Skip navigation.

Log in | Sign up

photo of Surya Gunawan

Omahe GendHul IreNg

Tepa slira lan mawas dhiri iku dadi oboring laku nggayuh rahayu, minangka jimat paripih tumraping ngaurip. Munggahe bisa nyedhakake rasa asih lan ngedohake watak drengki lan dak- wenang marang sapepadhane.

Posts tagged with "Otomotive"

Hemat BBM dengan Brown Energy / Brown Gas (Electrolyzer)

,

Melihat perkembangan Bahan Bakar Air dari hari ke hari makin mengasikkan walaupun masih sebagai suplement BBM , jika anda yang telah membuat Generator HHO dan mau mengembangkan lebih lanjut , sehingga dengan energi yang kecil tetapi menghasilkan HHO yang berlimpah anda dapat merangkai DC-PULSED / PWM Generator. Seperti yang dikembangkan atau lebih tepatnya digagas oleh Stanley Meyer (gambar bawah rangkaian replika yg dibuat oleh Dave Lawton) Sebagai final menggunakan Mosfet tipe IRFP460 / IRFP064N / BUZ11 , anda dapat juga memparalel mosfet ini untuk mendapatkan Amp yg lebih besar , bagi yang ingin membuat saya sertakan PCB nya anda bisa membuatnya sendiri pada PCB polos dengan cairan Ferriclorida.



Dan model Tabung yang di susun secara paralel













Atau dapat memakai multi Elektroda dengan "menyisipkan" beberapa elektroda tambahan dan tersusun secara seri, untuk kapasitas 12V dapat menyusun seperti tampak gambar dibawah ini :


Penyambungan hanya pada ujung-ujungnya saja (seri) yakni hanya 1 elektroda untuk positif dan 1 elektroda negatif teori dasar dapat anda lihat gambar berikut :


Dari sharing dengan beberapa teman bisa disimpulkan bahwa katalis yang paling baik hingga saat ini adalah KOH (Potassium Hidroxide) dan NaOH (Sodium Hydroxide) dengan material stainless Steel SS316 tetapi yang banyak dijumpai adalah SS201, SS304, SS314.

Saya berkeyakinan bahwa suatu saat nanti Kendaraan 100% water4fuel akan berseliweran dijalanan.

Dan untuk menambah wawasan silahkan tengok http://www.jlnlabs.fr/ tentang bingofuel,..
Oke Selamat Bereksperimen,..
Untuk bahan perbandingan dan cara membuat PWM silahkan klik http://my.opera.com/suryagunawan/albums/show.dml?id=604436





Pengaplikasian DC-Pulsed (gambar paling bawah)

Hemat BBM dengan methode elektrolisis / Brown Energy (Electrolyzer)

,


Banyak sekali artikel-artikel mengenai penghematan BBM ini, mulai dari menambahkan boster pada pengapian, sampai metoda electrolisa ini.
Gambar disamping adalah salah satu model Electrolizer yang dapat menghemat penggunaan BBM pada kendaraan bermotor hingga 50% lebih dan meningkatkan performa kendaraan hingga 20%.

Alat yang disebut electrolizer ini menghasilkan HHO (2 part Hydrogen + 1 Oxygen) gas yang sangat mudah terbakar yang kemudian HHO ini dimasukan ke intake manifold pada kendaraan bermotor. Dengan adanya campuran BBM + HHO yang kaya ini memungkinkan pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga BBM menjadi efisien.

Berikut adalah diagram sederhana Electrolyzer :






Sebenarnya teknologi ini sudah lama ada penemunya adalah Dr. Yule Brown maka sering disebutnya sebagai brown's gas atau Bronwn Energy dan sudah banyak yang mencoba membuatnya baik di luar negeri maupun di indonesia , seperti di Jogjakarta adalah Bapak Joko beliau juga membuat generator electrolyzer ini dan telah menerapkanya ke lebih 1000 kendaraan di Jogja.

Selain untuk kendaraan berbahan bakar premium, alat ini juga dapat di gunakan pada kendaraan bermesin Diesel yang berbahan bakar solar.
Berminat menghemat BBM kendaraan anda? mungkin artikel ini bisa menjadi inspirasi anda.

Anda ingin tahu cara membuatnya lebih detail atau kalau mau melihat Foto-foto model yang sudah saya buat, cara pemasangan relay silahkan klik link dibawah ini:

http://my.opera.com/suryagunawan/albums/show.dml?id=562845



Yang perlu diperhatikan :
1. Air menggunakan air aki botol biru ( bukan ACCU ZUUR) atau air suling / Aquades / Air laut.
2. Bahan kimia yang dipakai untuk campuran air sebagai katalis adalah : KOH (Kalium Hidroksida) / Ca(OH)2 / Baking Soda jika sulit didapat anda dapat bereksperimen menggunakan Garam dapur (tidak direkomendasi karena garam bersifat korosif)
3. Tuangkan air terlebih dahulu (aliran listrik / accu sudah terpasang) baru masukan bahan kimia (KOH) sedikit demi sedikit hingga terjadi proses elektrolisa (seperti air mendidih) dari pengalaman air satu liter cukup dengan 1 sendok teh kecil , gunakan kaca mata karena KOH ini sangat berbahaya bila terkena mata.
4. Plat untuk Anoda & katoda berbahan Stainless stell yang tidak melekat pada magnet ini adalah bahan yang paling kuat dan aman (silahkan tes menggunakan magnet) Misal : Sendok/garpu stainless stell / Pengaris yang terbuat dari stainless stell (saya menggunakan material ini)
5. Elektroda positif dan electroda Negatif hanya berdekatan saja tidak saling menyentuh / berhubungan
6. Gunakan Relay untuk penyambunganya seperti gambar tertera dan berilah sekring pengaman +/- 5~15 Ampere
7. Gunakan 2 buah botol / tabung seperti gambar diagram dibawah, tabung ke dua air diisi air suling 1/3 saja (jangan terlalu penuh).
8. Jika anda membuat dari bahan pipa PVC berilah water level (gambar terlampir) supaya banyaknya air selalu terpantau.
9. Selain dipasang di manifold selang dapat juga dipasang / dimasukan di antara Carburator dan saringan udara (biasanya selang dari karet), atau dicabang dua dan dimasukan di ke dua bagian (intake manifold dan selang saringan udara sekaligus).
10. Untuk sepeda motor lebih baik gunakan aliran listrik dari Spull (ac) yang disearahkan terlebih dahulu menggunakan Dioda Bridge 10A (4 kaki) dan tambahkan lampu +/- 5 ~ 35Watt (silahkan bereksperimen) sebagai pengaman atau bisa juga dijadikan sebagai indikator katalis karena jika katalis kurang lampu akan menyala redup. (lihat gambar dibawah)

Saya sendiri menyebut alat ini SEMUN karena selain
SEderhana cara membuatnya,
MUrah biayanya,
Nyata hasilnya,..

Selamat mencoba.

Berikut beberapa contoh model Generator Electrolizer yg saya buat.





Bahan Bakar Suzuki Smash itu Air

Mendengar perbincangan RRI hari ahad pagi, membahas tentang penemuan bapak Boy, Voll Johanes Bosco, seorang pegawai RRI Palu, Sulawesi Tengah. Penemuan Bapak Boy ini adalah menggunakan air sebagai campuran air untuk bahan bakar kendaraan motor bensin. Campuran yang sampai kini sudah di teliti adalah campuran 4:1, yaitu 4 bagian air dan 1 bagian bensin. Dengan campuran itu, sepeda motor mampu berjalan sejauh 247 kilometer. Motor yang menggunakan bahan bakar seperti ini sudah tidak menggunakan karburator untuk pengatur bahan bakar dan udaranya. Fungsi karburator sudah digantikan oleh sebuah alat yang di sebut sebagai Reaktor bahan bakar. Didalam reaktor ini terjadi reaksi antara air dan gas buang kendaraan yang mengandung CO dan CO2, sehingga menghasilkan gas methane (CH4). Gas methane inilah yang digunakan untuk menggerakkan motor tersebut sebagai bahan bakar. Suhu reaktor bahan bakar itu mencapai 150 sampai 200 derajat celcius ketika bekerja, Untuk menjalankan reaktor tersebut, panasnya diambil dari gas buang. Proses pencampuran gas metan dari hasil reaksi dan bensin terjadi sudah dalam fase gas. Bisa di bilang motor ini menggunaan bahan bakar gas walau tidak secara langsung. Kendaran hasil modifikasinya sudah digunakan oleh walikota Palu untuk kegiatan sehari-hari. Penelitian Bapak Boy ini sudah mendapat perhatian dari pemerintah daerah kota palu, terbukti dengan dibuatkan sebuah laboratorium untuk penelitian Bapak Boy ini serta dukungan dana dari APBD untuk penelitian. Menurut pak Boy, untuk membuat reaktor bahan bakar membutuhkn dana tak lebih dari 50 ribu rupiah, sekitar 30 sampai 40 ribu. Sebuah investasi yang cukup berharga untuk penghematannya.

Gas hasil buangan dari kendaraan ini adalah uap air dan oksigen, jadi bersih untukl lingkungan, bahkan bermanfaat untuk menambah jumlah oksigen dalam udara

Penemuan ini tentu saja akan menjawab masalah kebutuhan energi dunia yang masih tergantung dengan bahan bakar fosil, walau sekarang sudah banyak dikembangkan energi alternatf. Bisa dibayangkan jika teknologi ini sudah mampu diterapkan pada kendaraan bermotor, berapa banyak penghematan bahan bakar yang bisa dihemat, sekitar 80 % dari kebutuhan biasa,

Dari perbincangan kemarin juga sudah banyak yang menyarankan untuk segera mempatenkan penemuannya itu, paling tidak di tingkat nasional sehingga tidak dibajak oleh para pencuri ide untuk meniru produk buatannya tersebut. Bahkan jika memungkinkan, dipatenkan di tingkat dunia. Hasil penelitian ini tentu akan merubah tingkat konsumsi orang terhadap bahan bakar, terutama bensin. Yang jadi pertanyaanku sekarang adalah: reaksi ini memanfaatkan hasil reaksi air dan gas buang yang mengandung CO dan CO2 untuk menghasilkan gas metan, lalu ketika setelah reaksi, gas buangnya akan menjadi uap air dan oksigen, lalu darimana nanti untuk mendapatkan gas buang yang mengandung CO dan CO2 itu untuk reaksi selanjutnya? lalu panas gas buang setelah melalui proses tadi setara dengan panas gas buang dari mesin bakar bensin biasa sehingga masih mampu digunakan untuk reaksi selanjutnya didalam reaktor bahan bakar?

wah, sepertinya masih harus banyak bertanya pada penemuya atau paling tidak melihat hasil penelitiannya itu ya..hmm. kapan ya bisa

Oh ya mungkin yang dibuat oleh bapak Boy sama dengan yang dikembangkan Mr. Pantone seperti pada gambar bawah.

Skema Reaktor Bahan Bakar Air


Mesin Genset Yang telah dirubah menggunakan teknologi Multi carburator Pantone