Skip navigation.

Green Blog

Yogyakrata

Firasat (Feeling) by Marcel

Coba-coba Translasi lirik lagu favoritku
Trying to translate the lyric of my favorite song


Firasat
Feeling
By Marcel

Kemarin kulihat awan membentuk wajahmu.
Yesterday I saw clouds resemble your face.
Desau angin meniupkan namamu.
Gust of wind whisper your name.
Tubuhku terpaku.
My body petrified.
Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu.
Last night, the crescent moon curve your smile.
Tabur bintang serupa kilau auramu.
Stars mimic your bright aura.
Aku pun sadari.
I then realized.
Ku segera berlari.
I started running.

Cepat pulang.
Quickly return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.
Firasatku ingin kau cepat pulang.
My feeling want you to return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.

Akhirnya bagai sungai yang mendamba samudra.
In the end, like a river wanting an ocean.
Kutahu pasti kemanakan ku bermuara.
I know exactly where I will be ended.
Semoga ada waktu, sayangku.
I hope there is time, my love.
Kupercaya alam pun berbahasa.
I believe nature has a language.
Ada makna di balik semua pertanda.
There is a meaning in every sign.
Firasat ini rasa rindukah ataukah tanda bahaya.
This feeling is it a loneliness or sign of danger.
Aku tak peduli.
I don't care.
Ku terus berlari.
I keep running.

Cepat pulang.
Quickly return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.
Firasatku ingin kau cepat pulang.
My feeling want you to return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.

Dan lihatlah sayang, hujan turun membasahi seolah tuk berair mata.
And look my love, the rain feel down as if they are tear.

Cepat pulang.
Quickly return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.
Firasatku ingin kau cepat pulang.
My feeling want you to return home.
Cepat kembali jangan pergi lagi.
Quickly return home and don't go again.
Firasatku ingin kau cepat pulang.
My feeling want you to return home.

Aku pun sadari engkaulah firasat hati.
I realize now you are the feeling.

Cinta Harus Memiliki.?


Waktu SMA ada yang memulai debat dengan tema “Apakah cinta harus memiliki?”. Menurut pendapat sebagian besar orang cinta itu tidak harus memiliki. Tapi Saya ada di sisi yang bersebrangan dengan itu. Debatnya seru, walaupun hasilnya inconclusive. Tak ada solusinya, namanya juga debat, para pendebat tentunya memiliki argumen kuat terhadap pendapatnya. Begitu juga Saya.

Apa yang mebuat saya argumentasi demikian? Menurut saya ada batasan antara rasa suka dan cinta serta rasa memiliki. Rasa suka timbul di hati setiap orang terhadap objek atau orang tertentu. Rasa suka ini menybabkan seseorang ingin memiliki suatu objek atau orang. Tentu saja rasa suka ini bukan cinta. Rasa suka ini memiliki berbagai tingkatan tentunya. Persepsi orang terhadap rasa suka ini adalah masalah utama yang menyebabkan perdebatan itu terjadi.

Mereka sering menyebut rasa suka yang besar adalah cinta. Tapi itu bukan cinta, itu hanya rasa suka yang besar. Rasa suka yang besar ini menyebakan orang ingin melindungi dan memiliki objek atau orang tersebut. Nah bagai mana dengan cinta? Cinta hanya boleh diberikan kepada objek atau orang yang sudah dimiliki. Arti cinta sesunguhnya terlalu murni untuk diumbar kemana-mana. Contoh cinta seorang ibu terhadap anaknya, hal ini ada karana sang ibu memiliki anaknya sejak anaknya lahir. Cinta seorang laki-laki ke pacarnya, karena sang laki laki sudah memiliki sang gadis sebagai pacarnya dan sebaliknya. Cinta seorang seniman pada pekerjaannya, karena Pekerjaan itu adalah miliknya.

Kemudian bagai mana dengan “cinta pada pandangan pertama”? Hal ini tetap ada, tapi hal ini hanya berlaku untuk orang tua terhadap anaknya dan sebaliknya. Atau Seorang seniman terhadap karya yang ia ciptakan. Hal ini disebabkan karena saat anak atau karya seni tersebut pertama dilihat, mereka sudah merupakan milik dari orang tua atau seniman tersebut.

Saya yakin banyak yang tidak setuju dengan pendapat saya tersebut. Namanya juga pendapat.

Manga

Apa Itu Manga?
Manga adalah komik yang berasal dari Jepang. Kalau bukan dari jepang tidak dapat disebut Manga. Biarpun memiliki style yang digunakan memiliki kemiripan, misalnya komik dari korea mereka memiliki nama tersendiri yaitu Manhwa dan dari Cina disebut Manhua. Jadi jika ingin karya komik anda disebut manga anda harus membuatnya di-Jepang.

Manga di-Jepang Hampir dibaca oleh semua kalangan dari yang muda sampai yang tua. Tren ini membagi manga kedalam beberapa grene. Kodomo untuk untuk anak-anak. Josei untuk wanita dewasa. Seinen untuk pria dewasa. Shōjo untuk remaja perempuan. Shōnen untuk remaja lelaki.

Nah Lalu Kalo komik dari indonesia disebut apa? Hayo apa?

Kemampuan Lembaga Pendidikan IT dalam Memasyarakatkan IT

, ,



Lembaga Pendidikan IT tanpa disadari telah memberikan kontribusinya terhadap masyarakat IT. Jumlah Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan IT semakin bertambah. Jumlah Mahasiswa yang mengambil jurusan ini pun bertambah. Tanpa disadari pula, jumlah lulusan dibidang IT ini pun semakin banyak. Sehingga jumlah masyarakat IT semakin banyak di Indonesia.

Saya sendiri adalah salah seorang yang terbawa arus tersebut. Awalnya saya tidak begitu tertarik dalam dunia IT, minat saya pada awalnya adalah Arsitektur. Saya ikut SPMB dan menargetkan Arsitektur UGM dan saya terdepak oleh Calon-Calon Mahasiswa yang jauh lebih pantas di jurusan itu. Kemudian saya dapat brosur dari sebuah lembaga pendidikan formal komputer. Lembaga pendidikan ini adalah STIMIK AMIKOM. Di Perguruan tinggi ini saya mengambil jurusan IT. Minat Saya pada IT pun langsung terbuka.

Mungkin di Indonesia hal ini bukan terjadi pada Saya saja, mungkin banyak orang yang dulunya tidak berminat ikut terseret dalam arus ini. Mereka terbawa arus yang pemasyarakatan IT yang digerakan oleh Lembaga-lembaga pendidikan IT tersebut.

Ternyata, Dokumentasi Itu Penting.


Aduuh Repot nih. Habis bikin aplikasi multimedia pembelajaran secara otodidak, eh malah ngga bisa dimodifikasi bebas. Aplikasinya jadi penuh tambalan script sana sini karena banyak error. Wah ternyata benar dokumentasi itu penting.

Kalo aja ada dokumentasi programnya masih bisa dioptimalisasi lagi dengan mengurangi script script yang tidak perlu dan menekan jumlah file yang digunakan untuk apalikasi tersebut sehingga pengunaan memory ram tidak besar dan ringan proses kerjanya.

Jadi mulai dari mana ya dokumentasinya? ngga berbakat untuk bikin dokumentasi nih. Karena Aplikasinya udah jadi terpaksa dibongkar total deh.

Seni Dan IT

Seni Dan IT dua hal yang membuat ku tertarik. Tehnologi Informasi sekarang sudah memungkinkan orang untuk Sharing karya seninya sehingga bisa dilihat dunia tanpa harus menjadi seorang seniman ternama. IT juga menciptakan cabang seni-seni baru seperti digital painting, digital photography, photomanipulation dan lainya.

Tapi IT juga bisa jadi musuh seni lho. Sharing MP3 bajakan dan lain lain merupakan efek samping yang secara tidak langsung membunuh karyaseni, Walaupun ada orang yang berpendapat berbeda.

Sekarang tergantung kita para seniaman atau para penikmat seni bgaimana mengkolaborasikan antara seni dan IT.

Jurusan IT vs Otodidak ?

, , , ...

Baru ini aku baca di PC Media, Pak Bernaridho I. Hutabarat Merasa bahwa Pendidikan Informatika itu tidak berguna. Bukan saya ingin bedebat bukan juga saya ingin menyangkal karena apa yang Ia katakan tidak salah tapi juga tidak bisa dibilang benar. Pendidikan IT yang didapat sekarang memang sulit membedakan kemampuan antara orang yang belajar otodidak dan orang yang telah didik di lembaga pendidikan IT. Tapi Tentusaja berbeda antara keduanya.

Saya Seorang Mahasiswa Di STIMIK AMIKOM Yogykarta. Pada awalnya saya tidak begiru berminat dengan dunia IT, sama sekali tidak berminat. Kemudian pada saat masuk AMIKOM diadakan PSU atau Pelatihan Super Ungul.
Nah di sinilah minat saya tumbuh tentang dunia IT. Dengan munculnya minat ini dan keingintahuan yang lebih saya mulai mengali kemungkinan-kemungkinan apa yang saya mungkin dapatkan dari dunia it.

Tentang Otodidak. Belajar secara otodidak hanya bisa dilakuakn jika punya minat terhadap satu bidang yang ia tekuni. Nah di sini lah bedanya. Lembaga-lembaga Pendidikan IT memang menghasilkan Lulusan-Lulusan yang mungkin saja tidak lebih baik dari belajar otodidak. Tetapi Lembaga pendidikan IT ini mampu menumbuhkan minat-minat seseorang terhadap dunia IT. Nah setelah minat muncul tinggal mereka kembangkan baik lewat lembaga pendidikan IT atau Secara Otodidak.

Memang ini tidak bisa menjawab mana yang lebih baik. Tapi setidaknya lembaga pendidikan IT tidak sepenuhnya tidak berguna. Karena Lembaga Pendidikan IT ini membantu memasyarakatkan IT, Khususnya Indonesia yang penduduknya sebagiann besar tidak kurang memiliki minat di duania IT.

Saran saya Pendidikan IT sebaiknya ditanamkan di masyarakat baik lewat Lembaga Pendidikan IT ataupun Lembaga non-IT. Dengan begini minat terhadap IT bisa muncul di mana-mana dan orang terdorong untuk belajar lebih, baik secara Otodidak atau melalui Lembaga pendidikan IT.

Tentang Komunitas Seni Deviantart


Di atas merupakan perview dari halaman DeviantART
Hampir 2 Tahun Aku bergabung di komunitas seni ini. Awalnya hanya iseng, Waktu itu saya nonton acara di metroTV e-livestyle tentang fotografi dan menyebutkan alamat website ini. Kemudian saya baru tahu bahwa deviantart juga manampung karya-karya seni yang lain. Maka saya bergabung. Karya pertama saya hanya berupa wallpaper vector sederhana.

Karya Tersebut hanyalah kerjaan iseng sambil sambil belajar Adobe PhotoshopCS2 dan IlustratorCS2.
Karena Responsnya bagus jadi keterusan deh. Sampai Karya yang baru baru ini.

Untuk Bergabung di DeviantART tidaklah di pungut biaya. dan anda akan mendapatkan halaman dengan format http://Username.deviantART.com

Di DeviantART ada macam-macam jenis karya seni, Dari fotografi, karyaseni digtal, karya seni manual, kemudian ada juga tema handphone, wallpaper computer, skinwinamp, dan sebagainya. Hampir semua yang bisa di bilang karya seni ada di DeviantART.

Di DeviantART anda dapat memposting karya seni anda dan dipajang di sana. Karya seni anda mungkin saja akan mendapatkan komentar dari orang lain, atau dijadikan favorit atau masuk dalam koleksi mereka. Anda mungkin akan mendapoatkan komentar membangun atau sekedar rasa kagum terhadap karya seni anda.

Sebenarnya masih banyak fitur-fitur menarik yang ditawarkan di DeviantART Karena Saking Banyaknya. Saya ngga hapal deh. Kalau anda ingin mengetahui lebih lanjut saya sarankan anda membuka wikipedia dan ketik "deviantART", Di sana ada info lengkap tentang deviantART (link).

Bagi orang yang senang seni saya sangat merekomendasikan DeviantART sebagai sarana menunjukan bakat dan bahkan mungkin menambah pengalaman seni anda.

Is Green Blog Pertama (Persepsi)


Nama lengkapku adalah Muhammad Fahriza.
Aku tinggal di Jogja Sekarang, untuk kuliah.
Hobiku Adalah melukis walaupun masih belum serius.
Aku Punya halaman seni di Deviantart dengan alamat pangeranberbajuputih.deviantart.com

Nama Blogku Adalah Green Blog.
Bukan Karena aku akan mengisi blogku dengan semua yang berhubungan yang berhubungan dengan yang hijau atau lingkungan. Melainkan karena aku memeng suka warna hijau. Bagiku hijau adalah lambang dari alam. sesuatu yang berwarna hijau biasanya berhubungan dengan lingkungan yang asri dan alami. Selain itu warna hijau dapat membuat diriku jadi lebih tenang dan releax. dan yang utama adalah hijau merupakan warna agamaku (walau itu hanya asosiasi) yaitu islam.

Persepsi
Setiap orang punya macam-macam persepsi tentang dunia. Mengetahui persepsi orang lain dan mambandingkanya dengan persespsi kita bisa jadi hal yang menarik atau bahakan sebaliknya. Menurutku persepsi terbagi menjadi dua yaitu.
  1. Persepsi Perseorangan.
    Ini menyangkut cara pandang orang tersebut terhadap suatu objek atau permasalahan.
    • Persepsi Kelompok.
      Persepsi jenis ini bisa disebabkan oleh karana kesamman sekelompok orang, baik yang diarahkan atau karena spontanitas sesuai dengan situasi atau posisi atau hal yang lain. contohnya persepsi agama, persepsi negara, persepsi partai dan sebagainya.


    Persepsi yang berlaku tetaplah persepsi pribadi. Persepsi kelompok dan golongan hanya membantu mengarahkan persepsi orang tersebut agar dapat seminimum-minimunya tahu bahwa kelompok dimana dia berada atau tergabung memiliki persepsi tersebut, tetapi keputusan persepsi terakhir tetep ada pada orang tersebut.

    Pembentukan Persepsi Kelompok dan Pengarahan Persepsi.
    Persepsi kelompok selalu dimulai dari persepsi pribadi. Pengarahan adalah tindakan penyuluhan pemberitahuan dan bahkan bisa berupa pemaksaan atas persepsi pribadi agar dapat menyamai persepsi kelompok. Contoh, kita tahu bahwa mencuri itu salah, ini merupakan bentukan dari persepsi agama atau masyarakat terhadap persepsi peribadi tentang mencuri. bagai mana kalau tidak ada pengaruh persepsi kelompok atau masyarakat. Maka kita mungkin tidak memiliki persepsi tentang mencuri itu salah dari persepsi masyarakat atau agama, kita hanya meilii persepsi pribadi tentang mencuri, dan itu bisa saja mencuri itu boleh, atau mencuri itu tidak boleh, atau bahkan mencuri itu boleh asal tidak ketahuan.

    Pembentukan Persepsi Pribadi Alami
    Persepsi Pribadi Alami adalah bentukan persepsi orang tersebut selain dipengaruhi masyarakat. contoh, Buah Maja dikenal pahit. jika orang makan buah maja maka orang tersebut akan merasa pahit. dan berpresepsi buah maja tidak bisa dimakan. Berdasarkan contoh buah maja pada post sebelumnya. Persepsi perseorangan yang alami biasanya dibentuk karena adanya reward and punishment. Pada contoh mencuri sebelumnya, adanya reward berupa barang orang lain berganti kepemilikan menjadi miliknya atau punishment berupa hukuman ketika tertangkap. merupakan faktor yang membangun persepsi pribadi tersebut.

    Dari tulisan tentang persepsi tersebut, aku hanya ingin memberikan persepsiku tentang persepsi yang mungkin dapat merubah persepsi anda tentang persepsi.