Skip navigation.

KAYLANAYA

Panggil Aku NAYA

RAMBATAN

Sehari lagi Naya genap 10 bulan. Senang juga lho karena kata Bunda, Naya sekarang semakin pintar. Yang pasti saat ini Naya sedang getol-getolnya belajar rambatan. Apa saja benda disekitarnya diraih buat pegangan. Khawatirnya kalau yang dipegang benda yang tidak stabil seperti pintu, troli, atau kotak mainannya. Wah gaswat, bisa jatuh kalau tidak berhati-hati.
Disamping itu Naya juga mulai suka ngoceh, sepertinya dia sudah mulai ingin diajak berbicara. Sudah bisa membedakan makan dengan minum. Kalau haus, naya akan berteriak, ”mik...mik....”. Sedangkan kalau sedang kelaparan selalu bilang, ” maem.... mam...mam....”. Lebih heboh lagi kalau mendengar orang bernyanyi, entah di TV atau radio. Sudah, Naya langsung spontan ikut-ikutan bernyanyi dengan bahasa planet-nya....
Pagi tadi sebentar Naya diajak Ayah dan Bunda jalan –jalan ke Baturaden. Naya suka banget, apalagi saat mampir di kios bunga. Duh senang sekali, Naya terus bicara, komentar sana-sini meski belum jelas apa yang dimaksud.
Nah, rencananya tanggal 19 nanti Naya mau ikutan lomba merangkak di Moro, mohon doanya ya agar Naya bisa menang..................

MERIAH

Wah sekarang rumah Naya tambah meriah. Kalau biasanya cuma diramaikan oleh teman-teman, sekarang bertambah. Sekarang ada mBah Uti dan Kakung Ungaran. Mbah Uti sudah seminggu di sini, sedang mBah kakung baru tadi rawuh-nya.
Uti rawuh karena mendengar mbak Nur sakit, jadi beliau kepikiran siapa nanti yang menungu Naya kalau dia masih sakit, jadi begitu mendengar mBak Nur sakit, mbah Uti langsung berangkat ke Purwokerto.
Sebenarnya mBah Kakung juga pengen berangkat bareng Uti, tetapi lantaran harus menunggu kiriman paket dari Pakdhe Harry yang dialamatkan ke Terbayan, jadinya keberangkatan mBah Kakung ditunda. Baru pagi tadi beliau berangkat.
Seneng sekali lho ditunggui oleh Mbah. Kalau biasanya setiap bangun pagi paling hanya bercanda dengan Ayah, sekarang tiap pagi Naya jalan-jalan naik troli bareng mbah Uti.
Pokoknya begitu ada mBah, semua kepandaian Naya tunjukkan. Wah...wah... wah.... mBah jadi gemes kalau melihat Naya.

KOLIK

Kemarin, rasanya Naya baru cerita kalau semua orang di rumah terkena flu, dan untungnya hanya mBak Nur yang tidak. Tapi kok ya semalam gantian mBak Nur yang kesakitan. Sekitar jam 12 malam mendadak mbak Nur mengeluh nyeri hebat di perut dan menjalar ke pinggang serta kesakitan saat BAK. Wajahnya pucat pasi menahan sakit, bahkan sempat muntah beberapa kali. Saat memeriksa, ayah berpikir jangan-jangan kolik atau malah apendisitis akut? Wah gaswat nih....
Langsung malem itu mBak Nur dilarikan ayah ke IGD RSMS. Setelah dicek lab dan USG cito ternyata sepertinya cenderung kolik ureter. Ada sedikit bayangan batu di saluran kencingnya. Sehingga perlu diobservasi. Ya...ya... ayah di IGD sampai jam 03.30 dan baru pulang setelah bapak mbak Nur sampai di RSMS. Sedangkan bunda sama saja, tidak bisa tidur. Beliau terus mencoba menghubungi keluarga mBak Nur yang ternyata nomornya telp-nya pada tidak aktif. Wah piye tho ada hal emergensi kok sulit dihubungi...... Kasihan ayah dan bunda tidak tidur semalaman, padahal semua tahu khan kalau ayah dan bunda juga masih agak kurang enak badan?
Tapi untungnya setelah diobservasi, keluhan sudah berkurang banyak dan dari bagian bedah tidak ada tindakan, selanjutnya perawatan diserahkan ke penyakit dalam. Lha opo tumon kembali ke ayah dong, wong minggu ini jadwal ayah yang menjadi konsulen interna. Mau dirawat di RS ya paling dirawat sendiri. Akhirnya diputuskan untuk dibawa pulang saja.
Naya bagaimana? Ya, seharian tadi bersama bunda. Rada manyun karena kehilangan ”soulmate”-nya. Semua kamar dijelajahi, seperti mencari-cari mbak-nya. Kasihan wajahnya ditekuk terus. Wajah Naya berubah ceria saat siang tadi, mBak Nur datang bareng dengan ayah. Sekarang kondisi mBak Nur sudah mendingan, sudah dapat mengasuh Naya lagi. Makanya mBak, perbanyak minum ya...........
November 2009
M T W T F S S
October 2009December 2009
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30