Aidia is My Idea

Designed by @Suntana...

Subscribe to RSS feed

Posts tagged with "Poem"

Ramadhan di Negeri Asing

, ,

Panggilan jiwa membawa langkahku ke suatu kota di belahan barat Indonesia. Suatu kota yang terkenal dengan sebutan Negeri Laskar Pelangi, negeri yang kaya etnis, agama, dan kebudayaan. Negeri dimana para perantau dari Sabang hingga Merauke berkumpul dan mengadu nasib. Negeri yang kaya akan timah dan sumber daya alam lainnya. Tempat dimana sejumlah pejabat negara dan orang-orang terkenal di Indonesia dilahirkan. Tanah dimana D.N. Aidit mendapatkan inspirasi membentuk suatu paham komunis. Belitung Timur, itulah nama Provinsi ini. Gantung adalah nama Desa dimana saya menetap hingga sekarang, tepatnya selama 1 bulan 3 hari.


Berbagai tempat dikunjungi. Mulai dari sekedar mencari inspirasi untuk ditulis, merenung, memperhatikan pola kehidupan dan kebiasaan masyarakat Gantung, mengobservasi dan menganalisa permasalahan individu per individu, berkenalan dengan orang-orang baru, mengamati lingkungan, hingga berusaha mencari solusi untuk masa depan.


Awal berada di Gantung, terus terang saya sedikit sulit beradaptasi dengan cuaca. Sinar matahari begitu ganas mencumbui tiap benda yang ditemuinya. Karpet pasir mineral menambah tinggi suhu bagaikan efek rumah kaca, mereka menyerap energi Sang Apollo dan berfungsi sebagai konduktor panas. Hutan yang hilang secara gaib, dicari dari ujung ke ujung pun tidak ditemukan. Ah... Inilah potret wajah Ibu Pertiwi di Negeri Laskar Pelangi.


Begitu banyak orang hidup penuh dengan penderitaan, padahal Negeri ini begitu kaya. Ironi yang menunjukkan sisi humoris Tuhan. Dia sediakan suatu kekayaan melimpah dan membiarkan umatNya yang mengelola. Apa yang terjadi seterusnya, Dia hanya tersenyum memperhatikan. Dia tahu begitu banyak penderitaan, tapi Dia diam untuk menguji ketangguhan dan kesabaran umatNya.


Begitu banyak anak-anak yang tingkat pendidikannya masih tergolong rendah. Ada yang ingin meneruskan kuliah tapi tidak ada biaya. Ada juga yang dengan sukarela meninggalkan bangku sekolah demi beberapa kilogram timah setiap harinya, dengan menggadaikan nyawa. Timah di Negeri ini bagai dua sisi mata uang logam, berkah sekaligus kutukan.


Pernah suatu kali begitu hanyut dalam penderitaan mereka. Begitu sesak dada ini hingga tak tahu lagi harus menuliskan apa. Apakah nama untuk suatu penderitaan yang dinikmati? Kebodohan? Kemalasan? Apatis?


Itulah sekelumit kisah Ramadhan di Negeri Asing. Jauh dari orang tua dan sanak saudara. Sepi selalu memeluk hati, menyisakan ruang kosong di sudut paling dasar. Suara Ibu dan bertukar pikiran dengan Ayah begitu dirindukan. Segenggam rindu untuk suatu tempat di atas Gunung Geulis. Akan tersimpan selalu rasa ini hingga tiba saatnya arungi angkasa dan kembali ke desa nan hijau di Pulau Jawa.

Life Is A Reality To Experience

,


Far far away from the place where I belong...
Should I stay?
Where will I go?




You can say I'm a dreamer
You can say I'm a loser
You can say anything 'bout me
But I believe in one thing
LIFE IS A REALITY TO EXPERIENCE

I'll face the worst wave of Java Ocean
To make peace of my soul
Long Island... I'm coming!!!

Menghabiskan Bulan Juli di Gantung (Spent July in Gantung)

,

Teman, ketika kau baca posting ini, aku sudah berada di suatu tempat yang indah. Suatu tempat terpencil nun jauh di belahan barat Indonesia. Negeri kecil yang masih sangat hijau, walau tanahnya merah membata dan berpasir. Dibalik kisah eksploitasi timah, tempat ini menyimpan permata yang sangat berharga.
Friends, when you read this post, I've been in a beautiful place. A remote place far in western Indonesia. Small country that is still very green, even the soil brick red and sandy. Behind the story of the exploitation of tin, place holds a very precious jewel.[/I]


Pertama kali menghirup udara Belitung dan kupijakkan kaki di Tanjung Pandan, seluruh molekul beresonansi hebat. Baru kali ini kurasakan jatuh cinta pada suatu tempat. Hijaunya dedaunan membuaiku dengan mesra, tenang dan sunyi tempat ini membuatku tenggelam dalam peluknya. Menjumpai anak-anak berwajah polos dan ramah dan bersilahturahmi dengan ibu-ibu yang lugu, membuatku mencandu nafsu. Sesaat birahi keinginan muncul dan membuatku hilang fokus, tertarik memberdayakan kaum wanita, tertarik mengajari anak-anak, tertarik mengobservasi lingkungannya, tertarik ini, tertarik itu, dan sebagainya. Sungguh buruk akibat jatuh cinta. Tenang teman, cinta yang ini untuk Desa Gantung.
The first time I inhale Belitung's air and place my feet in Tanjung Pandan, the entire molecules resonate tightly. For once I feel in love with a place. The green leaves swings me gently, calm and quiet of this place made ​​me sink into its hug. Meet children's plain-faced and friendly and chatting with innocently mothers make me addicted craving. Desire lust momentarily appear and made me lost focus, interested in empowering women, interested in teaching children, interested in observing the environment, interested this and that, and so on. It was bad due to fall in love. Relax friends, this love for Gantung Village.[/I]


Dari tempat inilah inspirasi datang dan akan dihasilkan buku-buku. Di desa inilah akan kuhabiskan sisa bulan Juli. Kuyakin hari-hari pasti indah diisi muka-muka mungil ceria. Cinta yang datang tegarkan diri ini. Belaian angin membuatku rindui suatu tempat di kejauhan, nantilah aku kembali. Disini aku hadir, merangkai kata dan ijinkan melakukan sesuatu yang berarti untuk si munggilnya Gantung. Menampakkan diri untuk dia yang tak sadar akan hadirku disini.
From this place the inspiration comes from and will be produced books. In this village I will spend the rest of July. I bet the days would be beautifully filled with cheerful faces. The love that comes made me rigid. Wind caress me somewhere in the distance, soon I'll be back. Here I present, stringing words and allow to do something meaningful for the Gantung's children. Appeared to him that is not aware of my presence.[/I]


Puisi Untuk Kekasih

Dari lubuk hatiku kubisikkan padanya
Kekasih, aku disini
Kuarungi angkasa biru agar bisa ada disini bersamamu
Kekasih, dengarlah kata hatiku

Aku datang tuk rajut hari bersamamu
Penuhi mimpi-mimpimu yang juga mimpi-mimpiku
Aku terlempar dari dimensi waktu lain
Karena kau memanggilku
Sadarkah kau?

Kekasih, tengoklah aku
Tersenyum padaku
Raih tanganku
Lalu kita akan bercinta hingga maut menjemput


@Belitung di Musim Panas
(c) 2011, Aidia is My Idea

Love is...



Love is
being happy for the other person when they are happy
being sad for the other person when they are sad
being together in good times and being together in bad times
Love is the source of strength

Love is
being honest with yourself at all times
being honest with the other person at all times
telling, listening, respecting, the truth and never pretending
Love is the source of reality

Love is
an understanding that is so complete
that you feel as if you are a part of the other person
accepting the other person just the way they are and not trying to change them to be something else
Love is the source of unity

Love is
the freedom to pursue your own desires
while sharing your experiences with the other person
the growth of one individual alongside of and together with the growth of another individual
Love is the source of success

Love is
the excitement of planning things together
the excitement of doing things together
Love the source of the future

Love is
the fury of the storm
the calm of the rainbow
Love is the source of passion

Love is
giving and taking in a daily situation
being patient with each other's needs and desires
Love is the source of sharing
knowing that the other person will always be with you regardless of what happens
missing the other person when they are away but remaining near in heart at all times

Love is the source of security
Love is the source of life

Bebas

,

Protected by Copyscape Web Plagiarism Software


Lukaku pulih
Bulu-bulu di sayapku tumbuh kembali
Langit, aku siap arungi dirimu
Raih kembali semua mimpiku

Untuk setiap goresan mimpi
Ingatkan aku kembali
Untuk semua janji
Buatlah aku memenuhinya

Kuatkanlah diri ini
Hadapi semua rintangan
Selalu senyum dan bahagia
Walau rintangan takkan mudah diterjang


© 2011, Aidia is My Idea

Read more...