidang Shalawat
Kurnia Chasanah (Ka.)
Dwi Fitriyah
Aang Muzakki
Ali Mahrus
Dhoiful Ma’ali
Ichmami Faqih
Abidatul Ma’rufah
Annisa Nur Fadhilah
C. Bidang MC
Arijal Bakri (Ka.)
Ummi Mamlahah
Lu’luatul Hunainah
Ayu Agustin
Siti Mahmudah
Ahmad Bahrin Nada
Ayik Muayyidah
D. Bidang Dakwah
Saifullah (Ka.)
Ali Mahfudin
Khasibatun
Nur Indah A’isyah
Solihin
Ririn Indah
Muhammad Dahri
E. Bidang Kaligrafi
Ema Uzlifatul Jannah (Ka.)
Zulfa Mustaghfiroh
Muhammad Thabrani S
M. Aflah
Beni Firdaus
Nina Nurkamala
Selamat atas dilaksanakannya pelantikan pengurus IQMA periode 2009-2010, semoga amanah ini dapat engkau jalankan semaksimal mungkin. Ingat masa depan IQMA ada di tangan kalian. Mari kita bangun IQMA kedepan secara bersama-sama. Semoga dengan semangat juang kita ini, IQMA kedepan semakin baik. Amin....!!!!
Wednesday, 24. June 2009, 02:12:44
oleh: Millatul Islamiyah
Bismillahirrahmanirrahim…………..
“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya” (HR. Bukhari)
Setidaknya ada dua subtansi yang dapat kita ambil pelajaran dari kandungan hadits di atas. Yaitu 1. Bahwa sejak dilahirkan manusia telah memiliki potensi untuk menjadi seorang pemimpin. Pemimpin bagi dirinya maupun bagi orang lain. 2. Seorang pemimpin yang diberi amanah akan ditanyai pertanggungjawabannya. Berdasarkan dua pokok ide hadits tersebut, kiranya dapat dijadikan referensi bagi kami untuk menulis keIQMAan yang saat ini akan melaksanakan LPJ sebagai bentuk pertanggungjawabannya selama satu periode dan sekaligus menghadapi mekanisme demokrasi untuk memilih pemimpin baru.
Saudara ku IQMA sekalian. Tidak terasa 12 bulan telah berlalu dengan cepat. Kini roda kepengurusan IQMA periode 2008-2009 telah sampai pada penghujungnya. Masih teringat dalam memori kita, akhir bulan juni tahun lalu telah terbentuk kepengurusan IQMA untuk melanjutkan cita-cita organisasi setahun selanjutnya dengan terpilihnya ketua umum yang baru melalui mekanisme pemilihan yang demokratis. Dan saat ini, tepatnya pada awal bulan Juli nanti kepengurusan itu akan melaporkan semua program kerjanya di hadapan anggota IQMA sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada organisasi.
Usaha dan kerja keras yang ditopang dengan ghiroh yang tinggi untuk melaksanakan visi misi organisasi selalu mengiringi langkah kami dalam melaksanakan program kerja selama satu periode ini. Dinamika keorganisasian dengan segala problematikanya hampir telah kami lalui. Berbagai halangan dan rintangan harus kami hadapi baik dari factor kinerja internal pengurus maupun dari pihak luar. Perbedaan idealisme dan pendapat yang dipicu oleh egoisme di kalangan pengurus sering terjadi. Pujian, kritikan bahkan cemoohan telah menjadi ‘makanan’ kami sehari-hari. Terkadang cobaan itu hampir mengikis semangat kami dalam menjalankan amanah organisasi. Hingga tak sedikit pengurus yang mengeluh dan akhirnya minta untuk di resign di tengah perjalanan. Namun, Alhamdulillah dengan kembali pada niat dan tekad awal yang tertancap di hati, sampai saat ini kami masih tegak berdiri di tengah-tengah gejolak hingga dapat mengantarkan kepengurusan pada purnanya. Kami menganggap bahwa pahit getir dan suka duka yang kami rasakan justru menjadi bumbu manis untuk menghasilkan sebuah racikan karya yang luar biasa.
Kami sadar, bahwa semua cita-cita itu tidak akan terwujud dan kepengurusan ini tidak akan berhasil tanpa kerja keras dan usaha dari seluruh elemen kepengurusan. Oleh karena itu kami ucapkan beribu terimaksih atas segala pengertian dan kesabarannya selama ini. Semoga amal dan dharma bakti yang telah diberikan dibalas dengan nikmat yang tak terhingga.
Tak ada gading yang tak retak. Tidak ada manusia yang sempurna. Begitu juga dengan Kepengurusan ini. Kami menyadari bahwa kami masih sangat jauh dari kesempurnaan. Begitu banyak kekurangan yang dapat dilihat disana-sini. Kami memohon maaf kepada seluruh pihak sembari membuka lebar segala kritikan dan saran yang kostruktif demi perbaikan pada langkah berikutnya.
Selanjutnya, untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan organisasi diperlukan kepemimpinan yang baru. Pemimpin yang sangat diharapkan dapat merealisasikan cita-cita organisasi dan menjalankan amanah dengan baik.
Dan MTI, kependekan dari Musyawarah Tahunan IQMA adalah sebuah musyawarah tertinggi untuk menentukan arah dan nasib IQMA selanjutnya. Kegiatan MTI ini dilaksanakan rutin setiap akhir periode kepengurusan. Agenda MTI dimulai dengan laporan pertanggungjawaban dari kepengurusan periode sebelumnya. Dilanjutkan dengan peninjauan dan pengesahan AD/ART sebagai peraturan pokok dan pedoman dasar dalam segala kebijakan berorganisasi. Kemudian kegiatan ini akan ditutup dengan pemilihan ketua umum yang baru.
Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh anggota IQMA untuk mengikuti kegiatan ini dan menggunakan hak suaranya dalam menentukan nasib IQMA kedepan. Pilihlah pemimpim yang capable, accountable dalam melaksanakan amanah organisasi dan mampu memimpin dengan bijaksana sesuai dengan hati nurani anda. Akhirnya kami ucapkan selamat mengikuti pesta demokrasi ini.
Tuesday, 23. June 2009, 00:58:34
Calon Ketua Umum Iqma '09/10'
Berikut ini simpulan hasil polling sementara tentang calon ketua umum Iqma periode 2009/2010
1. M. Amin Baihaqi (Tar/KI/VIII)-Ketua Umum Iqma periode '08/09'
2. Millatul Islamiyah (Tar/PBI/VI)-ketua I Iqma periode '08/09'
3. Fendika Prasetyo (Tar/PMT/VI)-direktur IEC periode '08/09'
4. Fitri Nur Hidayat (Ush/TH/VI)-Korbid Dakwah periode '08/09'
5. Mu'tashim Billah (Sy/ASPK/IV)-Sekretaris I (bag. Agenda) Iqma periode '08/09'
6. Radinal Muchtar Hrp. (Sy/ASPK/IV)-Kadep. Litbang Iqma periode '08/09'
7. M. Fuad Hasan (Ush/TH/VI)-Korbid. Shalawat
Opini Anda?
Wednesday, 10. June 2009, 23:51:52
MTI '09
IQMA telah tiba di akhir periode 2008/2009. Di satu sisi, segenap civitas iqma semestinya bangga dengan nilai lebih yang diraih iqma:
'Prestasi' yang terus bertambah;
Seluruh agenda unggulan terlaksana;
Eksistensi iqma di masyarakat semakin nampak;
Anggota yang berpotensi (secara kuantitas) semakin banyak.
Di sisi lain, benar ungkapan dalam sebuah pribahasa "tak ada gading yang tak retak". Diakui atau tidak diakui, ternyata ada beberapa hal yang membuat kita kurang puas atau bahkan kecewa:
Prestasi yang diraih tidak dibarengi dengan kaderisasi yang efektif.
Agenda yang terlaksana seakan hanya formalitas saja. Pada tataran praktis, pengurus lebih fokus pada bagaiman agenda tersebut terlaksana dan sering melupakan target yang harus dicapai dari agenda tersebut.
Eksistensi iqma di masyarakat (intra/ekstra kampus) semakin nampak. Akan tetapi, sosialisasi kader (terutama kader-kader muda) dengan masyarakat sangat kurang.
Secara kuantitas jumlah anggota yang berpotensi pada periode ini semakin meningkat. Akan tetapi, kepedulian dan motivasi mereka untuk iqma sangatlah kurang. Kreatifitas dan produktifitas merekapun sangat belum bisa dianggap cukup. kehadiran mereka pada rutinitas, forum rapat dan agenda-agenda iqma selalu bergantung pada instruksi pengurus.
Musyawarah Tahunan IQMA (MTI)
Musyawarah tahunan sangat identik dengan evaluasi pertanggungjawaban. Oleh karena itu, sangat wajar jika postingan ini, diawali dengan sekilas evaluasi secara umum dari kinerja civitas iqma selama satu periode (2008-2009). Tentunya masih banyak hal-hal yang lebih detail yang musti kita evaluasi sebagai modal berbenah pada peride berikutnya. Melalui event MTI inilah kita akan menjalankan tahap akhir dari proses manajeman organisasi sekaligus merencanakan formulasi terbaik untuk menuju iqma lebih baik.
Tepatnya, hari Rabu tanggal 10 Juni 2009, telah dilaksanakan pemilihan ketua MTI. Dalam hal ini, Saudara Abdul Manaf (Tar/PAI/2) terpilih sebagai ketua, didampingi Saudari Yuni Wulandari (Syariah/ASPK/2) sebagai sekretaris dan Limmatus Sauda (Ushuluddin/TH/2)sebagai bendahara. Selamat dan sukses, semoga dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
Siapa Calon Ketua IQMAku?
Pemilihan dan pergantian ketua dalam sebuah organisasi adalah sebuah keniscayaan. Tidak terkecuali dengan IQMA. Saat ini IQMA telah tiba di akhir masa pengabdian pengurus 2008/2009 dan sudah semestinya ada reformasi dan peremajaan pengurus diawali dengan pemilihan ketua umum baru yang akan membentuk cabinet pengurus IQMA untuk masa bakti 2009/2010.
Memilih ketua umum, bukan hanya untuk ceremony dan rutinitas tahunan saja. Memilih ketua umum IQMA berarti memilih masa depan IQMA. Oleh karena itu, penting disadari oleh seluruh civitas IQMA kehadiran dan partisipasi aktif mereka pada proses ini sejak awal perencanaan hingga terpilih seorang figur ketua umum yang dapat membawa IQMA berjaya di masa berikutnya.
Sesudah membaca prolog dalam posting ini, tentu akan terbersit pertanyaan dalam benak kita “siapakah yang laik jadi ketua umum IQMA untuk periode 2009/2010?”
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, bukan tidak mungkin akan banyak persepsi yang muncul. Namun, ada beberapa hal yang kita sepahami sebagai karakter seorang ketua umum yang ideal: taat, loyal, berdedikasi tinggi, memiliki idealisme, memiliki komitmen untuk membangun organisasi dan bisa jadi uswah hasanah.
Iib
Musyawarah Tahunan IQMA (MTI)
Sunday, 17. May 2009, 07:09:13
http://groups.yahoo.com/group/siria09/
Assalamu'alaikum
Setelah kurang lebih 20 tahun IQMA concern di dunia pengembangan minat dan bakat di bidang ilmu tilawah dan seni religius di wilayah jawa timur, kini saatnya IQMA mencoba membangun shilaturrahim dengan komunitas pecinta seni religius di seluruh Indonesia.
Terkait dengan hal tersebut, telah dirilis sebuah milis yang diberi nama "SIRIA09". Nama tersebut bukan penyebutan untuk nama sebuah negara. Akan tetapi, tidak lebih hanya kepenndekan dari "SENI RELIGIUS INDONESIA". Selanjutnya, mengapa harus ada angka 09 pada nama tersebut? angka tersebut adalah pengindikasian tahun milis tersebut dirilis, yaitu tahun 2009.
SIRIA09 terbuka bagi Anda yang cinta seni religius. Tidak ada batasan usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, wilayan domisili dan untuk bergabung dengan SIRIA09 Anda bisa berangkat dari organisasi, jamaah, maupun perorangan.
Pada milis SIRIA09, Anda dapat menuangkan uneg-uneg , opini, pertannyaan-jawaban dan lain sebagainya yang dapat mendukung perkembangan anggota milis di bidang seni religius.
Cara Mendaftar
Berikut ini kami uraikan beberapa langkah untuk bergabung di milis SIRIA09.
1. Visit link http://groups.yahoo.com/group/siria09/
2. Klik "Join This Group" pada form Join

3. Log in pada yahoo group (jika emai anda tidak sedang ON). Jika email Anda dalam posisi ON, maka Anda akan langsung dibimbing ke halaman verifikasi
4. Setelah anda log in, Yahoo akan meminta Anda mengisi kode verifikasi sebagai proteksi email anda dari spam.
5. Silahkan klik "continue" untuk masuk ke halaman milis. Operasikan milis group Anda atau keluar dari halaman milis dan kembali ke email anda untuk melihat verifikasi email.
Setelah Anda terbagung pada milis SIRIA09, Anda dapat mengakses semua informmasi dan berbagi innformasi ke anggota milis melaui email Anda. Sangat mudah bukan?
Beriklan gratis di SIRIA09Melalui milis ini juga Anda dapat mengiklankan produk bisnis Anda secara gratis dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Iklan yang ditampilkan tidak berunsur SARA
2. Produk yang diiklankan adalah produk yang halal dan tidak ada penipuan.
3. Anggota tidak diperkenankan mengirimkan artikel atau tulisan yang memuat iklan selain hari Jum'at dan Minggu.
4. Isi yang dimuat pada iklan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemasang iklan.
5. Moderator berhak menon-aktifkan status keanggotaan apabilan terjadi pelanggaran pada ketentuan-ketentuan yang diberlakukan.
Salam Shilaturrahim
http://groups.yahoo.com/group/siria09/
Monday, 23. March 2009, 10:53:29
Dies Maulidiyah XX
KETENTUAN DAN TATA TERTIB
FESTIVAL SHALAWAT BANJARI SE-JAWA TIMUR
A. KETENTUAN UMUM
1.Kategori dari festival shalawat ini adalah Shalawat Banjari se-Jawa Timur.
2.Jumlah personil dalam satu group maksimal 10 orang.
3.Shalawat yang dibawakan harus berbahasa Arab dan berisikan puji-pujian kepada Rasulullah saw.
4.Setiap group shalawat menampilkan dua lagu shalawat.
5.Pada setiap lagu harus ada irama dasar Banjari.
6.Festival dilaksanakan pada hari minggu 5 April 2009 mulai pukul 08.00 WIB di Gelanggang Mahasiswa (GEMA) IAIN Sunan Ampel Surabaya.
7.Kejuaraan ditentukan berdasarkan hasil penilaian dewan hakim dengan mengambil lima peserta terbaik.
8.Pengumuman hasil festival dan penyerahan hadiah akan langsung dilaksanakan di akhir acara
B. PENDAFTARAN PESERTA
1.Peserta adalah group yang mendapatkan undangan dari panitia festival yang berstempel asli dari panitia Dies Maulidiyah IQMA XX.
2.Konfirmasi pendaftaran selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah undangan diterima. Jika tidak ada konfirmasi selama batas waktu tersebut, maka panitia akan mengalihkan data penerimaan undangan kepada peserta lain.
3.Pendaftaran dimulai tanggal 18 Maret s/d 3 April 2007 di sekretariat panitia (Base Camp IQMA IAIN Sunan Ampel Jl. A. Yani 117 Surabaya).
4.Biaya pendaftaran adalah sebesar Rp. 60.000,- (enam puluh ribu rupiah).
5.Contact Person : Fery (083857207226/031-77200309) Marhaban (085645298787)
6.Setiap perwakilan group yang sudah terdaftar wajib mengikuti Technical Meeting yang dilaksanakan hari Jum’at tanggal 3 april 2009 pukul13.00 WIB di Aula BEM IAIN Sunan Ampel Surabaya. Dengan menyetorkan judul dan teks shalawat yang akan dibawakan pada festival.
7.Jumlah Peserta maksimal 40 group
C. TATA TERTIB FESTIVAL
1. Peserta harus melengkapi atau melunasi administrasi pendaftaran.
2. Peserta tampil sesuai dengan nomor urut undi.
3.peserta dipanggil tiga kali tidak hadir akan diroling ke belakang dengan konsekuensi pengurangan nilai adab.
3. Peserta wajib mengenakan Co Card sesuai dengan pengambilan nomor undi yang telah disiapkan oleh panitia.
4. Durasi penampilan selama 10 menit
5. Ketetantuan isyarat lampu :
•Lampu kuning pertama sebagai persiapan.
•Lampu hijau sebagai tanda mulai
•Lampu kuning kedua sebagai tanda persiapan selesai
•Lampu merah sebagai tanda selesai
6. Kriteria penilaian :
a. Vokal (40)
1. Keutuhan dan power suara
2. Pengaturan nafas
3. Keindahan suara
4. kesesuaian vocal dan backing vocal
b. Adab dan Syair (30)
1. Muro'atul kalimat
2. Kesiapan peserta dan Performance
3. Ekspresi dan Penghayatan
c. Musik Banjari (30)
1. Irama Dasar Banjari
2. Variasi Banjari
3. Keserasian Banjari dan Lagu
7. Apabila ada akumulasi nilai yang sama, maka akan diprioritaskan pada nilai vocal.
8. Setiap group hanya boleh tampil satu kali penampilan
9. Keputusan dewan hakim tidak dapat diganggu gugat.
1 2 3 4 5 6 Next »
Showing posts 1 -
6 of 32.