..Menanti Purnama Bulanpun Mati..
Friday, January 28, 2011 7:23:18 PM
Kusandarkan kepala dipojok
kamar..
Begitu letih terbujur
kaku..
Dingin dan bisu..
Kuingin tidur mengimpikan
alam surgawi, yg dihuni roh
para pecinta dan penyair
bersemayam..
Hatiku bersembunyi lepas dari
tatapan mata..
Namun jiwa
petualang mematahkan jeruji
sangkarnya..
Terbang
menjelajahi masa lalu, dan
berkeliaran mencari penawar
cinta yg hilang..
Dengan sangat khusyuk
desahan nafas panjang
mengaliri keputusasa'an..
Menghambur hancur disudut
catatan malam..
Untuk sejenak biarkanlah
nafasku menjadi semilir angin..
Gemerisih lirih bermunajat
dalam senandung do'a..
Merindukan hari-hari dengan
cinta yg agung..
Meskipun engkau tiada,
jiwaku akan tetap menyatu
didalamnya..
Lantaran cinta menganugrahi
rahasia-rahasianya..
Dan
takkan luruh kecuali dihadapan
ketuhanan..
Waktu membagi pergantian
musim demi musim Dan.....
kamar..
Begitu letih terbujur
kaku..
Dingin dan bisu..
Kuingin tidur mengimpikan
alam surgawi, yg dihuni roh
para pecinta dan penyair
bersemayam..
Hatiku bersembunyi lepas dari
tatapan mata..
Namun jiwa
petualang mematahkan jeruji
sangkarnya..
Terbang
menjelajahi masa lalu, dan
berkeliaran mencari penawar
cinta yg hilang..
Dengan sangat khusyuk
desahan nafas panjang
mengaliri keputusasa'an..
Menghambur hancur disudut
catatan malam..
Untuk sejenak biarkanlah
nafasku menjadi semilir angin..
Gemerisih lirih bermunajat
dalam senandung do'a..
Merindukan hari-hari dengan
cinta yg agung..
Meskipun engkau tiada,
jiwaku akan tetap menyatu
didalamnya..
Lantaran cinta menganugrahi
rahasia-rahasianya..
Dan
takkan luruh kecuali dihadapan
ketuhanan..
Waktu membagi pergantian
musim demi musim Dan.....












