FRUIT JUICE
Friday, 8. August 2008, 05:56:24
Dr. Endang Tatar, MPH, SpA(K)
Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik
Bagian Anak
RSUD Dr. Muwardi, Solo
Memberikan fruit juice yang diambil dari 100% buah mentah asli yang diblender sudah merupakan life style bagi sebagian besar ibu-ibu. Fruit juice mudah diberikan kepada anak-anak dan mereka menyukainya. Padu padan didalam memberikan berbagai campuran buah sehingga memberikan berbagai rasa dan aroma juice berhasil memberikan pengalaman baru pada anak-anak sehingga mereka menyukainya. Di Amerkia, 90% anak-anak berumur 1 tahun mengkonsumsi fruit juice. Sebagian besar ibu juga beranggapan bahwa pemberian fruit juice akan memberikan manfaat bagi kesehatan si kecil. Benarkah demikian? Benarkah fruit juice merupakan sumber zat gizi? Apa saja dampaknya terhadap tumbuh kembang dan kesehatan si kecil?
Komposisi dan manfaat fruit juice
Air merupakan komponen fruit juice yang dominan. Kandungan zat gizi yang dominan lainnya adalah karbohidrat termasuk sukrosa, fruktosa, glukosa, dan sorbitol. Kandungan karbohidrat bervariasi dari 11 g/100 mL (0.44 kkal/mL) sampai lebih dari 16 g/100 mL (0.64 kkal/mL). ASI dan susu formula standar mempunyai kandungan karbohidrat 7 g/100 mL.
Juice mengandung sejumlah kecil protein dan mineral. Beberapa juice memiliki kandungan yang tinggi dari potassium (kalium), vitamin A, dan vitamin C. Vitamin C didalam juice berefek jangka panjang terhadap kesehatan seperti menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. Meminum juice yang banyak mengandung vitamin C (asam askorbat) juga telah terbukti meningkatkan penyerapan zat besi didalam makanan yang dimakan secara bersamaan sebesar 2 kalinya sehingga dapat mencegah terjadinya anemia (kurang darah) zat besi pada anak-anak dengan akibat lanjut untuk menopang tumbuh kembang anaknya. Hal ini sangat penting bagi anak-anak terutama yang mengkonsumsi zat besi dengan bioavibilitas yang rendah seperti sumber zat besi dari nabati.
Juice tidak mengandung lemak maupun kolesterol. Konsentrasi fluorida bervariasi. Sebuah penelitian menemukan bahwa konsentrasi ion fluoride berkisar dari 0.02 sampai 2.8 bagian per juta.
Diare dan konstipasi (sembelit)
Empat gula utama pada juice adalah sukrose, glukose, fruktose, dan sorbitol. Gula-gula ini akan diserap oleh tubuh didalam usus halus. Karbohidrat yang tidak terserap akan difermentasi oleh bakteri didalam usus besar. Fermentasi bakteri ini menghasilkan hidrogen, CO2, methan, dan asam lemak rantai pendek. Beberapa dari gas-gas dan asam lemak ini diserap kembali melalui lapisan usus besar. Karbohidrat yang tidak bisa diserap akan menyebabkan beban osmotik didalam saluran cerna sehingga dapat menimbulkan diare.
Karbohidrat yang tidak dapat diserap terutama jika mengkonsumsi juice yang berlebihan dapat menghasilkan diare, kentut, rasa tidak nyaman diperut dan nyeri perut. Jenis gula yang sering menimbulkan gejala demikian adalah fruktose dan sorbitol, tetapi rasio jenis karbohidrat yang diserap lebih berperan. Keadaan ini merupakan dasar untuk merekomendasikan pemberian juice jika sikecil menderita konstipasi (sembelit).
Pemberian fruit juice pada bayi
ASI adalah satu-satunya makanan bayi sampai bayi berumur 6 bulan. Pada masa ini, bayi tidak boleh diberikan fruit juice. Pemberian fruit juice pada masa ini akan menyebabkan bayi jatuh kedalam keadaan kurang gizi dengan berat badan bayi yang lebih rendah dibanding bayi dengan ASI saja. Jika diberikan fruit juice, kesempatan bayi untuk mendapatkan ASI yang nilai gizinya lebih lengkap sesuai kebutuhan tumbuh kembang bayi berumur 0-6 bulan menjadi berkurang; bayi kurang mendapat cukup protein, lemak, vitamin, dan mineral seperti zat besi, kalsium, dan zink. Malnutrisi dan perawakan pendek pada anak berhubungan dengan pemberian fruit juice pada bayi berumur kurang dari 6 bulan.
Setelah bayi berumur 6 bulan, bayi boleh dikenalkan makan padat. Juice buah tidak direkomendasikan sebagai makanan pertama disamping ASI. Makanan pertama yang diberikan pada bayi adalah sereal berbahan dasar beras, setelah itu, bayi boleh dikenalkan dengan sayuran dan kemudian buah. Pemberian fruit juice sebaiknya dengan gelas bukan dengan botol maupun gelas tertutup dengan pengisap (sedotan). Pemberian fruit juice dengan botol memberikan kontribusi terhadap terjadinya gigi berlubang (karies gigi). Fruit juice sebaiknya diberikan segera setelah pemberian sereal bukan diberikan pada bayi disepanjang hari apalgi sambila tiduran. Bayi sudah dikatakan lebih dari cukup bila mengkonsumsi fruit juice 4-6 oz perhari.
Rekomendasi AAP (American Academy of Pediatrics) tentang penggunaan fruit juice 100% dari buah segar
Juice tidak boleh dikenalkan pada bayi berumur kurang dari 6 bulan.
Bayi tidak boleh diberikan juice dengan menggunakan botol ataupun gelas tertutup dengan dengan lubang untuk disedot sehingga bayi meminumnya sepanjang hari. Bayi tidak boleh diberikan juice pada jam tidur.
Pemberian juice dibatasi dari 4 sampai 6 oz/hari untuk anak berumur 1 sampai 6 tahun. Untuk anak berumur 7 sampai 18 tahun, pemberian juice dibatasi dari 8 sampai 12 oz or 2 kali pemberian per hari.
Fruit juice dan obesitas
Pada AAP 2001, dikatakan bahwa konsumsi fruit juice yang berlebihan berhubungan dengan kejadian obesitas. Tetapi pada penelitian terakhir yang dipublikasikan tahun 2008 mengatakan bahwa konsumsi fruit juice 100% sesuai dengan rekomendasi AAP tidak berhubungan dengan obesitas. Fruit juice tidak mengandung lemak maupun garam sehingga tidak berisiko terhadap obesitas.
Daftar pustaka
1, Committee on Nutrition. The Use and Misuse of Fruit Juice in Pediatrics. Pediatrics 2001(107):1210-1213.
2. Nicklas TA, O’Neil CE, Kleinman R. Association Between 100% Juice Consumption and Nutrient Intake and Weight of Children Aged 2 to 11 Years. Arch Pediatr Adolesc Med. 2008;162(6):557-565.









Anonymous # 9. September 2008, 04:39
Dear Ibu Endang.
Artikelnya sangat menarik. Ijin y bu kalau suatu hari saya pake untuk referensi. Trims
Honesty
ikobana.blogspot.com
tarndang # 19. October 2008, 11:48
Anonymous # 3. November 2008, 11:35
dear ibu Endang...
bolehkah saya mengutip tulisan ibu soal zink untuk koran saya. saya pikir tulisan ibu sangat bagus dan sangat populer untuk dibaca oleh ibu-ibu yang memiliki anak kecil. mudah2an ibu berkenan.
Anonymous # 3. November 2008, 16:14
OK silakan. Tulisan2 saya terbuka bagi siapa saja. Terimakasih atas atensinya.
Anonymous # 17. April 2009, 11:21
Dear Ibu Endang
Senang sekali membaca dan belajar dari tulisan ibu, manfaatnya buat saya luar biasa bu, kebetulan anakku carey sedang belajar untuk kenal dengan buah dan sayur, dan saya jadi lega karena tulisan ibu menjawab semua mitos yang saya dengar. Tq banget ya bu ;)