Skip navigation.

RHITEC

Rhinoceros TIGER Club Muara Badak

TIGER Club Penuhi Jalan di Muarabadak

RHITEC telah membuktikan, bahwa sebuah event penting pun bisa kami laksanakan dengan baik di Kecamatan Muarabadak. ini di ambil dari Harian Kaltim Post Kamis 29 Juli 2010. RHITEC Muara Badak Road To Legend.

udah Gan, tak perlu basa basi, langsung aja Agan semuanya menyimak dan menikmati "hidangan" yang tersedia, hahaha...!!!

Bravo RHITEC Bravo Bikers...!!! Tengkyu berat untuk semua Bikers yang telah men support acara ini...





Road To Legend

TIGER BORNEO ROAD TO LEGEND

Judul di atas adalah tema yang di usung oleh PENGDA Kalimantan kerja bareng dengan Main Dealer HONDA SEMOGA JAYA yang pada kesempatan kali ini di hadiri oleh bro Ari Wibowo dan bro Julfansyah sebagai wakil dari PT SEMOGA JAYA, serta di hadiri oleh Ketua Pengda KALTIM bro M. Arifin. Event tersebut juga sekaligus mengkampanyekan Safety Ride for Smart Community terhadap pengendara roda 2 pada umumnya dan khususnya di wilayah Kalimantan Timur.

klub yg berpartisipasi :
- POWER Grogot
- PINTER Penajam Paser
- IMTB Balikpapan
- UNTICS Samarinda
- KTC Tenggarong
- TCS Samarinda
- RHITEC Muarabadak
- BIGGER Bontang
- S@TIC Sangatta
- tamu istimewa dari Banyuwangi TIGER Club (bro Yulianto)

Biker pertama yang masuk di RHITEC Muarabadak adalah bang Togar + Nyonya + baby rider S@TIC sekitar jam 18:00 selanjutnya bro Wisnu BIGGER. Malam minggu nya kami ngumpul bareng di rumah KETUM RHITEC sambil main gaplek bro... hehehehe ...

mulai minggu pagi sampai siang, sekitar 60an macan macan besi bermunculan di sekreatriat RHITEC untuk mengambil posisi start menuju ke Samarinda, di dahului Rolling Thunder di Kecamatan Muarabadak. Saat menuju ke Muarabadak, accident ringan di alami bro Risman POWER (jatuh, stir bengkok handguard patah), bro Rudy BIGGER (jatuh, dengkul lecet), alhamdulillah kondisi nya aman dan bisa melanjutkan perjalanan. Incident ringan di alamai bro Bimo UNTICS (stationer problem) dan Ufik RHITEC (pengikat knalpot terlepas).

Start di mulai jam 13:00 dari Kecamatan Muarabadak dan finish di Plaza Mulia Samarinda, di tutup setelah bagi bagi door prize, nyanyi bareng serta acara makan malam bersama di Cafe Tunas Kelapa M. Yamin Samarinda.

selamat dan tetap solid brooo...!!!

Udaaah langsung aja di simak di photo photo nya brader Kalimantan... 1 photo punya sejuta makna...!!!

==============================
Saran & Kritik untuk panitia : mohon di acara next time, supaya di sediakan snack atau drink, mulai tiba di Plaza Mulia tidak ada hidangan sedikitpun berhubung ada Bikers yang membawa anak istri mengikuti acara dari awal sampai akhir. kalau perut bisa terisi snack atau makanan, maka kepala tidak terasa nyut nyut... Harap maklum.


Jabat Erat Selamanya, RHITEC














































































Pernikahan bro Vio Tahir di Muarabadak

bro Tahir tlah melepas masa lajang hari rabu 14 Juli 2010,

Selamat menempuh hidup yg baru untuk bro Tahir RHITEC, semoga menjadi keluarga Sakinah dan mendapat Barokah dari Yang Maha Kuasa.

terima kasih untuk saudara saudara kami yg telah hadir :
- UNTICS Samarinda
- BIGGER Bontang
- TCS Samarinda

Jabat Erat, selamanya.

RHITEC di acara PMK (venue : POWER Grogot)

bro RHITEC yang hadir di acara PMK bertempat di POWER (Grogot, Kabupaten Paser) :

1. Herman (KETUM)
2. Chandra
3. Nurdin
4. Tri One C. Silalahi
5. Asrul Markis

Mereka berangkat dari Muara Badak (selepas shalat Jum'at) 18 Juni 2010, kembali dan tiba di Muara Badak hari Minggu 20 Juni 2010 jam 23:55 WITA.

Selamat & sukses untuk seluruh personnel & bro bro di POWER (Paser Owner TIGER Club) atas terselenggaranya acara tsb. Semoga kita semua dalam naungan Yang Maha Kuasa di eratkan melalui silaturahmi dan BROTHERHOOD.

Jabat erat selamanya, Bravo HTCI ...!!!

Salam,
ADMIN / Sekret RHITEC.


























































































































sampai jumpa di acara selanjutnya ...!!!
duh capek, pegel, mau bobo dulu bro ...!

Wacana Pencabutan BBM Bersubsidi Untuk Sepeda Motor

JAKARTA, 28 Mei 2010 – Rencana pemerintah melarang sepeda motor memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, premium, adalah keputusan sepihak yang merugikan mayoritas masyarakat pengguna sepeda motor. Di tengah kerumitan dan karut-marutnya sarana transportasi massal di daerah perkotaan, yang disebabkan karena tidak layaknya kondisi angkutan umum, kebijakan tersebut mencerminkan sikap otoriter pemerintah yang enggan mencari solusi dan hanya mengambil jalan pintas tercepat yang tidak tepat.

“Kebijakan tersebut mencerminkan pemerintah yang otoriter, seharusnya pemerintah mau menyerap aspirasi dan melibatkan masyarakat sebelum mengeluarkan kebijakan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Jumat (28/5).
Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, Rabu (26/5/2010), mengatakan, “Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi).”

Dia juga menuturkan, mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan diputuskan akhir Juni 2010. Rencananya, pembatasan tersebut akan mulai diterapkan pada Agustus 2010

Fakta saat ini, mayoritas transportasi umum massal belum sepenuhnya aman, nyaman, dan terjangkau masyarakat. Buntutnya, masyarakat berinisiatif memilih sepeda motor sebagai sarana mencari nafkah sehari-hari. Padahal di negara-negara maju, sepeda motor adalah kendaraan rekreasi dengan izin berkendara yang proses kepemilikannya tidak mudah.
“Pemerintah tidak bijaksana dengan serta-merta ‘menghukum’ masyarakat yang berinisiatif membeli sepeda motor karena transportasi massal yang tidak layak. Pemerintah harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya,” tukas Rio.

Dia menambahkan, saat ini, jika rata-rata pengguna sepeda motor menggunakan BBM premium sebanyak 6 liter per minggu, berarti pengeluarannya mencapai Rp 27.000, namun jika harus beralih ke BBM non subsidi yakni Pertamax, pengeluaran per minggunya menjadi Rp 41.700. “Itu sama dengan terjadi kenaikan biaya bahan bakar sekitar 54,4%,” tegas Rio lagi. Hal itu, tuturnya, akan memberatkan masyarakat bahkan bisa kian memiskinkan masyarakat. Data RSA menyebutkan populasi sepeda motor saat ini sekitar 60 juta unit, sedangkan mobil mencapai sekitar 10 juta unit.

RSA mendesak agar pemerintah fokus mencari solusi pekerjaan rumahnya yang terbengkalai yaitu meningkatkan kualitas transportasi umum massal yang aman, nyaman, dan terjangkau. “Memiliki akses dan biaya yang terjangkau,” papar Rio.
Menurut Rio, perwujudan sistem transportasi yang seperti itu saat ini sudah amat mendesak. “Transportasi yang demikian juga akan berdampak kepada kian menurunnya jumlah korban kecelakaan lalu lintas jalan yang saat ini sudah menelan lebih dari 218 ribu korba jiwa,” tambah Edo Rusyanto, ketua Litbang RSA.

Tentang RSA
RSA adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berdiri pada 15 Desember 2007. semula RSA bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) yang beranggotakan lebih dari 70 kelompok sepeda motor di Jakarta.

Aktivitas RSA fokus pada penyebarluasan pentingnya berkendara yang aman, nyaman, dan selamat dengan mengutamakan ketaatan pada aturan, berperilaku santun saat berkendara, dan berketerampilan yang memadai. (edo rusyanto)

sumber : www.rsa.or.id

Tour De Sulteng - Sulut

Solo Touring of RHITEC #035,

bro Denny Andana, berangkat dari Muarabadak 3 June 2010, langsung menuju Pelabuhan Taipa PALU dari kariangao Balikpapan. Selamat jalan brader, semoga aman lancar dan selamat dalam perjalanan, doa kami mengiringi setiap langkah dan putaran roda Macan Besi mu ...

Bravo RHITEC and HTCI ...!!!



Telah lahir Macan RHITEC Junior

INFO RHITEC : Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. telah lahir dengan selamat, Macan RHITEC Junior, putra pertama dari The Police bro Nasaruddin RHITEC#033, JK: Laki Laki di rumah sakit Aisyah Samarinda tgl 1 Juni 2010 jam 5.15. ucapan selamat bisa langsung di sampaikan ke bro Nasaruddin HP 0813.4645.5257

Jabat erat,

BIDANG MANAJEMEN KLUB (BMK) - PP HTCI 2009-2011

BIDANG MANAJEMEN KLUB (BMK) - PP HTCI 2009-2011

A. APA PMK?

Salah satu program unggulan Pengurus Pusat HTCI periode 2009-2011, berupa kegiatan pelatihan bagi klub motor Tiger anggota HTCI di seluruh Indonesia (berdasarkan wilayah Pengda HTCI) tentang berbagai aspek pengelolaan klub motor yang profesional, bermanfaat dan maju.

B. MENGAPA PERLU PMK?

1. Untuk memberikan informasi dan sosialisasi tentang keberadaan HTCI kepada seluruh anggota, sehingga tercipta situasi dan kondusif bagi pengembangan organisasi HTCI.
2. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan klub motor Tiger yang profesional, bermanfaat dan maju.
3. Untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian dan kemampuan sumber daya anggota yang dimiliki oleh seluruh klub motor anggota HTCI

C. APA MATERI PELATIHAN?

1. Ke-HTCI-an (Sejarah, Visi dan Misi, Struktur Organisasi, Program Kerja dan berbagai regulasi HTCI)
2. Manajemen Aspek Legal Klub
3. Manajemen Keanggotaan Klub
4. Manajemen Kegiatan Klub
5. Manajemen Dana dan Sponsorship
6. Manajemen Sistem Informasi klub
7. Teknik Persidangan/permusyawarahan
8. Safety Riding Awareness
Materi PMK telah disusun dalam bentuk buku oleh Tim Instruktur, dan akan dibagikan kepada peserta PMK.

D. SIAPA PANITIA PMK?

Panitia Pengarah (Steering Committee) adalah Bidang Manajemen Klub PP HTCI. Sedangkan Panitia Pelaksana (Organizing Committee) adalah Pengda HTCI atau beberapa Pengda HTCI. Panitia Pelaksana (Pengda) dapat meminta bantuan sumber daya kepada klub motor Tiger yang wilayahnya dijadikan tempat pelaksanaan PMK. Panitia Pelaksana dapat melakukan koordinasi dan kerja sama dengan main dealer Honda yang ada di wilayah tersebut.


E. SIAPA NARASUMBER PMK?

Tim Instruktur PMK adalah: Dr. Dudung Abdurrahman, SE, M.Si (TAB), Dr, Wawan Hermawansyah, MT (CMS), dan Sumargo, SE (DETIC)

F. SIAPA PESERTA PMK?

Peserta PMK adalah para pengurus klub motor Tiger yang menjadi anggota HTCI. Setiap klub motor Tiger anggota HTCI dapat mengirimkan 3-10 anggotanya untuk mengikuti PMK. Peserta akan memperoleh sertifikat PMK dan pin Tiger Utama dari PP HTCI, sehingga yang bersangkutan memiliki kewenangan untuk menjadi instruktur pada pelatihan sejenis di klubnya masing-masing.

G. BERAPA BIAYA PMK?

Biaya PMK ditetapkan oleh Panitia Pelaksana dengan memperhatikan situasi dan kondisi klub anggota HTCI wilayahnya, dan rencana anggaran pemasukan dan pengeluaran kegiatan. Biaya PMK ditetapkan untuk setiap peserta, atau bisa jadi peserta dibebaskan dari biaya jika Panitia Pelaksana bisa memperoleh sponsor bagi kegiatan ini.

Peserta akan memperoleh merchandise PMK (kaos, stiker, pin, buku catatan, dan sertifikat). PP HTCI akan menanggung biaya transportasi dan akomodasi untuk narasumber PMK, namun tidak menutup peluang Panitia Pelaksana ikut berpartisipasi memberikan kontribusi dana.

H. DIMANA DAN KAPAN PMK DISELENGGARAKAN?

BMK-PP HTCI merencanakan jadwal waktu dan tempat penyelenggaraan PMK sebagai berikut:

NO WILAYAH/PENGDA WAKTU*) KOTA*)
1. Sulawesi : 7 – 9 Mei 2010 : Makasar
2. Kalimantan : Minggu I/II Juni 2010 : Balikpapan
3. Sumatera I (Sumut, NAD, Riau, Kepri, Batam) : Minggu I/II Juli 2010 : Medan
4. Sumatera II (Sumbar, Sumbagsel,Lampung,Jambi, Bengkulu) : Agustus 2010 (sebelum Ramadhan) : Palembang
5. Nusa tenggara & Bali : Oktober 2010 : Denpasar
6. Jawa Timur: Maret 2011 : Surabaya
7. Jawa Tengah & DIY : April 2011 : Yogyakarta
8. Jawa Barat & Banten : Mei 2011 : Bandung
9. DKI Jakarta Juni 2011 Jakarta

*) Dimohonkan kepada Ketua Pengda untuk mengkoordinasikan dan menyepakati kepastian waktu dan tempat pelaksanaan PMK dengan klub anggota HTCI di wilayahnya. Bidang Humas PP HTCI dapat membantu proses koordinasi dan komunikasi tersebut. Selanjutnya, para Ketua Pengda memberitahukan kepada Bidang Manajemen Klub.

BMK-PP HTCI memberikan peluang penyelenggaraan PMK di luar jadwal waktu diatas, sepanjang ada kesepakatan antara Pengda, Klub, dan BMK-PP. BMK juga memberikan peluang untuk mengikuti PMK kepada klub anggota HTCI di luar jadwal untuk wilayahnya, karena alasan kebutuhan yang mendesak, sepanjang ada kesepakatan antara Pengda, Klub dan BMK-PP.

Bahan-bahan untuk persiapan PMK dan penjelasan lebih lanjut seputar PMK dapat dimintakan kepada BMK PP HTCI melalui email: abahdar@gmail.com atau abah_tab@yahoo.com.

Kami sangat yakin bahwa rekan-rekan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kegiatan PMK ini. Partisipasi dan kerjasama rekan-rekan sekalian sangat menentukan keberhasilan program ini.

Hormat Kami,
BMK-PP HTCI

link : http://www.tiger-club.or.id/index.php?name=News&file=article&sid=190

BERITA DUKA CITA

BERITA DUKA dari RHITEC: telah berpulang ke Rahmatullah, bpk H. Syahrunni Hasbullah ayahanda tercinta dari bro Alif Gandamana RHITEC#040 di RS Pertamina BPN jam 01.30/10 Mei 2010. Keluarga besar RHITEC berdukacita sedalam dalamnya semoga Almarhum diampuni dosanya & mendapat tempat terbaik di sisiNYA, & keluarga yg ditinggalkan semoga tetap tabah sabar & di muliakan ALLAH SWT. ucapakan duka bisa disampaikan ke bro Alif RHITEC di HP 08125328440.

jabat erat, RHITEC


Berita Keluarga RHITEC

Berita Keluarga RHITEC : telah lahir dengan selamat putra dari bro Edy Jentak RHITEC#012 di Muarabadak, lahir tgl 28 April 2010, jam 10.30 JK : Laki Laki. Selamat untuk bro Edy dan keluarga, semoga putranya menjadi anak yang sholeh berbakti kepada orang tua dan keluarganya, dan semoga keluarga berbahagia ini di muliakan oleh ALLAH SWT. Amin ...

Jabat Erat kami selamanya ...