Thursday, 20. March 2008, 15:48:01
Haru no Higan, Hanami, Hina Matsuri
Hina Matsuri [Festival Boneka] 3 Maret
Boneka-boneka yang dipajang dalam rangka festival ini sebenarnya bukanlah boneka yang menjadi mainan anak-anak sehari-hari. Boneka-boneka Hina ini merupakan boneka pajangan dengan pakaian yang mewah ala kaisar dan dan permaisurinya, beserta pembesar dan pelayan dan sejumlah benda-benda kecil yang menggambarkan bunga, pepohonan dan berbagai alat. Semuanya dipajang pada rak berjenjang-jenjang dimana boneka kaisar dan permaisuri diletakkan pada jenjang teratas.
Festival untuk anak perempuan ini berlangsung pada tanggal 3 bulan Maret, juga merupakan festival untuk mendoakan kebahagiaan dan kesehatan mereka.
Biasanya beberapa anak perempuan dengan pakaian kimono indah berkumpul di depan rak untuk bergembira ria sambil makan kue-kue khas hishimochi, arare dan lain-lain.
Konon asal mula festival ini adalah ritual purifikasi, membersihkan jiwa-raga.
Haru no Higan sekitar tanggal 21 Maret
"Higan” musim semi ini berlangsung sekitar tanggal 21 Maret setiap tahun. Pada kesempatan ini orang mengunjungi makam keluarga untuk berdoa bagi arwah leluhur yang telah meninggal dunia. Pendeta Buddhis diminta membacakan doa khusus untuk keperluan ini.
Hanami [Pesta Menikmati Sakura] akhir Maret/awal April
Waktu bunga sakura bermekaran di pohonnya berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lainnya, dimulai dari daerah paling selatan. Dengan demikian pesta memandang dan menikmati sakura juga berlainan waktunya dari satu daerah ke daaerah lainnya., tapi kurang lebih berkisar dari akhir Maret hingga awal April. Rombongan demi rombongan berpiknik menggelar tikar, duduk-duduk di bawah pepohonan sakura untuk bergembira bersama, makan-minum bersama. Ada kelompok keluarga, ada kelompok perusahaan, organisasi, sekolah dan lain-lain.
=:=:=:=:=:=:=:
Sumber: Aneka Jepang [Kedutaan Besar Jepang No. 306/2004 (2)]
______
Sepertinya ada beberapa kalimat di atas yang kurang enak dibaca ya..
Peace ajalah
Monday, 17. March 2008, 11:08:51
Tentang AIDS
BAGAIMANA VIRUS AIDS MENYERANG?
1.Semua Orang punya sel T, sejenis sel darah putih yang memberi perlindungan tubuh.
2.Sistem kekebalan tubuhmu secara konstan memproduksi sel T baru atau antibodi. Mereka menghancurkan kuman atau virus yang menyerang tubuhmu setiap hari.
3.Jika kamu terinfeksi, virus HIV menghancurkan sel-sel T dalam tubuh.
4.Selama virus HIV-AIDS menggandakan diri, virus itu juga semakin lama semakin merusak sel T.
5.Ketika sel-sel T dihancurkan, sistem kekebalan tubuhmu tidak bisa lagi menyerang atau menghancurkan mikroorganisme penghasil penyakit.
6.Kamu sudah tidak punya ketahanan terhadap infeksi-infeksi yang mematikan.
HIV TIDAK MENULAR MELALUI KONTAK BIASA
Berjabatan tangan
Berpelukan
Berciuman [kecuali ada luka terbuka atau gusi berdarah]
Batuk, bersin
Peralatan makan
Tempat duduk kloset
Gagang pintu, telepon
Kolam renang
Gigitan hewan atau serangga
NOMOR TELEPON HOTLINE UNTUK PENANGGULAN KRISIS DAN INFORMASI DI INDONESIA
Nomor telepon untuk konsultasi remaja
Bila kalian ingn curhat mengenai permasalahan remaja, masalah seksual, kesehatan reproduksi bahkan masalah keinginan untuk bunuh diri, kalian bisa menelepon atau kirim email ke:
•PKBI Pusat [021] 720-7372
•CMM [021] 859 110 099
•Email ke curhat_pkbi@yahoo.com
•Email ke muda@kompas.co.id [rubrik konsultasi remaja, kerja sama antara Harian Kompas dan PKBI]
Kalian juga bisa membicarakan masalah kalian degan orang tua, pembimbing di sekolah atau orang-orang dewasa yang bisa dipercaya.
Nomor telepon untuk bantuan mengenai masalah pelecehan dan kekerasan seksual
•Lembaga bantuan hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan [LBH-APIK] [021] 916 4130, 877 97242, 877 972 89 pada pukul 09.00-17.00 WIB.
•Kalyanamitra, Pusat Komunikasi dan Informasi Perempuan [021] 790 2109, 790 2112
•Mitra Perempuan [021] 829 8421, pukul 09.00-16.00 WIB
•Rifka Annisa Women’s Crisis Centre [Yogyakarta] [0274] 552 904, hotline [0274] 553 333
•Pusat Krisis terpadu [PKT] di RSCM [021] 316 2261, RS TNI AL Dr. Mintohardjo [021] 570 3081 psw. 242
Informasi mengenai kehamilan
Cobalah untuk mengunjungi website www.bkkbn.go.id/hqweb/ceria. Situs ini memuat banyak artikel masalah kesehatan reproduksi remaja, kehamilan remaja dan pernikahan dini.
[Namun setelah saya lakukan sedikit pengecekan ternyata situs yang bisa diakses itu yang ini ya >> www.bkkbn.go.id]
Nomor Telepon Untuk Informasi Mengenai Penyakit Akibat Hubungan Seksual
Untuk informasi seputar AIDS, kalian bisa menelepon ke:
•Hotline AIDS Yayasan Mitra Indonesia [021] 7074 7072 [Senin-Jum’at 12.00-17.00 WIB], Konseling dan TEs HIV [021] 424 9654 [Selasa dan Kamis 13.00-18.00 WIB dengan perjanjian]
•Hotline Yayasan AIDS Indonesia [021] 530 0855 [Senin-Jum’at 14.00-17.00 WIB, Sabtu 09.00-12.00 WIB]
•Yayasan Spiritia [021] 7279 7007 atau email spiritia@rad.net.id
•Baby Jim Aditya [Aktivitas Masalah AIDS]-Partisan Club [021] 765 2737, [0816] 849 305 atau email babyjimaditya00@yahoo.com dan baby@babyjimaditya.com
Sunday, 16. March 2008, 06:37:49
Tentang AIDS
Nama aslinya bukan Nancy..
Tapi itu bukan masalah.
Saat usia belia, sesuatu yang ngga diharapkan justru telah membuat kehidupannya berubah total..
..
Dan di antara sekian kisah kehidupan manusia di dunia memang ada yang hendaknya dan atau layak dijadikan contoh untuk kemudian diambil hikmahnya atau pun teladannya..
=:=:=:=:=:=:=:
Sumber tulisan: It Happened to Nancy.
Pertanyaan-pertanyaan Nancy tentang AIDS dan Perkosaan
Apakah aku akan bisa pulih dari perkosaan?
Tentu saja! Kalau kamu berbicara dengan seorang konselor yang menangani masalah perkosaaan dan belajar untuk benar-benar tahu bahwa kamu sama sekali tidak bertanggung jawab! Bahwa kalau kamu berkata tidak, maka artinya benar-benar tidak! Bahwa kamu adalah korban! Bahwa kamu tidak sendiri! Bahwa ada ribuan anak sebelum kamu yang bisa pulih! Bahwa kamu juga akan pulih!
Apa yang harus dilakukan seseorang, cowok atau cewek setelah dia diperkosa?
Carilah telepon sesegera mungkin. Telepon darurat, polisi atau Pusat Krisis Perkosaan. Mereka akan membawamu ke rumah sakit atau klinik. Jangan mandi, membersihkan tubuh, berganti pakaian, jangan ke kamar mandi minum apa pun atau menggosok gigi.
Kenapa?
Karena cairan semen dapat diIdentifikasi seperti sidik jari dan mungkin akan meninggalkan jejak di mulut dan pakaianmu dan lain-lain.
Apakah degan pergi ke rumah sakit setelah diperkosa bisa mecegahmu dari kehamilan atau tertular AIDS atau penyakit lain?
Perawat atau dokter di klinik atau rumah sakit setempat akan memberimu pengobatan untuk mencegah kehamilan. Mereka juga akan menggunakan antibiotiK untuk PHS (penyakit hubungan seksual). Walaupun demikian, sampai saat ini virus AIDS dan HERPES II belum bisa dikendalikan oleh obat apa pun.
Apakah sebagian besar pemerkosa adalah orang asing yang menakutkan?
Tidak. Tujuh dua persen perkosaan yang dilaporkan adalah perkosaan yang dilakukan oleh orang yang dikenal [maksudnya anggota keluarga , teman-teman, tetangga dan lain-lain] atau perkosaan saat kencan. Hanya dua puluh dua persen yang dilakukan oleh orang asing. Para ahil di bidang ini memperkirakan lebih dari 80% perkosaan tidak dilaporkan. Sangat sedikit perkosaan terhadap laki-laki dilaporkan atau masuk ke hotline, meskipun seharusnya hal itu dilaporkan. [Sumber: National Victims Center, Arlington, VA 222201]
Kemanakah kita harus pergi kalau terinfeksi virus HIV? Berapa biayanya?
Teleponlah departemen kesehatan di daerahmu untuk menanyakan dimana dan kapan kamu bisa di tes. Biasanya tes itu rahasia. Dan terkadang gratis.
Berapa lama?
Biasanya butuh dua atau tiga minggu untuk mendapatkan hasil tes itu. Sering kali disarankan untuk melakukan tes ulang karena terkadang dibutuhkan waktu lebih lama untuk membentuk antibodi positif. Pada beberapa kasus yang jarang ditemukan, pembentukan itu memakan waktu satu tahun. Selama masa itu, kalau sudah terinfeksi, kamu sudah bisa menularkannya kepada orang lain.
Apakah HIV?
Kalau kamu positif HIV, berarti kamu memiliki Human Immuno Deficiency Virus dalam tubuhmu. Itu adalah tahap pertama dari AIDS dan sangat berbahaya. Siapa pun laki-laki atau perempuan, bisa menulari pasangan seksualnya segera setelah memperoleh HIV melalui kontak seksual yang dilakukan dengan orang yang terinfeksi HIV. Dengan kata lain, kalau seseorang melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi HIV di Jum’at malam, dan dia terinfeksi, maka dia bisa menularkan infeksi itu pada orang lain di hari Sabtunya atau bahkan di hari yang sama.
Apakah AIDS?
Itu adalah tahap kedua dari infeksi HIV. AIDS berarti “Acquired Immune Deficiency Syndrome”. AIDS adalah penyakit yang bisa menginfeksimu. AIDS bukan penyakit bawaan lahir seperti hemofilia.
“Immune Deficiency” berarti virus AIDS telah membuat sistem kekebalan tubuhmu rusak. HIV adalah virus atau bakteri kecil yang harus hidup dalam sel hidup. Bila virus itu menyerang tubuhmu, virus tersebut menerobos masuk ke dalam sel yang merupakan bagian dari system kekebalan tubuh dan mengubah sel yang terinfeksi menjadi pabrik virus, menggandakan diri dalam jumlah yang banyak, menyerang dan menaklukkan sel-sel yang lain yang merupakan bagian penting dari kekebalan tubuhmu. Kamu menjadi rentan terhadap segala jenis penyakit, termasuk penyakit-penyakit langka yang tidak akan menyerang kalau kamu dalam kondisi kesehatan yang normal. Sejalan dengan waktu, tubuhmu menjadi semakin lemah dan tidak sanggup melawan infeksi dan penyakit.
Apa yang terasa kalau kita menderita AIDS?
Banyak gejala AIDS yang mirip dengan gejala flu-keringat di malam hari, demam, batuk, sesak napas dan lain-lain. Kamu mungkin akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening dalam waktu lama-di leher, ketiak atau pangkal pahamu. Kamu akan terus mengalami diare atau kehilangan nafsu makan, merasa lelah dan kehabisan tenaga, ruam-ruam yang tidak sembuh dan bercak-bercak putih atau sariawan di mulutmu. Kalau kamu terkena sarkoma Kaposi akan ada bercak-bercak atau lebam-lebam seperti bekas benturan di beberapa bagian tubuhmu.
Apakah AIDS benar-benar sebuah epidemi (“menyebar dimana-mana dengan cepat?”-Webster)?
Benar. Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1981, AIDS telah berkembang hampir tanpa diketahui. Di seluruh Amerika Serikat, ratusan orang meninggal setiap harinya karena AIDS, dengan jumlah penderita terinfeksi HIV sekitar dua atau tiga kali lipatnya, lebih banyak lagi yang berkeliaran tanpa tahu kalau mereka terinfeksi HIV! Orang yang terinfeksi AIDS ada di hampir setiap negara.
Sebuah penelitian dari U.S. Federal Centers for Diseases Control and Prevention dipublikasikan pada konferensi Internasional AIDS tahun 1993. Penelitian itu menyarankan bahwa pendidikan seks perlu menekankan bahwa pencegahan kehamilan dan pencegahan penyakit bukanlah hal yang sama.
Sebuah survei terhadap lebih dari 12.000 siswa sekolah menengah menunjukkan bahwa 54% di antaranya aktif secara seksual. Di antara kelompok ini, 52%nya tidak menggunakan kondom pada saat terakhir kali mereka melakukan hubungan seksual. Mereka yang punya lebih dari empat pasangan atau pengguna narkoba atau alkohol, “kadang-kadang menggunakan kondom”. Hanya 19% dan 18% siswa pengguna pil KB yang menggunakan kondom secara rutin.
Dr. Victoria Cargill dari Case Western Reserve University melaporkan bahwa banyak anak-anak yang mengatakan, “Kenapa aku harus menggunakan kondom untuk penyakit yang bahkan belum tentu akan menulari kita dalam sepuluh tahun?” Peneliti Janet Collins mengatakan, “Begitu seorang anak remaja terlindung dari kehamilan, motivasinya untuk menggunakan kondom akan berkurang.”
Kristin Gebbie, koordinator AIDS Amerika Serikat, bersama dengan ribuan ilmuwan yang bertemu dalam Konferensi Internasional tahunan tentang AIDS menegaskan berkali-kali bahwa pencegahan adalah satu-satunya cara menghentikan epidemi AIDS agar tidak terus tersebar luas dengan cepat di seluruh dunia dan bahwa pada saat ini pencegahan AIDS adalah tanggung jawab individual dengan pengecualian kasus perkosaan seperti yang dialami Nancy.
Apakah semua orang yang terkena AIDS akan meninggal?
Sekarang ini seperti yang diketahui para profesional, AIDS selalu fatal. Kebanyakan penderita AIDS meninggal dalam waktu dua tahun sejak berkembangnya HIV sampai didiagnosis menjadi AIDS; walaupun demikian, reaksi bagi setiap orang yang terinfeksi virus ini akan berbeda-beda. Beberapa orang diketahui positif memiliki HIV tapi masih bisa terus hidup selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala. Beberapa orang yang terinfeksi ini langsung sakit dan tidak lama kemudian meninggal. Sementara ada juga yang berada di antaranya, terkadang sakit dan terkadang sehat.
Bagaimanakah dengan transfusi darah?
Saat ini darah diperiksa dengan hati-hati, dites beberapa kali untuk meyakinkan bahwa darah tersebut tidak terkontaminasi virus AIDS. Kalau kamu mendonorkan darah, bank darah akan menggunakan jarum yang baru untuk setiap pendonor. Kamu tidak akan tertular virus AIDS dari transfusi darah.
Untuk vaksinasi, dokter selalu menggunakan jarum sekali pakai untuk setiap suntikan.
Bisakah kita terinfeksi virus AIDS pada kali pertama melakukan seks?
Tentu saja, kalau pasangan kita memiliki virus itu dan tidak menggunakan kondom atau apabila pelindungnya tidak efektif. Kamu juga bias hamil dengan sekali berhubungan seks dalam situasi yang sama. Kebanyakan penderita AIDS yang berumur dua puluhan tahun terinfeksi HIV di umur belasan tahun.
Seberapa amankah “seks yang aman”?
Tidak 100% aman. Bahkan menggunakan kondom lateks dengan spermisida pun tidak selamanya 100% aman.
Bagaimanakah seks yang aman itu?
Jelas sekali yang aman adalah dengan tidak melakukannya. Begitu juga dengan seks dengan satu pasangan setia dalam jangka panjang yang tidak terinfeksi HIV. Kalau kita melakukan seks dengan lebih dari satu pasangan, kalau pasanganmu terinfeksi HIV atau kamu tidak yakin tentang latar belakangnya, kamu harus memakai kondom selama berhubungan-baik oral, anal maupun vaginal.
Kondom bisa dibeli di apotek. Kamu tidak membutuhkan resep dokter. Beberapa apotek punya bagian sendiri bertanda “Pengaman” atau “Alat Kontrasepsi”, jadi kamu tidak perlu memintanya.
Pergunakan selalu kondom lateks dengan spermisida yang mengandung nonoxynol-9. Kondom yang terbuat dari kulit binatang bisa ditembus virus HIV.