Heiho dan Kabei
Saturday, 22. August 2009, 23:24:02
Tidak usah bingung melihat dua orang tua di atas, tidak usah pula heran melihat tampang-tampang mereka yang terlihat sangat keriput karena memang mereka sudah mengenyam hidup dari zaman penjajahan Belanda, digantikan Jepang dan sekarang mereka sudah merasakan kemerdekaan…
Lebih jelasnya mereka berdua dalah Rumasih dan Wati, kakek dan nenek saya
Kesempatan ini saya manfaatkan untuk lumayan banyak berbincang dengan mereka berdua, ternyata pada hari itu untuk pertama kalinya saya mengetahui dengan pasti ternyata kakek saya dulunya termasuk pasukan HEIHO di zaman penjajahan jepang …
Di masa penjajahan Belanda sebelumnya, kakek pernah juga mengenyam pendidikan dasar selama 3 tahun katanya pada tahun 1935 sudah selesai mungkin di usia 12 tahun kakek tidak tahu pasti (namanya orang jadul, tidak tahu kapan mereka lahir
Kakek dan nenek adalah teman semasa kecil, usia mereka mungkin tepaut 5 tahun… nenek sering melihat kakek bersekolah dan latihan baris berbaris, entah tahun berapa mereka dinikahkan oleh orang tua mereka…
Saya perkirakan kakek saya lahir pada tahun 1925 an, seperti mantan-mantan Heiho yang masih hidup di Indonesia sampai sekarang ini. Berarti samapi tahun 2009 ini kira-kira kakek sudah berusia 84 tahun. Di usianya yang sangat senja itu, dia boleh saya katakan masih sangat sehat, kecuali penyakit kataraknya yang masih mengganggu. Tidak pikun dan sangat kuat bejalan kaki, Kakek masih sering pergi sendiri ke Mataram dari Lombok Timur menggunakan Bus, menyebrang ke Bima dan Dompu di Pulau Sumbawa menemui sahabat-sahabatnya dan berjualan di sana just by himself
sebagai contoh: kakek dan nenek punya 6 anak, terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan. Dia menargetkan semua anak-anaknya harus Lulus sekolah sampai SMA, kalau ada yang tidak naik kelas jangan harap dibiayakan bersekolah lagi, anak bungsu laki-lakinya bernama Amat sempat tidak naik kelas sewaktu SD, benar saja seperti yang dikatakannya, sejak itu Kakek berhenti membiayakannya sekolah, tapi semua kakak-kakaknya termasuk Bapak saya pastinya tidak mau melihat saudaranya putus sekolah, maka merekalah yang membiayainya sekolah sampai SMA. Setelah kejadian itu terang saja Paman mulai rajin belajar
seperti itulah gambaran kehidupan mantan Heiho di masa kemerdekaan sekarang yang masih hidup dan langsung saya saksikan sendiri…
Nah…. Kira-kira begitu deh sepasang Heiho dan Kabei di gambar atas… sampai sekarang mereka sudah mempunyai 21 Cucu dan 7 Cicit. Kami para cucu mereka, merasa nyaman-nyaman saja kalau pulang kampung menemui mereka, karena tidak ada suasana yang Formal, malah terasa sangat bebas dan santai. di kalangan para cucu Kakek punya sebutan Bob Marley karena kurus jangkung dan Nenek Britney Spears karena perutnya selalu kelihatan kalau berpakaian, entah sejak kapan kami menganggp mereka begitu ….
NB: yang di tengah adik saya Budi member Opera Community juga








