Skip navigation

Sign up | Lost password? | Help

Lumbantoruan

Ricardo Gomes

Bad Evening with Technorati

,

It was a bad evening for me. Spending couple hours for claiming my other blog to Technorati. I entered my blog url for claiming since two days ago, but it always failed. Even after putting the claiming code in every place of my homeblog page..(header, footer, side bar) still technorati said “We could not find the claim code on your site”.

I guess its because of one or more plugins in my blog, so I inactivated them and changed the themes to wordpress themes default, read technorati suggestions and followed it carefully… still it didnt worked either…the message was “We could not find the claim code on your site”.

As you can see, I still put the claim code in the footer. Hope they will allow my blog claim someday!

Surprisingly, technorati index my blog all my posts. They even rank it.

Technorati blog claim ritual is sucks…

(Terlalu) Banyak Warga Medan Korupsi

Ini bukan soal pejabat atau walikota yang divonis sebagai koruptor, tapi warga yang korupsi. Bagaimana bisa?

Tak sulit untuk membuktikan banyak warga Medan yang korupsi. Coba telusuri jalan-jalan di Kota Medan, terutama permukiman. Perhatikan berapa banyak warga membangun rumah atau ruko yang pekarangannya hingga hampir ke badan jalan, ‘memakan’ parit dan trotoar. Terlalu banyak.

Jangankan parit, trotoar yang sebenarnya diperuntukkan bagi pejalan kaki pun juga dijadikan halaman rumah. Sementara tepi jalan dijadikan tempat mengumpulkan sampah, plangkat, tempat berjualan. Anehnya, ada pula yang meletakkan pot bunga, entah apa maksudnya.

Read more...

Lukisan Kematian

Temanku Lukas, seorang pelukis. Dia bisa membuat sketsa wajah dalam sekejab. "Semakin cepat, semakin banyak penghasilan," begitu kata 'bujang lapuk' yang buka praktek di lobby sebuah hotel di kotaku itu. Meskipun temanan, tapi ia tak pernah mau buat skesta wajahku (padahal aku memintanya lebih dari dua kali).

Akhir Juni lalu, ia menumpang di rumahku. Kontrakannya habis, ia belum menemukan rumah baru. "Ayolah, cuma sebulan," katanya tapi aku bersikeras memperbolehkannya seminggu. He..he..he.. padahal, kalau, aku tak akan mengusirnya andai ia menginap lebih dari sebulan.

Dengan wajah yang memelas dan lucu, ia memohon. Akhirnya aku memperbolehkannya menginap dua minggu ditambah dia harus membuat sketsa wajahku dengan gratis, plus dia tak boleh pakai handuk dan sikat gigiku!

Read more...

Cara Mudah Mengakses YouTube

Aku termasuk orang yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah yang memblokir youtube. Tak seharusnya aku menanggung akibat dari pembuatan Fitna. Sama sekali aku tak suka propaganda seperti itu, aku bahkan tak berminat melihat fitna. Btw, bagi orang yang terlanjur 'cinta' dengan YouTue, rasanya tak perlu kecewa. YouTube masih bisa diakses, tentunya anda harus mengetahui beberapa trik2 khusus. Meskipun tak ada jaminan tips2 berikut berlaku selamanya, tapi ada baiknya anda mencobanya sambil menunggu semoga pemerintah me-review ulang kebijakan yang menurutku tidak bijak.

Read more...

Kakak oh (bukan kakakku)...

Menurutku, hubungan adik dan kakak perempuan itu istimewa. Tapi aku tak pernah sepenuhnya memahami hubungan itu. Bertahun aku mencari tahu; gimana sih rasanya punya kakak? Meskipun banyak orang memiliki kakak perempuan, tapi sulit sekali mencari tahu secara langsung gimana rasanya. Biasanya mereka menjawab; biasa aja tuh! Entah kenapa pula, sulit sekali mencari artikel, kajian ilmiah, novel atau film yang menjelaskan istimewanya hubungan "kakak perempuan dengan adiknya." Biasanya keistimewaan itu hanya terselip beberapa baris, atau dalam adegan selintas.

Read more...

Mengapa Opera?

Aku menggunakan opera sejak tahun 2003. Pada masa itu, banyak situs yang melengkapi halamannya dengan javascript dan flash. Opera menanganinya situs seperti itu dengan baik, lebih baik dari browser lainnya. Jadilah aku 'jatuh hati' pada Opera, hingga kini. Browser wars memang sudah over, bagiku Opera adalah pemenang.

"So why Opera?" tanya temanku. Nih aku bikin sedikit alasan mengapa aku suka Opera.

Read more...

Rasa Aman (Ayah)

Ketika masih berumur 6 tahun, keluarga kami tinggal di daerah terpencil. Alm.Ayahku membuka pelayanan disana. Rumah kami dibangun tepat di depan kuburan tua serdadu Belanda. Orang-orang bilang, tempat itu kramat. Mungkin ayah ingin membuktikan tak ada tempat keramat yang patut ditakuti oleh orang percaya, maka dia mendirikan rumah disitu. Kuburan tua itu bersebelahan dengan sungai. Airnya jernih, aku suka sekali bermain disana.

Read more...