My Opera is closing 3rd of March

macfred

mac dlm keseharian

trip ke pulau Umang dan pulau Peucang


Tekad bukan Nekad
ini adalah kali pertama gw melakukan touring jetski dengan ‘dedengkot jetski indonesia’ Fully. tp jujur aja ini jadi ajang ancur2an buat gw dimana kondisi fizik yg pas2an, juga pertama kali touring jarak jauh dg jetski (+/- 440km pp), kaya apa dan bagaimana yg akan terjadi di depan gw asli ga tau dan ga mau tau…

sementara gw hanya dibekali ‘tekad‘ dan ‘GPS‘ tekad gw pake untuk lompatin ombak demi ombak sedangkan GPS just in case gw ga sanggup, nyerah, ketinggalan atau emergency gw bisa capai garis pantai sesingkatnya tanpa nyasar. ini menjadikan gw lebih tenang ngikutin perjalanan ini berbekal tekad dan bukan nekad, berikut adalah catatan perjalanan gw

Kamis 9 April
setelah melakukan pemilu legislatif gw ketemu dg Fully di IJBA ancol membahas persiapan akhir mulai dari Jetski sampai kepada perlengkapan pribadi. kesempatan ini di pake anak2 gw untuk latihan jetski sekedar menyalurkan kesenangan mereka karena dua hari kedepan gw akan touring…

Jumat 10 April
alarm bangunin gw jam 4:30, bersih diri bersiap seperlunya karena gw pikir toh basah juga, segera berangkat dg taxi (yg sdh gw pesan tadi malam krn ga mau nyusahin istri gw brenda) langsung menuju ke Taman Impian Jaya Ancol tiba di lokasi berbarengan dengan Fully, mrs.Yana, Aero dan Aqsa lalu selang beberapa menit diikuti Zulkarnain gw pikir ini awal yg baik memulai sesuatu dengan disiplin waktu.

final check kami lakukan diantaranya:
1. personal floating device
2. wet boot
3. storm whistle (di claim peluit paling nyaring sedunia)
4. mares gloves
5.quicksilver goggle
6. untuk pakaian gw pake NIKE spy lebih loose dan nyaman
7. waterproof rubber bag buat baju selama di pulau umang
8. aquapack buat handphone
9. camelbak buat minum selama d jalan
10. 1 unit jetski yamaha 2006 FX cruiser HO yang 50th anniversary

tepat pukul 6:00 rombongan dari pantai ancol bertolak menuju Pantai Mutiara terdiri dari Fully, Aero, Aqsa, Zulkarnain dan gue sendiri sedangkan mrs.Yana dg taxi menuju Pantai Mutiara lalu ikut ke pulau Umang dengan Kendaraan.
perjalanan ke pantai mutiara kurang dari 5 menit saja sesampainya disana ternyata DHUEEERRR….
peserta pantai mutiara belum siap gilaaaa…

dalam hati gue perjalanan sejauh ini dan melibatkan banyak orang sampai jam yg sdh ditentukan belum lagi siaap? bisa jam berapa kita akan sampe di tujuan?

kita merapat di pantai mutiara buat sarapan bakmi pangsit buang air kenalan2 ama peserta yg diantaranya bukan muka baru yaitu bang dennes, andi dan hengky kawan ‘happy angel’

setelah konkow2 persiapan ini dan itu akirnya jam 9:00 kita bergerak menuju pulau umang dengan total 19 jetski 1 speed boat tangker 2 speedboat kawal dan 2 speed buat keluarga dan anak2 peserta

ombak
keterlambatan keberangkatan mengakibatkan keadaan laut yg seharusnya ‘flat’ telah berubah menjadi ombak yg menjadikan jarak tempuh jadi berlipat lipat lama nya itu sdh pasti…
dalam perjalanan ombak demi ombak gw lewatin, percikan ombak sampai guyuran ombak, lompatan serta bantingan gw rasakan akhirnya betapa perbedaan itu nyata bahwa gw adalah peserta yg paling belakang serta orang yg paling di tunggu dalam rombongan…
peduli amat kalo mau duluan ya duluan aja toh gw ada gps kalo mau ninggalin gw bisa pulang… begitu gw pikir, ternyata dugaan gw salah, karena dengan sabar kapal tanker dg setia mengawasi dari belakang kadang ada di depan begitu dan begitu seterusnya…

dari kacamata gw ombak kali ini adalah yg terbesar yg pernah gw lewatin dengan jetski serta cuaca kali ini membuat keadaan gelombang jadi ga beraturan riaknya membuat gw ga bisa mengatur kondisi jetski kapan harus bersiap untuk terbang melompati ombak, kapan jetski akan naik dan kapan jetski akan jatuh itu sama sekali ga bisa gw prediksi lagi.
hal ini berakibat terkurasnya tenaga. gw lebih banyak dibilang jetski bawa daripada gw bawa jetski…

jam demi jam berlalu kelelahan yg sangat membuat semua otot menegang kaku akhirnya tiba pada titik pengisian bensin dan tanpa terasa sudah melewati terminal ferry pelabuah merak. dengan berat hati gw harus menerima kenyataan bahwa gw sdh mencapai batas kemampuan diri dan harus merelakan untuk menyerahkan kendali kepada Takim dan Purwanto keduanya technisi dari ancol, yg
bergantian sampai ke pulau umang… meski ada keinginan untuk menyelesaikan etape jakarta pulau umang, tp gw harus sedikit taktis dalam menyiasati tubuh ini mengingat masih tersisa 2 etape lagi sampai kembali ke jakarta yaitu etape 2 pulau Umang - pulau Peucang pp dan etape 3 pulau Umang Jakarta.

GPS pecah
sisa perjalanan gw naik kapal tangker yg adalah kapal logistik gw bisa makan dan minum sekedar mengganti semua cairan2 yg hilang dan sekaligus menetralisir semua air garam yg tertelan… dalam istirahat gw dapati ternyata GPS gw pecah terkena benturan dg stang jetski ketika dihantam ombak tadi ada perasaan sedih tp resiko lah

akhir nya tiba d pulau umang ternyata ga seperti yg gw bayangkan dimana ada swimming pool, whirlpool air panas gd pertemuan serta cottage tapi semuanya udah ga keliatan bagusnya karena sukacita udah bisa sampe tambah pegel jadi satu setelah bersih2 berendem air dingin panas kita segera ke ruang pertemuan untuk makan siang jam sdh menunjukan 16:00+

selesai makan siang kita check in mandi2 sekedar ganti istirahat lalu jam 20:00 persiaan untuk makan malam lalu kita istirahat karena jam 07:00 sdh harus persiapan ke pulau peucang

11 April
bangun pagi kita sarapan setelah itu langsung persiapan untuk ke ujung kulon, pulau peucang seperti biasa dari yg di rencanakan jam 07:00 baru bisa terlaksana pada jam 09:00 berangkat setelah di briefing oleh fully. cuaca sangat baik cerah dan keadaan ombak tenang cenderung flat semua pengendara bisa memacu jetski dg kecepatan maksimal sehingga kurang dari 1 jam kita sdh merapat ke pulau peucang

istirahat berenang makan siang berenang sdh tentu sambil menikmati keindahan alam di pantai pulau peucang itu kegiatan yg rombongan lakukan selama kunjungan beberapa jam di pulau peucang, sempat di guyur hujan kita nikmati sambil berenang di pantai secara berendam di pantai airnya lebih hangat…

kembali ke pulau umang jam 15:00… diperjalanan kita di hadang hujan badai gw secepatnya merapat ke speed boat sebelum jarak pandang berkurang dan hilang sama sekali… begitu gw berhasil mencapai titik d belakang speedboat hujan dan badai pun seperti tumpah ruah dr langit


ada keasyikan tersendiri juga dmana sebelumnya kita merasa sendiri di laut lepas setelah badai kita seakan di satukan dalam jarak pandang yg terbatas terombang ambing sambil berharap jgn ada petir yg menyambar turun…

setelah hampr 45 menit di terjang ombak dan badai hujan pun mereda dan kita pun kembali berpacu ke pulau umang… setiba di pulau umang seakan jadi ritual di tengah hujan kita kembali ke kolam whirlpool untuk bilas air laut dan menghangatkan badan lalu ke kamar masg2.
malamnya kita berkaraoke sehabis makan malam dan istirahat untuk siap di pantai pukul 07:00 sharp!

12 April
setelah bangun kena sempritan ’storm’ langsung ganti baju yg setengah basah karena sehabis sarapan langsung bersiap ke jetski masing2… briefing kali ini lebih ketat kelihatannya spy kita 19 jetski tetap dalam satu formasi dengan beberapa titik istirahat dan makan siang sekaligus makan siang.
pada peristirahatan sekaligus pertama di lippo carita pengisian bahan bakar untuk tanker dan jetski memakan waktu agak lama karena pembelian bahan bakar yg agak jauh dari pantai dan di sertai hujan… namun selanjutnya pada makan siang sampai dengan tiba di pantai mutiara kita semua tiba dengan selamat tanpa ada hambatan yg berarti

galery lainnya bisa klikdisini

hipertensi sore hari

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
M T W T F S S
January 2014March 2014
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28