My Opera is closing 3rd of March

The Moejaheedah

http://my.opera.com/lutfiah

Tanya hati ...? ridho itu yang gimana?

ridho itu yang gimana?
Astaghfirullohal’adhim ya Alloh…………
Akhirnya Engkau membuka tabir hikmah ini…… bertahun-tahun hamba Engkau uji dengan kejadian-kejadian….pendidikan-pendidikan yang “memaksaku” memilih “aku harus patuh” semua bener-bener begitu berharga demi sekedar keridhoan hati….
Sekarang aku tau…
Ternyata semua itu Engkau persiapkan untuk hari ini… yach..untuk kehidupanku yang baru…yang meski aku tidak tau untuk berapa lama nyawa ini akan Engkau ijinkan…..

Sebegitu sakitkah hati hamba ya rabb???…sebegitu belum ridho-kah hati hamba ini?? hingga Engkau benar-benar musti membuktikan berulang-ulang padahal berkali-kali sudah..bertahun-tahun pula .. hamba telah melewati berkali-kali ujian semacam…

mungkin karena lutfi belum lulus ya….????? Yach… mungkin karena aku musti remidi…. Mengaku mengenal diri… padahal Alloh jauh lebih ngertiin aku..ketimbang aku terhadap diriku sendiri….

Yach..aku bersyukur Alloh tidak memberiku apa yang aku inginkan, tapi Alloh selalu memberikan apa yang aku butuhkan…..

Dalam perjalanan kecilku….saat aku menginginkan orangtua yang “memanjakanku”……
Alloh menakdirkanku lain… karena aku lebih membutuhkan ketika harus memanjakan orangtuaku…. Agar aku tidak bergantung kepada selain Alloh….

Saat aku menginginkan sekolah dan kampus yang memanjakanku dengan sistem islami…. Alloh menakdirkanku untuk berjuang merintis sistem yang “pasti suatu saat “ bisa memanjakan umat dengan pola islami

Saat aku yang kehausan ini menginginkan disirami lautan dari sumber ilmu yang terus memancar…. Alloh menakdirkanku berjuang menggapainya dengan merelakan setetes air ini sebagai pancingan sumber mata airNya…

Apakah aku menyesal???...
TIDAK !!!..seribu kata aku teriakkan dalam hati…. TIDAK!!! AKU BAHKAN TAK TERBERSIT UNTUK MENYESAL …….. setitikpun……
Terserah apa kata dunia…. Apa kata orang tentangku….
aku Hanya butuh waktu….
Manusiawiku butuh waktu….

Layaknya Hajar butuh waktu ketika Nabi ibrahim di utus membunuh anak kesayangannya
Layaknya Muhammad SAW. butuh waktu ketika kecintaannya ( Khodijah, pamanda Abu Tholib dan putranya Abdulloh) dipanggil Alloh SWT dalam waktu berdekatan..
Layaknya teh ninih butuh waktu untuk benar-benar ridho aa gym mengikuti sunnah rosul

Apakah ini berarti tidak Ridho? Kurang ikhlas?...
Apakah ini berarti tidak sepenuh hati merelakannya?
Apakah ini berarti kurang 100%?
Ayooo..jawab… apakah ini berarti begitu?... Sekali lagi TIDAK!!!
Kurang seberapa yakinnya Nabi ibrahim dan Ismail kepada Perintah Alloh SWT? basyaroh manusiawi beliaupun membutuhkan waktu

Kurang seberapa yakinnya Muhammad SAW kepada takdir Alloh SWT?
basyaroh manusiawi beliaupun membutuhkan waktu

Dan Kurang seberapa yakinnya the ninih kepada Syari’at Alloh SWT?
basyaroh manusiawi beliaupun membutuhkan waktu

Terserah…..
Hanya Yang ku yakin layaknya hari-hari yang telah Alloh ujikan kepadaku dan shiroh Nabi-nabi dan sahabat dulu…
pertolongan itu teramat sangat dekat…. SANGAT DEKAT !!!
yach pertolongan untuk menggapai utuh di jalanNya

tinggal seberapa keyakinan kita terhadap pertolonganNya….
Karena hati juga milikNya…
Jiwa ini milikNya
Bahkan rasa yang ada-pun ituh ciptaanNya
Semua ciptaanNya
Aku tidak punya kemampuan sama sekali menciptakannya
Bahkan sekecil apapun…jujur..aku jauuuuuuuuuuuhhhhhhhh sangat lemah

Aku hanya meraih pertolonganNya untuk membuatku bangkit …. utuh
Merengkuhku kembali dalam cintaNya….. sekedar Ridho dengan takdir perjalanan proses yang dipetakan Alloh untukku dan untuk kita…

Ah…. Aku tidak berharap apa-apa.
Selain berharap Alloh mencurahkan bahasa ini ke dalam hatimu…
Agar sama-sama Lebih peka …. Tidak sekedar terucap dan ter-just-men

Alloh ghoyatuna… Alloh Waliyyul mu’minin… amiin.

Tarian PenakuSiapapun, aku Takut......

Write a comment

New comments have been disabled for this post.