Batu Gopong
Thursday, June 19, 2008 4:37:46 AM
Dulu ia hidup mulia dikarangnya, menerkam cahaya-Nya penuh teguh..
angin badai menyeruak...menghantam kepalan tangannya
Anehnya ia merasa berlayar nan indah
mengelilingi samudra karang
dentuman hiu-hiu dunia mengingatkan
dianggapnya nisbi dalam keburaman hati
Entahlah..
Batu gopong slalu tersenyum dalam tangis
tak jarang iamenangis dalam senyuman
terkias lekuk hatinya bertanda luka
mengoyak samudra tuk jadi mutiara
wahai yang berkuyuh...
kuyuhkanah jiwaku dalam teguh
meski seribu hati berkata mlompong
Batu gopong harus tetap nylonong
Merebut kapal sang Maha penolong
angin badai menyeruak...menghantam kepalan tangannya
Anehnya ia merasa berlayar nan indah
mengelilingi samudra karang
dentuman hiu-hiu dunia mengingatkan
dianggapnya nisbi dalam keburaman hati
Entahlah..
Batu gopong slalu tersenyum dalam tangis
tak jarang iamenangis dalam senyuman
terkias lekuk hatinya bertanda luka
mengoyak samudra tuk jadi mutiara
wahai yang berkuyuh...
kuyuhkanah jiwaku dalam teguh
meski seribu hati berkata mlompong
Batu gopong harus tetap nylonong
Merebut kapal sang Maha penolong