SALMAN AL-FARISI
Saturday, 4. November 2006, 13:52:57
Salman al-Farisi
May Allah Be Well Pleased With Him
"My heart has become able to wear all forms:
A pasture for gazelles, a monastery for monks,
A temple for idols, the Ka`ba of the pilgrims,
The tablets of Torah, the Book of Qur'an.
I profess the religion of Love.
Whatever direction its mount may take,
Love is my Religion and my Belief."
Ibn `Arabi, Tarjuman al-ashwaq.
salman al-farisi
'sepercik cahaya memantik hati
bersambut hati reflekskan nyalanya'
mata yang jernih menangkapnya,
lalu disambut dan dipeluknya, erat!
''tipe manusia yang pertama dalam keimanan'',
secercah kecil dia imani
hingga terselubungi raga
dan jiwa dengan cahayaNya.
pabila orang menatapnya
maka yang terlihat adalah:
kejelasan bayangan dipermukaan air nan jernih,
apabila orang melihatnya tak lain adalah pancaran air hikmah
yang mengalir dan menghilangkan dahaga yang mereguknya''.
demi, ''kerajaan cinta'', kau tinggalkan kerajaan kecilmu,
demi mencari cinta' ragamu pun telah dijadikan budak dan menanggalkan apa yg melekat padamu.
tapi tak membuat cahaya cinta dihatimu padam!
ataupun memerah wajahmu.
terdengarlah kabar, tentang hadirnya sang kekasih,
"kekasih manusia juga alam semesta".
hatimupun berbunga - bunga,
''berbunga-bunga cinta!''.
tarikannya yang lembut, enggan kau tolakkan.
hingga berujung ringannya langkahmu,
kaupun terbang melayang, seperti burung muda yang melatih sayapnya,
untuk terbang bebas!
''kebesaran jiwa, tingginya harga diri
sebesar semangat, setinggi cita-cita.
pikiran jernih, qalbu yang bening,
menjadikan mata tak terhalang, terang-benderang.
jiwa yang telah tertaut pada ''sang bulan purnama'',
mengajak hati, qalbu dan fikiran senantiasa dekat padanya.
jembatanpun telah dibentangkanNya,
antara:
diriNya, kekasihNya dan dia.
maka, "Diapun" memerdekakan dirinya, meninggikan derajatnya
menjadikannya bagian dari ah'l al-bait serta memuliakannya...
kecemerlanganmu dapat dilihat pada 'perang khandak, betapa jernih dan cemerlangnya fikiran seorang pemuda parsi nan gagah.
''berakhir dengan syahid, demi membela sang putra surga''.
jiwapun terbang dengan tenang, berkumpul bersama para syuhada ditaman surga
Maha Suci Engkau ya,Allah!
May Allah Be Well Pleased With Him
"My heart has become able to wear all forms:
A pasture for gazelles, a monastery for monks,
A temple for idols, the Ka`ba of the pilgrims,
The tablets of Torah, the Book of Qur'an.
I profess the religion of Love.
Whatever direction its mount may take,
Love is my Religion and my Belief."
Ibn `Arabi, Tarjuman al-ashwaq.
salman al-farisi
'sepercik cahaya memantik hati
bersambut hati reflekskan nyalanya'
mata yang jernih menangkapnya,
lalu disambut dan dipeluknya, erat!
''tipe manusia yang pertama dalam keimanan'',
secercah kecil dia imani
hingga terselubungi raga
dan jiwa dengan cahayaNya.
pabila orang menatapnya
maka yang terlihat adalah:
kejelasan bayangan dipermukaan air nan jernih,
apabila orang melihatnya tak lain adalah pancaran air hikmah
yang mengalir dan menghilangkan dahaga yang mereguknya''.
demi, ''kerajaan cinta'', kau tinggalkan kerajaan kecilmu,
demi mencari cinta' ragamu pun telah dijadikan budak dan menanggalkan apa yg melekat padamu.
tapi tak membuat cahaya cinta dihatimu padam!
ataupun memerah wajahmu.
terdengarlah kabar, tentang hadirnya sang kekasih,
"kekasih manusia juga alam semesta".
hatimupun berbunga - bunga,
''berbunga-bunga cinta!''.
tarikannya yang lembut, enggan kau tolakkan.
hingga berujung ringannya langkahmu,
kaupun terbang melayang, seperti burung muda yang melatih sayapnya,
untuk terbang bebas!
''kebesaran jiwa, tingginya harga diri
sebesar semangat, setinggi cita-cita.
pikiran jernih, qalbu yang bening,
menjadikan mata tak terhalang, terang-benderang.
jiwa yang telah tertaut pada ''sang bulan purnama'',
mengajak hati, qalbu dan fikiran senantiasa dekat padanya.
jembatanpun telah dibentangkanNya,
antara:
diriNya, kekasihNya dan dia.
maka, "Diapun" memerdekakan dirinya, meninggikan derajatnya
menjadikannya bagian dari ah'l al-bait serta memuliakannya...
kecemerlanganmu dapat dilihat pada 'perang khandak, betapa jernih dan cemerlangnya fikiran seorang pemuda parsi nan gagah.
''berakhir dengan syahid, demi membela sang putra surga''.
jiwapun terbang dengan tenang, berkumpul bersama para syuhada ditaman surga
Maha Suci Engkau ya,Allah!










How to use Quote function: