Bahaya Mujaharoh
Friday, 7. August 2009, 00:12:22
(النساء 1)
( والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروا الله فاستغفروا لذنوبهم ومن يغفر الذنوب إلا الله ولم يصروا على ما فعلوا وهم يعلمون( 135 )
قال الله تعالى : ( ان الذين يحبون ان تشيع الفاحشة في الذين آمنوا لهم عذاب اليم في الدنيا والاخرة )19
Sejatinya, tiada kata yg patut untuk menjadi pembuka khutbah sederhana ini kecuali ungkapan kesukuran atas segala kurnia Allah, taufik, hidayah dan inayah-Nya, sehingga kita masih mampu melangkahkan tubuh ini menuju ketaatan dan ibadah kepada-NYA.
Juga tak pantas rasanya di awal khutbah yg singkat ini kecuali panjatan doa semoga untaian sholawat nan bersenandung salam tercurahkan kehadirat baginda mulia Rosulullah saw, serta para sahabat keluarga dan kerbat, serta kita sebagai umat yg mengikuti sunahnya sapai penghujung hayat nanti.
Ma'asir muslimin..
Taukah anda tetang hakikat sebuah sifat tercela yg telah menjadi bala, mala petaka juga musibah yang merata bagi umat manusia pada detik ini.
Diriwayatkan oleh abi hurairoh ra, bahwasanya ia pernah mendengar Rosulullah saw:
( كل امتي معافى إلا المجاهرين, وإن من المجاهرة أن يعمل الرجل بالليل عملا ثم يصبح وقد ستره الله عليه فيقول : يافلان عملت البارحة كذا وكذا, وقد بات يستره ربه ويصبح يكشف ستر الله عنه )
dari sahabat abi hurairoh ra, bahwasanya ia pernah mendengar Rosulullah saw:
"seluruh umatku dimaafkan, kecuali para mujahir"
Ya..!!! sifat tersebut adalah sifat mujaharoh. Lalu apa yang dimaksud mujaharoh tersebut?
Rosulullah saw menjelaskan apa dan bagaimana sifat mujaharoh dalam hadits diatas, katanya:”dan sesungguhnya diantara sifat mujaharoh adalah seseorang yg berbuat dosa di malam hari kemudian Allah -dg rahmatnya- menyembunyikan dosanya -dari pengetahuan manusia yg lainnya-, namun di pagi hari ia malah menyiarkan apa yg telah di perbuatnya -kepada khalayak ramai-, ia berkata "wahai pulan..Aku telah berbuat ini dan itu tadi malam". Sungguh Allah telah menutupi dosanya tadi malam dan ia membuka penutup Allah tersebut pagi harinya.
Singkatnya salah satu kategori sifat mujaharoh yang disebut dalam hadits diatas, adalah menyiarkan perbuatan dosa yg di lakukan kepada orang lain padahal sebelumnya tidak ada yg tahu jikalau dosa tersebut telah diperbuat.
Perbuatan mujaharoh derajat tertingginya akan menyebabkan seorang manusia terperosok kedalam jurang kekufuran secara tidak di sadari, jika ia meremehkan dosa dan berbangga ria terhadap dosa yg telah diperbuatnya itu.
Dan yang terendah adalah menjadikan seseorang tercela di hadapan Allah dengan gelar kefasikan.
Sungguh Allah telah mencela kaum nabi Luth seraya berfirman lewat lisan Nabinya:
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ (٨٠)إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ (٨١)
.dan (kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (ingatlah) tatkala Dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu[551], yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"al-a`raf
Lalu datang sekelompok orang-orang miskin di akhir jaman ini, yang miskin dari jaran-ajaran islam, yang miskin dari fitroh keluhuruhan, meminta agar berbuatan keji tersebut di legalkan, disahkan dalam per undang-undangan dsb.
Juga sungguh Allah telah melarang keras perbuatan zina bahkan melarang seluruh wasilah yang akan mengantarka sesorang kepada perbuatan keji tersebut
dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. Al-isra32
Kemudian datang di akhir zaman sekarang ini orang-orang yang fakir, yang sangan membutuhkan pelajaran keluhuran budi pekerti serta kesantunan islami, mereka beramai ramai berdemo, membuat pawai, kampanye dan segala macam agar uu pornografi di hapuskan dan warga Negara di berikan peluang untuk menyampaikan kegiatan seninya lewat porno aksi.
Maka tidaklah mengherankan jika kemarin tgl 23 juli, yg diperingati sebagai hari anak nasional, maka sekitar 6000 anak merayakan hari tersebut di LP. Mereka terjerat kasus hokum, ada yg membunuh sampai pemerkosaan.
Kemudian orang miskin tadi mencari-cari kambing hitam, kenapa dan siapa yg menyebabkan mereka tetangganya sendiri, memperkosa teman sekelasnya sendiri.
Di masyarakat yg lain mereka nyaman-nyaman saja dengan apa yang telah dilakukan putra-putri mereka, tak merasa risih melihat cara bagai mana berboncengan hilir mudik di malam minggu. Tiadak kah mereka tahu bahwa syaitan mempunyai langkah-langkah dalam menyesatkan manusia?awalnya di ijinkan berpacaran, berboncengan dan akhirnya MBA.
Islam tidak meminta kita untuk menjadi makhluk suci layaknya para malaikat yg tiap hari membasahi lisannya dg dzikir, tasbih, tahmid dan tahlil.
Agama ini tidak menuntut kita agar menjadi rahib yang maksum yang terpelihara dari dosa layaknya para nabi.
Manusia terfitrohkan untuk berbuat kesalahan dan dosa, bahkan paramuttaqin yg dijanjikan surga pun pernah berbuat dosa
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (١٣٣)الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (١٣٤)وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (١٣٥)
dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
Islam hanya mengajak manusia agar berbudi pekerti yang baik, Rosulullah bersabda :
روى الإمام أحمد رحمه الله عن أبي ذر الغفاري رضي الله عنه أن النبي قال: ((اتق الله حيثما كنت، وأتبع السيئة الحسنة تمحُها، وخالق الناس بخلق حسن)
Faidah hadist ini jelas mengisaratkan tentang peg itsbatan kesalahan pada umattnya, mereka berpeluang salah dan dosa, itu lumrah adanya. Namun yang terpenting adalah sikap kita terhadap dosa yg telah terlanتur diperbuat tersebut.
Para Ulama telah menuntun kita agar :
1.taubat
2.meninggalkan
3.menyesal
4.berjanji untuk tidak mengulangi
Kemudian mengiringi dengan kebaikan agar dosa tersebut terhapus, dan terpenting jangan menularkan perbuatan dosa kita kepda orang lain dengan bersikap mujaharoh.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم الجليل لي ولكم ولسائر المسلمين من كل
ذنب، فاستغفروه وتوبوا إليه، إنه هو الغفور الرحيم
Khutbah Kedua.
الحمد لله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم تسليماً كثيراً إلى يوم الدين.
أما بعد: فيا أيها الناس، اتقوا الله تعالى حق
واعلموا ـ رحمكم الله ـ أن أحسن الحديث كتاب الله، وخير الهدي هدي محمد ، وشر الأمور محدثاتها، وكل بدعة ضلالة، وعليكم بجماعة المسلمين فإن يد الله على الجماعة، ومن شذ شذ في النار.
وصلوا ـ رحمكم الله ـ على عبد الله ورسوله محمد امتثالاً لأمر ربكم قال تعالى: إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰئِكَـتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىّ يٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيْهِ وَسَلّمُواْ تَسْلِيماً.
اللهم صل وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد، وارض اللهم عن خلفائه الراشدين








