Skip navigation.

exploreopera

| Help

Sign up | Help

Emosi Positif

Emosi bisa bersifat positif (cinta, kasih sayang) dan yang negatif (marah, benci, iri hati dsb). Nah... bagaimana mengendalikan emosi yang negatif, kuncinya adalah aktifkan lebih banyak emosi yang positif, bangkitkan rasa cinta dan kasih sayang pada siapa pun (tanpa pandang ras, suku, agama, dsb).

Ketika kita berada dalam kondisi emosi yang negatif, ternyata otak kita mengeluarkan kortisol yang efeknya kalau terus-terusan diproduksi (karena kita sering marah-marah, sering iri hati, dengki, dsb) membuat stamina turun, bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah kita (sehingga akhirnya bisa stroke), bisa menyebabkan berbagai penyakit lainnya. Tetapi ketika kita bangkitkan emosi yang positif, otak kita akan mengeluarkan serotonin yang efeknya bisa mengusir kortisol itu, meningkatkan stamina sehingga tidak mudah loyo, membuat awet muda. Salah satu upaya memproduksi serotonin ini adalah dengan tertawa yang sehat (beberapa rumah sakit sekarang ada terapi tertawa ya...) , olah raga yang menyenangkan.

Jadi buat apa Anda marah-marah... lebih baik gantikan dengan empati. Maka tabungan pahala kita akan menjadi lebih banyak... betul kan?

KeboKualitas Pribadi yang Disukai

Write a comment

You must be logged in to write a comment. if you're not a registered member, please sign up.