Kami Sadar Tuhanku
Wednesday, May 23, 2007 5:40:34 PM
Subject:
Pengaduan
Message:
Tuhan
Marahkah Engkau ?
ketika Kau saksikan
mata dan telinga hati makin tersumbat
oleh kabut
dosa dan salah
ketika ayat suciMU hanya menjadi buah bibir
berjuta umat
ketika korupsi telah menjadi sebuah tradisi
ketika kezaliman telah menjadi sebuah
kelaziman
ketika kebiadaban telah menjadi sebuah
peradaban
ketika aborsi telah menjadi sebuah trendy
Murkakah Engkau ?
saat Kau dapati hutanMU telah hangus oleh
keserakahan
saat bumiMU makin rapuh tanpa nilai
kesucian
dan keimanan
saat langitMU tampak mendung oleh awan
kesewenang-wenangan
saat para anak tersia-sia tak terbina
saat para orangtua kian menjerit karena tak
mampu berbuat apa-apa
saat para pendidik semakin merintih tak
kuasa
dan tanpa daya
dan...
disaat "tentara"MU menghembuskan mesiu
kemarahan
disaat "prajurit"MU menyerang beringas
tanpa
ampun
maka...
berjuta mata terbelalak
berjuta mulut ternganga
berjuta kaki terjumud kaku
berjuta lidah kelu dan beku
berjuta hati tersentak dan terhenyak
berjuta nurani terpana
berjuta asa nampak terpuruk
mereka mengira lakunya lepas dari tatapMU
Tuhan !
andai semua musibah yang ada wujud nyata
sebuah siksa,
semoga mengikis dosa dan salah bangsaku
andai ia wujud dari sebuah uji dan coba,
berikan kekuatan agar mampu menghadapinya
*)
original message from fs post bulletin by snooker
Pengaduan
Message:
Tuhan
Marahkah Engkau ?
ketika Kau saksikan
mata dan telinga hati makin tersumbat
oleh kabut
dosa dan salah
ketika ayat suciMU hanya menjadi buah bibir
berjuta umat
ketika korupsi telah menjadi sebuah tradisi
ketika kezaliman telah menjadi sebuah
kelaziman
ketika kebiadaban telah menjadi sebuah
peradaban
ketika aborsi telah menjadi sebuah trendy
Murkakah Engkau ?
saat Kau dapati hutanMU telah hangus oleh
keserakahan
saat bumiMU makin rapuh tanpa nilai
kesucian
dan keimanan
saat langitMU tampak mendung oleh awan
kesewenang-wenangan
saat para anak tersia-sia tak terbina
saat para orangtua kian menjerit karena tak
mampu berbuat apa-apa
saat para pendidik semakin merintih tak
kuasa
dan tanpa daya
dan...
disaat "tentara"MU menghembuskan mesiu
kemarahan
disaat "prajurit"MU menyerang beringas
tanpa
ampun
maka...
berjuta mata terbelalak
berjuta mulut ternganga
berjuta kaki terjumud kaku
berjuta lidah kelu dan beku
berjuta hati tersentak dan terhenyak
berjuta nurani terpana
berjuta asa nampak terpuruk
mereka mengira lakunya lepas dari tatapMU
Tuhan !
andai semua musibah yang ada wujud nyata
sebuah siksa,
semoga mengikis dosa dan salah bangsaku
andai ia wujud dari sebuah uji dan coba,
berikan kekuatan agar mampu menghadapinya
*)
original message from fs post bulletin by snooker





