Me and My Class
Friday, September 21, 2007 12:02:41 PM
kayaknya aq kebanyakan cerita tentang kelas q..
Dan post kali ini...
Subyeknya kayaknya tetep2 aja..
Hehehe...
Setelah lama ngga ngeblog karena sibuk mania..
ALKISAH DISEBUAH NEGERI NUN JAUH DISANA...
Claudio dengan "sopannya" meminta agar aq mau pindah tuker tempat duduk sama dia.. (Diharap semua orang tau mengapa kata sopannya diberi tanda petik)
Setelah aq pindah duduk jadi dari belakang menjadi kedepan hidup rasanya semakin sengsara.. Untungnya, anak angkat q, Lya dengan setia ikutan pindah, karena Agung tidak bisa duduk tanpa Claudio.
Sehingga, terjadilah tempat duduk yang seperti ini..
(Denah tempat duduk secara sebagian.. Orang - orang yang tidak terlibat.. namanya ga ada.. atau dengan kata lain, aq lupa yg duduk disana siapa..
)
Dengan tetangga seperti ini yang mengelilingi aq, aq jadi sedeng sendiri...
Awalnya karena Septa mulai keluar jiwa politiknya dan membikin SVOC dan mengeluarkan istilah - istilah sedeng seperti Levsiche Leverantie.. dll.. semua itu disebabkan karena buku sejarah kita telah memberikan ilmu yang membuat jiwa Septa terancam gila dan ternyata penyakit gila itu menular.
(TIDAK ADA MAKSUD UNTUK MENYINGGUNG SEGALA MACAM GOLONGAN, RAS, AGAMA, BUDAYA, NEGARA.. Dll..)
Aq dengan resmi diangkat sebagai --> Ratu Belanda, sikapnya, emansipasi donk!
Septa diangkat resmi sbg --> Perdana Menteri merangkap Pemimpin SVOC. Pengkhianat Bangsa, mau merebut negara dan tukang korupsi..
Lya --> Ketularan gila, jadi anak q, aliasnya Putri..
Jovian --> Karena si septa kagak mau kalah aq punya anak.. Diangkatlah Jovi sbg Putra, yg dengan semangat ingin dijodohkan dengan anakku.. (Supaya septa bisa jadi Raja gitu.. Tapi ditolak secara mentah2 dengan seluruh pihak. Septa kalah suara)
Devina--> Dengan semangat dari prajurit pembasmi SVOC
Walaupun anak - anak lain banyak yang ngira kita sedeng tapi tetep asoy..
Kerajaan yang dari strukturnya aja udah ndak bener ini, semakin lama semakin parah..
Dan aq yang kalo siang2 kepanasan langsung kumat sedengnya.. Lya dan Jovi, yang dengan semangat akan dijodohkan namun ditolak mentah2 oleh aq, lya dan jovi sendiri. Septa yang kalah suara membuat perjanjian damai..
Sebagai ibu yang baik (Ceilah!) aq segera menasehati Lya..
"Gimana sih, ly.. Mami sudah susah2 bikin permusuhan sama SVOC dan nggak damai - damai.. sekarang kamu malah mau kawin sama anaknya.. Buat apa Mami perang selama ini??"
dan biasanya, dengan kalem Lya menjawab..
"Mamiku ini yaaaa..."
PLAK!
Dasar anak durhaka.. Huhuhu...
Perang terus berlangsung dengan heboh.. Sampe anak2 yang waras berparas kayak gini..
Walaupun seluruh kelas nganggep gila.. Kita ngga peduli..
School is about serious.. and about having a little fun too! Am I Right?
~CIAO~
Salam Ninja..












