My Opera is closing 3rd of March

...Siapa kamu?

Kamu siapa?

...'maya, tegak, diperbesar'

"ya kirain lo sibukk smile)"
"kalo pun sibuk masa gak di reply smile)"

........................

"siap2 dibawelin dr segala penjuru ya"
"mending dibawelin dah daripada didiemin"

........................

"bawel lo"
"rbt l"
"paan c"
"alay smile)"
"fak!"

........................

"kalo rbt l artinya apa?"
"ribet lo"
"gue tanya artinya, bukan kepanjangannya"
"ya jawabannya bawel lo"
"jawabannya? terlalu luas ah. masih bisa dikerucutkan?"
"apa contohnya?"
"gak tauu smile)"
"ah masa gak tau smile)"
"sama nggak taunya dgn kamu. smile)"
"beri contoh pun gak ada?"
"kamu, ada?"
"beri contoh dl"
"seperti?"
"seperti perkiraanmu, apa?"
"ah, aku tidak pandai berasumsi."
"aku tak memintamu berasumsi"
"bukankah mengira-ira tanpa bertanya itu berarti asumsi?"
"itulah.. lbh baik katakan sblm bertanya"
"tidak lebih baik langsung bertanya?"
"mungkin kadang lebih baik katakan sebelum bertanya?"
"mungkin, kadang. ah mengira, menakar. kemudian terjebak dalam lingkar setan smile)"
"lingkar setan apa lingkar gengsi? atau lingkar ragu? smile))"
"lingkar pertanyaan yang tak ma(m)pu ditanyakan."
"ma(m)pu? knp (m)? mungkin krn blm saatnya utk ditanyakan? atau?"
"typo! ma(mp)u"
"hahaaa"
"karena kadang, ada pertanyaan dan pernyataan yang tidak dimaksudkan untuk terjawab. smile"
"atau blm mau jawaban? wink"
"atau belum siap? atau belum mampu? atau, atau, atau? asumsi kesekian pagi ini. smile)"
"itulah kalo disimpan..yang muncul jadinya asumsi smile)"
"ya nikmati saja berenang dalam asumsi-asumsi sendiri, hati-hati hati ikut hanyut. smile"
"ketika ikut hanyut, yang menghentikan adalah karang. kerasnya hati."
"jangan dihentikan dgn karang, kerasnya hanya akan menghancurkan hatimu. berhentilah ditempat yang kau maui, ditempat seharusnya ia berlabuh."
"hanyut namun sadar? smile"
"seperti semesta, hati punya mata, jangan mau dibuat buta."
"mata punya hati, yang dilihatnya rasa."
"begitupun hati punya mata, yang dilihatnya tak kasatmata."
"hati punya hati, tak melihat apa-apa, hanya hati."
"tak perlu lagi melihat. hati telah cukup dengan hati. hanya perlu merasa."
"setelah hati merasa, yang lain akan menjalankan perannya masing-masing dengan sendirinya."
"untuk kali ini, pada hati, nikmati saja peran sebagai yang lain. jika sudah masanya maka pertanyaan dan pernyataan akan hadir beriringan. merunut hal yang telah di telaah agar tidak sesat sesaat."
"memberi kebebasan pada hati untuk membebaskan dirinya sendiri. hingga pada akhirnya hati yang tenang."
"pada hati yang tenang perasaan akan bermuara, jika diizinkan; yang lain akan berlabuh."
"pada hati yang tenang, pikiran berpegang."
"tidak ada lagi bimbang, dan "BANG!" semua menjadi terang."
"yang berpegang, yang tenang. aha!"
"Ah, Tuhan. smile"
"hehe smile"
"ah rbt l smile))"
"lingkaran semesta. bwl l smile)"
"i love time warping! lingkar pertama."
"jd contohnya apa? bigsmile"
"damn, ulang lagi nih? smile)))"
"hahaa! pertanyaan awal begitu menggoda"
"kadang pertanyaan ditanyakan untuk meyakinkan. bukan mengetahui jawaban. betul?"
"betul. titik fokus pada pikiran yang belum ditemukan, mungkin?"
"atau menolak ditemukan, semuanya mungkin. karena dalam mungkin, semua abu-abu. smile"
"maka asumsi-asumsi yang akan berkuasa wink"
"lalu imajinasi menjadi raja-raja"
"kemudian ego menunjukkan taringnya"
"lantas kebenaran akan terus bersembunyi pada tanda tanya"
"salah pada pangkal? smile)"
"pada awal mula smile)"
"pada mulanya adalah pertanyaan. smile)"
"sederhana saja, tapi tidak ada yang mau coba menjawab. malah memilih jalan memutar"
"pada akhirnya kembali ke awal. memutar hanya untuk mencari tenang, lalu kembali untuk menjawab dengan tenang."
"manusia, memutar untuk menghindar. logika dasar smile)"
"kadang menghindar karena belum tahu. logika dasar jg smile)"
"'kadang' asumsi lagi~ kamu alien yang terlalu manusiawi. smile)"
"alien yang legal smile))"
"iya, bayanganmu maya, tegak, dipebesar."
"kamu sedang menggambarkan gengsiku? atau itu penilaianmu akan aku? smile)"
"ya smile"
"kamu sedang bercermin padaku?"
"kamu boleh mengira-ira, lalu menyimpulkan semaumu. seru ya?"
"ya smile"
"aku sedang menggambari pikiranku smile)"
"aku adalah gambaran-gambaranmu yang kau lukis dipikiranmu. smile)))"
"kamu tahu. tentang ini dan itu. pertanyaan sudah terjawab, selamat berpegang! smile"
"apa kita sedang memerangkapkan diri pada labirin gengsi? smile)"
"kamu menyebutnya gengsi, aku memanggilnya hati-hati. smile)"
"hati-hati lebih halus sepertinya. akan aku gunakan juga! smile)"
"hati-hati menjaga apa yang dipercayai. hati-hati menjaga diri."
"hati-hati hati-hati."
"smile)"

........................

"tidur, sin."
"met menyenyak, myo."
"selamat memejam, sin smile"
"*puk2*"

........................

01:57
190213

...sudah sana menjauh....serupa bulir, kamu, dari pucuk-pucuk rindu.

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28