Skip navigation.

Al-Qolb

Hati yang ingin berkata-kata

Kematian

,

Setiap hari beribu-ribu orang di dunia ini, mati. Setiap detiknya berarti puluhan orang meregang nyawa. Terkadang karena bunuh diri dan paling sering karena penyakit atau kecelakaan. Terkadang juga tidak dapat diketahui penyebabnya.


Entah banyak atau sedikit, entah diketahui atau tidak, semua orang pasti akan bertemu kematian. Berarti, mati itu wajar. Sama seperti wajarnya dengan keberadaan orang melarat, orang jahat, orang biadab, di dunia.

Walau begitu, masih saja ada orang-orang yang tidak ingin berjumnpa kematian, atau, minimal, dapat menundanya selama mungkin. Alasannya pun bermacam-macam, dari sekedar alasan hedonis hingga alasan teologis. Dari sekedar ingin berhura-hura lebih lama, hingga karena ingin berbakti kepada Tuhan lebih lama lagi. Dari sekedar tidak ingin membuat orang bersedih, atau karena tidak ingin berdosa. Pokoknya, pasti ada alasan untuk tidak mati. Orang gila saja, tanpa sadar akan alasan apapun, tetap berusaha untuk terus hidup (walau mengais sampah)
Semua orang ingin hidup selama-lamanya.
"Tidak mungkin, yang hidup selama-lamanya hanya tuhan" sanggah si kucing dalam karung.

Kematian, terkadang menjadi cerita yang membuat orang terdiam dan merenung dalam-dalam, dan seringnya menjadi kenyataan yang dilirik sebentar lalu diacuhkan.
Kematian, terkadang adalah cerita yang cukup berarti untuk menyadarkan jiwa yang telah remuk redam. Namun seringnya malah membuat jiwa itu menjadi semakin terurai hingga sirna.
Kematian, seringnya menjadi cerita pengiring surat wasiat. Namun, terkadang, menjadi sekedar postingan…. ;P
Kematian itu, misteri alam gaib alias misteri banget, oleh karena itu ia menjadi inspirasi bagi cerita-cerita manusia.
"Kematian, adalah mesin pemindah dimensi kehidupan, bukan mesin pemusnah kehidupan" kata si kucing dalam karung.
Kalau begitu, semua orang akan hidup selama-lamanya…?
kalau begitu, apa yang kita artikan dengan kehidupan dan kematian?
"kehidupan itu layaknya kau bermimpi. kematian itu layaknya beberapa detik fase sebelum kau terbangun, dan tuhan tidak pernah melarang manusia hidup selama-lamanya, karena surga dan neraka sudah dibuatnya" kata si kucing dalam karung lagi.

weis.

AdikTertutup-Terbuka

Comments

Alhadist 21. June 2007, 04:01

Kematian memang wajar... Kita semua juga bakal mati.

Supras 25. June 2007, 04:30

Wallah joo...membahas soal kematian adalah sesuatu yang tidak lazim, atau sesuatu yang tidak menyenangkan. Seakan akan kalau kita membicarakan kematian, kematian itu sudah dekat dengan kita. rip

barang kali tidak pernah ada orang yang kumpul-kumpul, apakah di warung kopi, di kampus-kampus, di kantor-kantor atau dimana saja yang, ngobrol asyik tentang kematian. Hampir tidak pernah kita mendengarnya ? mengapa obrolan tentang kematian ini jarang kita dengar ? karena kematian dianggap sesuatu yang menakutkan. rip

Joozu 29. June 2007, 03:50

iya. padahal di dunia ini, tidak ada hal yang paling lucu daripada kematian yah?

coba, masa' orang-orang hidup hanya untuk menerima, bahwa mereka akan mati.. sama lucunya dengan orang-orang berperang demi nilai duit yang mereka sepakati bersama-sama, atau seperti memberi kuasa pada presiden untuk diperintah-perintah, atau memberi senjata pada tentara untuk ditembak, atau semacam itulah.. absurd.. :jester:

How to use Quote function:

  1. Select some text
  2. Click on the Quote link

Write a comment

Comment
(BBcode and HTML is turned off for anonymous user comments.)

If you can't read the words, press the small reload icon.


Smilies

Download Opera, the fastest and most secure browser
December 2009
S M T W T F S
November 2009January 2010
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31