Skip navigation.

Wanita

Dibalik segala kehebatan wanita tentu saja wanita tetap memiliki kelemahan sebab bagaimanapun juga wanita adalah manusia biasa. Namun kalau kita bisa mengenali kelemahan kita maka kita akan dapat menemukan solusi supaya kita bisa mengatasi kelemahan tersebut sehingga pada akhirnya kita bisa tampil sebagai wanita yang semakin bijak & hebat.

Kelemahan 4: Lebih cenderung menyimpan "akar pahit"

Yang dimaksud "akar pahit" disini adalah suatu perasaan sakit hati, iri, dendam, kebencian, kekecewaan, & kemarahan yang tersimpan dalam hati (bukan hanya sekedar teringat dgn kejadian yang berhubungan dgn perasaan tsb) shg menimbulkan suatu sikap semacam tawar hati bahkan antipati terhadap seseorang.

Hal ini seringkali terjadi karena wanita lebih cenderung menggunakan perasaannya setiap kali berkata, mendengar maupun bertindak.

"Akar pahit" ini harus dibuang jauh-jauh sebab akar pahit ini dapat menimbulkan banyak penyakit secara fisik (tubuh), depresi, stress, sikap hidup yang tidak benar yang dapat menyebabkan rusaknya interaksi dengan orang lain bahkan merusak hubungan dengan TUHAN.

Wanita merupakan seorang yang ahli dalam strategi... strategi apapun... gawatnya lagi kalo disertai dengan "akar pahit" ini maka wanita bisa bertindak lebih kejam dibandingkan dengan pria... Oleh karena itu WASPADALAH SELALU...


SOLUSI:

1. Milikilah hati yang selalu bersukacita sebab dengan hati yang bersukacita maka segala pendengaran & penglihatan terhadap sesuatu yang mungkin dapat menimbulkan "akar pahit" akan sirna dengan sendirinya.
2. Anggap sebagai sampah segala sesuatu yang akan dapat menimbulkan "akar pahit", misalnya apabila ada yang membuat hati kita sakit ... janganlah dipendam... segera maafkan & ampuni orang tersebut... lupakan masalahnya... walau itu sulit di awal namun akan membawa berkah di kemudian hari...
3. Milikilah sikap hati yang selalu ingin berdoa kepada TUHAN sbb dengan sikap yang demikian hati kita senantiasa diberikan "Kasih" yang dahsyat. Sebab Kasih menutupi banyak dosa & kesalahan shg kita tidak perlu merasa & menyimpan "akar pahit" tsb.

"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."


Horas,

€ndri Pr@sTioNo
From my JaveBerry®
TaNo BaTak

Kegiatan di Pusdik Lantas Polri Serpong

Izin mendan...

@mendan Rudy
@mendan Arie wisnu
@mendan Pras
@mendan Anggi

Dan RR di milis semuanya..

Izin melaporkan kegiiatan siswa Dikjur Dikbang Specialis PA dan Ba Gel. III T.A. 2009 di pusdik lantas Serpong Tangerang,

Yang kemaren Selasa telah dibuka oleh Kapusdik Lantas Kombes Pol Drs. Aruan Ritonga dilapangan Hitam Pusdik Lantas serpong.

Terdiri dari Dikjur Dikbang Specialis Inspektur Reg ident Ranmor, Rekayasa Lantas, Patwal lantas, Gakkum Lantas, Dikbang Specialis Brigadir Laka Lantas, TPTKP lantas, Fungsi Lantas, Gakkum Lantas, Dikmas Lantas.

waktu apel pagi dan di kelas serta jam istirahat setelah belajar, dan digunakan untuk menghilangkan lelah sejenak, dengan mengobrol di dpn kelas dan kopdar di kantin dpn kelas.


Pusdik lantas Serpong Tempat
Kantin yg dekat lapangan tenis dan lapangan
volly. Sdh di rehab dan byk perubah an

Mendan Rudy semua sdh 86, mohon izin saya cuman nostalgia aja utk dikenang kembali.
Sudah banyak juga perubahan di pusdik lantas, mudah2 pusdik Lantas tetap jaya

Sekian terima kasih.
Dari pusdik lantas serpong



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Atas Nama Kemiskinan

Apa benar ƽερεґƚȋ ini...?!?!

Karena aku miskin dan merasa miskin
Maka angkotku tak perlu taat rambu
Kejar setoran lebih perlu
Maka ku ngetem seenak brutu
Kalian yang sekilo meter di belakangku jangan menggerutu
Ini juga demi anak isteriku

Karena aku miskin dan merasa miskin
Maka ku tak mampu beli mobil
Hanya motor itupun mencicil
Jalan mobil ku srobot dan kuambil
Pecicilan di jalanan macam si kancil
Kupikir tak apa karna ku miskin dan ekonomi labil

Karena aku miskin dan merasa miskin
Maka aku ke kota modal nekat
Tanah kosong kukangkangi dan kusikat
Kubangun kerajaanku tanpa sertipikat
Kudirikan mesjid buat pengaman dan pemikat
Karena kupikir orang kaya juga tak kalah bejat

Karena aku miskin dan merasa miskin
Kupikir pantas jika mengemis
Kujual wajah sendu isak dan tangis
Bayi kusewa agar hati kalian makin miris
Kupoles badan dengan bau busuk dan amis
Agar kalian mau memberi demi janji sorga kalian yang manis

Karena aku miskin dan merasa miskin
Kubangun supermarket di trotoar
Berkaki lima dagangan dan jasa kugelar
Ke bahu jalanan supermarketku melebar
Jalanan macet bukanlah masalah besar
Karena ku harus bersaing dengan mall dan super bazaar

Karena aku miskin dan merasa miskin
Maka ku bisa berbuat onar dan menyakiti
Demi ketenangan kutarik uang keamanan dan upeti
Kugalang massa kubentuk kelompok orang sakti
Kebal tusukan dan kebal aturan yang membatasi
Karena penyewa dan pelindungku pejabat yang sedang sakit hati

Karena aku miskin dan merasa miskin
Maka ku berhak ambil paksa dari orang kaya
Ngamen tak diberi kugores cat mobilnya
Kuminta tak dikasih kurampok rumahnya
Sukur-sukur ada kerusuhan, kujarah kekayaannya
Karna kupikir begitulah seharusnya

Karena aku miskin dan merasa miskin
Aku hanyalah sekedar pekerja buruh
Kumerasa hidupku hanya untuk disuruh-suruh
Maka jika diajak mbangkang kusambut dengan riuh
Tanpa kutahu tujuan yang hendak ditempuh
Yang penting hari itu ku bisa mbolos dan tak perlu kerja berpeluh

Itulah diri dan hidupku
Kuharap kalian tak perlu meniru
Hidup penuh pembenaran dari kelakuan palsu
Inti sebenarnya hanyalah hawa napsu
Dibungkus tuntutan keadilan sebagai bahan isu
Padahal hakikatnya kemalasan penuh lesu


Horas,

€ndri Pr@sTioNo
From my JaveBerry®
TaNo BaTak

Wakapoldasu Brigjen Pol. Drs. Edward R. Pakasi Kunker ke Polres Tapanuli Tengah dan Polres Sibolga.

Jumat, 2 Oktober 2009 pukul 11.00 wib, Waka Poldasu Brigjen Pol. Drs. Edward R. Pakasi beserta Ibu, kunjungan kerja ke wilayah Polres Tapanuli Tengah dan Polres Sibolga melalui udara dengan menumpang pesawat merpati dan mendarat di Bandara Pinang Sori Tapanuli Tengah.

Nampak hadir dalam penyambutan Wakapoldasu, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Drs. RSP Silitonga, SH beserta Ibu Kapolres Sibolga, AKBP Jhoni Sebayang dan Ibu, Kasat Lantas Tapteng AKP Indra Warman Kapolsek Pinang Sori Kapolsek Sibabangun Camat Pinang Sori Kepala bandara p sori dan Ibu ibu pengurus Bhayangkari Cab. Tapteng.

Tiba di Bandara Pinang Sori Wakapoldasu langsung disambut oleh Kapolres beserta ibu dan istirahat sejenak diruangan VIP Room bandara Pinang Sori, setelah itu melanjutkan perjalanan menuju sibolga yakni ke Mapolres Tapanuli Tengah.
Di Mapolres Tapteng wakapoldasu langsung memasuki Aula Polres Tapteng Pengarahan kepada Seluruh Perwira dan Bintara yang menjabat Perwira.

Acara di Aula Polres Tapteng di hadiri Wakapolres Kabag Kasat dan Kapolsek perwira dan Bintara kedua Polres, dan perkenalan seluruh Pejabat kedua Polres.
Dalam arahannya Wakapoldasu menyampaikan kepada seluruh personil Polres Tapteng dan Personil Polres Sibolga, mengucapan terima kasih nya atas pelaksanaan PAM Pilpres 2009 telah selesai dengan aman dan kondusif, dan nantinya kita amankan sampai pelantikan Presiden dan Wapres.

Setelah acara di Aula Wakapoldasu dan Ibu menuju Hotel Wisata Indah untuk Istirahat dan Makan siang bersama dengan Kapolres Tapanuli Tengah dan Kapolres Sibolga serta semua perwira di kedua Polres.

Sabtu tgl, 3 Oktober 2009 Wakapoldasu dan Ibu pulang kembali ke medan dengan mengunakan pesawat merpati menuju medan dan turut mengantar ke bandara pinang sori Kapolres Tapanuli Tengah dan Ibu serta Kapolres Sibolga dan Ibu serta Kapolsek Pinang Saori Kapolsek Sibabangun dan Kabandara Pinang Sori serta Ibu-ibu pengurus Bhayangkari Polres Tapteng.

Demikian laporan dari Tapteng
Sekian Terima Kasih.




Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Pemkab Tapteng mengadakan acara kegiatan BAKORTIB LALIN Tahun 2009 di Hotel Bumi Asih Pandan.

Rabu, 30 September 2009 pukul 10.00 wib bertempat di Ruangan Toba Hotel Bumi Asih Pandan, diadakan Kegiatan Koordinasi Dalam Peningkatan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Bakortib Lalin) Kabupaten Tapanuli Tengah.

Acara tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati dan Kapolres Tapteng serta Kajari Dandenpon yg semuanya di wakili karena ada tugas di luar kota. Kasat lantas Tapteng AKP Indra Warman dan Kadishub Kominf Kab. Tapteng Ir. Panahatan Hutabarat seluruh kepala Dinas Kasubdit, Kasi dan Kanit Patroli Lantas Tapteng serta anggota Lalu lintas dan anggota Dishub. dalam sambutannya mengatakan selamat datang kepada peserta
Dalam kata sambutan sekaligus membuka dengan resmi Bakortib Lalin mewakili Wakil Bupati Tapanuli Tangah.

Kasat lantas Tapteng AKP Indra Warman dalam paparan nya mengatakan terima kasih atas pemrakarsa acara Bakortib Lalin ini karena sdh 2 tahun disini baru ini diadakan, dan dalam paparanya antara lain memberikan masukan dan kontrubusi kepada instansi yang terkait dalam Bakortib Lalin, seperti Dishub, Dinas PU, Dinas pertambangan dan Energi, Dinas Dispenda, Kabag Hukum Pemkab Tapteng Dinas Kesehatan, Kejaksaan, Denpom, Kodim dari Sat Pol PP ttg masalah Lalu lintas di Kab. Tapteng ini.

Berikut kasat lantas mengatakan,:

@ masalah KTL
@ menekan angka Laka Lantas
@ perlu dukungan dari Dinas PU spt jalan rusak dan jembatan
@ dukungan dari Dishub tentang Rambu-rambu lalu lintas.
@ sosialisai ke Dinas pendidikan ttg ceramah2 dan penyuluhan ttg lalu lintas
@ organda tentang penertiban angkot dan tdk ada menaikan penumpang diatas kap angkot
@ peran aktif semua pihak yg terlibat di dalam Bakortib Lalin ini.

Sebagai Tambahan Kasat Lantas mensosialisasikan UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya
Tentang :

- Pemakaian helm standar.
- Lampu sp motor utk di hidupkan di siang hari
- Denda Tilang bervariasi menurut daerahnya

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dan merumuskan kesepakatan rapat Bakortib Lalin Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2009

Acara ditutup dengan Laporan ketua penyelenggara dan penyerahan perumusan kesepakatan sekaligus arahan dan bimbimgan dari wakil bupati Tapanuli Tengah

Sekian terima kasih.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Dirgahayu Polisi Lalu Lintas ke-54

Anggota Pos Pam I Polres Tapteng Ds.Bonan Dolok mengatasi Longsor di Km.7 Sibolga-Tarutung Batu lobang

Tapteng, 18 September 2009 pukul 16.00 wib terjadi longsor di Km.7 arah tarutung di Ds. Bonan Dolok Kec. Sitahuis Kab. Tapteng, dimana terjadi akibat hujan yang turun dengan deras dari pukul 12.00 siang, dan terjadi longsor karena tekanan hujan yang sangat kuat

Tampak yang mengendalikan dilapangan Kasat Lantas Tapteng AKP Indra Warman dan Kanit Patroli Lantas Ipda Fery beserta anggota opsnal semua turun kelapangan membantu kelancaran Lalin dibantu dishub dan sat pol PP Tapteng serta masyarakat disekitar TKP.

Penyebab longsornya tanah di gunung tersebut akibat curah hujan cukup tinggi sehingga Batu yang menahan pinggir gunung turun kebadan jalan sehingga menutup badan jalan. disertai tanah, dan dapat segera mungkin di pinggirkan oleh angota Satlantas Tapteng bekerja sama dengan anggota Pos Pam I Ds. Bonan Dolok.

Batu yang besar tersebut kami tarik pakai sling mengunakan dinamo sling yang kita tarik pakai mobil double cabin Lantas, kemudian dibantu oleh anggota dengan mengeser kepinggir jalan dan menggunakan truk untuk menarik batu yang besar.

Sampai berita ini kami buat hujan masih turun dengan lebatnya di wilayah kab. Tapteng, kita berdoa mudah2 kejadian yg lain tidak akan terjadi, dan anggota seluruhnya masih bekerja di TKP.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tim Supervisi Dir Lantas Poldasu mengunjungi Pos PAM Lebaran di Wilayah Polres Tapteng dan Polres Sibolga.

Rabu, 16 September 2009 sekira pukul 13.00 wib Tim Supervisi dari Dir Lantas Poldasu di pimpin oleh Kompol Murtadha dan AKP M. Anggi Siregar Sik. mengunjungi dan mengecek Pos PAM II Lebaran di Pandan di wilayah Hukum Polres Tapteng.

Tim supervisi di sambut oleh Kasat Lantas Tapteng AKP H. Indra Warman dan Kasat Lantas Polres Sibolga, AKP Dahlan Anzib di Pos PAM II Pandan di kantor Pos Lantas Pandan.

Di Pos PAM Lebaran Pandan Tim supervisi melihat dan mengecek kesiapan serta peralatan dan mobilitas dan tempat istirahat anggota di Pos PAM dan memberikan petunjuk kepada anggota Pos PAM dan perlengkapan lainnya serta mencoba tes tensi darah dari Poliklinik kesehatan Polres Tapanuli Tengah.

Tim supervisi juga mengunjungi Pos Pam Lebaran Polres Sibolga perbatasan Sibolga Tapteng Tarutung yaitu di Km.3, disana Team supervisi juga mencek alut dan Alsus perlengkapan Pos Pam serta tempat instirahat anggota Pos Pam juga turut di dampangi oleh Kasat Lantas Polres Sibolga.

Setelah mengunjungi Pos PAM Lebaran Sibolga Tim supervisi mampir ke kantor sat lantas Tapteng istirahat sejenak, kemudian melanjutkan perjalanan ke Tapsel dan Padang Sidempuan untuk mencek dan mengunjungi Pos Pam disana.

Selamat jalan mendan anggi dan mendan murthada semoga selamat sampai tujuan.

Sekian terima kasih.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Telkomsel GrahPARI Sibolga Memberikan Bingkisanan kepada Pos PAM Lebaran di wilayah Polres Tapanuli Tengah.

Pandan, 15 September 2009 pukul 13.00 wib bertempat di Pos Pam Lebaran 2009 Pandan yakni di kantor Pos Lantas Pandan Telkomsel GrahPARI Sibolga bekerja sama dengan Sat Lantas Tapanuli Tengah menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos PAM di pos Lantas Pandan yang bertugas melayani para pemudik dalam rangka merayakan hari lebaran dan tempat rekreasi yg ramai dikunjungi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Lantas Tapanuli Tengah AKP H. Indra Warman dan Kanit Patroli Lantas IPDA Ferymon serta PJS Kanit DIKYASA Aiptu Zulkifli dan Kapos PAM Pandan IPDA TH. Sibuea dan Kapos Lantas Pandan Aipda MH. Simarmata dan langsung di serahkan oleh Hendrino (Supervisor Sales & Outlet Operation Sub Branch Sibolga) kepada KApos PAM Lebaran.

Menurut Hendrino (Supervisor Sales & Outlet Operation Sub Branch Sibolga) acara tersebut kita adakan secara spontan untuk mendukung dan partisipasi kita kepada petugas Pos PAM Lebaran 2009 yang mana untuk wilayah Hukum Polres Tapteng Sebanyak 3 Lokasi yang akan kita berikan bingkisan kepada petugas yang PAM Lebaran di 3 lokasi Pos Pam.

1. Pos Pam Lebaran di Ds. Bonan DOlok Km. 8,5 kec. Sitauis arah Tarutung (Taput)

2. Pos Pam Lebaran di Pandan Km. 10 Pandan Kec. Pandan.

3. Pos Pam Lebaran di Kec. Lumut Km. 39 Polsek sibabangun.

Kegiatan tersebut dan hanya semata untuk kepedulian kami dari Telkomsel GrahPARI Sibolga Peduli serta berkat kerjasama dengan Sat Lantas Polres Tapteng dan juga sudah agenda kegiatan Telkomsel bersama-sama Kepolisian di Resor Tapteng.

Pada kesempatan tersebut kasat lantas juga mengucapkan terima kasih kepada telkomsel GrahPARI Sibolga yang setiap acara kegiatan baik berbentuk PAM maupun kampanye dan safety reading selalu mendukung tugas-tugas anggota kita dilapangan. Dan handaknya kerja sama ini lebih kita tingkatkan di masa yg akan datang.

Dan pesan kasat lantas kepada petugas Pos Pam agar mari kita bertugas dengan baik untuk melayani dan melancarkan arus mudik dan kamtibcarlantas serta PAM di tempat sepanjang objek wisata di wilayah Kab. Tapteng serta terima kasih semua pihak yang mendukung kegiatan dimaksud, kpd instansi yg terlibat seperti Dishub dan Sat Pol PP serta Bankom Orari dan Rapi, Tenaga kesehatan dan dinas PU tapteng serta aparat Camat, TNI dan Pramuka.





Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Polres Tapteng Tangkap Pelaku pembakaran rumah Ibu dan anaknya digantung massa, ditembaki kemudian dibakar hidup-hidup.

Ibu dan anaknya digantung massa, ditembaki kemudian dibakar hidup-hidup. Motifnya, iri dengan kemajuan korban yang dicurigai memelihara begu ganjang.

Entah apa dosa Taradina Situmeang (72) dan anaknya Tigor Manik (49) kepada warga Dusun Parhambingan Desa Sipakpahi, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Ibu dan anak itu, tewas mengenaskan di tangan ratusan warga yang membakar keduanya hidup-hidup bersama rumah mereka.Peristiwa itu terjadi Kamis (10/9) lalu, namun baru terungkap Sabtu (12/9) setelah polisi datang ke lokasi kejadian, menemukan serpihan tulang manusia di puing rumah korban yang terbakar.

Kepolres Tapanuli Tengah AKBP Reynhard Silitonga saat dihubungi Minggu (13/9) mengatakan, serpihan tulang manusia yang sudah jadi abu itu ternyata penghuni rumah. "Mereka dibakar massa hidup-hidup, kemudian untuk menghilangkan jejak, rumah korban turut dibakar," ujarnya.Mencium ada tindakan kriminal di balik laporan kebakaran rumah Taradina, polisi segera melakukan penyelidikan.

Sebanyak 85 kepala keluarga diamankan ke Mapolres Tapteng untuk dimintai keterangan.Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, 41 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, 3 di antaranya tersangka utama.DigantungAksi pembunuhan ibu dan anak tersebut tergolong sadis. Menurut informasi, sebelum dibakar warga sekampung terlebih dahulu menyiksa kedua korban dengan cara menggantungnya di dalam rumah, lalu menembaki keduanya dengan senapan angin hingga bercucuran darah.

Setelah korban tidak berdaya, warga kemudian membakar kedua korban bersama rumahnya hingga menjadi abu.Warga membakar rumah korban, diduga untuk menghilangkan jejak dari penyelidikan polisi dengan harapan sisa-sisa pembakaran rumah bisa menyatu dengan abu tubuh korban. Namun upaya warga untuk menghilangkan barang bukti ternyata sia-sia, karena  polisi berhasil menemukan tulang belulang kedua korban di bawah puing-puing bangunan rumah yang telah hangus terbakar.

Ironisnya, sebelumnya warga hanya melaporkan kebakaran rumah kepada Kepala Polsek Kolang AKP Asmarullah. Warga tak menyebutkan peristiwa itu merenggut nyawa perempuan tua dan seorang anaknya.Misteri pembunuhan itu terungkap dua hari setelah  polisi melakukan penyelidikan intensif. Ratusan personil Polres Tapteng dibantu Polresta Sibolga dilengkapi senjata laras panjang kemudian mengamankan puluhan warga yang diduga terlibat.

"Kejadian itu murni pembakaran rumah yang dilakukan oleh sekelompok orang, namun kita masih menyelidiki lebih lanjut," AKBP Reynhard.Selain mengamankan 41 tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti  di antaranya abu jenasah korban untuk diteliti di laboratorium.Begu GanjangMenurut Kapolres, aksi seporadis itu diduga dipicu dari perasaan iri warga karena majunya usaha yang dikelola korban.

Diketahui, selama ini Taradina membuka praktik dukun beranak yang selalu didatangi banyak pasien dan mendapat sertifikat dari dinas kesehatan. Sementara anaknya, Tigor Manik memiliki kebun kelapa sawit.Dari usahanya itu korban berhasil membangun rumah paling megah di kampung itu.

Kemajuan korban menerbitkan perasaan iri para tetangga yang kemudian mencurigai korban memelihara begu ganjang. Meski selama ini belum ada warga yang menjadi korban santet begu ganjang, namun warga terlanjur percaya kalau korban memiliki begu ganjang. 


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Download Opera, the fastest and most secure browser
December 2009
M T W T F S S
November 2009January 2010
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31