syairmu lebih kuat dari nuklir
Tuesday, 18. July 2006, 06:57:14
Dimataku semua adalah syair
Aku
kamu
dan kita adalah syair-syair.....
Wahai manusia dan alam percayalah
Pada syair yang mengalir di celah-celah bebatuan
hatimu.....
Walau keras batu hatimu namun masih ada mata-air
bening yang mengalir disana.....
Sudahlah nikmati saja airmata ini
Karena bahagia ataupun luka tetap ada airmata
Sementara hanya sementara sayang......
Kita telah ditunggu ditelagga itu
Disini dikesementaraan ini
Pada sejarah peradaban umat manusia
Mungkin kau telah hadir didalam nya
menjadi syair pembebas,liar dan memberontak
Atau berasyik -asyik saja dengan Tuhan dan alam
Mesra dan sangat mendalam....membuat malaikat dan syetan
cemburu....
Wahai penyair sejati....
Sudahkah kau turun kejalan......
Membacakan epos atau elegi
Menumpahkan air-cintamu
membangunkan yag tidur dengan api-cintamu
sudahkah turun kejalan?
Beranikah kau menujuk hidung raja hutan
Bak abu nuwas sang maestro itu
Wahai syair yang berjalan...
berkaryalah apa saja
jangan tunggu pesanan
juga tak sebatas siulan
atau tepuk-tangan...
Wahai penyair sejati
Syairmu lebih kuat dari nuklir...
Juga lebih lembut dari air
Selamat berjuang...
salam damai wahai manusia dan alam
Aku
kamu
dan kita adalah syair-syair.....
Wahai manusia dan alam percayalah
Pada syair yang mengalir di celah-celah bebatuan
hatimu.....
Walau keras batu hatimu namun masih ada mata-air
bening yang mengalir disana.....
Sudahlah nikmati saja airmata ini
Karena bahagia ataupun luka tetap ada airmata
Sementara hanya sementara sayang......
Kita telah ditunggu ditelagga itu
Disini dikesementaraan ini
Pada sejarah peradaban umat manusia
Mungkin kau telah hadir didalam nya
menjadi syair pembebas,liar dan memberontak
Atau berasyik -asyik saja dengan Tuhan dan alam
Mesra dan sangat mendalam....membuat malaikat dan syetan
cemburu....
Wahai penyair sejati....
Sudahkah kau turun kejalan......
Membacakan epos atau elegi
Menumpahkan air-cintamu
membangunkan yag tidur dengan api-cintamu
sudahkah turun kejalan?
Beranikah kau menujuk hidung raja hutan
Bak abu nuwas sang maestro itu
Wahai syair yang berjalan...
berkaryalah apa saja
jangan tunggu pesanan
juga tak sebatas siulan
atau tepuk-tangan...
Wahai penyair sejati
Syairmu lebih kuat dari nuklir...
Juga lebih lembut dari air
Selamat berjuang...
salam damai wahai manusia dan alam





How to use Quote function: