Skip navigation.

ANAK SEHAT ANAK CERIA.......

Endang Tatar

FRUIT JUICE

PEMBERIAN FRUIT JUICE PADA ANAK

Dr. Endang Tatar, MPH, SpA(K)
Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik
Bagian Anak
RSUD Dr. Muwardi, Solo


Memberikan fruit juice yang diambil dari 100% buah mentah asli yang diblender sudah merupakan life style bagi sebagian besar ibu-ibu. Fruit juice mudah diberikan kepada anak-anak dan mereka menyukainya. Padu padan didalam memberikan berbagai campuran buah sehingga memberikan berbagai rasa dan aroma juice berhasil memberikan pengalaman baru pada anak-anak sehingga mereka menyukainya. Di Amerkia, 90% anak-anak berumur 1 tahun mengkonsumsi fruit juice. Sebagian besar ibu juga beranggapan bahwa pemberian fruit juice akan memberikan manfaat bagi kesehatan si kecil. Benarkah demikian? Benarkah fruit juice merupakan sumber zat gizi? Apa saja dampaknya terhadap tumbuh kembang dan kesehatan si kecil?

Komposisi dan manfaat fruit juice
Air merupakan komponen fruit juice yang dominan. Kandungan zat gizi yang dominan lainnya adalah karbohidrat termasuk sukrosa, fruktosa, glukosa, dan sorbitol. Kandungan karbohidrat bervariasi dari 11 g/100 mL (0.44 kkal/mL) sampai lebih dari 16 g/100 mL (0.64 kkal/mL). ASI dan susu formula standar mempunyai kandungan karbohidrat 7 g/100 mL.
Juice mengandung sejumlah kecil protein dan mineral. Beberapa juice memiliki kandungan yang tinggi dari potassium (kalium), vitamin A, dan vitamin C. Vitamin C didalam juice berefek jangka panjang terhadap kesehatan seperti menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. Meminum juice yang banyak mengandung vitamin C (asam askorbat) juga telah terbukti meningkatkan penyerapan zat besi didalam makanan yang dimakan secara bersamaan sebesar 2 kalinya sehingga dapat mencegah terjadinya anemia (kurang darah) zat besi pada anak-anak dengan akibat lanjut untuk menopang tumbuh kembang anaknya. Hal ini sangat penting bagi anak-anak terutama yang mengkonsumsi zat besi dengan bioavibilitas yang rendah seperti sumber zat besi dari nabati.
Juice tidak mengandung lemak maupun kolesterol. Konsentrasi fluorida bervariasi. Sebuah penelitian menemukan bahwa konsentrasi ion fluoride berkisar dari 0.02 sampai 2.8 bagian per juta.

Diare dan konstipasi (sembelit)
Empat gula utama pada juice adalah sukrose, glukose, fruktose, dan sorbitol. Gula-gula ini akan diserap oleh tubuh didalam usus halus. Karbohidrat yang tidak terserap akan difermentasi oleh bakteri didalam usus besar. Fermentasi bakteri ini menghasilkan hidrogen, CO2, methan, dan asam lemak rantai pendek. Beberapa dari gas-gas dan asam lemak ini diserap kembali melalui lapisan usus besar. Karbohidrat yang tidak bisa diserap akan menyebabkan beban osmotik didalam saluran cerna sehingga dapat menimbulkan diare.
Karbohidrat yang tidak dapat diserap terutama jika mengkonsumsi juice yang berlebihan dapat menghasilkan diare, kentut, rasa tidak nyaman diperut dan nyeri perut. Jenis gula yang sering menimbulkan gejala demikian adalah fruktose dan sorbitol, tetapi rasio jenis karbohidrat yang diserap lebih berperan. Keadaan ini merupakan dasar untuk merekomendasikan pemberian juice jika sikecil menderita konstipasi (sembelit).

Pemberian fruit juice pada bayi
ASI adalah satu-satunya makanan bayi sampai bayi berumur 6 bulan. Pada masa ini, bayi tidak boleh diberikan fruit juice. Pemberian fruit juice pada masa ini akan menyebabkan bayi jatuh kedalam keadaan kurang gizi dengan berat badan bayi yang lebih rendah dibanding bayi dengan ASI saja. Jika diberikan fruit juice, kesempatan bayi untuk mendapatkan ASI yang nilai gizinya lebih lengkap sesuai kebutuhan tumbuh kembang bayi berumur 0-6 bulan menjadi berkurang; bayi kurang mendapat cukup protein, lemak, vitamin, dan mineral seperti zat besi, kalsium, dan zink. Malnutrisi dan perawakan pendek pada anak berhubungan dengan pemberian fruit juice pada bayi berumur kurang dari 6 bulan.
Setelah bayi berumur 6 bulan, bayi boleh dikenalkan makan padat. Juice buah tidak direkomendasikan sebagai makanan pertama disamping ASI. Makanan pertama yang diberikan pada bayi adalah sereal berbahan dasar beras, setelah itu, bayi boleh dikenalkan dengan sayuran dan kemudian buah. Pemberian fruit juice sebaiknya dengan gelas bukan dengan botol maupun gelas tertutup dengan pengisap (sedotan). Pemberian fruit juice dengan botol memberikan kontribusi terhadap terjadinya gigi berlubang (karies gigi). Fruit juice sebaiknya diberikan segera setelah pemberian sereal bukan diberikan pada bayi disepanjang hari apalgi sambila tiduran. Bayi sudah dikatakan lebih dari cukup bila mengkonsumsi fruit juice 4-6 oz perhari.

Rekomendasi AAP (American Academy of Pediatrics) tentang penggunaan fruit juice 100% dari buah segar
Juice tidak boleh dikenalkan pada bayi berumur kurang dari 6 bulan.
Bayi tidak boleh diberikan juice dengan menggunakan botol ataupun gelas tertutup dengan dengan lubang untuk disedot sehingga bayi meminumnya sepanjang hari. Bayi tidak boleh diberikan juice pada jam tidur.
Pemberian juice dibatasi dari 4 sampai 6 oz/hari untuk anak berumur 1 sampai 6 tahun. Untuk anak berumur 7 sampai 18 tahun, pemberian juice dibatasi dari 8 sampai 12 oz or 2 kali pemberian per hari.

Fruit juice dan obesitas
Pada AAP 2001, dikatakan bahwa konsumsi fruit juice yang berlebihan berhubungan dengan kejadian obesitas. Tetapi pada penelitian terakhir yang dipublikasikan tahun 2008 mengatakan bahwa konsumsi fruit juice 100% sesuai dengan rekomendasi AAP tidak berhubungan dengan obesitas. Fruit juice tidak mengandung lemak maupun garam sehingga tidak berisiko terhadap obesitas.

Daftar pustaka
1, Committee on Nutrition. The Use and Misuse of Fruit Juice in Pediatrics. Pediatrics 2001(107):1210-1213.
2. Nicklas TA, O’Neil CE, Kleinman R. Association Between 100% Juice Consumption and Nutrient Intake and Weight of Children Aged 2 to 11 Years. Arch Pediatr Adolesc Med. 2008;162(6):557-565.




Kau sudah dewasa Gilang....

Ibu bangga akan kemandirianmu Gilang....

OBESITAS, BAGAIMANA PENANGANANNYA?

,

Maraknya makanan siap saji, gaya hidup sedentari (kurang aktifitas) dan meningkatnya media komunikasi tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga sampai di kota-kota kecil di seluruh daerah di Indonesia, mampu mempengaruhi perubahan perilaku makan dan perilaku hidup sehat pada anak-anak sehingga beberapa dari mereka menjadi gemuk sampai akhirnya menderita kegemukan (obesitas).

Read more...

NUTRISI ENTERAL

,


Dewasa ini perhatian terhadap terjadinya malnutrisi pada penderita yang sedang dirawat di rumah sakit telah meningkat. Risiko terjadinya malnutrisi pada pasien rawat inap (hospital malnutrition) berkisar antara 6 sampai 55%, tergantung pada bagaimana suatu negara menangani pasien-pasien yang mondok di rumah sakit.

Read more...

MAKANAN BAGI ANAK SAKIT

Anjuran untuk semua anak sakit dan sehat pada umumnya adalah sama, kecuali pada penyakit-penyakit khusus, misalnya penyakit gagal jantung, hati, ginjal, diare persisten dsb. Anak yang sedang sakit sebaiknya tetap melanjutkan makanan seperti yang dimakan sebelum sakit. Kualitas dan kuantitas makanan harus memadai

Read more...

Kapan bayi boleh makan telur?

Saat si kecil sudah mendapatkan makanan padat, banyak ibu yang ingin langsung memberikan telur karena konon telur merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Praktek pemberian telur secara dini kepada bayi sampai saat ini masih banyak dilakukan oleh ibu-ibu. Tetapi, akhir-akhir ini makin marak dikabarkan bahwa telur merupakan salah satu makanan pencetus alergi sehingga pemberiannya kepada sikecil perlu ditunda sampai saluran cerna dan sistem kekebalan tubuh siap menerimanya.

Read more...

MEMBERIKAN MAKANAN PADAT PADA BAYI

,

Pemberian makanan pendamping ASI atau dengan kata lain si kecil sudah diperbolehkan ”makan” sebaiknya dimulai pada umur 6 bulan. Sebelum usia ini, sebaiknya si kecil hanya diberi makanan cair saja yaitu ASI. Pemberian ASI diberikan secara ”on demand”; yaitu sesuai dengan keinginan si kecil itu sendiri, tidak perlu tiap jam tertentu. Pada saat si kecil tidur, biarkan si kecil tersebut tidur dengan lelap, sebaiknya jangan dibangunkan untuk minum; tunggu sampai si kecil tersebut memberikan tanda bahwa dia sudah menginginkan minum yaitu bangun/tampak gelisah/menangis. Jika sudah berumur 6 bulan, si kecil sudah harus dikenalkan dengan makanan padat/semi padat.

Read more...

Perlukah anak saya mengkonsumsi protein whey?

Maraknya promosi susu formula yang masing-masing menawarkan spesifikasi keunggulan produknya, membuat ibu-ibu semakin ingin tahu, ternyata begitu banyak kandungan zat gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Semua produk susu menawarkan keunggulannya, dan semuanya menjanjikan dapat membantu mencapai tumbuh kembang anak yang optimal. Masalahnya hanya satu; yaitu, semua produk susu ingin mendekati kesempurnaan yang dimiliki oleh ASI. Sebenarnya, semua zat gizi yang ditawarkan oleh masing-masing produk susu itu ada pada ASI. Tidak ada satupun dari produk susu tersebut yang sama dengan ASI. Kandungan zat-zat gizi tertentu itu juga akhirnya banyak ditambahkan pada makanan anak-anak. Belakangan ini, banyak ibu-ibu menanyakan tentang protein whey. Seberapa pentingkah protein whey ini dalam menopang tumbuh kembang anak?

Read more...

Manfaat Zink untuk kesehatan si kecil

, , ,

Zink merupakan elemen kelumit (mineral) yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, termasuk si kecil. Zink dapat ditemukan pada semua bagian tubuh yaitu: organ, jaringan, tulang, cairan dan sel. Jaringan tubuh yang paling banyak mengandung Zink adalah jaringan otot dan tulang. Zink penting untuk berbagai fungsi biologis dan berperan penting pada lebih dari 300 enzim pada tubuh manusia, termasuk peranan pada sintesa asam nukleat dan protein. Si kecil yang berumur dibawah 12 bulan membutuhkan asupan Zink sekitar 5 mg perhari, sedangkan yang berumur lebih dari 12 bulan membutuhkan Zink sekitar 10 mg perhari. Kebutuhan ini sebenarnya sangat kecil, tetapi ternyata peranannya sangat penting!

Read more...

MAKANAN PERTAMA PADA BAYI

Air susu ibu atau makanan berbentuk cair adalah makanan yang pertama kali dikenalkan kepada bayi. ASI adalah makanan steril, bila oleh karena suatu sebab maka bayi terpaksa mendapat susu formula; penyediaan susu formula inipun harus steril. Asupan nutrisi untuk tumbuh kembang anak akan terganggu bila anak sering sakit. Pada usia tertentu, bayi mulai dikenalkan makanan padat. Pengenalan makanan padat kepada bayi perlu mempertimbangkan kebutuhan nilai gizi, macam variasi dan tekstur makanan. Tumbuh kembang anak yang optimal akan tercapai bila anak mendapatkan makanan yang memadai

Read more...

Download Opera, the fastest and most secure browser
January 2010
M T W T F S S
December 2009February 2010
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31