Skip navigation.

PADA MU WAHAI MANUSIA DAN ALAM

jejak sunyi dari lembah samudra karam

STICKY POST

siklus kehidupan



Seperti lingkaran...........
Kemampuan tak sangup mengetahui
Mana awal dan yang mana akhir
Dalam lingkaran awal dan akhir telah bersetubuh
Seperti lingkaran ........
Diam menjadi kematian yang abadi
Liarpun menjelma menjadi binatang pemakan
bangkai
Mengapa masih mencari kedamaian
didalam diam dan liar?
Mencari lingkaran...........
Adalah peristiwa hujan di atas samudra
Adalah kisah jabat-tangan si jompo dan sibayi
Adalah proses kerangka berpikir cendikiawan
ke arah primitif
Kidung kematian menyanyikan lagu hidup
Sedangkan yang hidup mengumpulkan bekal untuk mati
Berputarlah seperti bumi bagi kelangsungan hidup
Jangan berhenti atau bergerak yang tak di mengerti
Jangan berhenti
Mencari lingkaran.......
Jangan keluar garis edar
nanti kelangsunganmu bisa poranda
Pada hembusan angin senja ............
Nikmati pergantiannya
Pada butiran embun pagi.............
Jiwai kehadiran nya
Mencari lingkaran
Seperti lingkaran
Mencari lingkaran

.............


syair untuk: para penyair sejati
yang sedang berjuang
dimana saja berada.

STICKY POST

penyair dan pelukis

warna dan kata......
seperti pelukis dan penyair...
terdiam diperistirahatan sudut yang sepi
tak cukup warna dan rupa tuk mengambarkan NYA
pun kata tak selesai menguraikan NYA
terdiam,merenung dan berpikir ...
untuk kemudian kembali
bersiap melakukan lompatan ruang dan waktu.
walau sudah kau tuang warna-warni mu pada seluruh mayapada
meski sudah kau tancap setiap kata-kata sebanyak jumlah mahluk yang ada
tapi ini semua belum apa-apa
karna manusia memang bukan apa-apa
bukankah kita,warna dan kata adalah milik NYA
maka menyerahlah....
warna dan kata
seperti aku dan sahabat ku
bagaikan kita dan bayang-bayang
aku mencari mu dengan kata dan makna
engkau pun mencari dengan warna dan rupa.....
aku menyerah..
kau menyerah
semua menyerah
tetap berkarya
tetap mencipta
bergerilya
atau terbuka
di alam bebas
atau penjara
karna
suka
duka
lara
derita
dan nestapa....
adalah nyanyian indah langit dimalam sunyi
adalah bentangan sayap rajawali di langit ketujuh
yang berjalan dari tepi menuju isi....
maka menyerahlah!!!
sambil berkarya.....

Aku akan datang pada Mu

Aku akan datang pada Mu
sebagai hamba yang menderita karena kekurangan hingga khilaf dan berbuat nista
maka aku mohon maaf atas segala dosa-dosaku. ....
dan air mata ku tumpah di sepertiga malam


Aku akan datang pada MU
sebagai hamba yang bahagia karena segala anugrah-anugrah yang aku dapatkan
lalu kurangkai puja-pujiku sebagai rasa syukurku atas pemberian Mu
dan aku bersedekah dengan suka dan cinta

Aku akan datang pada Mu
sebagai hamba yang fana dari dari kekurangan dan kelebihan
tetap aku memohon maaf dan bersyukur atas apa pun yang engkau kenakan pada ku
dan ku katakan pada mu Tuhan "aku sudah tak peduli dengan tangis dan tawa dari dunia ini "

Aku kan datang pada Mu
Aku kan datang pada Mu
Aku kan datang pada Mu
dengan apa pun juga........

lalu aku ingin menangis sambil mengingatMu
aku ingin marah sambil mengingat Mu
aku ingin mencinta sambil mengingat MU
aku ingin tersenyum sambil mengingingatMu

Aku ingin mengingatMu
Aku ingin mengingatMu
Aku ingin mengingatMu
sambil apa pun juga.....

bila butiran embun pagi membasuhi dedaunan di halaman rumah kita
bila sinar mentari pagi ramah membelai jiwa kita
bila udara yang kita hela sejuk dan segar bagai udara di pegununganan
bila di dada kita serasa ada sungai bening yang mengalir didalam nya
maka ku yakin bahwa Dia sudah lebih dahulu datang dan mengingat kita
Dia sudah lebih dahulu datang dan mengingat kita
lebih dahulu datang dan mengingat kita
datang dan mengingat kita
pastikanlah sayang ........
Dia datang dan mengingat kita.

malam lailatul qadr


Andai aku bertemu malam lailatul qadr
maka akan kupanjatkan doa pengharapan ini pada Nya
wahai yang maha rahman dan rahim....
wahai hakim yang adil
wahai yang maha indah
wahai maha raja yang kekuasaan nya tiada sirnah
wahai yang ada dan tak akan pernah berakhir
ku mohon pada mu dengan pengharapan yang paling berharap...
bagai nelayan yang dihantam gelombang badai dan hampir tengelam..
oh Tuhan ku.........
dengan kebesaran dan keadilan Mu
ku mohon jangan musnahkan umat manusia ini.....
dengan wabah penyakit,kelaparan,bencana alam dan perang ideologi
yang di ciptakan oleh mahluk durjana.
oh Tuhan ku.... bukalah topeng-topeng para penjahat yang bersenbunyi dipakaian-pakaian agama dan nasionalisme...
musnahkanlah rekayasa mereka yang membuat umat manusia saling membenci dan saling menyerang....
wahai yang maha Esa...
esakanlah bumi ini dengan cinta...
cinta yang tidak mengenal dendam,permusuhan,segala
perbedaan dan batas-batas wilayah....
cinta yang membuat bumi menjadi satu negara dunia,hingga damai dan indah untuk di tempati......
dengan cinta Mu kumohon musnahkan hasrat menguasai dan penindasan sesama umat manusia..
siapa saja yang bermaksud melemahkan,memiskinkan,membodohi,menjajah dan melenyapkan sebuah ras,bangsa dan agama dari keyakin umat manusia maka gagalkanlah agresinya....
wahai yang mengerakan hati manusia
gerakan hati pemimpin dan mantan pemimpin kami untuk selalu menjadi yang terbaik dan benar dalam memimpin umat
berikan keberanian untuk tobat dan mengembalikan harta kekayaan rakyat.
kupanjatkan doa dan pengharapan ku
andai ini adalah ramadhan terakhirku
maka ampuni segala dosa dan khilaf ku
dan terimalah amal ibadahku
Wahai yang maha pengampun dan maha penyayang.
Amiin.................

Syair Abu Nawas


Ya Tuhanku, tidak pantas bagiku menjadi penghuni surga-Mu
Namun, aku tidak kuat dengan panasnya api neraka
Terimalah taubatku dan ampunilah dosa-dosaku
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa-dosa besar
Dosaku seperti jumlah pasir
Maka terimalah pengakuan taubatku Wahai Pemilik Keagungan
Dan umurku berkurang setiap hari
Dan dosaku bertambah, bagaimana aku menanggungnya
Ya Tuhanku, hamba-Mu yang berdosa ini datang kepada-Mu
Mengakui dosa-dosaku dan telah memohon pada-Mu
Seandainya Engkau mengampuni
Memang Engkaulah Pemilik Ampunan
Dan seandainya Engkau menolak taubatku
Kepada siapa lagi aku memohon ampunan selain hanya kepada-MU

Syair Abu Nawas
AL-I'TIROOF

Syair hari jum'at untuk majelis ulama indonesia tercinta.....




Sebentar-sebentar kau bilang sesat
Sebentar-sebentar kau ucap bid,ah
Sebentar-sebentar kau kata musrik
dan selalu kau desiskan Sorga dari lidahmu yang
panjang.....
halal dan haram harus melalui tanda-tanganmu
diteliti lagikah,siapa yang tau!!
ulamaku...
ulamaku.
adakah kreteria itu melekat pada dirimu
yang sering disebutkan Ali sang "pintu"nabi
tidakah kau ingin menangis melihat umatmu tengah di
cabik-cabik kekuatan dari "dalam" yang ganas dan
tengah
mengeliat diseluruh belahan bumi...
ulamaku....
ulamaku.
kaulah warisan MUHAMMAD saw nabi suciku.
janganlah musnah ditelan gelombang kemewahan
jangan padam oleh bisikan yang menakutkan
walau harus tersingkir dari dari istana fatamorgana
tapi karya sejatimu tak akan musnah ulamaku....
Seharum Hamza fansuri semerbak-mewangi tiadakan pernah
mati.....
oh ulama-ulamaku
duhai jalan menuju kota ilmu
aku cinta padamu
karena ketinggian ilmu dan budimu
pasti kuserahkan jiwaku...
ulamaku...aku yang awam ini ingin bertanya padamu!
tentang hari jum'at dan kebesarannya!
tentang keindahan dan berkah malam nya!
tentang siangnya yang seperti hari raya!
tentang diabdikan nya hari itu didalam alquran!
dan umat islam yang mayoritas ini...
yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini!
mengapa tidak bisa libur nasional untuk hari itu?
ceritakanlah padaku duhai ulamaku..
jika memang kau masih ada di bumi pertiwi ini!
mengapa tidak bisa?

AKU rakyat, AKU pemegang kekuasaan tertinggi....


Rakyat ingin bertanya!
siapa yang meracuni anak-anak kecil?
siapa yang menakut-nakuti pemuda-pemuda kita?
siapa yang membuat mereka memberhalakan kenikmatan?
siapa yang membuat mereka ketergantungan narkoba?
siapa yang membuat mereka bisa membeli hukum?
siapa yang membuat mereka lebih suka tanyangan sinetron dari pada acara kenegaraan?
siapa yg membuat orang-tua jadi ingin cepat mati?
siapa yang buat para wanita kita jadi tidak tahu malu?
siapa yang biarkan bisnis malam dan pelacuran?
siapa yang buat mafia berjaya dan koruptor masih berkeliaran?
siapa yang buat istri bekerja di pabrik sedangkan suaminya mencuci piring di rumah
siapa,siapa?
siapa yang biarkan anak-anak kecil mengemis dijalan-jalan
hingga nyawa mereka bagai telur diujung tanduk?
siapa yang bilang kita sudah merdeka....?!
siapa,yang bilang,kita,sudah,MERDEKA?
siapa,siapa?
siapa yang katakan saat ini lebih baik dari masa perang kemerdekaan?
ketika dulu pahlawan angkat bambu runcing....mereka tahu mana lawan dan mana kawan.....
mereka hidup dengan semangat juang.....
mereka katakan" merdeka atau mati"
mereka lantunkan sajak perlawanan 'dari pada hidup berselimut bangkai lebih baik mati berkalang tanah"........
"rawe-rawe rantas malang-malang putung"
tapi sekarang.......
siapa yang buat kita jadi hanya berpikir soal perut saja..
mau perang,perang lawan siapa
mau marah marah pada siapa
semakin hari,kian semakin kacau
mau menangis tiada airmata yang tumpah
apa yang salah
siapa yang salah
tak ada yang mau menjawab....
tak ada yang bisa berbuat!
semua diam
semua bersembunyi
semua mundur teratur
lalu bagaiman kalau AKU ganti pertanyaannya !
siapa yang ingin jadi pemimpin negri ini???

kredo puisi penyair langit



Wahai manusia dan alam
Akan kucipta syair indah
Dari puncak akal dan cinta
puisiku adalah puisi yang sederhana
Sangat mudah tuk dimengerti siapa pun juga
hingga nanti dipenghujung hayatku akan ku ucapkan puisi cinta
dan tak ada yang bisa mengerti sayang......
kecuali aku dan DIA

Asyikkan dirimu...damaikan jiwamu...

Dengan nama Tuhan yang maha pengasih dan maha
penyayang
Salam kedamaian untukmu ......
Wahai manusia dan alam
semoga bahagia ditemani pantai dan bulan
Dengan mentari yang terbit dan tenggelam dari tempat
yang sama
Tersenyum lah selalu ......oh kelena
bijakku
Seperti burung camar yang terbang diatas
deburan ombak laut biru itu
Asyikan dirimu.......
Damaikan jiwamu......
Dengan nama Tuhan yang maha pengasih dan maha
penyayang
Kukirimkan syair kelana sejati
Asyikkan dirimu...
damaikan jiwamu...

Bilang pada malam!!!

Bilang pada malam!
Bulan purnama telah kupinjam
Cahayanya menyelimuti sujudku
Lalu doa-doaku melingkar bagai pelangi......
Bilang pada malam!
ESok pagi ku gelar cahaya itu pada bening embun di dedaunan......
Pada kicau burung yang beterbangan dari satu dahan kedahan lainnya
Pada desir angin yang diam-diam telah mengawinkan bunga-bunga dan membuat
ilalang menjadi riuh dan berirama........
July 2009
S M T W T F S
June 2009August 2009
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31