Skip navigation.

Sign up | Lost password? | Help

best of the best

when i imagine the heaven, i just can ask : what happen ? i want to stay at there but, i don't know the way anywhere...

STICKY POST

alam bukan lagi teman

dengan gempa
dan gunung-gunung yang mengguncang
tsunami yang menerjang
air banjir yang membandang
kekeringan karena kemarau panjang
busung lapar yang meradang
alam seakan berkata :
'' aku bukan lagi teman kalian ''.

burung garuda

di usia belia sebagai bangsa
garuda diangkasa indonesia
terbang dengan nafas
yang tersengal - sengal
dengan sayap - sayap hampir patah
kosong mata memandang
hamparan sawah dan hutan gersang
rumah kumuh dan orang kelaparan
kepala tertunduk terbebani
nasib anak negeri
lehernya yang kokoh seakan ngilu
tak sanggup lagi membawa
rantai dan perisai azasi
ketuhanan
kemanusian
persatuan
permusyawaratan
dan
keadilan

Read more...

suara rakyat jelata

bulan mei - juli 2009
di saat kampanye
seperti ku
seperti mu
seperti kita
seperti kalian
yang masih punya harga diri
yang masih berperasaan
saatnya mendongakkan kepala
seraya bertepuk dada
karena seakan kita adalah raja
dimana suara kita diperebutkan dengan nyata
dengan doa dan penuh hiba
dengan janji dan bujuk rayu
oleh mereka yang biasa berkuasa
mereka berikrar akan mengabdi
kepada ku
kepada mu
kepada kita
kepada kalian

Read more...

Gelisah

Berkaca diri
dilangit tak bertepi
hanyalah noda
tanpa makna
Berkata diri
hanyalah daya
yang sia-sia
dan percuma
Mendengar diri
dengan telinga hati
hanyalah sangsi
yang menjadi
Berdiam diri
dikedalaman kalbu
hanyalah malu
yang membeku
Berserah diri
kepada Illahi
dengan semua puja puji
hanya akan terjadi
terbawa mati

Biasa !

bertanya tentang
derita rakyat indonesia
terhampar diribuan nusa
sedari dulu dan sekarang
mungkin pula mendatang
hanyalah berteriak ke angkasa
dimana jawab ditelan ruang
dan akhirnya binasa

pemimpin dan rakyat

Ketika pemimpin telah mendapat
Keberhasilan dan kemakmuran
Rakyat pasti terabaikan
Namun
Ketika rakyat telah mendapat
Keberhasilan dan kemakmuran
Pemimpin pasti akan dido'akan
Tak pernah terlupakan
Sepanjang zaman

Read more...

Biadab

jam dua dini hari
ketika langit kelam
dan dingin membeku tulang
ketika segerombolan setan
terlepas dari neraka jahanam
dan menghampiri lelaki
yang duduk termenung
membayang jauh kedepan
tentang putih mulus paha
kenyal buah dada
dan sahwat keperempuan
terlonjak lelaki dari dipan
tertusuk bujuk setan jahanam
lalu bergegas lelaki berjalan
mengendap kesebuah kamar tanpa suara
dengan pelan
pintu dibukanya
dan
terhampar di ranjang

Read more...

Gelap Gulita

Ketika adat
ketika istiadat
hilang dan berkarat
Ketika harkat
ketika martabat
tersengal dan sekarat
Ketika malu
ketika tabu
lesu dan membeku
Ketika hati
ketika nurani
menghitam dan mati
Ketika dusta
ketika dosa
menjadi wajar dan biasa
Ketika harta
ketika benda
menjadi segala
Bertepuk kedua tangan didada
Mendongak muka keangkasa
dengan lantang
mereka berteriak dan berkata
inilah kami
inilah kita
Tuhan bukanlah siapa-siapa !

pahlawan

sebiru langit
sekeras karang
sejernih air
sedalam samudra
seterang bintang
seteduh rembulan
sesetia matahari
sekuat tekad
sebulat niat
dalam berbuat
sesuci hasrat
hanya untuk
nusa
bangsa
dan negara

kematian

sepenggal nafas
coba merengkuh dunia
dengan kepala tegak
coba mewujud gelisah asa
yang bernama cita-cita
coba mendekap galau rasa
yang bernama cinta
namun
sepenggal nafas
memejam dan acuh akan dunia
tak ada lagi asa
tak ada lagi rasa
tentang cita-cita
tentang cinta
dengan lirih tanpa suara
hanya tersirat dari kedua mata
selamat tinggal dunia

Tiga Laksamana

hang tuah
hang jabat
hang lekir
jadikan petuah
sebagai kerabat
untuk berpikir

Idhul Fitri

tiga puluh hari sudah
dengan sabar dan pasrah
jiwa mengagungkan hati merendah
raga menguat bersusah payah mengarungi bulan yang penuh berkah
kini terhampar direlung jiwa dan raga
luas samudra maaf
bagi insan-insan yang khilaf
tak bertepi langit ampunan
bagi yang ikhlas mengucapkan
minal aidin wal faidzin
memohon maaf lahir dan batin

penantian

malam datang
akhirnya satu rembulan
yang di nanti
pun menjelang
namun sayang...
ia telah terikat janji
akan gemintang
siang datang
akhirnya satu matahari
yang di harap menyinari... sayang...
telah bersatu hati
dengan awan abadi
malam dan siang
datang lalu pergi
sepi dalam hati
dan hanya sendiri

pasuruhan,15 september 2008

ketika
kaki-kaki kurus
tak lagi kuat
tubuh-tubuh renta
berpeluh keringat
ketika
perut yang lapar
semakin menghebat
mulut yang dahaga
semakin mendera
ketika
napas yang tinggal sepotong
tersengal kehabisan udara
tubuh berjatuhan
terinjak-injak kuatnya harapan
menggelepar
terjemput kematian
di
pasuruhan, 15 september 2008
tepat
dipertengahan ramadhan

dipuncak benci

ketika silang sengketa
mencapai kulminasi prahara
cakrawala nestapa mengangkasa
kasih sayang coba di gapai
namun
hanya terbelenggu bencana
kalbu pun merana

Belukar Perasaan

Melihat ke sekeliling
hanya warna kelam menghitam
tiada sebersit sinar
hanya pengap gelap pekat
tiada terdengar suara
hanya tawar dan hampa
Mencoba menggapai hatiku
dengan warna yang suram
dimana aku tersesat dalam
kubangan kata dan belukar rasa
Hidup...
hanyalah lomba di garis lintasan
dan berakhir di garis kematian
meski belum diharapkan
namun akan segera datang
Diri ku bagaikan
mengejar berlari
coba menangkap mimpi

Read more...

Renungan Air

bayangan wajah jatuh di kejernihan
dengan guratan gerak
memantul di permukaan
air seakan cermin hidup
yang selalu serasi berjalan
sesuai nada dan bentuk
pantang surut dengan kuat
mendobrak sekat-sekat
tepian pantai coba digapai
walau kadang tak pernah sampai
keras karang selalu diterjang
walau kadang jerit mengerang
semua bentuk dan ruang
telah ditelusuri
meski dengan mempertaruhkan
hidup dan mati sendiri

Read more...

penguasa dan pengusaha

sayang...
memang sayang !
ketika tiba bulan puasa
seakan tiba pula saatnya
untak para penguasa
untuk para pengusaha
seakan berebut berbagi pahala
menyantuni anak-anak yatim
menyambangi orang-orang miskin
dengan mengulurkan kedua tangan
coba merangkul kaum hina
sayang...
namun sayang !
saat bulan puasa berlalu
penguasa...
telah lupa dengan semua
kembali mereka menjadi penindas

Read more...

jakarta

jakarta...
jakarta !
jakarta ?
siang hari adalah benderang
bagi yang memandang
hanya dengan mata telanjang
jakarta...
jakarta !
jakarta ?
hanya sepi terasa diantara hiruk pikuk suara
hanya sendiri serasa
diantara ribuan manusia
jakarta...
jakarta !
jakarta ?
malam hari adalah kematian
adalah kenistaan bagi...

Read more...

benih mawar

aku tak mau
kau berikan setangkai mawar mu
atau pun sekeranjang
setaman
sekebun
bahkan berhektar-hektar mawar mu
aku hanya mau
dan pasti itu
berikanlah benih mawarmu
kan ku jadikan benih itu
menjadi setangkai
sekeranjang
setaman
sekebun
berhektar-hektar bahkan lebih dari itu
aku tak mau
kau berikan sekuntum cinta
sekeranjang kasih
setaman sayang
sekebun rayuan
atau pun
berhektar-hektar cumbuan

Read more...

Muhammad

Gurun pasir tandus
hanya sedikit semak tumbuh
dibawah kurusnya pohon kurma
hati insan tandus
tiada sisi baik yg tumbuh
hanya seonggok saja yg tersisa
Bulan purnama terbit lurus
bias cahyanya nirmala membasuh
gelap malam yang gulita
Hatimu lurus
dengan perintah-Nya
malaikat membasuh mu
jiwa dan raga
Datang hanya sekali
sekali datang terus berarti
sabda mu bukan sekali
setiap bersabda karena suci

Read more...

serambi mekah

Diujung paling barat
dari ribuan gugusan
kepulauan nusantara
Dengan bukit barisan membentang
dengan gunung leuser menjulang
sejarah tanah aceh selalu gemilang
Dari kejayaan samudra pasai
dari keemasan sultan iskandar muda
hingga pahlawan2 kemerdekaan
dengan pekik membahana
meski bersimbah darah
meski membanjir air mata
tetap kokoh serambi mekah
Akhir dua ribu empat

Read more...

menyimpul arti ?

buka mata buka hati
untuk melihat dan merasa
buka telinga buka nurani
untuk mendengar dan memakna
hidup dalam satu kesatuan
dalam sebingkai lukisan abstrak
tidak semua orang dapat menyimpul arti
tapi menyimpan arti
dan itu pasti
tak terhitung warna2
datang pergi silih berganti
kadang mengombak gelombang lautan kadang tenang sebiru langit

Read more...

Belajar

belajar menulis
kucoba menulis hidup
belajar membaca
kucoba membaca hidup
belajar memaknakan
kucoba memaknakan hidup
belajar melihat
kucoba melihat hidup
belajar
belajar dan belajar
kucoba belajar hidup
belajar
belajar dan belajar
semakin banyak ku belajar
semakin aku sangsi tentang hidup

Ramadhan

ramadhan...
ramadhan....
ramadhan.....
segenap alam menyeru
dari segala penjuru
dengan sebersih jiwa
dengan sesuci hati
bulan khidmat penuh rahmat
bulan berkat penuh selamat
anak tangga ketiga dalam syariat
berma'aflah dulu dengan kerabat
dengan teman dan orang terdekat
dengan sekalian umat
ramadhan...
ramadhan....
ramadhan.....
adalah sinar terang
menuju kemuliaan gemilang
November 2009
M T W T F S S
October 2009December 2009
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30