novael's leaf

and the leaves were falling

Subscribe to RSS feed

selamat Pepen

, ,

ini cerita tentang salah satu teman saya dan dia adalah perempuan (setelah sekian lama, akhirnya punya teman cewek juga lol lol lol ).
kami sudah berteman sekitar 11 tahun, walaupun intens bertemunya hanya 1 tahun saja, kemudian 10 tahun terakhir kami habiskan dengan facebook, twitter, sms, kadang telpon, karena saya selalu tidak jelas dimana tempat tinggalnya doh
hebatnya orang ini adalah, dia adalah satu-satunya perempuan yang tahan dengan kata-kata saya yang sering kali menyakitkan, karena kepadanya saya menunjukan apa pendapat saya sebenarnya, betapa saya tidak menyukai keadaan yang terjadi atau keputusan yang dia buat, bahkan saat semua orang mendukungnya dengan keadaan baik, saya mungkin hanya satu-satunya orang yang menunjukan padanya betapa menyakitkannya kenyataan yes yes yes
karena dia perempuan, jadi saya rasa dia harus dilatih dengan keras untuk menghadapi kenyataan, hahaha.... entah apalah yang saya tulus ini
hari ini sms darinya datang, menyatakan klo dia pertengahan bulan depan akan menjadi mahasiswa pascasarjana IPB seperti yang dia inginkan sejak lama, selamat Pepen, semoga yang terbaik saja yang terjadi dihidupmu. jangan kuatir tentang yang akan kau hadapi. up up up

Amsal 17:17; seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.


not just lucky

,

harusnya saya melanjutkan menulis laporan tesis, tapi banyak saja alasan yang membuat saya menyimpang dari jalan yang benar, ngantuk lah, gak konsen lah, ada saja whistle whistle whistle sepertinya saya termasuk orang yang rajin, rajin cari alasan maksudnya lol
ini adalah salah satu simpangan yang saya lalukan, semoga setelah simpangan ini saya akan mencapai steady state tanpa overshoot lagi, lol lol lol
ini terpicu gegara status mantan mahasiswa di FB, dia begitu bangga dengan keberuntungan yang datang kepadanya dan menganggap orang dengan kepandaian akan sia-sia saja karena terkalahkan oleh keberuntungannya, semacam iklan jamu masuk angin di TV itu lah ya.
sebenarnya kata-kata seperti ini sudah sering datang sejak lama, dari kawan, patner kerja, atau iklan komersil entah-berantah itu dan truly saya sangat tidak suka dengan kata-kata semacam itu. ada yang berhasil masuk universitas ternama dan berkata, "aku tu gak pinter, cuma beruntung aja". heh, tidak kah dia memikirkan perasaan kami-kami ini, yang belajar sampai jungkir balik tapi tidak bisa lulus tes masuk universitas?
seperti kata dosen pembimbing saya di salah satu statusnya di FB atau kata-kata pamungkasnya presenter talk show yang dulunya terkenal sebagai tukang sulap mentalist, siapkan diri kita dengan semua keterampilan, kepandaian yang bisa kita pelajari, agar saat kesempatan itu datang kita siap meraihnya, itu yang disebut beruntung
karena

(Amsal 14:23) dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.


hari hampir berganti dan laporan saya hanya bertambah dua alenia saja, mari kembali ke jalan yang benar, p p p

love in simplicity

, , ,

beberapa hari yang lalu, saya nonton film 5 cm bersama teman. banyak hal yang membuat saya teringat hal-hal yang terjadi sebelumnya, mungkin bukan hal yang spesial tapi cukup mengisi ruang di otak kanan saya.
yang membuat saya kagum saat nonton film ini bukan saat dramatis yang ditampilkan, tapi hanya hal sederhana seperti saat matahari terbit di puncak mahameru. jadi ingat, selalu berusaha bangun pagi hanya untuk merasakan terpaan matahari pagi di teras rumah.
atau suka senyum-senyum sendiri lihat ibu dan anaknya yang sedang bercanda, romantis tampaknya....
atau baca postingan sebelumnya di blog ini, selalu membuat saya berterima kasih telah diijinkan untuk menuliskannya bahkan merasakannya....
atau menikmati foto hitam putih....
ah.....begitu mudahnya saya jatuh cinta.....
baik lah, saya berharap bisa memberi arti bagi semuanya walaupun sesederhana yang bisa saya lakukan, selamat Natal semuanya.............

smile

, , ,

apa arti dibalik senyuman Anda hari ini?
apakah senyuman yang tulus dari dalam hati, atau hanya sekedar pemanis?
apa yang membuat Anda tersenyum? terpaan air hujan di wajah Anda (maklum kan masih musim hujan ya), berhasil mencuci pakaian yang menumpuk, bertemu dengan sahabat Anda, berhasil menyelesaikan tugas Anda hari ini, teringat pertemuan dengan seorang yang Anda kasihi, mendapat SMS balasan yang Anda harapkan, atau semua itu adalah hal yang terlalu sederhana untuk membuat Anda tersenyum hari ini.

saya bahkan bisa tersenyum hanya dengan melihat semut yang berurutan berjalan sambung-menyambung menjadi satu itu lah Indonesia, ups...
semut yang begitu sederhana menjalani hidupnya bisa begitu menginspirasi manusia...
bahkan seorang raja pun terinsprirasi oleh semut

Amsal 6:6; Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak;
Amsal 30:25; semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas



saya tersenyum saat hujan turun, karena teringat saat tinggal di asrama begitu kuatnya rasa ingin pulang dan kemudian merindukan kehidupan di asrama, teringat saat kehujanan bersama kekasih dan kebodohan yang saya lakukan sehingga dia pergi meninggalkan saya, teringat kehujanan bersama sahabat membicarakan segala hal yang melintas begitu saja di kepala

sore ini saya melihat seorang remaja lelaki berkaos coklat berjalan membawa bungkusan di tangan kanannya, dia tersenyum dalam kesendiriannya dan itu membuat saya ikut tersenyum dan berpikir apa sebab dia tersenyum, apakah dia baru saja bertemu kekasihnya, apakah dia teringat SMS balasan yang ditunggunya, atau apakah dia dapat diskon belanja barang yang dibawanya dalam bungkusan.

saya bahkan dapat tersenyum karena senyuman yang tergaris di wajah orang lain yang bahkan tidak saya kenal, saya tersenyum karena mengingat hal bodoh yang saya lakukan di masa lalu, saya tersenyum karena sinar matahari yang menerpa wajah saya di pagi hari, saya bisa tersenyum karena hal yang biasa, bayangkan senyum yang tergaris di wajah saya jika hal yang luar biasa terjadi pada saya.

Ayub 29:24; Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka.



jadi tersenyumlah.........smile smile smile smile smile

dear friend......

, ,

my tears was falling down when i hear your story....
i never meant that way..
my so sorry...
is there something u want me to do? i'll do it all u want me to do...

maaf, saya tidak pernah berpikir jika orang lain tidak akan berpikir dua kali dengan apa yang mereka lihat, apa yang mereka ketahui.
ada sebagian orang yang tidak akan menimbang dua kali suatu kejadian, atau melihatnya dari sudut pandang yang berbeda.

jika diminta untuk melakukan apa pun, akan saya lakukan untuk hanya sekedar klarifikasi
saya selalu mendoakan yang terbaik saja yang terjadi dihidupmu, karena percayalah saya mengasihimu dengan tulus. tidak pernah sedikitpun kedukaanmu yang tidak mendukakan saya.

Amsal 17:17; seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.



all you need me, I'll always be there for you, dear friend........

galau

,

Beberapa hari yang lalu, saya merasa (klo menurut anak muda jaman sekarang) galau secara pikiran, karena menurut kamus besar bahasa Indonesia, galau itu:

ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau


Saya menyukai hal-hal yang sederhana seperti menikmati suasana di pagi atau sore, memperhatikan daun yang jatuh atau tertiup angin, atau hanya semut yang berjalan beriringan. Sering kali teman-teman yang melihat saya memperhatikan hal-hal sederhana itu menyangka saya melamun. Mungkin mereka tidak melihat apa yang saya lihat.
Kemudian saya berpikir, apakah saya merasa galau karena tidak bisa melihat hal-hal sederhana itu lagi? Ya, akhir-akhir ini saya memang tidah bisa menikmati itu. Bahkan saat ibadah saja saya sulit untuk berkonsentrasi, klo kata orang-orang biasanya "tidak ada damai sejahtera".
Besoknya saya mencoba melakukan hal-hal sederhana itu, pagi hari dengan ditutupi sebagian bayangan dari bangunan rumah saya sedikit berjemur di depan rumah, tapi dengan telepon seluler di tangan, awalnya sih baca renungan tapi berakhir di twitter juga. kemudian saya coba lagi, sore hari saat bayangan rumah jatuh di depan rumah, saya duduk di halaman rumah, menikmati angin sore tapi dengan lagi-lagi telepon seluler di tangan, sedang online di twitter. Sepertinya saya harus sedikit menjauhkan diri dari telepon seluler canggih itu.......
Hari ini, sekali lagi saya pulang seperti hari selasa biasanya, tapi dengan kegiatan yang berbeda dari hari selasa biasanya. Saat pulang, saya menikmati sekali perjalanan pulang, berbicara pada diri sendiri, melagukan lagu-lagu sekolah minggu yang ceria, dan angin malam ini pun terasa hangat....
terima kasih, saya masih diberi kesempatan untuk menikmatinya...
selamat menikmati hidup Anda, hal-hal yang sederhana yang terjadi dalam hidup Anda adalah hal yang luar biasa, bersyukurlah.....

Mazmur 42:5; Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!


marah

Banyak orang disekitar saya tidak tau bagaimana keadaaan emosi saya yang sebenarnya.
yang menilai saya marah biasanya adalah yang berhasil melihat saya berbicara ketus atau bahkan membentak, dan saat itu mereka menyimpulkan bahwa saya sedang marah. Saya akui bahwa mungkin emosi saya sedang naik, tapi apakah saya marah? ya, sepertinya saya memang sedang marah, tetapi belum terlalu marah.
Saya akan benar-benar marah, saat saya memisahkan diri dari antara teman-teman yang lain. Duduk diam sendiri sambil makan kacang atau hanya duduk diam saja. Saya takut jika saya tidah dapat menahan luapan emosi saya, sehingga saya lebih memilih untuk memisahkan diri.
Saat sendiri, saya bisa memikirkan banyak hal terutama yang berhubungan dengan kemarahan saya, dan saat emosi memuncak, jika dimungkinkan untuk teriak, saya akan teriak. Tapi saya jarang mendapatkan moment itu, jadi biasanya saya menangis, toh saya juga sendirian, tidak ada yang melihat juga jika saya menangis.....
Dengan sendirian saya bisa menenangkan diri, dan jika sudah tenang saya akan dengan gampang sekali bicara dengan orang yang membuat saya marah, klo saya marah karena ulahnya.
Sepertinya saya juga perlu ikut yoga wink wink wink

in time

Saya selalu saja bermasalah dengan orang lain karena waktu, dan selalu terulang lagi.
Sahabat saya pernah mengatakan, jika kita ingin datang ke suatu tempat atau acara, jangan on time, tapi in time.
Jika dipikirkan lagi, ada benarnya juga. Saya pernah datang kuliah on time, dan tidak terlalu menyenangkan, apalagi jika ke kampus naik sepeda, datang tepat pada waktu kuliah dimulai, belum kering keringat mengalir, kuliah sudah dimulai. Ini biasanya membuat saya agak susah konsentrasi di awal kuliah.
Jadi datang in time, pada waktunya, datang sebelum kegiatan dimulai, supaya bisa istirahat dulu setelah perjalanan menuju tempat tersebut, persiapkan diri dan kita siap memulai kegiatan pada waktunya.
Jadi yang on time saja sudah menghabiskan tenaga yang banyak, apalagi yang telat. Dan yang akan menghabiskan energi yang lebih banyak adalah, tentu saja teman janjian Anda....

unpredictable

Pernahkan Anda berada di tempat yang tidak biasanya Anda kunjungi dan berada di sana hanya karena ingin saja? Saya, beberapa hari yang lalu melakukan itu dan sahabat saya mengatakan apa yang saya lakukan itu adalah hal yang tidak terduga, unpredictable.... Dan akhirnya saya menamai tempat itu, unpredictable place.
Kemudian, siang tadi kata unpredictable itu datang lagi mungkin karena saya sedang berada di unpredictable place lagi. Saya akhirnya menyadari betapa banyak hal yang terduga terjadi dalam hidup saya. Mungkin banyak orang melihat kejadian-kejadian tersebut hanya hal yang biasa saja.
Saya akan mulai dari ban bocor. Saya berpergian dengan sepeda motor. Sejak mulai sekolah (TK-kuliah) dan masih tinggal di rumah, saya dibiasakan orang tua saya sehari-hari tidak menendapat uang jajan (jadi selama istirahat di sekolah, duduk bengong saja di kelas). Pergi keluar rumah tanpa membawa sepeser uang adalah sesuatu yang biasa bagi saya. Beberapa teman yang tahu kebiasaan saya ini pasti bertanya hal yang sama, "gimana klo ban bocor di jalan?" atau sejenis itu lah, dan saya selalu punya jawaban untuk pertanyaan itu. Tapi jika saya pikirkan kemudian bukankah hal yang tak terduga jika saya selalu tidak pernah bermasalah saat pergi tanpa uang sepeserpun?
Dan hal yang terjadi beberapa hari lalu pun menurut saya adalah unpredictable thing. Saya berhasil melakukan dua kali "blind date" dalam sehari, saya harus bertemu dengan orang yang saya belum pernah kenal sebelumnya karena sesuatu hal. Jika dipikirkan lagi, berani-beraninya saya lakukan itu ya?
Doa puasa termasuk hal berat yang menyenangkan untuk saya sebenarnya. Berat, karena saya tidak terlalu kuat menahan lapar, apalagi dengan berat badan minimalis. Tidak puasa pun saya cepat lapar, apalagi harus puasa. Tapi yang menyenangkan adalah jawaban doa saya muncul dengan cara yang tidak terduga, unpredictable, bahkan sebelum doa puasa saya selesai, jawabannya bisa muncul saja tiba-tiba.
Sepertinya saya akan mulai memperhatikan unpredictable thing yang terjadi, karena mengingatnya saja sudah cukup menyenangkan untuk saya.

Daniel 2:22; Dialah yang mengingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.

tears

air mata...
air mata biasanya adalah senjata andalan seorang wanita
seorang wanita bisa saja menangis untuk memohon sesuatu atau menolak sesuatu terhadap dirinya
seorang anak perempuan berumur 6 tahun, belajar bersepeda, dia lakukan sendiri, tanpa ada yang mengajari
suatu kali akhirnya dia bisa bersepeda, tetapi karena terlalu senang dia tidak menyadari tikungan di depannya, dia tidak sempat menurunkan kecepatan dan akhirnya dia terjatuh...
lututnya terluka dan cukup menyakitkan, tapi dia tidak menangis, dia bangun menuntun sepedanya pulang dan mengatakan kepada orang di rumah bahwa dia baru saja terjatuh...
ayahnya mengobati lukanya dan bertanya apakah sakit? si anak senang karena ayahnya menanyakan keadaannya, jadi si anak menjawab memang lukanya itu menyakitkan mungkin si ayah akan kasihan dan memanjakannya, pikirnya, tapi sayang ternyata si ayah hanya menggodanya, saat itu air mata yang ditahannya karena kesakitan sudah hampir tertumpah, ternyata ayahnya hanya menggodanya, bukan ingin menanyakan keadaannya.
dengan sekuat hati anak itu menahan air matanya, walau matanya sudah berkaca-kaca, dia tetap menahan air matanya, pikirnya jika dia menangis mungkin ayahnya akan menggodanya lagi, mungkin ayahnya akan mengatakan jika ia adalah anak yang cengeng.
entah itu yang terbawa sampai dewasanya atau bukan tidak pernah ada yang tau
dia sering menangis kemudian tapi hanya saat dia sendirian atau mungkin berdoa, dia sangat tidak ingin orang melihatnya menangis, dia berpikir jika dia menangis, dia akan terlihat begitu lemah
padahal jika dia menangis, mungkin saja hal buruk tidak akan terjadi padanya. mungkin saat orang lain ingin melakukan hal buruk padanya akan membatalkannya karna kasihan melihat dia menangis...
tapi ternyata dia lebih memilih untuk tampak begitu kuat, dia memilih untuk tidak menangis
dia menganggap bahwa air mata adalah kelemahan, dia lebih memilih 'sakit' daripada menjadi lemah, padahal air matanya itulah kekuatannya sebenarnya....
May 2013
S M T W T F S
April 2013June 2013
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31