Java Coffeebreak: 29 Juni 2009
Monday, 29. June 2009, 13:18:20
2009, OCC, Opera campus crew, UI, stand, fki, opera
Ternyata ada untungnya tidak mengambil SP alias semester pendek season 2009. Saya mendapat kesempatan untuk mencoba hal-hal baru yang saya tidak pernah rasakan sebelumnya. Kalau biasanya dulu saya hanya menjadi pengunjung pada suatu pameran, kali ini saya berkesempatan menjadi exhibitor (baca: penjaga stand)

. Saya pikir ini kesempatan langka apalagi untuk pameran besar sekelas FKI (baca: Festival Komputer Indonesia) yang diadakan oleh APKOMINDO dan PPKI (Pekan Produk Kreatif Indonesia) yang diadakan oleh beberapa kementrian Republik Indonesia (i dunno exactly). Pengalaman ini akan saya ceritakan satu persatu.
Note: Ini adalah cerita versi Bahasa Indonesia dari postingan sebelumnya di my.opera.com. Keterlibatan saya di Opera Campus Crew juga berawal dari keisengan saya dalam googling. Waktu itu yang saya masukkan adalah keyword tentang program ambassador atau program edukasi perusahaan software. Nah, tidak sengaja ketemu berita tentang Opera University Tour 2008 goes Indonesia yang mengunjungi beberapa universitas baik negeri maupun swasta. Anehnya sebagai universitas yang menyandang nama negara (baca: UI) tidak termasuk dalam daftar

. Kesel dong pastinya...

(kesel ngiri gitu wkwkwkwk) (soalnya tetangga sebelah yaitu Gunadarma dikunjungi Opera). Oleh karena itu saya iseng mengemail Opera software dan balasannya memberitahukan saya bahwa ada program edukasi Opera Software yang bersifat volunteer. Berangkat dari email tersebut akhirnya saya mendaftarkan diri. Hal yang cukup mengejutkan adalah sebuah fakta ketika saya diterima sebagai member Opera Campus Crew bahwa saya adalah anggota yang pertama di UI. Saya pun mulai mengajak teman-teman terdekat saya untuk bergabung dan akhirnya saya tidak lagi sendirian sekarang

. Singkat cerita diakhir semester, saya mendapatkan tawaran dari Country Manager Opera Software untuk Indonesia, Kak Annisa Putri, untuk membantu mereka menjaga stand di pameran komputer terbesar Indonesia yang juga pertama kalinya bagi Opera berpartisipasi dalam FKI 2009. Sebelumnya saya sempat ragu apakah take it or leave it karena saya saat itu sedang memikirkan untuk mengambil semester pendek. Rencana ambil SP itu pun batal dan saya mengiyakan untuk membantu Opera dan memberitahu teman-teman di UI yang ingin membantu menjaga stand di JCC. Akhirnya pada hari kedua pameran FKI di JCC, Senayan, saya datang walau harus terjebak macet dan bis yang berangkat dari terminal satu jam setelah saya duduk di dalam bis tersebut. Jujur saya juga baru baca pagi hari mengenai dokumen briefing yang dikirimkan kepada saya mengenai produk-produk Opera Software. Sambil makan pagi saya berusaha menghapal keunggulan dari produk-produk Opera seperti Opera Mini dan Opera Browser. Alhasil saya akhirnya harus memelajari situasi dan kondisi di sekitar stand Opera. Hari itu juga hari pertama dimana saya ketemu Putri (it means this was the first time for her meet with OCC members from UI). Muhammad Iqbal juga sudah ada di sana duluan dan sedang berdiskusi dengan seseorang yang kemudian saya kenal sebagai Zi Bin Cheah yaitu Web Evangelist dari Opera. Waktu istirahat saya diminta menyebarkan brosur Opera sekitar 300-500 (dunno how much exactly). Obviously, brosurnya dah habis dalam sekejap dan kurang dari setengah jam! Sepertinya memang ada sekitar 10.000 orang di dalam. WOW! Pertama sih bingung banget disuruh bagiin brosur di tempat segede itu, maklum saya ini agak introvert kalau ketemu orang baru (tapi kalau dah kenal bisa se-extrovert mungkin

). Yah, ikut naluri aja deh. Akhirnya ngekor sama orang yang dicat merah gliter dan dia sepertinya dibayar oleh Flexi untuk melakukan hal demikian

. Um... taktik yang cukup lumayan lah. Dia ngasih brosur saya ikut ngasih. Belakang, cewek cantik yang ikut-ikut ngasih juga. Hasil "belajar" kilat tentang produk Opera bisa juga diaplikasikan. Saya dan Iqbal menjelaskan kepada pengunjung mengenai keuntungan menggunakan Opera browser. Beberapa hal teknis bisa juga sih kita berdua jelaskan

kan dah ngambil jarkom (baca: jaringan komputer). Walau dijadwalkan untuk tiga hari akhirnya saya cuma bisa sehari itu pun dari dua jam malah nambah ampe malam. Kalau gak inget transportasi ke rumah yah gak pulang deh. Soalnya saya suka suasana di sana apalagi dipenuhi gadget seperti komputer yang pastinya favorit saya

. Ada kejadian lucu saat saya mau masuk ke lokasi. Masuk ke dalam JCC dikenakan tiket sebesar Rp. 5.000,-. Seharusnya saya tidak perlu membayar kan karena hitungannya sebagai Exhibitor dengan nametag akan tetapi karena saya tidak punya nametag dan tidak punya kontak Putri serta hp si Iqbal mati (kemudian kata dia hapenya kecebur), saya akhirnya membeli tiket di loket dan yang jaga sebut saja Mawar

.

Saya: Satu mbak... (sembari mengeluarkan uang pecahan 50.000)
Mawar: (Memberikan tiket) Sebentar ya.. (lalu mencari uang kembalian)
Saya: ..... (hening)
Mawar: Tadi berapa Pak tiketnya?
Saya: Satu Mbak...
Mawar: (Mengembalikan uang kembalian plus memberikan tiket lagi)
Saya: (terdiam bingung dunno what to say lalu pergi karena orang di belakang tampak tak sabar)
Jadi begitulah saya dapat tiket tambahan thanks to Mawar akhirnya bisa kepake sama temen saya... hahahaha... The end of Part I
Ryan Octavianus # 30. June 2009, 01:10
Oscar # 30. June 2009, 03:38
Originally posted by philry4n:
Yah sebut saja Mawar...