Skip navigation.

Journal of a Tukang Potret*

Posts tagged with "KonicaMinolta"

Hunting Melasti di Bontang Kuala

, , , ...

Hwaduhhh ... hancur dah huntingnya. Gerimis, lowlight, langit jelek, terus lokasi pun serba terbatas posisi motretnya.
Mending hunting tahun lalu. Banyak elemen di lokasi yang bisa membantu komposisi.

My Photo of The Day #02

, , , ...


A view from Pak Natsir's "sea cottage" in the dusk. Beautiful, isn't it? If you want to visit this place, don't hesitate to contact me first. I will take you there. The cottage location is near to Bontang Kuala, only 15 minutes by rowing a boat. You can spend your time there by reading books, contemplating, swimming (if you can accept a little bit dirty water), rowing rubber boat (or heavier wooden boat) or just get sleep!

Personal Review: KonicaMinolta Dynax 7D

, , , ...

Untuk membantu sahabat-sahabat lebih mengenal kamera ini, saya beranikan untuk membuat semacam testimoni mengenai macam-macam fitur dari kamera ini yang cukup berguna dalam pemotretan. Meskipun demikian karena saya hanya fotografer amatiran kelas kura-kura, mohon agar review saya ini tidak dianggap terlalu serius :cool:
Saya sudah memiliki kamera ini sejak 3 bulan yang lalu. Saya beli di ek-gadgets.com berikut lensa Minolta AF 17-35 f/2.8-4 D + bonus compact flash SanDisk UltraII 512MB seharga Rp 17.300.000.



Kesan Pertama
Begitu dibuka dari dusnya, bentuk body KM D7D benar-benar sangat spesial dan impresif. Dari semua sudut, desainnya terlihat sangat maskulin. Kontur grip dan lapisan sejenis kulit pada grip membuatnya sangat nyaman dan mantap dipegang. Keras-keras empuk!
Banyaknya tombol, dial dan switch serta LCD yang berukuran 2.5” sedikit menyeramkan tapi di kemudian hari, saya merasakan banyaknya manfaat dari berlimpahnya jumlah tombol, dial dan switch tersebut.
Peletakan tombol dirancang sangat baik. Kalau sudah terbiasa, tidak perlu memindahkan mata dari viewfinder untuk mengakses salah satu tombol. Kalaupun ada tombol yang tertekan tanpa sengaja, tidak akan mempengaruhi settingan awal karena perubahan setting perlu konfrmasi user dengan menekan tombol OK yang diposisikan cukup dalam sehingga tidak mudah ditekan tanpa sengaja.



Setelah Tiga Bulan Dipakai
Banyaknya tombol di sekujur body KM D7D tidak sekedar untuk gagah-gagahan, tapi memang dirancang sebagai shortcut untuk memudahkan akses pada features yang tersedia. Dan di luar dugaan, proses belajar menggunakannya cepat sekali. Padahal sebelum menggunakan kamera ini, saya hanya pernah pakai Kodak DC3400, Canon PS S45, Canon PS A75 dan yang lebih banyakan button-nya Sony DSC F828. Tombol, dial dan switch yang ada merupakan akses atas fungsi-fungsi sbb:
  • Focusing dial: single-AF, auto-AF, continuous-AF, manual-AF

  • Metering dial: center weighted, pattern, spot
  • Focusing area dial: wide, lock, selective

  • Exposure dial: Manual, Aperture priority, Shutter priority, Program, Full Program, Memory set 1, 2, 3
  • Shooting dial: Bracketing continuous, bracketing single, Continuous shooting, Single shooting, Timer 10” dan Timer 2”
  • EV dial: EV -3~+3 (1/2 step), EV -2~+2 (1/3 step), Flash EV -2~+2

  • Button ISO: 100-3200
  • Button M-Set: Menyimpan memori pengaturan exposure


Bersambung nanti siang ya ...
Download Opera, the fastest and most secure browser
December 2009
M T W T F S S
November 2009January 2010
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31